author-banner
Fitria callista
Fitria callista
Author

Novel-novel oleh Fitria callista

Obsesi Gila Atasan Suamiku

Obsesi Gila Atasan Suamiku

Namaku Alina Nigel, aku berasal dari desa sudah menikah dengan suamiku selama 7 tahun. Aku dan suamiku hidup sangat bahagia, suamiku Nolan Anjasmara sangat baik dan penyayang, semua kebahagiaan itu hilang sampai seorang pebinor merusak pernikahan bahagia kami. "Bukankah Presdir Kai bisa mencari wanita yang cantik dan masih lajang?" Sebuah pertanyaan yang mengganjal dalam benakku seraya menatap wajahnya yang tampan. Presdir. Kaiden Yeshua menatapku dengan tatapan dalam, "Kamu memang seharusnya menjadi milikku Alina. Sebenarnya suamimu tidak sebaik yang kamu lihat, diam-diam dia sudah menghamili wanita lain." Aku langsung menampar Presdir Gila itu, dan pergi meninggalkannya begitu saja.
Baca
Chapter: Bab 148. Membalas Kaiden.
Jika Risma nampak terpukul dengan kematian ibunya, hal berbeda dengan Nolan. Ia malah merasa lega, akhirnya ibunya yang hidup penuh beban dan tidak memiliki pilihan memilih mengakhiri hidupnya. Nolan adalah saksi hidup untuk semua penderitaan yang di alami ibunya, dulu Nolan pernah menawarkan ibunya untuk pergi meninggalkan keluarga Anjasmara. Tapi kakek Tora mengancam akan menyakiti Risma, dan akan membuat Rita menjadi kambing hitam atas semua masalah pelik yang terjadi di keluarga Anjasmara. Rita akan menanggung semua konsekuensi atas meninggalnya kedua orang tua Alina, Rita tentu saja tidak bisa menanggung semua itu. Karena dirinya sendiri memiliki tanggung jawab untuk membesarkan Nolan dan Rita. Dalam kehidupan ini, semua orang mencari aman. Hanya bisa mengambinghitamkan orang yang lemah. Sementara itu, di tempat lain. Alina terdiam di pelukan Dika, tubuhnya terbalut dalam gelap yang remang-remang dari lampu landasan. Posisi tubuhnya seperti karung beras, tak berdaya dan
Terakhir Diperbarui: 2026-02-13
Chapter: Bab 147. Kehamilan Risma.
Vino tahu benjolan itu tumbuh di titik rahim yang sulit untuk dioperasi. Karena itu, ia tidak menjawab ucapan Kaiden. Sebagai dokter kandungan, Vino paham bahwa peluang Risma untuk selamat atau bisa hamil lagi setelah operasi sangat kecil. Jika rahimnya diangkat, operasi dengan tingkat keberhasilan lebih tinggi, Vino ragu istrinya mau menerima keputusan itu, mengingat Risma adalah sosok yang keras kepala. Tak lama kemudian, Nolan keluar dari ruangan dengan ekspresi wajah yang begitu sedih. Kaiden menatap Vino seolah bertanya, apakah Nolan sedih karena mengetahui penyakit Risma, ataukah karena hal lain seperti Alina.Namun Vino hanya mengangkat bahu, karena ia tidak tahu apa yang sedang dibicarakan kakak beradik itu.Nolan menatap Kaiden dengan mata yang penuh pergulatan. Ia masih tidak mempercayai semua kenyataan ini, atau mimpi buruk yang tak kunjung usai? Kaiden, yang selama ini dianggapnya temannya sendiri, ternyata menjadi sosok yang merusak rumah tangganya sebagai selingku
Terakhir Diperbarui: 2026-02-13
Chapter: Bab 146.
Kaiden melangkah tergesa-gesa menaiki tangga menuju lantai paling atas rumah sakit, napasnya memburu dan dada sesak oleh kekhawatiran yang membakar. Setiap detik terasa seperti jarum tajam menusuk hati ketika namanya terucap lirih, "Alina …" Suaranya bergetar, menyiratkan ketakutan yang jarang tampak di balik sosok tegas dan dinginnya. Begitu langkahnya mendekati ruangan Alina, pemandangan yang dia temui membuat darahnya hampir membeku. Empat bodyguard andalannya tergeletak tak berdaya di sudut ruangan, wajah mereka berkerut menahan sakit, sementara keenam bodyguard yang bersembunyi lenyap tanpa jejak, meninggalkan ruang sunyi yang tak beraturan. Kaiden melangkah cepat ke arah ranjang, harapan terakhirnya menatap sosok Alina yang selalu jadi alasan di balik segala keberaniannya. Namun yang tersisa hanyalah kasur kosong dan sunyi yang membelit dada. Kepalan tangannya mengepal kuat, suara geram keluar dari bibirnya, "Sial!" Matanya menyala penuh kemarahan sekaligus ketakutan
Terakhir Diperbarui: 2026-02-12
Chapter: Bab 145. Semakin di tahan, akan semakin terangsang. 
"Ah ... " Desah Alina. Dika menjambak rambut Alina, lalu berbisik, "teruslah mendesah. Akhirnya kamu menunjukan wajah aslimu yang binal itu." Kesadaran Alina kembali, walupun sedikit. Ia mengigit bibirnya keras-keras, walaupun hanya kesadaran samar. Ia tetap harus mempertahankannya. "Kaiden tolong aku!" Gumam Alina tanpa sadar. Untungnya Dika tidak mendengarnya. Alina merasakan denyut yang semakin kuat di seluruh tubuhnya setelah berusaha menahannya, suntikan perangsang dari Dika memiliki efek lain. Semakin di tahan, akan semakin terangsang. Napasnya memburu, matanya berkaca-kaca, dan tangan-tangannya gemetar saat ia hampir melepas kancing bajunya yang putih tipis. Namun, tepat saat jarinya menyentuh kancing itu, tangan Dika tiba-tiba menahan gerakannya dengan kuat. Tatapan Dika berubah tajam, penuh kewaspadaan, lalu ia mengalihkan pandangannya ke arah kursi depan dengan wajah tegang. "Hentikan mobilnya, kalian keluar dulu!" perintah Dika tanpa kompromi. Putra dan A
Terakhir Diperbarui: 2026-02-12
Chapter: Bab 144. Suntikan perangsang.
Alina mendorong tubuh Dika. Dika yang batinnya terguncang karena kehilangan adiknya, di tambah sikap kedua orang tua kandungnya yang begitu mengecewakannya. Membuat Dika sekarang ini benar-benar kehilangan akal. Dika malah semakin terprovokasi karena penolakan Alina. Tangan Dika mulai menjalar menelusuri lekuk tubuh Alina. Naluri untuk bertahan Alina bangkit, ia langsung mengigit bibir Dika dengan keras. "Kamu mengigit ku!!" Ujar Dika dengan nada marah. Ia menatap Alina dengan tajam, lalu mencengkramnya dagunya. "Sepertinya aku terlalu bersikap baik sama kamu, jadi bisa membuatmu bisa bersikap seenaknya seperti ini." Ekspresi wajah Dika begitu menyeramkan. Ia mengambil sebuah kotak yang berisi sebuah suntikan dari tasnya. Putra menegur, "Dika, Alina sedang hamil. Kamu jangan lupa tujuan kita apa?" Dika tersenyum miring, "aku tahu. Tapi wanita ini berani menolakku, aku harus berikan pelajaran sama dia." Putra hanya bisa menghembuskan napas kasar. Ia lalu m
Terakhir Diperbarui: 2026-02-11
Chapter: Bab 143. Dika posesif pada Alina.
Kedua tangan Dika terkepal, ia malah menarik Alina dalam pelukannya. "Mulai sekarang kamu nggak boleh memikirkan pria lain selain aku!" Kata Dika posesif. Alina menjauhkan tubuh Dika. "Hubungan kita hanya di dasari kesepakatan, aku harap kamu bisa mengerti dan tidak melakukan hal yang melampaui batas." Ucapnya dengan nada dingin. Kedua tangan Dika terkepal. "Kamu menolakku?" Katanya dengan nada marah. Tubuh Alina bergidik, setelah semua hal yang ia lalui. Baru kali ini ia merasa semuanya sangat melelahkan. Bayang-bayang keseharian yang tenang dan damai saat bersama Nolan menghilang, walaupun rutinitas itu sangat membosankan. Tapi sekarang Alina begitu merindukannya, setelah terjebak dengan Kaiden. Sekarang ia malah masuk ke dalam jerat Dika. Pupil mata Alina membulat, saat membayangkan kehidupannya nanti akan jauh dari rasa tenang. Tiba-tiba ia teringat ucapan Kaiden, "Alina aku nggak akan lepasin kamu!" "Walaupun ke ujung dunia pun, aku pasti akan dapatin kamu.
Terakhir Diperbarui: 2026-02-09
Ibu Susu Bayi Mafia Kejam

Ibu Susu Bayi Mafia Kejam

Dilara Amel harus menelan pil pahit kala dokter mengatakan jika bayi yang dilahirkannya meninggal dunia. Parahnya, suami dan ibu mertuanya malah menuduh Dilara meminum pil penggugur dan menjebloskannya ke dalam penjara. Saat ia putus asa, sang ayah datang dan menawarkan pertolongan dengan sebuah syarat: Dilara harus menyusui bayi milik mafia kejam. Akankah Dilara menerimanya atau justru memilih menderita dalam penjara?
Baca
Chapter: bab 163 TAMAT
Alfa sudah tahu, tentang kekacauan pesta ulang tahun keponakannya yaitu Dinara bahkan menelan banyak sekali korban. Walaupun beberapa berita sudah tidak meninggalkan jejak, Alfa yang juga memiliki IQ yang tinggi tentu saja dengan mudah membuka kodenya. Didalam mobilnya, Alfa bertanya pada asisten pribadinya. "Apakah penembak jitu dan ninja yang kita sewa sudah standby disana?" "Sudah Tuan, ada 100 penembak jitu dan 200 ninja yang mengepung disana. Bahkan 200 orang kita lagi juga akan datang menyusul," sahut asisten pribadinya. Alfa tersenyum puas. Walaupun dia harus menguras dua pertiga hartanya untuk melakukan penyerangan sekarang ini. Dia sama sekali tidak keberatan, mengingat semua hal yang terjadi sekarang ini akibat ulah putranya. "Aku harus melakukan perhitungan pada Laras!" Tak berselang lama, mobil yang ditumpanginya berhenti di mansion mewah milik David. Bangunan yang sebelumnya terkena bom, sekarang sudah diperbaiki. Laras sedang duduk santai dihal
Terakhir Diperbarui: 2025-05-14
Chapter: bab 162
"Dinara, kamu tidak perlu malu. Karena bagaimana pun juga kamu adalah pewaris tunggal semua kekayaan milik mamah dan juga ayah," ucap Dilara lembut pada putri semata wayangnya Dinara. "Tapi Mah, aku itu gak suka dandan sama berpakaian lebay seperti ini." kilah Dinara yang notabene memiliki watak tomboy. Berdandan cantik seperti seorang Princess sungguh hal yang Dinara benci. "Dinara kamu itu seorang perempuan. Dan pengumuman ini di lihat oleh banyak orang, apakah kamu ingin membuat ke dua orang tua mu ini malu?" Dilara berusaha keras untuk menasehati putrinya. Wajah Dinara semakin buruk, tapi dia tentu saja tidak bisa menolak keinginan ibunya. "Melihatmu dengan kaos oblong dan juga celana jeans bolong bolong!" tegur Dilara, suaranya terdengar masih begitu lembut. Karena Dilara tahu dan juga hafal watak putrinya. Semakin di kerasi, Dinara malah akan semakin memberontak. Ekspresi wajah Dinara tiba- tiba berubah ceria. "Tapi nanti aku memperkenalkan pacar ku ya, Mah!"
Terakhir Diperbarui: 2025-05-14
Chapter: bab 161
Dilara merasa bingung memikirkan dampak yang mungkin terjadi setelahnya, namun hati nya yakin bahwa ini langkah yang baik agar Dinara dihormati dan bisa menerima tanggung jawab yang sesuai dengan posisinya yaitu sebagai pewaris tunggal. "Semoga keputusan kita ini tepat, sayang, dan Dinara bisa menjadi pewaris yang baik dan dapat mengendalikan kekayaan keluarga dengan bijaksana," harap Dilara. "Namun, alasan ku bukan itu saja... Saatnya semua orang tahu bahwa Dinara adalah putri keturunan orang berpengaruh di negeri ini. Saatnya mereka tunduk padaku," ujar Dilara dengan yakin, wajahnya menunjukkan tekad yang kuat. Beberapa hari lalu, saat Dinara sedih. Dilara sudah memikirkan dengan matang, bisa jadi alasannya putrinya sedih karena menindasnya. Walaupun dia tahu, putrinya tomboy dan tidak mudah ditindas. Tapi bukankah hal itu bisa saja terjadi? Dia teringat masa lalunya yang penuh dengan kesusahan dan kehilangan. Ketika ia hidup dalam kemiskinan, tanpa uang dan menjadi bulan-b
Terakhir Diperbarui: 2025-05-13
Chapter: bab 160
Saat Devan baru pulang dari sekolah, ada seorang pria paru baya yang mengejarnya. Pria paruh baya itu memiliki bekas luka yang sangat mengerikan. Devan tidak bisa mengenali dengan jelas, wajah pria itu. "Apakah kamu mau ikut denganku? Laras dan Etnan bukan kedua orang tua kandungmu!" ujarnya, tapi Devan tidak percaya. Dia malah pergi meninggalkan pria itu seraya mengumpat, "Dasar gila!" Lalu Devan buru-buru masuk ke dalam rumahnya. Sementara Pria itu hanya bisa memandang punggung Devan yang menjauh. Seorang pria menghampirinya, "Tuan Alfa. Apakah kita perlu memaksanya dengan menunjukkan bebarapa bukti." "Nggak perlu, aku nggak ingin terlalu memaksanya. Laras itu terlalu licik, bahkan dia adalah orang yang menjebak ku dan Keira." "Gara-gara dia, Keira sudah tiada. Bahkan dia juga sengaja menyiksa Devan selama ini!" imbuh Alfa. Pria yang ingin menemui Devan adalah Alfa Moyes, sepupu David. Dari awal Alfa memang berniat untuk jujur tentang Keira yang menga
Terakhir Diperbarui: 2025-05-13
Chapter: bab 159
Semakin mendapatkan penolakan dari Devan, Dinara malah akan semakin mengejarnya. Sementara itu, didalam kelas. Mara bingung, melihat Devan yang dulu pernah menolak cintanya, tapi tiba-tiba berubah terus menempel padanya. "Devan, apakah kamu ingin membuat Dinara cemburu dengan kedekatan kita?" tanya Mara yang bisa mengerti isi hati Devan. Tapi bisa dekat dengan Devan sebagai sepasang kekasih adalah impiannya, Mara tahu. Hati Devan hanya untuk Dinara. Devan diam. Mara yang tahu kepribadian Devan lebih dari siapapun memilih untuk tidak memaksa. Bahkan dia juga tahu, tentang perilaku keji Laras pada Devan. Sepulang sekolah, Dinara yang sudah selesai mengerjakan ujian terakhirnya menunggu Devan. Dinara bersender pada dinding, wajahnya sangat cantik dan kulitnya seputih salju. Walaupun Dinara memiliki gaya tomboy, tapi hal itu malah menambah kecantikan dalam dirinya. Devan masih bisa merasakan, jantungnya berdegup begitu kencang. Namun, dia yang dari a
Terakhir Diperbarui: 2025-05-13
Chapter: bab 158
Etnan bingung, melihat istrinya yang tiba-tiba bersikap baik kepada Devan. Bisanya istrinya akan memberikan makanan sisa atau hanya tempe dan sayuran, itu pun hanya diberikan sedikit. Tapi hal yang sekarang ini terjadi sungguh berbeda. Melihat pandangan suaminya, Laras pun bertanya, "kenapa melihatku seperti itu?" Etnan buru-buru menggeleng, tapi sebelum dia bisa melanjutkan ucapannya. Laras berkata lagi, "Bukankah katanya kamu ingin aku baik kepada Devan? Tapi aku baik seperti ini, kenapa kamu malah heran?" Etnan yang tidak mau terus bertengkar didepan Devan memilih mengalah, mengingat hari ini adalah momen yang paling ditunggu oleh anak yang sangat disayanginya itu. Ia memilih diam dan melanjutkan makanan didepannya. Laras memberikan sesuatu pada Devan, "tolong nanti serahkan ini pada pacarmu!" "Boneka?" Tanya Devan memasang ekspresi bingung. "Aku nggak tahu, Mah. Dinara suka atau tidak?" Etnan yang mendengar nama Dinara disebut, sontak merasa tidak asing dengan
Terakhir Diperbarui: 2025-05-12
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Demi uang, ayah kandungnya menjual Naura Serene kepada seorang pengusaha nomor 1 di negeri ini. Naura akan dijadikan tumbal dengan menjadi pengantin untuk anak pengusaha nomor 1 yang sudah terbujur kaku didalam peti mati. Saat prosesi pernikahan berlangsung, Naura dimasukkan kedalam satu peti mati bersama suaminya dan dikubur bersama. Akankah Naura bisa mengeluarkan suaminya dan dirinya dari alam kematian?
Baca
Chapter: bab 91 Tamat.
Suara tangisan bayi lahir pun terdengar, dari balik kabut asap terlihat Helena dan juga dewa vampir. Liam sempat membeku, tubuhnya tiba-tiba bergetar hebat karena ketakutan, "Kalian jangan bawa istri dan anakku!" Helena menatap suaminya, wajahnya nampak sedih. Para dokter yang membantu persalinan tiba-tiba pingsan. Bahkan bayi yang sebelumnya nampak menangis kencang, sekarang sudah tidak terdengar suaranya lagi. Waktu sekarang ini seakan berhenti, hanya Liam dan Naura yang masih sadar. Sementara Naura sendiri, ntah kenapa ia merasa tubuhnya bugar seperti tidak terjadi apapun. Ia ingin mengambil bayi yang ada di sampingnya, tapi bayinya langsung di ambil Helena. Sebelumnya Naura masih belum menyadari, apa yang terjadi di ruang persalinan. Setelah tubuhnya bugar, kesadarannya pulih seratus persen. Akhirnya ia menyadari, kalau terjadi sesuatu yang tak biasa di ruang persalinan. Wajah Naura sangat tegang. "Ibu mertua ... " kata Naura dengan tatapan berkaca-kaca, s
Terakhir Diperbarui: 2025-10-28
Chapter: bab 90 Steven melepaskan Naura.
"Naura, apakah aku masih memiliki kesempatan?" Tanya Steven, sekarang ini ia sedang duduk di kursi sofa yang ada di rumah Naura. Naura menyesap tehnya, lalu ia menggelengkan kepalanya. "Bukankah dari awal kamu mengatakan kita hanya akan menjadi teman? Jujur, aku sudah nggak ingin membuka hatiku untuk siapa- pun." Steven menghembuskan napas kasar. Naura yang melihat wajah muram Steven, sedikit merasa takut kalau sampai tiba-tiba Steven mencekik lehernya karena marah, tapi ia buru-buru menghilangkan segala pemikiran buruknya itu. Steven yang bisa menebak apa yang sekarang ini ada didalam pikiran Naura, berkata dengan nada lembut. "I'ts okey kalau kamu nggak bisa. Naura aku nggak akan memaksamu, kalau begitu aku akan pamit pergi ke luar negeri." Naura menatap Steven dengan tatapan terkejut, "Keluar negeri?" tanyanya. Ia sangat terkejut, mengingat selama ini Steven tidak membahas tentang pergi ke luar negeri. Steven menganggukkan kepalanya. "Ibuku mengkhawatirkan aku, kala
Terakhir Diperbarui: 2025-10-27
Chapter: bab 89 Perpisahan.
Hari ini Liam merasa sangat sedih, karena harus melepaskan ibunya dan juga Sania yang pergi bersama dewa vampir untuk meninggalkan dunia ini. Bukan hanya itu saja, Yanuar dan juga Victor juga ikut. Walaupun sedih, tapi ada kelegaan dari dalam diri Liam. Kalau Daniel juga ikut pergi. Sementara Naura, nampak terisak. Tangannya memegang tangan ibunya, seakan enggan melepaskan. "Meskipun ibu di nobatkan menjadi orang terburuk di dunia ini, kamu tetap ibu yang terbaik untukku ... " ujar Naura penuh kepedihan, seraya melepaskan ibunya. Karina hanya bisa mengangguk sedih, bagaimana pun juga Naura darah dagingnya. Memangnya awalnya ia membenci Naura dan enggan membesarkan gadis itu. Tapi setelah beberapa waktu bersama, Karina sadar ia sangat menyayangi Naura. Kebersamaan dengan putrinya itu akan menjadi kenangan yang berharga. Tiba-tiba Karina berteriak kesakitan, saat Yanuar menarik tali gaib yang membuat lehernya tercekik. "Kamu harus membayar semua kejahatan yang ka
Terakhir Diperbarui: 2025-10-24
Chapter: bab 88
Akhirnya Naura bisa keluar dari kampus itu dengan selamat, setelah Helena menyetujui semua permintaan suaminya. Ia masuk ke dalam mobil Helena bersama dengan Helena, sedangkan Steven ntah pergi kemana. "Naura, aku mau menitipkan Liam padamu. Bagaimana pun juga, dia itu jodohmu," ujar Helena dengan ekspresi sedih. Naura memegang tangan Helena, guna menenangkan ibu mertuanya yang terlihat tidak tenang. "Aku akan berusaha untuk memafkan Liam. Tapi aku minta maaf, karena aku nggak bisa berjanji." Helena menghembuskan napas kasar, "Baiklah. Aku nggak akan memaksamu. Aku hanya ingin mengatakan, setelah ini aku dan Sania akan kembali ke alam vampir. Aku harap kamu jaga diri dan Liam dengan baik." Naura terkejut, "Bibi Sania ikut?" Helena menjawab, "Iya. Karena sebenarnya dia juga bagian dari kaumku. Makanya dia satu-satunya orang yang paling mengerti aku di bandingkan siapapun." Sementara itu, di tempat lain. Yanuar sedang berbicara dengan dewa vampire. "Kamu nggak bis
Terakhir Diperbarui: 2025-10-21
Chapter: bab 87 Kedatangan dewa vampir.
Akhirnya Naura memilih untuk pergi ke kamar mandi umum kampus, dari pada membuatnya semakin pusing. Ia tidak memilih salah satu dari mereka. Saat keluar dari kamar mandi, hanya Steven yang ada disana. Liam dan Daniel sudah tidak ada. Tapi sekarang Naura merasa aneh, dengan suasana kampus. Kenapa ia merasa jika para penghuni kampus seperti boneka? Tingkah dan sikap mereka terlihat begitu datar. Bahkan wajah mereka terlihat sangat pucat. Lalu tatapanya beralih ke arah Steven yang sekarang ini sedang menatapnya. "Naura, ada apa?" tanya Steven. Sebenarnya Naura ingin sekali menanyakan tentang keberadaan Liam dan Daniel pada Steven, tapi ia takut kalau disangka dirinya masih peduli dan menyimpan perasaan. Jadi ia memutuskan untuk tidak banyak bertanya. "Ayo kita kembali ke kelas!!" titah Steven. Naura mengangguk, walaupun sekarang ia merasa perasaannya tidak enak. Tapi Steven yang sebelumnya bucin padanya, nggak mungkin memiliki niat menyakitinya bukan?
Terakhir Diperbarui: 2025-10-20
Chapter: bab 86 Naura pusing mengahadapi Liam, Daniel, Yanuar dan Steven di kampus.
"Steven…" ujar Liam dengan suara tercekat, matanya membelalak saat sosok itu melangkah masuk ke ruang perkuliahan di universitas Taruna. Wajahnya yang dulu penuh semangat kini menampilkan ekspresi tenang namun tajam, mengenakan jas dosen yang rapi, membawa aura berbeda dari yang pernah mereka kenal. Daniel dan Naura yang berada di dekatnya juga tak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka; Daniel menggigit bibir bawahnya, sementara Naura menatap Steven dengan campuran rasa penasaran dan was-was. Hanya Yanuar yang tetap bersikap santai, seperti sudah menduga kedatangan Steven sejak lama. "Kalau kamu sudah tidak mau memberikan kesempatan untuk Liam dan Daniel," suara Steven terdengar dalam namun penuh makna, "sepertinya aku yang masih memiliki kesempatan." Ada nada menantang dalam ucapannya, seolah ingin membuka babak baru dalam hubungan mereka yang penuh ketegangan. Sebelum Naura sempat menjawab, Steven berbalik dan melangkah ke depan kelas, membalik halaman materi kuliah
Terakhir Diperbarui: 2025-10-16
Anda juga akan menyukai
Tunggu Pembalasanku, Mas!
Tunggu Pembalasanku, Mas!
Rumah Tangga · Ade Esriani
33.3K Dibaca
Bukan Wanita Impian Suamiku
Bukan Wanita Impian Suamiku
Rumah Tangga · Astika Buana
33.3K Dibaca
JERAT GAIRAH SANG SAHABAT
JERAT GAIRAH SANG SAHABAT
Rumah Tangga · Yenika Koesrini
33.3K Dibaca
Istri Pesanan CEO
Istri Pesanan CEO
Rumah Tangga · Zizara Geoveldy
33.3K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status