MasukDua tahun pernikahan Drisanna harus diakhiri ketika wanita itu dijebak agar mendonorkan kornea serta ginjalnya untuk sang suami yang sakit-sakitan. Tidak hanya itu, ternyata ibu mertuanya berniat menikahkan sang suami dengan adik Drisanna, seorang gadis yang memang mahir mengambil hati dan memanipulasi keluarganya. Sanna sama sekali tidak menduga bahwa seseorang kemudian akan memalsukan kematiannya di meja operasi untuk menyelamatkannya! Pria itu menawarkan kontrak kesepakatan agar Sanna menjadi istrinya sebagai bayaran karena ia telah menyelamatkan Sanna dan bahkan memberikan Sanna kehidupan baru, lepas dari suami dan keluarganya yang telah menyia-nyiakannya. Namun, apakah benar masa lalu itu tidak akan kembali pada Sanna selamanya?
Lihat lebih banyak唐崎由紀は|幼馴染《おさななじみ》の塚原範経を連れて帰宅した。
「お帰り」と母の裕子が出迎えた。「今日は祥子ちゃんと一緒じゃないの?」
「祥子ちゃんは今日、お|家《うち》の引っ越しなの」と言いながら由紀は框を上がった。
範経の腕を引っ張って、長い廊下の奥へ入っていった。由紀を溺愛する父親が「女の子の部屋は二階でなくてはいけない」と言って、平屋の屋敷の奥にわざわざ由紀の部屋を増築した。だから廊下の突き当りに階段がある。
由紀は範経の手首をつかんだまま階段を上がり、自分の部屋のドアを開けた。奥の窓際にあるベットに範経を押し倒し、スカートをひらひらさせながら腹の上に馬乗りになった。
「答えてもらうわよ」と由紀。
「何を?」と範経。
「今日の放課後、音楽準備室で川田先生と何を話していたの?」と由紀。
「先生の小説の感想を話したんだ」と範経。
「なぜ国語の先生と小説の話をするのに音楽準備室に行ったの?」と由紀。
「静かに話せるからって、川田先生が……」と範経。
裕子はお茶とお菓子をのせた盆を手に由紀の部屋をノックしようとしたとき、由紀の大きな声が聞こえた。由紀は普段おとなしい娘なので裕子は少し驚いた。つい、聞き耳を立てた。
「それで川田先生と何を話したの?」と由紀。
川田先生は小説家と二足わらじをはく国語の若い先生だ。
「先生の新刊の感想を話したんだ」と範経。
「新刊をいつ買いに行ったの?」と由紀。
「先生がくれたんだ、先週の金曜日に」と範経。
裕子は範経が国語の先生からも目を掛けられていることに感心した。
「なんで範経にだけ新刊をあげるの?」と由紀。
「知らないよ」と範経。
「あら、そう。それで、それからどうしたの?」と由紀。
「それだけだよ」と範経が答えるや否や、パーンという音がした。裕子はびくっとした。由紀が範経の頬を張ったのだろう。
「私に隠し事するの?」と由紀。
「ごめん……」と泣き声で範経。
「それからどうしたの?」と由紀。
「先生と……先生と……」と範経。
「先生とキスしたんでしょ」と由紀。
「うん……」と範経。「でも……ぼく、そんなつもりじゃ……」
と、そのとき、ドアをトントンとノックする音が聞こえた。
由紀がダッと立ち上がってドアの前に駆け寄り、バンッとドアを開けた。お盆を持った母親が立っていた。
「いつからここにいたの!」と由紀。
「さっきからよ」と鬼の形相をした娘に裕子は答えた。
「お母さん、聞いていたのね!」と由紀。
「家じゅうに聞こえているわよ」と裕子。
小柄な範経がベッドで身を起こし、左ほほを赤くしながら涙をぬぐっている。
「範経君がかわいそうよ」と裕子は部屋に入り、コーヒーテーブルにお盆を置きながら言った。
「お母さんは出てって!」と由紀は言い、母親を部屋から追い出してドアを閉めた。
由紀はベットの縁に腰を掛けていた範経を再び押し倒した。
「範経、私の誕生日にキスしてって言ったら、まだ私達は子供だからダメだって言ったわよね」と由紀。「でも今日はキスしてもらうわ。祥子には悪いけど、でも川田先生に範経を取られるなんて許せない。もう、絶対に待たないから」
「いいわよね?」
由紀は範経に覆いかぶさって唇を合わせた。互いの舌先が触れたとき、由紀は我を失った。夢中で範経の首筋を両手で抱きかかえて押さえつけた。由紀の舌先が範経の口の奥にずるりと入ったとき、範経の体が脱力した。由紀は範経の舌を舌先に感じながら、範経の背中を優しくなでた。
由紀は起き上がるとシャツとスカートをさらりと脱いでから、範経のズボンのベルトを外した。
「由紀ちゃん、だめだよ……」と範経。
「もう一回言ったらまた叩くわよ」と由紀。「早く脱いで」
由紀は範経の隣に並んで布団をかぶった。
「避妊を……」と言った範経の口を由紀がキスでふさいだ。
……
日が暮れたころ、部屋のドアがノックされた。
由紀が「入らないで!」と言う前に母親の裕子が入って来て、ベットの前であきれ顔をした。
「あなたたち、すぐにお風呂に入りなさい。その間に布団を片付けておくから」と裕子が言った。なぜかすでに沸いていた風呂に二人で入った。
裕子は風呂から上がった由紀と範経を居間に呼んだ。裕子は由紀に避妊薬を飲ませ、「お父さんには内緒にするのよ。これからはちゃんと避妊をしなさい」とくぎを刺した。
裕子は二人に夕飯を食べさせ、おどおどとした範経を帰らせた。
“Mengapa kamu keluar dari sana?” Logan bertanya dengan heran. Pagi ini, jantungnya seakan berhenti berdetak saat ia berjalan menuju ruang makan dan menemukan Sanna melangkah keluar dari kamar mandi. Hanya mengenakan mantel mandi berwarna putih. Handuk putih terlilit di rambutnya dan kulitnya terlihat bersih. Tiap kamar di kediaman itu telah dilengkapi kamar mandi dan Sanna tak pernah berkeliaran di rumah ini hanya dengan mengenakan mantel mandi. “Air di kamar mandiku tidak mengalir,” ucap Sanna, “Aku sudah meminta bantuan Barney, tapi terpaksa menggunakan kamar mandi di sini,” tuturnya. Logan tak langsung menjawab. Manik mata hitamnya memandang Sanna dari ujung kepala hingga ujung kaki. Meski telah menikah selama beberapa minggu, Logan belum pernah melihat Sanna berpakaian terbuka. Kini kulit leher dan dada gadis itu terekspos, membuat leher Logan bergerak naik turun dengan gugup. “K—kalau begitu, aku harus bersiap sekarang,” ucap Sanna, kemudian berjalan cepat menuju kamarnya.
“Apakah kamu mencoba menggodaku?” Logan memandang dengan sorot menuduh. Sanna semakin bingung dibuatnya. Ia baru saja tiba dan tahu-tahu diberondong oleh banyak pertanyaan yang tidak ia mengerti. “Aku sama sekali tidak memiliki niat untuk melakukannya,” ucap Sanna, jujur. Manik mata hitamnya berkilau cerah, seakan transparan hingga ia dapat langsung ketahuan kapan pun ia berbohong. “Benarkah?” Salah satu alis terangkat naik. “Lalu, mengapa kamu tiba-tiba melakukan ini?” sergah pria itu. Sanna berkedip canggung. “Aku sudah memikirkan perkataanmu dan sesuai saran yang kau berikan, aku mencoba berubah. Aku tidak ingin menggunakan uang itu karena seluruh fasilitas ini sudah cukup. Aku tidak ingin merepotkan lagi,” tutur Sanna. Ia bersikap jujur saat mengatakannya. Bahkan, alasan Sanna memilih untuk bekerja adalah agar ia bisa menopang kebutuhannya sendiri. “Karena itu ….” Sanna berkata lagi. “Aku tidak akan mengganggumu lagi. Kau bisa membawa gadis ke kantor atau pergi ke mana pun.
Sejak awal, Logan tak terlalu memperhatikan penampilan Sanna. Mereka hanya melakukan pernikahan kontrak yang akan berakhir dalam waktu satu tahun, untuk apa ia memedulikan gadis itu? Jika Logan benar-benar akan menikah, jelas ia akan memilih wanita yang sesuai dengan seleranya. Kini, ia benar-benar terkejut dan hampir tak percaya jika Sanna dapat terlihat begitu cantik. Bahkan, sepanjang hari, Sanna membuat pikiran Logan sulit untuk fokus. Tiap kali gadis itu mendekat untuk memberikan berkas padanya, Logan akan kembali terpikat dan mengikuti tiap pergerakan Sanna. Dalam hati bertanya-tanya apakah itu benar Sanna, gadis buluk seperti kucing liar yang ia temukan di bawah derai hujan di jalan yang kotor? “Bagaimana, Tuan? Apakah Anda setuju untuk menjadikan aktor itu sebagai brand ambassador kita?” tanya seorang pria yang menjadi ketua tim pengiklanan itu. Logan tak langsung menjawab. Sejak dua menit lalu, pria itu justru menatap ke arah Sanna dan mengabaikan presentasi yang d
Sanna sengaja berangkat pagi-pagi sekali. Sekarang baru pukul tujuh pagi dan sopirnya sudah menurunkan gadis itu di depan sebuah klinik kecantikan. Ia telah mencari sepanjang malam dan tempat ini satu-satunya klinik yang buka sejak pagi. Sepanjang malam, Sanna telah memikirkan perkataan Logan dan pria itu benar. Seharusnya Sanna memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan dirinya. Oleh sebab itu, Sanna memulai dengan penampilannya. Sanna menoleh ke kanan dan kiri, tampak canggung. Ini kali pertama ia datang ke salon kecantikan. Seperti gajah masuk kota, Sanna tak tahu ke mana ia harus pergi dan apa yang harus ia lakukan. … apakah ia langsung masuk saja? pikirnya. “Apa yang kau lakukan di sini, Nona?” Seorang pria tiba-tiba bertanya. Refleks, Sanna menoleh dengan waspada. Ia sedikit kaget menemukan pria berbadan tegap dan jangkung yang berdiri di sisinya. Garis wajahnya terlihat tegas, dengan hidung mancung dan alis tebal. Sekilas, Sanna teringat akan Logan yang memiliki






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.