author-banner
RatuNna Kania
RatuNna Kania
Author

Novels by RatuNna Kania

Suami Berkhianat, Aku Minggat (wanita pilihan)

Suami Berkhianat, Aku Minggat (wanita pilihan)

Renata Kania adalah gadis yatim piatu yang selalu gagal dalam percintaan, sampai akhirnya ia bertemu dengan Doni. Doni datang menawarkan sejuta impian dan masa depan indah. Mereka akhirnya menikah. Sayangnya pernikahan mereka dinodai oleh perselingkuhan sang suami. Renata yang merasa terluka, mengumpulkan semua bukti-bukti perselingkuhan sang suami. Bersamaan dengan itu, masa lalu Renata kembali lagi setelah 8 tahun menghilang. Bagaimana tindakan Renata selanjutnya. Apakah bertahan dengan suaminya atau memilih mundur dan menerima kembali cinta masa lalunya?
Read
Chapter: Part 108. Ending.
Renata menggelar resepsi pernikahan di sebuah Waterboom yang menyediakan taman yang luas, dan fasilitas untuk wedding. Tema pestanya adalah outdoor. Pagi yang cerah disertai sinar mentari yang hangat, menambah indah minggu pagi ini. Annisa kecil sejak tadi sudah sempurna memakai gaun putih persis seperti yang dipakai Renata. Gadis kecil itu berlari kesana kemari sambil memegang balon. Renata begitu terlihat sangat cantik, dengan riasan yang serba nude, membuat penampilanya terlihat sangat elegan, dengan bagian rambut yang masih tersisa beberapa yang telah di curly juga. Bunda Hani mengusap air matanya melihat senyuman bahagia dari pengantin wanita yang telah dianggap anak olehnya. Pak Harun pun demikian, Adit dan Bian beserta istrinya juga telah hadir semenjak kemarin. Begitupun paman dari Renata yang selama ini tak pernah bersua kini hadir beserta keluarganya guna menjadi wali pada pernikahan keponakannya. P
Last Updated: 2022-04-20
Chapter: Part 107. Rindi patah hati.
"E—emh." ucapnya dengan melirik ke arah Bara. "Modusnyaaaaa, juaraa!" cibir Bianca. "Nda, ayo!" ajak Annisa dengan menarik tangan ibunya. Membuat Renata kebingungan. Bara yang paham situasinya, seketika mengangguk dan memegang pundak Renata. Walau bagaimanapun ada Annisa yang harus dijaga perasaannya. Anak itu belum paham kenapa dia punya dua Papa kini. Annisa menarik juga tangan Bara yang disambut tawa ngakak oleh Bianca. Ketika yang ditarik tangan Bara dan Renata bukan Doni. Sungguh puas hatinya hari ini melihat mantan suami sahabatnya menekuk muka 180° ibarat telah kehilangan uang milyaran rupiah. Akhirnya tak hanya berfoto bertiga, tapi ber-enam dengan Bianca dan Aisyah. ———— Satu bulan setelah Bara dan Renata sepakat akan menikah, kini keduanya tengah sibuk menyiapkan pernikahan mereka. Mulai dari tempat, fitting baju juga catering untuk jamuan para
Last Updated: 2022-04-20
Chapter: Part 106. POV Renata.
POV Renata.Hari ini ulang tahun Annisa yang pertama, anak Perempuanku sudah mulai aktif berlari kesana kemari, di usia sepuluh bulan selain mulai berbicara kata Mama Papa, dia juga mulai melangkah, alhasil usia satu tahun dia sudah bisa berlari meski kadang terjatuh, kosa katanya semakin banyak meski belum bisa merangkai kalimat, cerewet sekali anak itu.Mas Doni dan keluarganya bahkan menanggung acara ulang tahun Annisa yang kami laksanakan di sebuah cafe ternama dengan tema Frozen. Cantik sekali anakku memakai gaun warna biru langit. Semenjak hari itu, aku tak pernah membatasi Mas Doni untuk kerumah menemui Annisa. Dan aku yang memilih menghindar, karena kamar Annisa di bawah dan kamarku di atas, jadi kami jarang bertemu. Mas Doni pun sepertinya paham aku menghindarinya, ia tak pernah memaksa untuk berinteraksi denganku meski tetap selalu mencari celah untuk bisa bertemu denganku. Aku tak membencinya hanya rasa kecewa dan sakit hati membu
Last Updated: 2022-04-20
Chapter: Part 105. POV Bara 2.
"Jadi, bagaimana, Bu, setujukan kalau aku melamar Renata?" tanyaku lagi."Lamar lah jika memang kamu mencintainya, tapi… pastikan dia juga mencintaimu juga keluargamu. Pilihlah perempuan yang akan menganggap ibumu ini juga adikmu keluarganya," tegas Ibu, pandangannya kosong entah kemana."Renata anak yatim piatu, Bu, semoga setelah menikah, Ibu bisa jadi pengganti orang tuanya," jawabku dengan harapan yang besar.Kenapa aku jadi sok tahu begini, kayak yang iya aja bakal di terima. Bahkan untuk melamar Renata aja baru modal cincin karena nyali ini sedikit masih ciut sih. Tapi yang penting Restu Ibu sudah kudapat. Semoga melalui izin dari Ibu akan membuahkan hasil seperti yang aku inginkan.Dari segi apapun, aku sudah layak untuk melamar seorang perempuan, tapi yang ingin ku lamar adalah Renata. Wanita yang pernah aku tinggalkan! Mungkin bagi orang lain dia tak ada artinya, t
Last Updated: 2022-04-20
Chapter: Part 104. POV Bara 1.
POV Bara."Seriusan ini bagus, is?" tanyaku pada Aisyah yang memilihkan cincin bermata ungu itu."Aku sih, suka ya, Kak, tapi gak tahu kak Renata," ucapnya sambil nyengir. Adikku itu sungguh tak bisa diajak jadi pendukung yang handal. Buktinya ia juga malah meragukan pilihannya sendiri.Ya, aku ingin melamar Renata, meski jawaban iya darinya belum pernah aku terima. Namun dari sikapnya, sepertinya ia sudah bisa menerimaku.Meski kulihat gurat lesu di wajah Ibu, setelah aku menceritakan tentang Renata semuanya. Bahkan Ibu, agak terkejut saat aku bilang status Renata yang janda beranak satu. Sedangkan Aisyah dia tidak berkomentar lebih karena sudah pernah ku ajak main ke rumah Renata waktu itu.Tak ada patahan kata yang menyinggung atau penolakan dari Ibu saat itu, aku hanya menangkap tak ada semangat dari wajahnya."Is, Ibu ada
Last Updated: 2022-04-20
Chapter: 103. Siapa pelakunya 2?
Renata mengerutkan keningnya, selama ini dirinya merasa tak pernah memiliki musuh, tapi kok ada yang jahat dan ingin mencelakakan dirinya.Renata merogoh tas selempangnya mengambil ponsel dan menunjukan poto Doni pada lelaki itu."Ini orangnya bukan, koh?""Lah, ini mah suamimu bukan?" Pemilik toko itu balik bertanya. Renata mengangguk."Saya tidak pernah bermasalah dengan siapapun, tapi saya dan Mas Doni sudah bercerai, siapa tahu dia marah dan ingin mencelakakan saya untuk mengambil hak asuh anak kami," tutur Renata dengan lesu."Gak mungkinlah, si Doni gak ada tampang kriminal hanya pengkhianat saja," bela lelaki gempal itu. Lalu kami sama-sama diam, sibuk dengan pemikiran masing-masing."Baiklah, saya permisi, Koh, dan terima kasih atas waktu dan keterangannya," pamit Renata."Sama-sama, dan maafkan saya tidak bisa membantu," jawabnya
Last Updated: 2022-04-19
Long Distance Marriage (Ketika Istri Kesepian)

Long Distance Marriage (Ketika Istri Kesepian)

Uang yang banyak tak cukup membuat Fani setia pada Bima. Bahkan, dia malah membeli laki-laki lain dengan uang pemberian suaminya itu. Fani mengira cinta yang baru akan membawanya lebih bahagia. Hingga dia nekat mendua dari Bima. Namun ternyata bagi Dika, istrinya lah pemenangnya. Bagaimanakah nasib Fani selanjutnya, saat Dika tak mau bertanggung jawab. Yuuuk simak cerita lengkapnya.
Read
Chapter: Bab 21. Salah Mengira
“Kamu kemana aja dan kenapa kamu nggak ada, waktu Giselle dibawa ke rumah sakit? Sebenarnya apa saja yang kamu lakukan di luaran, Fan?” Suara tegas Bima membuat nyali Fani menciut.Bima memanggilnya dengan sebuah nama, hal yang hampir tak pernah terjadi dalam sejarah pernikahan mereka. Fani menyandarkan tubuhnya pada kursi besi yang berada di luar kamar. Dia pusing, bagaimana harus berkata-kata lagi agar suaminya percaya.“Iya, Mas, aku minta maaf aku pergi ke luar kota karena ingin bertemu dengan teman-teman lamaku. Kegiatanku ini juga positif kok, Mas. Kami rencananya ingin menggalang dana untuk Yayasan, juga hal-hal baik lainnya. Ehm, perasaan aku udah cerita banyak sama kamu waktu kamu pulang kemarin.” Fani menjeda kalimatnya.“Ya mungkin memang sudah menjadi nasib sialku saja, saat aku berada di luar rumah Giselle malah kondisinya semakin parah, hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit. Aku bener-bener minta maaf Mas, aku lalai menjaga Giselle dengan baik. Aku memang ibu yang tidak
Last Updated: 2026-05-01
Chapter: Bab 20. Opname
“Makasih ya, Kak Dika buat hari ini!” seru Fani dengan suara nyaring.“Sama-sama! Eits, jangan panggil Kak dong, kan tadi udah sepakat buat panggil nama aja. Kita kan juga nggak jauh-jauh amat terpaut usianya. Panggil nama aja biar lebih enak,” kata Dika.“Oke Dika. Sekali lagi, terima kasih.” Fani tersenyum. “Next kalau aku main ke kota ini lagi, kamu wajib siapkan waktu luang ya, spesial buat jadi tour guide ku seperti ini.”“Siap! Kabar-kabari aja pokoknya!” Dika mengacungkan jempol.Fani mengangguk, perempuan itu langsung melambaikan tangan dan membawa mobilnya membelah jalan raya. Pukul delapan malam Fani baru memasuki gerbang pintu tol. Perjalanan sampai ke rumah kurang lebih menghabiskan sekitar satu hingga satu setengah jam dari tol yang sekarang. Tergantung situasi dan kondisinya. Fani menyalakan ponselnya saat sudah berada di jalan tol. Dia mengambil rute kiri karena tak bermaksud untuk mendahului. Lagi pula dia juga tak berminat kebut-kebutan. Pelan-pelan saja asal sampai t
Last Updated: 2026-05-01
Chapter: 19. Dimabuk asmara
“Sepertinya aku harus balik deh, Fan, udah hampir sore juga. Aku mau pulang dulu buat kasih ini ke anak istriku.” Dika melirik arloji di pergelangan tangannya lalu menunjuk paper bag yang diletakkan di kursi sampingnya.“Memangnya Kak Dika kerja di Perusahaan apa, sih?” tanya Fani ingin tahu.“Aku di bidang properti. Ya kerjanya santai, cuma kalau nggak kekejar targetnya ya aku nggak gajian, Fan. Kadang masuk juga absen aja gitu, atau kalau nggak ada prospek dan ketemu klien ya aku cosplay jadi kang ojek,” jawab Dika jujur.“Memangnya pernah gitu nggak gajian ya, Kak?” “Alhamdulillah belum pernah sih, Fan, aku selalu dapat customer ya meskipun kadang pernah nggak capai target. Tapi kan lumayan hasilnya bisa bikin dapur tetep ngebul. Sorry jadi banyak cerita gini sama kamu ya, Fan. Ini aja aku habis antar makanan ke rumah, rencananya mau keliling lagi cari customer sambil aktifkan aplikasi.” Dika menatap Fani sejenak, lalu menghabiskan sisa minumannya dalam gelas.“Kalau gitu biar aku
Last Updated: 2026-05-01
Chapter: Bab 18. Masuk perangkap
Bab 18. Masuk perangkap Semalam Fani memberikan Giselle obat penurun panas dua kali. Jadi pagi ini Giselle badannya hanya sumer meskipun tak seceria biasa. Fani sedikit lega karena rencananya dia akan pergi bertemu dengan tambatan hatinya. Berkat koneksinya, akhirnya Fani bisa juga menemukan keberadaan Dika. Andai kapan hari dia tak melihat Dika, mungkin keinginan untuk mengejar dan mendekati lelaki itu tak akan pernah terpikirkan oleh Fani.“Bu, aku mau pergi ke luar kota. Paling sampai di sini nanti jam 9 malam. Itu juga paling lama, aku titip Giselle bisa kan, ya? Upah lebihannya aku bayar di muka, ini!” Fani memberikan selembar uang berwarna merah pada Bu Nur. Wanita paruh baya itu juga langsung meraihnya. Selama ada uang, maka Bu Nur akan melakukan apa yang diperintahkan oleh majikannya itu. “Makasih, Fani.”Fani mengangguk. Tekadnya untuk bertemu dengan Dika sudah lebih dari bulat. Antara rindu, ingin beramah tamah dan menjalin hubungan dekat dengan pria itu, adalah impiannya.
Last Updated: 2026-04-30
Chapter: Bab 17. Lalai
Fani pulang dengan sejuta pertanyaan. Pasalnya, tadi Pak U'ut berkata bahwa dia tak memiliki nomor ponsel Dika ataupun tau tempat tinggalnya. Tapi kepastiannya ternyata Dika sudah menikah dan mempunyai seorang anak. Hal itu tak membuat Fani menyerah walaupun dia sempat kecewa karena tambatan hatinya itu ternyata sudah berkeluarga. Fani masih bertekad untuk mencari tau tentang Dika. Ada ambisi yang menggebu-gebu untuk mendapatkan apa saja yang tak bisa diraihnya dulu.“Fan, ini Giselle kayaknya demam deh. Apa nggak sebaiknya kamu bawa ke dokter?” ujar Bu Nur.“Kasih aja obat penurun demamnya dulu, Bu, ada di kotak P3K yang rasa jeruk. Kalau 4 jam ke depan masih panas, minumkan lagi. Kita tunggu aja sampai besok, kalau masih demam juga baru aku bawa ke dokter,” kata Fani.Bu Nur hanya mengangguk saja. Dia menurut dengan apa saja yang dikatakan oleh majikannya.“Oke!” sahut Bu Nur. Dia langsung membalikkan badan untuk memenuhi ucapan Fani, memberikan obat sirup penurun panas untuk Gisell
Last Updated: 2026-04-30
Chapter: Bab 16. kabar segar
Berat bagi Bima meninggalkan anak istrinya untuk kembali mencari nafkah, namun hal itu harus dilakukan karena sudah menjadi tanggung jawabnya. Apalagi kebutuhan dan kepentingan lainnya semakin meningkat, seiring dengan pertumbuhan putrinya. Jadi Bima harus berupaya dan bekerja keras dari sekarang, agar masa depan anaknya terjamin.“Aku berangkat dulu ya, Sayang? Kamu jaga diri baik-baik di rumah, aku selalu merindukanmu dan Giselle,” ucap Bima saat berada di Bandara. Penerbangan pesawatnya masih satu setengah jam lagi, tak apa menunggu sambil bersantai di sana daripada ketinggalan nanti. Fani yang sudah bisa mengontrol perasaannya sejak pagi tadi pun mengangguk seraya tersenyum. Terbesit sedikit perasaan bersalah karena kemarin dia sempat kasar pada suaminya.“Iya, Mas! Kamu kerjanya semangat dan jangan lupa berdoa. Semoga suatu saat nanti kamu bisa kerja di sini tanpa kita harus LDM kayak gini, ya, Mas? Aku minta maaf soal kemarin, mungkin suasana hatiku sedang buruk,” kata Fani.Di
Last Updated: 2026-04-30
Bakti Seorang Menantu

Bakti Seorang Menantu

Ketika Mala yang hanya lulusan SMP, menikah dengan Rahman yang lulusan S1 . keluarga Rahman tak sepenuh hati menerima Mala, maka terjadilah banyak pertengkaran di rumah itu. bagaimana caranya Mala menyikapi keluarga Rahman, serta mertuanya yang sangat cerewet itu? simak terus ceritanya.
Read
Chapter: 223. Suka sama, Abang, nggak?
Bab 223. Suka sama Abang, nggak?"Man, ayo pulang. Aku harus ke Jakarta hari ini," ucap Arif memotong omongan Rahman dengan segera. Karena setelah dipikir-pikir olehnya, ini memang terlalu cepat. "Tadi katanya—""Sekarang nggak! Ayo pulang," ucap Arif dengan gusar karena Rahman malah terlihat seperti orang bodoh."Akh, ok!" Hanya itu ucapan yang keluar dari bibir Rahman lalu ia bangkit dan berpamitan pada mertua serta adik iparnya. Bu Sarah menyuruh mereka untuk makan dulu, tapi Rahman menolak dengan alasan Mala susah memasak. Bu Sarah tak bisa memaksa karena dia pikir juga anaknya pasti sudah menyediakan makanan yang enak. Satu persatu mereka saling berjabat tangan tak lupa Arif juga meminta maaf telah merepotkan semuanya. Namun hanya disambut tawa oleh keluarga pak Ahmad dan mereka bilang tak merasa direpotkan."Jangan pacaran, ya!" bisik Arif saat dia bersalaman dengan Aisyah. Gadis itu mengerutkan dahinya dan menatap pria dewasa yang berbadan tegap itu."Ingat pesan, Abang, ya!"
Last Updated: 2023-03-26
Chapter: Bab 222. Maaf
Bab 222. Maaf.Sementara di rumah Mala, wanita itu kini tengah bercerita kepada mertuanya yang sedang duduk dan melihat wajah menantunya dengan seksama. "Bu, alhamdulillah Arif sudah ditemukan, jadi tidak lama lagi mas Rahman akan pulang," ucap Mala sambil menutupi kaki Bu Samirah oleh selimut yang baru saja selesai dipijit olehnya.Bu Samira menarik sedikit ujung bibirnya, dia tersenyum lega saat mengetahui bahwa teman anaknya itu kini sudah ditemukan.Ibu mau tidur sekarang atau mau menunggu mas Rahman dulu?" tanya Mala dengan lembut."Ibu nunggu Rahman aja!" sahut Bu samirah dengan pelan membuat mata Mala sedikit terbuka karena ternyata mertuanya menyahuti pertanyaanya setelah lama terdiam."Alhamdulillah, Ibu sudah bisa menyahuti saya," ucap Mala sambil terduduk lagi dan memegang bahu mertuanya dengan tatapan yang tidak bisa diucapkan oleh kata-kata. betapa bahagianya dia saat ini mengetahui sang mertua sudah bisa kembali berkomunikasi. "Memangnya kamu pikir, Ibu ini bisu?" tany
Last Updated: 2023-03-26
Chapter: 221. Kesasar Bagian 2.
Bab 221. Kesasar Bagian 2. "Ais kamu kok bisa ke sini?" Arif malah bertanya seperti itu."Aku mencari Abang! Bang Rahman tadi ke rumah, katanya Abang belum pulang. Akhirnya kami mencari Abang, takutnya Abang kesasar dan benar saja Abang ada di sini. Abang kenapa ngambil jalan sini sih?" ucap Aisyah dengan sedikit kesal."Maafkan Abang ya, is jadi merepotkan semuanya. Abang tadi lupa beloknya harus kemana, ini kan jalan cabang empat jadi Abang bingung mau lurus, belok kanan atau belok kiri. Eh, Abang malah ke sini dan ternyata ini nggak ada kampung malah kebun semua," ucap Arif dengan jujur dan tak enak hati."Lah iyalah, ini kan jalan untuk ke hutan, Bang. Disebelah sana ada kebun-kebun para warga dan memang ada pemukiman juga, tapi itu khusus untuk mereka yang rumahnya jauh dan memiliki ladang disini. Dan tentu saja tidak setiap hari mereka menginap maka tidak akan ada orang. Jadi sangat sepi, terus mobil Abang mana?" tanya Aisyah."Mobil Abang di sebelah sana, Is. Bannya nyelip jad
Last Updated: 2023-03-17
Chapter: 220. Kesasar.
Bab 220. Kesasar.Rahman mengendarai motornya dengan pelan. Karena ternyata pas keluar dari kampungnya harus melalui jalanan yang becek akibat hujan. Padahal di rumahnya seharian tadi, panas sekali. Jangankan hujan, mendung pun tidak. Bangunan rumah sang mertua sudah terlihat, namun mobil Arif tak ada disana. Rahman langsung turun dan mengetuk pintu. "Assalamualaikum!" "Loh, Bang Rahman?" pekik Aisyah saat pintu sudah terbuka lebar. Negatif thinking langsung menerpa pikirannya."Arif mana?" tanya Rahman pada Aisyah."Udah pulang dari tadi.""Mala gak menelpon kamu?" tanya Rahman lagi."Nggak, eh tapi sebentar. Aisyah lihat dulu ponselnya." Gadis itu seketika berbalik menuju kamarnya dan mencari ponselnya. Ternyata ada banyak panggilan dari WhatsApp dari sang kakak. Namun sayang sebelum sholat dia telah memasang silent mode on di ponselnya. Aisyah membaca pesan yang dikirim Mala satu persatu. Dia baru paham apa sebabnya yang membuat Rahman datang ke rumahnya. Di ruang tamu, Bu Sar
Last Updated: 2023-03-17
Chapter: 219. Kesasar atau hilang bagian B
Bab 219. Kesasar atau hilang.Aisyah langsung masuk ke kamarnya meletakkan seluruh barang bawaannya. Kemudian gadis itu menuju ke dapur, berniat membuatkan minuman untuk Arif dan juga kedua orang tuanya. Tiba-Tiba Bu Sarah pun muncul di dapur."Kamu bikin apa, Is?" tanya Bu Sarah. "Ini aku bikin kopi buat Bapak sama Bang Arif, ada cemilan apa, Mak di rumah?" tanya Aisyah"Tuh ada rengginang sama goreng opak aja, baru digoreng tadi pagi sama Emak!" ucap Bu Sarah dengan menunjukkan letak toples rengginang dengan dagunya. Aisyah pun menata nampan dengan dua buah toples berukuran sedang, serta dua buah cangkir kopi. Lalu mengantarkannya ke hadapan Pak Ahmad dan Arif di ruang tamu.Pak Ahmad terlihat asik mengobrol dengan Arif, hingga sesekali tawa dari keduanya terdengar. Aisyah masuk kembali dan duduk di ruang tengah karena melihat bapaknya dan Arif sedang asik berbincang. Gadis itu gak berani ikut duduk disana."Hmz, Pak boleh saya bertanya?" ucap Arif dengan ragu-ragu. Dia menautkan
Last Updated: 2023-01-22
Chapter: 218. Kesasar atau hilang bagian A.
art 112. Hilang atau kesasar? Aisyah mengangguk tanda membenarkan pertanyaan Arif. Gadis berlesung pipit itu begitu sangat terlihat manis dipandang dari samping. "Hmz … bagus, Is. Abang salut sama kamu!" Hanya itu ucapan Arif. Sungguh bertentangan dengan isi hatinya. "Tapi, kalau seandainya ada laki-laki yang tiba-tiba melamar kamu, apa kamu mau terima, Is?" tanya Arif dengan perasaan yang roller coaster. Keringat sudah membasahi tubuhnya. Meski ia telah bersiap dengan penolakan, tapi sisi egoisnya mengatakan bagaimanapun harus bisa memiliki Aisyah. Gadis tujuh belas tahun itu telah memporak porandakan hatinya, membuatnya gila dengan pikiran-pikiran masa depan yang indah jika dirinya beristrikan Aisyah."Gimana, ya! Lagian belum pernah ada yang melamar aku," sahut Aisyah dengan terkekeh geli. Mengingat banyak orang bilang dirinya cantik, pintar dan sebagainya. Tapi belum pernah ada yang melamarnya. "Hah … serius? Tapi pacar punya dong?" Arif mencoba mengorek hal yang paling rahasi
Last Updated: 2023-01-22
You may also like
NEVER ENOUGH
NEVER ENOUGH
Lainnya · YG
3.6K views
Hug Me Papa
Hug Me Papa
Lainnya · Nanaa_
3.6K views
Membalas Mertua dan Ipar Toxic
Membalas Mertua dan Ipar Toxic
Lainnya · Rifatul Mahmuda
3.6K views
Nasi Bungkus untuk Laila
Nasi Bungkus untuk Laila
Lainnya · Alin Fiazna
3.6K views
Nafkah Dua Puluh Ribu
Nafkah Dua Puluh Ribu
Lainnya · Ka_ulfa
3.5K views
RATU YANG HILANG
RATU YANG HILANG
Lainnya · Shanti Agustiani
3.5K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status