author-banner
Bunda kembar
Bunda kembar
Author

Novels by Bunda kembar

Menikahi CEO Dingin

Menikahi CEO Dingin

Area dewasa mohon bijak dalam membaca. Bunga, seorang gadis dan juga anak tunggal. Ayahnya meminta gadis itu untuk menikah dengan putra dari Sahabatnya dikarenakan hal ini merupakan wasiat dari sang Kakek Sang Kakek telah berjanji kepada sahabatnya untuk menikahkan anak mereka, dengan demikian mereka bisa berbesanan. Namun sayangnya, istri mereka melahirkan bayi laki-laki semua. Akhirnya mereka mengubah kesepakatan itu, cucu merekalah yang akan mereka jodohkan kelak. Karena rasa sayang kepada sang Ayah, Bunga pun setuju untuk memenuhi wasiat yang telah disampaikan tersebut. Gadis itu bersedia menikah dengan Alvaro. Setelah menikah dia baru mengetahui bahwa suaminya adalah CEO di tempatnya bekerja. Selama ini dia tak pernah mengetahui siapa CEO dari perusahaan tempatnya bekerja. Dia pun tak pernah mau tahu. Gadis itu bekerja di sebuah kantor cabang dari perusahaan besar. Setelah menikah, Bunga mendapatkan promosi ke kantor pusat. Disanalah mereka bertemu dan Bunga baru mengetahui, siapa suaminya itu. Alvaro yang menganggap pernikahan itu sakral pun mulai berusaha untuk mendekati Bunga dan mengambil hatinya. Bahkan Alvaro berusaha agar cepat mendapatkan keturunan, agar ia bisa mengikat Bunga untuk tetap bersama dengannya. Bisakah Alvaro mempertahankan cintanya untuk Bunga? Apakah Bunga akhirnya bisa mencintai Alvaro dengan sepenuh hati?
Read
Chapter: bab 117 dunia tidak berakhir
Saat sarapan pagi, Bunga masih lebih banyak diam. Dia tidak ceria seperti biasanya. Alvaro mencoba memancing Bunga untuk berbicara seperti biasanya tali Bunga tetap saja menjawab seperlunya.Bunga pun tidak makan dengan lahap, dia mengunyah dengan pelan dan tidak bersedia ketika Alvaro ingin menambahkan lauk ke dalam piringnya. “Aku sudah kenyang, Sayang,” ujar Bunga kepada Alvaro .Alvaro tentu sedih melihat sang istri. Setelah sarapan pagi, ketika mereka kembali ke kamar untuk mengambil tas dan bersiap berangkat ke dokter, Bunga juga juga tidak bersikap seperti biasanya. “Kita pergi sekarang, Sayang?” tanya Alvaro sembari memegang pundak Bunga.“Uumm, ya. Apa kau sudah mencari kemana kita harus pergi?” tanya Bunga. Alvaro mengangguk cepat, dia segera mengambil telepon genggamnya, dan memeriksa kalau Joe sudah memberikan informasi. Tetapi belum ada, Alvaro segera menghubungi Joe.Bunga mengerutkan keningnya melihat Alvaro justru memeriksa pesan dan menelpon ketika dia bertanya
Last Updated: 2026-01-04
Chapter: negatif
Bunga merasa tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Dia melepaskan pelukan Alvaro seraya mendekat ke meja wastafel. Bunga meraih ketiga alat tespack tersebut.“Sayang, hasilnya negatif,” desah Bunga. Nada kecewa menyeruak di dalam suaranya. Sama seperti Bunga, Alvaro pun mengalami kekecewaan yang sama. Namun, ketika memandang wajah sang istri yang sudah sarat akan kesedihan, Alvaro segera menyembunyikan kekecewaannya.Alvaro pun mendekat ke arah Bunga, memastikan kalau Bunga membaca tespack itu dengan benar. Di dalam hati, sebenarnya Alvaro berharap hasilnya akan berbeda. Sedikit banyaknya Alvaro tahu kalau satu garis di tespack itu berarti negatif. “Tidak apa, Sayang. Kita hanya harus mencoba lagi. Kita masih punya banyak tespack, kita akan memeriksa lagi bulan depan,” ujar Alvaro . Dia mencoba membuat suaranya terdengar bersemangat, namun sepertinya gagal.Bunga secepatnya memandang Alvaro , menatap tajam ke dalam ruang matanya. Bunga mencari kejujuran, dia ingin tahu seberapa kece
Last Updated: 2025-12-09
Chapter: tespek
Menanti pagi membuat Bunga dan Alvaro merasa tak sabar. Setelah menghabiskan pizza sembari menonton serial drama kesukaan Bunga, mereka masih saja terjaga di atas tempat tidur.“Sayang,” panggil Alvaro sembari mencolek pinggang Bunga. Begitu Bunga melirik ke arahnya, Alvaro langsung mengedipkan matanya dengan manja.“Apa colek-colek?” tanya Bunga. Dia memegang tangan Alvaro yang tadi dengan usil menggodanya. “Tidak malam ini, Sayang. Aku lelah,” keluh Bunga.Alvaro merengut, sebenarnya dia hanya ingin bermanja pada Bunga. Alvaro tentu tidak ingin Bunga kelelahan. Apalagi ada indikasi mengenai kehadiran jabang bayi di dalam perut Bunga.“Iya deh, tapi kalau peluk-peluk saja boleh kan?” rengek Alvaro seperti anak kecil. Bunga mendekat pada sang suami yang tiduran di dekatnya kemudian memeluk lelaki itu.“Kau ini kenapa manja sekali sih?” ujar Bunga gemas. Bunga menciumi kening dan pipi Alvaro yang berbantal di pahanya.Alvaro berba
Last Updated: 2025-12-08
Chapter: Apotik
“Ikut,” rengek Bunga dengan manja. Alvaro segera menggelengkan kepalanya. Dia ingin Bunga diam dan beristirahat di rumah. Alvaro tak mau Bunga bertambah lelah. Belum lagi kalau nanti di jalan terjebak macet.“Aku hanya sebentar saja. Kau pasti pusing kan? Aku akan meminta Bibi membuatkan teh mint untukmu sementara aku pergi sebentar,” ujar Alvaro. Bunga menyerah. Alvaro tampaknya sedang tak bisa dipatahkan. Alvaro segera mengecup kening dan bibir Bunga kemudian beranjak selagi sang istri mempersilahkan dengan senyuman. Sebelum Bunga berubah pikiran, Alvaro melesat ke arah pintu kamar.“Sayang, jangan lupa!” seru Bunga. Alvaro terhenti, dia kemudian mundur dan berbalik. “Jangan lupa apa, Sayang?” tanya Alvaro.“Belikan aku pizza,” ujar Bunga. Alvaro mengacungkan jempolnya. “Siap, Sayang!” seru Alvaro, dia kemudian langsung melesat keluar kamar. Dia terlebih dulu ke dapur untuk meminta pelayan membuatkan teh untuk Bunga kemudian langsung ke garasi mobilnya.Sebentar saja, Alvaro suda
Last Updated: 2025-12-07
Chapter: bab 113
Hari ini adalah hari terakhir Alvaro dan Bunga berada di Amsterdam. Sore ini mereka akan berangkat menuju Jakarta kembali. Alvaro dan Bunga tak mau lagi keluar dari hotel. Mereka hanya memesan makanan dari layanan kamar di hotel itu.“Kenapa tidak mengajak keluar, Sayang? Apa trauma?” tanya Alvaro. Dia menghampiri Bunga yang sedang berdiri di depan jendela kamar itu.“Tidak, menghindari masalah saja. Siapa tahu nanti nyasar, malah bikin masalah, Sayang,” ujar Bunga. Sebenarnya ada hal lain yang dipikirkan oleh Bunga. Tapi, dia sendiri pun belum yakin untuk menyampaikannya pada Alvaro sekarang.‘Aku sudah terlambat datang bulan, apa aku ceritakan sekarang atau nanti saja ketika di Indonesia?’ pikir Bunga. Alvaro membaca wajah istrinya. Dia tahu persis kalua Bunga sedang memikirkan sesuatu.“Cepat ceritakan, apa yang sebenarnya sedang kau pikirkan, Sayang?” tanya Alvaro. Bunga berbalik, menatap Alvaro yang tadinya berada di belakangnya. Bunga tak tahan kalau menyembunyikan sesuatu dari
Last Updated: 2025-10-13
Chapter: bab 112 Tidur saja di luar
Setelah diperiksa secara intensif di rumah sakit, Bunga dan Alvaro diperbolehkan kembali ke hotel tempat mereka menginap tadi. Petugas medis dan rumah sakit itu menawarkan untuk mengantarkan mereka kembali ke hotel, tapi Bunga menolak. Dia ingin kembali dengan taksi saja bersama Alvaro saja, Bunga merasa enggan bila harus naik ambulans lagi. Alvaro sendiri juga merasa enggan diantarkan menggunakan fasilitas dari rumah sakit itu. Mereka sudah merasa kuat kembali.Keluar dari rumah sakit, Bunga dan Alvaro segera memesan taksi. Keesokan harinya mereka harus kembali ke Indonesia, dan mereka belum beristirahat sama sekali. Padahal, malam sudah cukup larut akibat kelamaan terlibat insiden di lift sebelumnya.Setelah sampai di hotel, pihak hotel itu sendiri langsung menyambut mereka. Dari pihak hotel tadi menginformasikan kalau mereka sudah mengamankan barang-barang Alvaro dan Bunga yang tertinggal di dalam lift, dan mereka akan mengantarkannya dengan troli. Seo
Last Updated: 2025-09-23
ONE Night Stand With CEO Tampan

ONE Night Stand With CEO Tampan

Warning. mohon bijak dalam memilih bacaan Dua tahun setelah kematian suaminya, Hana harus menemukan kenyataan kalau putra kecilnya mengidap leukemia. Hana tidak punya pilihan lain, dia harus mencari uang dalam jumlah banyak untuk biaya pengobatan anaknya. Situasi itu mempertemukan Hana dengan Devan. Devan, sang CEO yang angkuh karena patah hati bersedia memberikan banyak uang pada Hana asalkan Hana bersedia bermalam dengannya. Demi menyelamatkan putra kesayangannya, Hana pun terpaksa melakukannya. Seiring kebencian yang muncul di hati Hana kepada Devan yang telah membuatnya terpaksa melakukan hal itu, cinta di hati Devan justru tumbuh terhadap Hana. Devan merasa sangat menyesal ketika mengetahui kalau Hana tidur dengannya demi menyelamatkan putranya. Devan berusaha meminta maaf dan mendapatkan hati Hana. Akankah Hana memaafkan lelaki yang telah memanfaatkan dirinya? Bisakah Hana menghilangkan bayangan kelam dari malam ketika Hana merasa dia telah menjual diri demi uang? Bagaimanakah kisah cinta Hana dan Devan?
Read
Chapter: bab 109 - Berakhir Dengan Pernikahan
Hana sungguh takut saat ini, bisa bisa nya Devan bertingkah seperti itu di depan ibunya. Jangan di tanya bagaimana rasa gugup dan takutnya Hana saat ini. Dia terus sajaelihat ke arah Maya.Wanita itu tersenyum memejamkan matanya sambil mengangguk pelan dan tersenyum. Pertanda Jika dia sudah merestui hubungan mereka.Devan masih berlutut sambil melihat ke arah Hana Devan harap-harap cemas. Dia benar-benar takut saat ini. Dia berharap jika Hana akan menerimanya.Hana melihat ke arah Devan, kemudian melihat ke arah Aline, Maya dan juga anaknya. Mereka bertiga tersenyum ke arah Hana.Hana kembali melihat ke arah Devan dan tersenyum sambil mengangguk. “Iya, aku mau Devan. Aku mau jadi istrimu.” Hana akhirnya menerima DevanSetelah usai acara malam itu Devan mengantar Hana pulang kembali ke rumah. Berhubung waktu sudah malam Devan langsung pulang dan meminta Hana untuk beristirahat. Sedangkan Aline dan Bu Maya mereka pulang bersama-sama.
Last Updated: 2024-04-12
Chapter: bab 108 Ajakan Makan malam
“Tentu saja aku serius, mana pernah aku berbohong padamu,” jawab Aline. “Ya sudah aku hanya ingin menyampaikan itu padamu. Aku harus pulang sekarang.” Aline kemudian langsung melajukan mobilnya, meninggalkan apartemen Hana.Devan yang merasa begitu senang, dia langsung berjalan ke arah kamarnya dan bersiap-siap ingin bertemu dengan Hana.“Aku harus pergi menemuinya dan mengajaknya makan malam.”Devan kemudian menelepon Hana dan mengutarakan niatnya dia mengajak sana untuk makan malam bersama hari ini.Tidak menunggu waktu lama kini Devan sudah terlihat rapi dan siap untuk segera pergi ke rumah Hana. Dengan perasaan yang berbunga-bunga dia keluar dari rumahnya dan melajukan mobilnya ke apartemen Hana.Setelah menerima telepon dari Devan, Hana pun bersiap-siap ingin pergi makan malam dengan lelaki itu dia juga merasa sangat senang sekali.Hana lalu meminta pada Mbak Feni untuk menjaga Kendra terlebih dahulu dan menun
Last Updated: 2024-04-12
Chapter: bab 107 - Meyakinkan kembali
Rosiana merasa bersalah pada Aline. Entah mengapa tiba-tiba saja wanita itu teringat pada Aline.“Kamu benar-benar bodoh Ravi. Apa yang kau lakukan? Kamu menghancurkan masa depanmu sendiri. Dan lihat sekarang kamu harus menikah dengannya.” Rosiana benar-benar merasa kesal dengan apa yang dilakukan oleh Ravi. Dia tidak pernah menyangka jika Ravi akan berbuat segegabah itu. Raffi yang selalu memperhitungkan segala sesuatunya entah apa yang membuatnya menjadi begitu ceroboh dan melakukan kesalahan besar.“Aline, bagaimana dengan gadis itu? Pasti dia sudah mendengar berita ini. Aku harus datang menemuinya dan minta maaf padanya. Harusnya aku mendekatkan mereka sejak dulu.” Rosiana benar-benar menyesal dia tahu akan perasaan Aline pada Ravi anaknya.Rosiana langsung keluar dari ruangan Ravi dan berjalan ke arah ruangan kantor Aline. Dia akan menemui gadis itu sekarang. Rosiana tahu pasti kabar Ini sudah terdengar di telinganya. Paling pasti merasa sedih mendengar berita ini Rosiana berniat
Last Updated: 2024-04-11
Chapter: bab 106 - Kabar menggemparkan
Pagi ini Aline berangkat ke kantor tidak seperti biasanya suasana kantor kali ini sedikit berbeda. Sebagian besar karyawan tengah bergunjing. Aline hanya mengerutkan keningnya sambil melihat ke sisi kanan dan ke kiri sepanjang dia berjalan memasuki lobby kantor.“Ada apa dengan mereka. Kenapa semua orang bergunjing pagi-pagi. Seperti nggak ada kerjaan aja.” Aline berusaha mengabaikan suasana kantor pagi ini dia kemudian langsung masuk ke dalam lift.Aline naik ke lantai 5 tempat kantornya berada. Saat berjalan melewati koridor lagi-lagi setiap karyawan sedang bergosip.Aline hanya berjalan sambil melihat ke arah mereka. Dia kemudian masuk ke dalam kantornya, dan di dalam sana pun semakin gencar semua orang tengah berbisik-bisik.“Sebenarnya apa yang sedang mereka bicarakan. Sepertinya topik saat ini begitu menarik hingga seisi kantor membicarakannya.”Jujur saja Aline merasa penasaran Bagaimana bisa dari lantai 1 hingga lantai 5 semua karyawan berbisik dan sibuk bergosip. Bahkan merek
Last Updated: 2024-04-11
Chapter: bab 105 - Permintaan Maaf
Maya terdiam dia tidak bisa berkata apa-apa lagi. Maya benar-benar syok dengan kabar yang dia terima. Kakinya terasa lemas wanita paruh baya itu langsung terduduk di kursi. Sungguh Maya tidak menyangka jika Diva sampai hamil seperti ini.Setelah menyampaikan kabar dokter langsung masuk kembali, meninggalkan keluarga Diva.Kedua orang tua Diva yang juga syok mendengar kabar itu mereka langsung duduk dan melihat ke arah Maya.“Bagaimana ini mungkin?” Tanya Maya dia melihat dan menatap tajam ke arah kedua orang tua Diva. “Dengan siapa Diva hamil, anak siapa yang dia kandung?” Maya begitu menuntut dia tidak memberikan celah pada kedua orang tua Diva.Orang tua Diva sendiri juga tidak tahu jika anaknya hamil Mereka sendiri juga terkejut mendengar penuturan dokter.“Kami tidak tahu Bu anak kami itu anak baik-baik, itu pasti anak Devan. Kami tidak pernah melihat anak kami dekat dengan satu lelaki pun yang kami tahu satu-satunya lelaki yang
Last Updated: 2024-04-10
Chapter: Bab 104 – Kecelakaan
Akhir-akhir ini hubungan Hana dan Devan semakin dekat, mereka sering pergi makan siang bersama. Devan selalu meluangkan waktunya untuk Hana bahkan di hari libur Devan sengaja datang ke rumah Hana dan bermain dengan Kendra.Kali ini Devan benar-benar melakukan apa yang ingin dia lakukan mendekati sana dan menarik simpatinya. Berharap bisa meluluhkan hati wanita itu. Tidak hanya dengan Hana Devan pun mempererat hubungannya dengan Kendra. Devan sudah menganggap Kendra seperti anaknya sendiri. Dia menyayangi anak itu tulus walaupun Kendra bukan darah dagingnya.Tidak hanya itu Devan juga memberi proyek untuk membangun gedung kantor baru yang akan didirikan oleh Devan pada Hana.“Hana tolong bantu aku. Aku ingin kamu menangani proyek, membangun gedung kantor yang akan aku dirikan sebagai perusahaanku nanti.“Kamu ingin mendirikan perusahaan sendiri Devan?” Tanyanya dia begitu senang mendengar kabar yang diberitahukan padanya. Devan hanya menga
Last Updated: 2024-04-09
You may also like
DIPAKSA JADI JODOH
DIPAKSA JADI JODOH
Romansa · Namiya
1.1K views
Hello, My Destiny
Hello, My Destiny
Romansa · Awan Senja
1.1K views
Hamil Anak Bos
Hamil Anak Bos
Romansa · Jesslyn Kei
1.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status