author-banner
Mae_jer
Mae_jer
Author

Novels by Mae_jer

Pasangan Romantis

Pasangan Romantis

Hidup tidak ada yang pernah tahu. Manusia datang dan pergi, seperti hujan. Sequella tidak pernah tahu kalau hidupnya akan menderita. Ditinggalkan keluarga dan mendapati bahwa dirinya bukan putri kandung orangtuanya
Read
Chapter: 44
"Dia kenapa?"Narrel berjalan cepat pada Austin yang masuk ke dalam Villa dengan menggendong Ainsley. Pria itu menatap penampilan keduanya yang basah dan kotor dengan lumpur."Jatuh di air," sahut Austin terus melanjutkan langkah menuju kamar. Narrel hanya termangu melihat mereka sampai keduanya menghilang dari hadapannya.Ada-ada saja. Pikir Narrel. Apa yang mereka lakukan sampai jatuh ke dalam air. Jangan bilang kalau mereka berdebat lagi. Lelaki itu menggeleng tidak habis pikir."Tuan Austin dan istrinya kenapa?"pandangan Narrel berpindah pada Iren yang sudah berdiri di belakangnya. Entah muncul darimana. Bukannya wanita itu tadi ada di taman belakang, lagi sibuk menyiapkan perayaan ulang tahun kecil-kecilan untuk pacarnya bersama yang lain."Jatuh di air katanya," sahut Narrel."Persiapan buat nanti malam sudah selesai?" tanya pria itu. Iren menggeleng."Hampir," jawabnya."Anda istirahat dulu saja, tua
Last Updated: 2024-09-11
Chapter: 43
Entah sudah berapa lama mereka di atas perahu. Ainsley mulai merasa panas tak karuan. Ia mengelap kening dengan saputangan milik Austin. "Aku bisa mendayung ke tepi sungai yang teduh. Kau mau?" tawar Austin. Ainsley mengangguk. Ia memang merasa kepanasan karena berada langsung di bawah matahari. Angin yang bertiup tadi mulai berkurang jadi tidak mampu menghadang matahari terik untuknya. "Apa yang kau suka ketika naik perahu?" tanya Austin sambil mengangkat dayung dari air dan membiarkan mereka meluncur ke bawah bayang-bayang teduh. "Aku tak tahu, hanya suka saja." sahut Ainsley mengangkat bahu. Tangannya menelusuri permukaan air dan melirik Austin lagi. "Kau tidak kepanasan dengan setelanmu itu?" tanyanya. Austin melirik sebentar penampilannya yang memakai kemeja panjang biru dan menatap Ainsley. "Bukannya kau yang menyiapkan pakaian ini untukku?" katanya dengan senyum menggoda.
Last Updated: 2024-09-11
Chapter: 42
Narrel mengetuk pintu kamar Austin dan Ainsley. Ia tidak tahu keduanya sedang berbuat apa didalam sana. Kalau pun mereka sedang melakukan sesuatu yang berbau-bau dewasa Narrel akan tetap mengetuk. Meski ia tidak yakin mereka sedang melakukan apa yang dia pikirkan itu di siang hari begini.Ketika pintu terbuka, yang pertama kali dilihat Narrel adalah Ainsley. Ia menatap kedalam kamar tapi tidak melihat Austin."Kemana Austin?" tanyanya."Lagi mandi." jawab Ainsley."Kau perlu sesuatu?" gadis itu balik bertanya. Narrel tersenyum tipis."Aku hanya ingin bilang kalau kalian bersedia aku ingin mengajak kalian naik perahu." ucap pria itu.Ainsley tampak tertarik. Sudah lama dia tidak naik perahu."Baiklah. Aku akan bilang ke Austin nanti." katanya kemudian. Setelah itu Narrel berbalik pergi dan Ainsley kembali mengunci pintu."Siapa?"Ainsley berbalik menatap Austin yang kini berdiri hanya dengan handuk yang
Last Updated: 2024-09-11
Chapter: 41
Ainsley turun dari mobil. Mereka sudah sampai. Perjalanan yang mereka tempuh dari Jakarta sampai Bogor kira-kira dua jam setengah. Hanya Austin dan Ainsley berdua dalam mobil. Austin yang menyetir pastinya.Austin sengaja menyetir sendiri hari ini karena seperti yang di katakan oleh Narrel kemarin kalau kemungkinan mereka akan menginap. Pria itu tidak mau merepotkan sopirnya. Ia juga ingin berdua saja di mobil dengan Ainsley.Ketika mereka sampai di Vila, Narrel, Iren dan yang lain belum terlihat sama sekali. Kelihatannya mereka memang belum ada. Meski begitu, penjaga Vila sudah mengenal Austin jadi mudah saja bagi keduanya masuk ke dalam.Ainsley memandang ke sekeliling. Vila itu berada di tempat yang cukup terpencil dekat hutan. Berada di sini suasananya beneran terasa super sunyi.Ainsley pernah datang ke tempat seperti ini sebelumnya tapi tidak semewah tempat milik Narrel ini. Hanya suasananya yang mirip. Kalau malam hari kalau hanya sendirian, yang akan menemanimu hanyalah suara
Last Updated: 2023-07-27
Chapter: 40
Setelah selesai makan siang bersama dan berbincang-bincang sambil membicarakan bisnis, Austin kembali ke kantor.Pria itu masuk ke ruang kerjanya dan menyandarkan tubuhnya ke sofa. Ia merasa sangat lelah. Bagaimana tidak lelah, habis rapat di kantor, ia makan dengan kakek Fu, menemani lelaki tua itu ngobrol. Belum lagi pria itu tambah bad mood karena melihat istrinya makan siang dengan pria lain selain dirinya."Kenapa lagi denganmu?"Suara itu sontak membuat Austin yang hampir ketiduran membuka matanya. Narrel sudah duduk di depannya. Austin menatap sekretarisnya itu yg tanpa bersemangat."Kau tahu, menyukai wanita hanya akan membuatmu merasa lelah." ucap Narrel lagi seolah tahu apa yang ada di pikiran Austin.Ia memang mengakui Ainsley yang bisa membuat sahabatnya itu menyukainya tanpa usaha keras seperti yang di lakukan wanita-wanita yang lain. Tapi kalau ia jadi Austin, ia tidak akan bersikeras mendapatkan gadis itu. Apalagi menikahinya. Belum tentu juga kan Ainsley gadis yang bai
Last Updated: 2023-06-10
Chapter: 39
Mereka masuk ke restoran kecil yang sudah sering mereka datangi dulu, waktu keduanya masih sering bersama. Sebelum Alfa bertunangan.Mereka baru saja duduk di meja kosong ketika Ainsley mendengar ponselnya berbunyi. Ia menataplayar ponselnya. Austin yang menelpon. Kenapa pria itu menelpon?"Halo?""Kau di mana?""Tempat makan.""Dengan siapa?"Dalam kebingungan Ainsley menatap ponselnya, lalu menempelkannyakembali di telinga. Kenapa denganLaki-laki itu? Nada suaranya terdengar dingin tidak seperti tadi pagi. Dasar labil."Teman," jawab Ainsley berusaha menetralkan intonasinya. Ia tidak mau Alfa melihatnya berdebat dengan sih penelpon yang adalah suaminya sendiri itu.di ujung sana Austin mendengus kesal."Ada ada menelponku?" tanya Ainsley lagi. Sepi sebentar, lalu suara itu berkata dengan nada datar,"Hanya ingin bertanya saja," setelah berkata begitu telpon langsung terputus. Austin menutupnya sepihak. Tanpa pamit dan bilang-bilang dulu. Ainsley yang kesal sontak mematikan ponse
Last Updated: 2023-06-07
RAHASIA DOKTER ELANG

RAHASIA DOKTER ELANG

Elang Nugraha, 28 tahun. Dokter bedah paling dingin di Elite Medical Hospital. Dia terlibat dengan seorang dokter residen cantik dan pemalu yang selalu menganggap dirinya rendah. Seiring berjalannya waktu, mereka terus bertemu. Siapa yang akan menyangka kalau Elang diam-diam sudah menyukai perempuan itu dari jaman mereka masih kuliah.
Read
Chapter: Tukang kabur
Elang mempersilakan Zoey duduk di atas tempat tidur periksa, lalu ia sendiri mengambil perlengkapan medis dari lemari obat di sudut ruangan. Gerakannya tenang dan terlatih, namun matanya tak lepas sesaat pun dari tangan kanan Zoey yang masih terlihat bengkak dan membiru di bagian punggung serta jari-jarinya. Ia menutup pintu ruangan rapat-rapat, memastikan tak ada siapa pun yang bisa mengganggu privasi mereka berdua. "Duduk yang tenang," ucapnya tegas sambil menarik kursi hingga berada tepat di depan gadis itu. Ia membasuh luka dengan cairan antiseptik, mengusapnya perlahan sekali seolah takut sedikit saja menambah rasa sakit yang sudah dirasakan Zoey. Setiap kali kapas itu menyentuh kulit yang lecet, ia akan berhenti sejenak, menatap wajah Zoey dan bertanya pelan, "Sakit?"Zoey menggeleng. Sentuhan yang begitu halus di tangannya membuat jantung Zoey berdegup kencang tak beraturan. Ia menundukkan wajah sedalam-dalamnya, menyembunyikan rona mera
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: Ketegasan Elang
Mata Elang menatap tajam ke arah Marla, tak ada sedikit pun belas kasihan yang terpancar dari sana. Wajahnya kaku, dingin, dan penuh ketegasan yang membuat siapa saja yang melihatnya merinding ketakutan."Tidak sengaja?" suaranya rendah namun berat, menggema di sepanjang lorong yang sepi itu. "Kau menginjak tangannya dua kali dengan tekanan yang sengaja diperkeras, menghinanya dengan kata-kata yang menyakitkan, dan tertawa lepas melihat dia meringis kesakitan di lantai. Dan kau berani bilang itu tidak sengaja?"Elang menepis kasar tangan Marla yang mencengkeram ujung jasnya, membuat perawat itu tersungkur ke lantai. "Rumah sakit ini adalah tempat menyelamatkan nyawa, bukan tempat untuk melampiaskan kebencian dan merendahkan martabat orang lain. Divisi bedah syaraf tidak membutuhkan orang yang berhati busuk sepertimu. Keputusanku sudah bulat, tidak ada tawar-menawar sedikit pun."Ia tidak menatap lagi wajah yang penuh air mata itu, lalu perlahan berbalik badan menatap Audrey dan Din
Last Updated: 2026-07-14
Chapter: Kemarahan dokter Elang
Setelah memastikan mobil Elang benar-benar sudah menghilang, Zoey keluar daru supermarket. Ia melangkah cepat ke rumah sakit yang jaraknya mungkin sekitar dua ratus meter jalan kaki. Hatinya mengatakan, dia harus menjauhi dokter Elang. Maksudnya menjaga jarak, demi kebaikan dokter Elang sendiri. "Zoey!"Baru saja dia mencapai lantai divisi bedah syaraf, tiba-tiba ada yang menyenggol tubuhnya dengan kuat sampai-sampai berkas pasien yang dia bawa dari lantai bawah terjatuh berhamburan ke lantai. Zoey menatap sosok yang menabraknya itu, dua orang perawat, di belakang mereka ada dokter Audrey dan dokter Dini, sama-sama divisi bedah syaraf juga. Bedanya mereka sudah dokter tetap di sini, senior seperti dokter Elang meski dokter Elang posisinya jauh lebih tinggi dari mereka. Ke empat perempuan itu menatapnya dengan tatapan tidak suka, jelas kali. Zoey segera memungut berkas-berkas pasien yang berhamburan di lantai, namun ketika tangannya menyentuh lantai, tiba
Last Updated: 2026-07-11
Chapter: Berapa lama pacaran
"Jadi, sudah berapa lama kalian pacaran?"Uhuk! Uhuk! Zoey langsung terbatuk-batuk keras mendengar pertanyaan tiba-tiba dari mamanya dokter Elang. Pagi ini dia sedang berada di meja makan, ikut sarapan dengan kedua orangtua pria itu. Elang dengan cepat mengambil air minum dan menyodorkan ke mulut Zoey. "Minum dulu." katanya. Zoey yang masih malu-malu pun meminumnya. Masih ada sisa-sisa batuknya sedikit. Sementara itu Elang menatap sang mama tajam. "Ma, jangan nanya yang aneh-aneh." katanya. "Loh, aneh-aneh gimana? Orang kamu yang tiba-tiba bawa perempuan ke sini terus tidur bareng di kamar kamu lagi. Berarti kalian memang pacaran kan?"Zoey langsung menunduk. Bukan hanya malu pada orangtua Elang, dia juga merasa tidak enak pada pria itu. Pasti Elang malu di kira berpacaran dengannya. Dia kan cuma dokter residen yang punya nama buruk di rumah sakit. Kalau tiba-tiba ada gosip dia dekat dengan dokter Elang, pasti nama pria ith akan Ikut-ikutan jelek. "Ka-kami nggak pacaran tante," k
Last Updated: 2026-07-07
Chapter: Desahan kamar sebelah
"Ahhh... Lebih keras sayang.. Uchh... Ya, enak... Enak sekali...""Ohhh..""Ahhh!'Sialan. Elang terus mengutuk dalam hati. Suara itu berasal. Dari kamar sebelah. Kamar Nancy dan suaminya. Ya, adiknya memang sudah menikah. Ia masih tidak percaya adiknya akan melakukan itu dengan suaminya di saat ada wanita lain dalam kamarnya. Zoey tidur di kamarnya malam ini. Astaga. Pandangannya berpindah ke Zoey yang duduk mematung di atas ranjang besar miliknya. Wanita itu tampak menunduk. Tentu saja Elang tahu ia sedang menahan malu. Suara desahan iparnya karena kenakalan yang di buat oleh Nancy betul-betul membuat Elang dan Sura menjadi canggung. Kamar rasanya jadi panas padahal AC-nya cukup dingin. Tapi diam-diam Elang senang melihat Zoey yang salah tingkah. Sebagai seorang laki-laki normal, bisa saja dia ikut terpancing dan menyerang kembali wanita yang duduk di kasurnya itu, seperti yang dia lakukan tadi di dalam
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Kalian nikah aja
Elang buru-buru berlari cepat ke arah Nancy dan menutupi mulut perempuan itu. Adiknya ini benar-benar bikin jantungnya mau copot saja, ya ampun. "Diam Nancy, diam!" katanya dengan suara pelan namun tegas. Tangannya membekap mulut Nancy, membuat sang adik kesulitan berbicara bahkan bernafas. Zoey yang berdiri di ujung ruangan, mukanya sudah memerah seperti tomat. Dia berkali-kali lipat lebih gugup dari Elang, rasanya ingin menghilang saja dari rumah ini. Apalagi beberapa saat setelah itu, ada yang muncul entah dari mana. Mungkin ada ruangan lain di yang tersembunyi di ruangan tengah ini, karena tiba-tiba saja sudah ada yang muncul. Begitu melihat mereka, Zoey langsung mengenalinya. Kalau tidak salah ingat mereka adalah pasangan suami istri, alias orangtua dari dokter Elang dan Nancy. Zoey pernah melihat gambar mereka di majalah dan beberapa surat kabar. Orang tua Elang dan Nancy adalah salah satu pebisnis terkenal di negara ini. Keberadaan mere
Last Updated: 2026-06-21
You may also like
Taruhan Cinta CEO
Taruhan Cinta CEO
Romansa · Nyi Ratu
278.3K views
Pembalasan Istri Kumal
Pembalasan Istri Kumal
Romansa · Pramesti GC
277.4K views
Sugar Daddy, Aku Kangen !
Sugar Daddy, Aku Kangen !
Romansa · Jernita S. Nita
276.3K views
Terjerat CEO
Terjerat CEO
Romansa · Marrygoldie
276.3K views
ENAK, PAK DOSEN!
ENAK, PAK DOSEN!
Romansa · OTHOR CENTIL
273.1K views
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA
Romansa · Rora Aurora
272.3K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status