author-banner
Autumnafterspring
Author

Novel-novel oleh Autumnafterspring

Istri Pengganti yang Melawan

Istri Pengganti yang Melawan

"Menikah denganku adalah neraka, kau akan tahu itu nanti." "Kalau begitu, kita akan menikmati neraka itu bersama." Bagi Farendra, Nayara Renjani Danuwira hanyalah pintu masuk untuk membalaskan dendam kepada keluarga Danuwira yang licik. Sementara bagi Nayara, Farendra Sutanto adalah pria bengis tak berperasaan yang telah menghancurkan seluruh hidupnya. Di bawah dominasi sang suami, Nayara menolak tunduk menjadi domba penurut. Gadis itu menelan semua kekejaman dengan dagu terangkat dan mata menatap tegas. Antara dendam yang membakar logika dan cinta yang perlahan tumbuh, Nayara dan Farendra harus berjuang untuk hidup di sisi yang paling menyiksa; yang satu berjuang lepas dari neraka, sementara yang lain terlambat sadar bahwa ia telah kehilangan surganya.
Baca
Chapter: Menolak Layu
“Selamat pagi, Nayara Danuwira. Kuharap tidurmu nyenyak semalam.” Pagi-pagi sekali, Faren membuka pintu kamar mandi dengan wajah menyeringai remeh. Begitu melihat keadaan Nayara dengan mata sembab dan berantakan, hatinya puas setengah mati. Gadis itu melengos dan melewati tubuh besar Faren dengan tatapan dingin. Kebenciannya kian membuncah seiring dengan sikap Faren yang semakin kejam dari hari ke hari..“Bagaimana? Kau suka dengan interior kamar mandi itu?” Belum puas, Faren kembali mencoba memprovokasi Nayara.Gadis yang sedang mengumpulkan serpihan iPadnya yang hancur itu masih setia dengan keheningan. Keping demi keping ia kumpulkan dengan hati yang perih, mengingat dari iPad inilah sumber semua penghasilannya selama ini. Rasa takut dan khawatir yang selama ini menggerogoti hatinya mendadak luruh bersamaan dengan hancurnya barang kesayangan yang selama ini ia jaga setengah mati.Dengan kasar, Faren menendang bahu Nayara yang masih jongkok membelakanginya. “Kau tuli?! Apa tidur s
Terakhir Diperbarui: 2026-10-27
Chapter: Keberanian yang Mendadak Luruh
"Mau Naya antar ke bandara, Ma?" tawar Nayara halus tatkala mendampingi sang mertua berdiri di ambang pintu utama.Mama Sofia tersenyum hangat, lalu mengelus pipi Nayara dengan penuh kasih sayang. "Tidak perlu, Sayang. Kamu diam saja di rumah dan beristirahat.""Baik, Mama. Hati-hati di jalan."Mama Sofia melambaikan tangan dari balik kaca seiring laju mobil yang perlahan meluncur pergi. Nayara terus mengumbar senyum manis sampai mobil itu benar-benar menghilang di balik gerbang. Begitu bayangan mobil tak lagi terlihat, senyum ramah di wajah Nayara menguap seketika.Gadis itu memutar tubuhnya, setengah berlari menaiki tangga menuju lantai dua."Semua barang di kamar bawah sudah saya pindahkan ke sini, Nyonya," ucap Bi Sumi yang tiba-tiba muncul dari koridor sembari membawa tas punggung Nayara yang hanya berisi sebuah buku sketsa. "Terima kasih, Bi," jawab Nayara cepat. "Oh ya, jangan panggil saya ‘Nyonya'. Panggil saja Naya.""Tapi, Nyo—""Naya, Bi," potong Nayara tegas namun
Terakhir Diperbarui: 2026-10-01
Chapter: Mama Sofia
"Pertunjukan yang sangat menarik."Suara berat dan dingin itu membuat jantung Nayara mencelos. Di ambang pintu kamar yang terbuka separuh, Faren berdiri bersedekap dada. Pria itu mengenakan kemeja hitam dengan jas rapi, bersiap untuk berangkat kerja. Faren sudah berada di sana sejak awal. Mendengar setiap kalimat makian, setiap keputusasaan yang berubah menjadi amarah, dan fakta bahwa penyitaan ponselnya kemarin sama sekali tidak menghentikan Nayara untuk terhubung dengan dunia luar.Gadis itu menutup draft desain yang belum sempat dikirim, lalu dengan cepat menguasai diri. Benda pipih yang menjadi tumpuan terakhirnya itu diletakkan di atas dada dengan posisi bersedekap waspada. Dalam hati Nayara agak khawatir kalau saja Faren akan menyita iPadnya juga. “Apa yang membawamu ke tempat yang pengap lagi sempit ini, wahai tuan rumah yang sangat berkuasa?” sindir Nayara pelan, berusaha menyembunyikan rasa cemas yang mulai merayap.“Ah, aku hanya sedikit mengkhawatirkanmu,” jawab Fare
Terakhir Diperbarui: 2026-10-01
Chapter: Senjata Rahasia Nayara
"Bukankah sudah kubilang jangan pernah menyentuh lantai dua?!" Suara Faren menggelegar hebat hingga memantul di langit-langit rumah. Pria itu baru saja memasuki ruang tengah sekembalinya dari gedung pusat perkantoran untuk menemui seseorang bernama Sebastian.Di ujung lorong lantai dua, Nayara tampak santai memegang sapu di ambang pintu sebuah kamar. Kamar terbesar di ujung lorong dengan pencahayaan paling terang karena berhadapan langsung dengan arah matahari terbit."Oh, kau sudah pulang?" Nayara menoleh dan tersenyum tipis. Tindakan itu seolah menegaskan bahwa teriakan Faren barusan sama sekali tidak memengaruhi mentalnya.Napas Faren menderu cepat. "Nayara Renjani Danuwira, bukankah sudah ku peringatkan kau—" "Kupikir area pribadimu hanya kamar di tengah sana," potong Nayara santai. "Lagipula, bukankah ujung lorong ini lumayan jauh dari kamar pribadimu? Aku janji tidak akan pernah mengusik ketenanganmu.”"Faren kehabisan kata-kata. Amarahnya pasca bertemu Sebastian belum b
Terakhir Diperbarui: 2026-10-01
Chapter: Hidup Baru
Byur!!!"Ngghhh!" Nayara terperanjat hebat tatkala segelas air dingin membasahi seluruh wajah dan piyamanya yang lumayan tipis. Sensasi dingin yang menusuk tulang memaksa mata hazelnya yang sembap terbuka lebar. Di hadapannya, Faren berdiri menjulang dengan setelan jas yang sudah rapi. "Dasar kerbau! Bahkan lantai sedingin ini mampu membuatmu tidur selelap itu, ya?" Faren menatapnya remeh dari atas sembari meletakkan gelas kosong di tangannya ke atas meja rias. "Cepat bangun. Pagi ini kita harus segera berkemas dan pulang."“Pulang saja sendiri!” Nayara menjawab ketus untuk kemudian mendapat lirikan tajam dari sang pria. Gadis itu berusaha bangkit dengan tubuh kaku dan pegal. Napasnya memburu, jemarinya mengepal kuat menahan luapan emosi yang menyesakkan dadanya. "Tidak usah terlalu pintar membantah, Nayara. Aku tunggu kau di lobby dalam waktu sepuluh menit. Jangan buat aku kehilangan kesabaran,” tekan Faren dingin. Tanpa menunggu balasan, pria itu berbalik dan melangkah ke
Terakhir Diperbarui: 2026-10-01
Chapter: Beginning
“Suka dengan semua ini, Naya?" Suara berat itu membuat Nayara muak setengah mati. Menatap mata tajam pria di sampingnya, Nayara berusaha keras menyembunyikan getar samar yang merayap di hatinya. "Enyah kau," bisik Nayara pelan penuh penekanan. Gadis itu bergerak hendak menjauh, namun dengan cepat bahunya ditarik kembali oleh suaminya, Farendra Sutanto. "We're married now, Nayara. Officially, saya ini suami kamu. Sangat tidak pantas seorang istri bersikap kasar di hari pertama pernikahan mereka." Nayara mengembuskan napas dalam. Sungguh, jika saja mereka tidak berada di depan ratusan tamu yang menghadiri pesta pernikahan ini, ia sudah pasti sudah lari sejauh mungkin.Tania sialan! umpatnya dalam hati. Andai saja Tania, kakak kandungnya yang sinting itu tidak kabur bersama pacarnya tiga hari sebelum pernikahan, Nayara tidak mungkin akan ‘ditumbalkan’ sebagai istri pengganti hari ini. "Senyum yang manis, Naya," Faren berbisik dengan wajah tenang tanpa cela. "Setidaknya berakting
Terakhir Diperbarui: 2026-10-01
Anda juga akan menyukai
Turun Ranjang
Turun Ranjang
Romansa · Rifat Nabilah
9.1K Dibaca
CINCIN TAK BERTUAN
CINCIN TAK BERTUAN
Romansa · Sri Wahyuni Nababan
9.1K Dibaca
Dikejar Mantan Suami CEO-ku
Dikejar Mantan Suami CEO-ku
Romansa · Rainy_Rainbow
9.1K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status