
Dicerai Karena Mandul, Dilamar Jenderal Berondong
Shen Yue dicerai karena dituduh mandul di hari ulang tahun pernikahannya. Setelah tiga tahun mengabdi sebagai istri Jenderal Wei Cheng, ia diusir tanpa apa-apa di tengah hujan hanya dengan selembar surat talak. Semua orang mengira hidupnya selesai.
Dua tahun kemudian, Shen Yue bangkit. Ia bukan lagi istri yang terbuang, melainkan Tabib Yue, pemilik kedai obat Seratus Ramuan yang paling dihormati di ibukota. Saat ia sudah berdamai dengan luka, mantan suaminya datang memohon rujuk karena tahu rahasia bahwa yang mandul bukan Shen Yue.
Namun sudah terlambat. Di sisi Shen Yue kini ada Jenderal Muda Huo Yu, murid mantan suaminya sendiri yang lima tahun lebih muda darinya. Di medan perang dia ditakuti, tapi di depan Shen Yue dia hanya seorang brondong yang tulus dan berkata, "Kakak Yue, aku masih pantas untuk mencintaimu. Apakah kau masih pantas untuk bahagia bersamaku?"
Romansa zaman kuno tentang kesempatan kedua, penyembuhan luka, dan cinta tulus seorang brondong.
Read
Chapter: Bab 49 : Peti Besi Di Bawah PemandianKakinya Huo Yu terjepit besi. Bukan kayu pinus yang runtuh. Bukan batu es hitam pemandian. Tapi besi dingin. Shen Yue yang tangannya melepuh masih pegang tangan Huo Yu yang setengah tertimbun itu, langsung menggali salju dan air hitam pekat di sekitar kaki Huo Yu. Wei Lang dan A-Lun ikut menggali. Induk serigala besar dan anak serigala putih kecil ikut cakar es di bawah. Makin digali, makin kelihatan. Peti besi hitam besar, seukuran peti mati, terkunci rantai es tebal yang sudah membeku di bawah pemandian air panas Suku Serigala. Rantai es itu bukan es biasa. Es hitam. Es yang sama seperti air pemandian yang jadi hitam karena setetes darah Huo Chen dan darah hitam dukun. Huo Yu yang masih setengah tertimbun, luka dada menganga berdarah tapi mata hitam jernih sudah ingat semua, lihat peti besi itu, kepalanya langsung sakit lagi. Bukan sakit racun pelupa. Tapi sakit ingatan yang dipaksa muncul. Ia pernah lihat peti itu. Waktu dia jatuh di jurang. Sebelum Ratu A-Luo memberinya
Last Updated: 2026-10-03
Chapter: Bab 48 : Siapa Yang Tertimbun.Bruk!Debu es hitam dan kayu pinus tua beterbangan menutup bulan darah di atas celah gua.Shen Yue yang baru saja lari keluar sambil mengendong Huo chen langsung jatuh terduduk di salju karena dorongan runtuhan itu."Huo Yu!"Teriakannya pecah di antara lolongan puluhan serigala salju putih dan teriakan prajurit Suku Serigala yang digigit kawanan.Atap pemandian air panas itu runtuh total ke dalam. Batu es hitam besar, kayu pinus yang masih menyala sedikit api minyak serigala, dan air hitam pekat bekas darah kebal Huo Chen dan darah hitam dukun, semua tumpah jadi satu.Di dalamnya masih ada Huo Yu yang baru saja tahan atap sendirian biar Shen Yue dan Huo Chen keluar.Tidak ada suara dari dalam.Ratu A-Luo yang tangan kanannya masih dipegang Wei Lang topeng perak itu, lihat atap runtuh menimbun Huo Yu, malah ketawa lega."Bagus! Biar terkubur sekalian. "A-Lun yang ditarik ibunya, melihat ayahnya tertimbun, tidak ketawa. Matanya merah menahan tangis. Ia lepas tangan ibunya dan lari ke
Last Updated: 2026-09-30
Chapter: Bab 47 : Atap RuntuhKraak... kraak...Kayu pinus atap pemandian yang sudah jebol induk serigala itu didorong prajurit dari luar.Akan diruntuhkan! Untuk menimbun Shen Yue, Huo Chen dan Huo Yu serta induk serigala sama anak serigala putih kecil di dalamnya hidup-hidup!Shen Yue lihat atap mau runtuh, peluk Huo Chen erat. Huo Chen sembunyikan wajah di leher ibunya. Liontin serigala hitam satu-satunya yang tadi diambil anak serigala putih kecil dari air hitam dan dikalungkan ke lehernya, bergetar kena debu kayu yang jatuh.Huo Yu yang melihat atap akan runtuh ke arah Shen Yue dan Huo Chen, langsung bangkit.Luka di dadanya yang tadi kemasukan uap hitam penawar dari darah kebal Huo Chen dan merah racun dari darah hitam dukun itu masih menganga, darah segar netes ke air pemandian yang sudah padam apinya. Tapi dia berdiri.Ia angkat batu es besar di dalam pemandian dan tahan atap yang mau runtuh itu di atas kepala.Tangan berdarah, kaki gemetar, bahu yang dulu kuat angkat pedang patah sekarang uratnya keluar s
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 46 : Kawanan SerigalaGROOOO....Atap pemandian air panas yang terbuat dari batu es hitam dan kayu pinus tua itu bergetar.Bukan karena api minyak serigala yang dituang Ratu A-Luo dari luar. Tapi karena puluhan cakar besar menggaruk atap dari atas.Kawanan serigala salju putih besar, yang tadi siang jebol pintu gua batu, sekarang balik lagi. Bukan karena bau darah Huo Yu. Tapi karena lolongan anak serigala putih kecil yang terjebak di dalam pemandian yang dikunci dan dibakar itu.Auuuu! Auuuu!Anak serigala putih kecil yang duduk di dada Huo Yu melolong lagi ke langit-langit. Liontin serigala hitam yang sekarang di leher Huo Chen bergetar karena lolongan.Shen Yue yang gendong Huo Chen dan pangku kepala Huo Yu, lihat atap bergetar, langsung paham."Chen, peluk Ayah yang erat!"Huo Yu langsung peluk Shen Yue dan Huo Chen balik dengan satu tangan, tangan satunya lagi genggam kain ikatan luka dada menganga yang masih basah.Di luar batu besar penutup pemandian, Ratu A-Luo lihat atap pemandian bergetar karena
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 45 : Api Di Luar, Ingatan Di DalamApi masuk dari celah batu.Bukan api besar. Tapi ujung obor yang ditusuk Ratu A-Luo dari luar. Minyak serigala dituang ke celah batu penutup pemandian air panas yang dikunci.Uap hitam dan merah yang tadi mendidih karena darah Huo Chen dan darah dukun, sekarang ketemu api, jadi asap tebal.Di dalam pemandian yang terkunci itu, Shen Yue batuk. Huo Chen juga batuk lebih keras. Anak serigala putih kecil batuk guk.Cuma Huo Yu yang tidak batuk. Napasnya sudah panjang. Dalam. Setelah cairan abu-abu dari campur darah kebal Huo Chen dan kencing anak serigala itu masuk mulutnya.Matanya hitam jernih itu menatap api yang masuk dari celah batu. Lalu menatap Shen Yue yang gendong Huo Chen dan pangku kepalanya.Ingatannya yang tadi cuma sampai "kau masih hamil ?" di penginapannya, sekarang lanjut masuk seperti air bah karena penawar sudah netralkan racun pelupa....surat perang... dia pergi ke utara... janji... "Tunggu aku, aku balik, aku nikahi kau dan anak di perutmu biar ada ayah..."...jurang
Last Updated: 2026-09-28
Chapter: Bab 44 : Dikunci Di Pemandian DarahBrak!Batu besar penutup pemandian air panas itu jatuh.Gelap.Uap merah bulan darah yang tadi dari celah gua, sekarang ketutup batu. Yang ada cuma uap hitam dan merah yang masih mendidih dari air pemandian yang kena setetes darah Huo Chen dan setetes darah hitam dukun.Di dalam pemandian yang dikunci dari luar itu sekarang cuma ada tiga orang dan satu serigala.Shen Yue gendong Huo Chen, lututnya sendiri berdarah jatuh tadi. Pangku kepala Huo Yu yang pingsan, dada Huo yu berdarah, liontin serigala hitam masih digenggam erat, tapi napasnya putus-putus karena uap hitam penawar dan merah racun baru rebutan masuk kedalam luka Huo yu. Anak serigala putih kecil duduk di dada Huo Yu, bulu putihnya basah uap.Dari luar batu, suara Ratu A-Luo masih teriak, walau batuk habis dicekik Huo Yu tadi."Kunci! Jangan buka sampai bulan darah hilang! Biar racun penawar anak itu mati bersama mereka!"Wei Lang dengan topeng perak teriak dari luar, gedor batu, "Ratu! Di dalam ada Raja! Buka!""Tidak! Raj
Last Updated: 2026-09-27