author-banner
Ruby Biru
Ruby Biru
Author

Novel-novel oleh Ruby Biru

Servis Malam si Pengasuh Cantik

Servis Malam si Pengasuh Cantik

“Tu-Tuan Aiden, jangan di sini. Nanti Tuan Muda Leo dengar!” “Kalau begitu tutup mulutmu rapat-rapat, Mora. Jika anakku sampai mendengarmu, aku akan menuntut jatah servis tiga kali dalam semalam!” Jungkir balik hidup Mora Adelia dimulai saat memergoki suaminya sedang bercinta dengan sahabatnya. Mora diceraikan tanpa sepeser pun uang, dan terpaksa menjadi pengasuh putra dari konglomerat yang terkenal sadis, Aiden Romanov. Mora pikir, asal bisa mengasuh Leo Romanov dengan baik, hidupnya akan aman dan terjamin. Tapi siapa menduga, hanya dalam semalam, ia justru membuat kesepakatan gila yang menarik sisi gelap sang majikan.
Baca
Chapter: Bab 7 Menanti Servis
Tangan Mora mengepal kuat, air matanya kembali jatuh membasahi pipinya. Saat memutuskan mengambil tindakan nekat ini, dia sudah bisa memperkirakan beberapa konsekuensi pahit yang akan menimpanya. Dan ya, perkataan Aiden barusan juga termasuk salah satunya.Mora sudah tidak punya pilihan lain. Bagaimanapun, Gilang adalah satu-satunya keluarga yang ia miliki, tidak mungkin Mora membiarkan adik angkatnya itu membusuk di penjara dan masa depannya hancur karena membela dirinya.“Sepertinya kau tidak berniat, ya?” desis Aiden lagi, menatap Mora dingin dengan tatapan merendahkan.“Tidak! Sa-saya berniat!” sentak Mora, memberanikan diri menatap langsung sepasang mata gelap milik Aiden.Dengan jemari gemetar, Mora meraih kerah kemejanya. Satu per satu, kancing baju itu terlepas. Kain kemejanya terbuka pelan, memamerkan ceruk leher dan kulit mulusnya di bawah pendar lampu. Mora sengaja meloloskan kemeja itu dari bahunya hingga meluncur jatuh ke lantai, menyisakan dirinya yang hanya terbalut pa
Terakhir Diperbarui: 2026-09-09
Chapter: Bab 6 Terdesak
Mora langsung memohon izin keluar malam itu. Bibi Greta yang melihat wajah pucat Mora juga segera memesankan taksi online, bahkan menyelipkan beberapa lembar uang pada Mora.“Ini sedikit ongkos. Kamu tidak membawa uang saat diusir, kan? Pakai dulu,” bisik Bibi Greta ramah.Mora sangat bersyukur. Matanya berkaca-kaca saat ia berkali-kali mengucapkan terima kasih dan berjanji akan mengganti uang itu begitu menerima gaji pertamanya. Bibi Greta hanya mengangguk lembut, membiarkan Mora bergegas pergi.Setengah jam perjalanan berlalu hingga taksi berhenti di depan kantor kepolisian. Langkah kaki Mora tergesa-gesa menerobos masuk ke koridor yang dingin.Saat melangkah ke ruang pemeriksaan, ia melihat Gilang, adik angkatnya, duduk menunduk di depan dua orang polisi. Tidak ada tanda keberadaan Ronal di sana, hanya seorang pria berjas rapi duduk tenang di samping petugas membawa map tebal.“Gilang!” panggil Mora parau.Pemuda itu mendongak. Wajahnya yang biasa bersih kini dihiasi lebam kebirua
Terakhir Diperbarui: 2026-08-29
Chapter: Bab 5 Jadi pengasuh
Mora menelan ludahnya susah payah. Pria bertato ular di sofa itu jelas tidak sedang bercanda.Buru-buru ditariknya fokus kembali pada balita di depannya. Ia menatap Leo yang masih merengut dengan bibir mengerucut tajam, menunjuk dua figurin di meja.“Astaga! Jadi ini jatah makan Leo?” tanya Mora heboh, pura-pura kaget.“Iya, itu punyaku! Kenapa kamu berikan pada mereka? Aku juga mau bertambah kuat, lebih kuat dari mereka!” cerca Leo galak, matanya yang bulat berair menahan kesal.Mora menahan senyum tipis melihat umpannya termakan bulat-bulat. Dia mendekatkan sendok berisi sup hangat ke depan mulut Leo, lalu berbisik pelan.“Kalau mau lebih kuat dari Superman dan Popeye, Leo harus menghabiskan supnya tanpa sisa dan jangan sampai ketahuan. Mereka akan sedih jika Leo lebih kuat dari mereka.”Mata bulat Leo bergulir melirik mainannya, lalu menatap sendok di tangan Mora. Anak itu mengatupkan bibirnya sejenak menimbang-nimbang, tapi dengan iming-iming menjadi kuat seperti superhero kesukaa
Terakhir Diperbarui: 2026-08-29
Chapter: Bab 4 Tantangan pertama
“Buka baju?”Mora menelan ludah dengan mata membulat. Apa pria ini berniat melucuti harga dirinya di tengah ruang makan sebagai hukuman atas insiden semalam?“T-Tuan … apa maksud Anda?” Suara Mora bergetar, refleks merapatkan jaket kain di dadanya.“Lepas jaket kumalmu itu,” desis Aiden dingin. “Penampilanmu merusak pemandanganku pagi ini.”“M-maaf, Tuan. Baju pelayannya agak—”“Lepas!” potong Aiden.Mora tak punya ruang untuk membantah lagi, dengan jemari gemetar ia menurunkan resleting, meloloskan jaket dari tubuhnya.Kini, kenyataan itu terpampang di depan mata. Baju pelayan cadangan yang disambarnya tadi, ternyata terlalu sempit. Kain kemeja itu tertarik tegang membungkus bagian dada Mora yang bervolume, membuat kancing paling atas tampak sangat tertekan dan nyaris melompat keluar.Pandangan tajam Aiden seketika terkunci tepat di sana. Sorot matanya tajam, memperhatikan kancing tegang di dada Mora sebelum rahang tegasnya mengeras pelan.Aiden bersandar santai, menatap wajah Mora
Terakhir Diperbarui: 2026-08-29
Chapter: Bab 3 Buka bajumu!
“S-saya tidak berniat memata-matai Anda! Demi apapun, saya … hanya mencari toilet!” bisik Mora terbata-bata, napasnya memburu berpacu dengan rasa malu yang membakar seluruh wajahnya.Mora tidak berani menatap ke bawah lagi, apalagi mendongak menatap sepasang mata gelap Aiden, ia menutup matanya rapat.“Toilet?” Suara bariton Aiden mengalun tenang, tapi sanggup membekukan aliran darah Mora dalam seketika. Cengkeramannya di pergelangan tangan Mora tidak mengendur sedikit pun. Pria itu justru memajukan langkahnya, memangkas jarak hingga hembusan napas hangat beraroma alkohol dan tobacco menyapu leher Mora.“Semua wanita yang berusaha menyusup ke ruanganku selalu punya sejuta alasan yang sangat halus, Mora,” desis Aiden rendah. “Apalagi wanita yang dengan berani menatap milikku tanpa berkedip.”“Tapi saya tidak bohong, Tuan! Saya benar-benar tidak tahu kalau Anda sedang … sedang melakukan hal itu!” jerit Mora tertahan. Matanya mulai berkaca-kaca menahan rasa malu dan gejolak mulas yang l
Terakhir Diperbarui: 2026-08-29
Chapter: Bab 2 Tertangkap basah
“Aiden Romanov?” batin Mora Adelia bergidik ngeri, merasakan sensasi dingin menusuk hingga ke tulang.Aiden Romanov adalah pemimpin Vance Group yang cukup tampan dan berwibawa, juga sangat berkuasa. Namun dibalik kekayaannya yang tak terbatas, beredar desas-desus bahwa pria itu adalah predator bisnis yang tak kenal belas kasih. Bahkan Ronal saja harus menyembah-nyembah hanya demi mendapatkan waktu lima menit bertemu dengannya Dan sekarang, Mora ada di hadapannya langsung, berada tepat di dalam cengkeramannya.Tubuh Mora seketika membeku, tidak berani bernapas. Detak jantungnya berdegup begitu kencang hingga terasa menyakitkan di dada. Di ujung koridor, sesosok tubuh baru saja ambruk tak bernyawa dengan darah yang terus mengalir dari kepalanya. Dan tepat di belakangnya, dada bidang tempatnya bersandar terasa sekeras batu.“T-Tuan Aiden …” bisik kepala pelayan dengan wajah pucat pasi saat melihat siapa yang ditabrak Mora.Aiden diam, dia hanya menurunkan pandangannya, menatap muak ke
Terakhir Diperbarui: 2026-08-28
Anda juga akan menyukai
Beautiful Darkness
Beautiful Darkness
Romansa · Purple Moonlight
6.0K Dibaca
Pemuas Hasrat CEO Dingin
Pemuas Hasrat CEO Dingin
Romansa · sidonsky
6.0K Dibaca
Aunty Cantik untuk Daddy
Aunty Cantik untuk Daddy
Romansa · Nanasshi
6.0K Dibaca
Remember Me, BE!
Remember Me, BE!
Romansa · Fitri_alpha
6.0K Dibaca
ISTRI YANG TERGADAIKAN
ISTRI YANG TERGADAIKAN
Romansa · Zee Zee
6.0K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status