author-banner
Fitria callista
Fitria callista
Author

Novels by Fitria callista

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Demi uang, ayah kandungnya menjual Naura Serene kepada seorang pengusaha nomor 1 di negeri ini. Naura akan dijadikan tumbal dengan menjadi pengantin untuk anak pengusaha nomor 1 yang sudah terbujur kaku didalam peti mati. Saat prosesi pernikahan berlangsung, Naura dimasukkan kedalam satu peti mati bersama suaminya dan dikubur bersama. Akankah Naura bisa mengeluarkan suaminya dan dirinya dari alam kematian?
Read
Chapter: bab 91 Tamat.
Suara tangisan bayi lahir pun terdengar, dari balik kabut asap terlihat Helena dan juga dewa vampir. Liam sempat membeku, tubuhnya tiba-tiba bergetar hebat karena ketakutan, "Kalian jangan bawa istri dan anakku!" Helena menatap suaminya, wajahnya nampak sedih. Para dokter yang membantu persalinan tiba-tiba pingsan. Bahkan bayi yang sebelumnya nampak menangis kencang, sekarang sudah tidak terdengar suaranya lagi. Waktu sekarang ini seakan berhenti, hanya Liam dan Naura yang masih sadar. Sementara Naura sendiri, ntah kenapa ia merasa tubuhnya bugar seperti tidak terjadi apapun. Ia ingin mengambil bayi yang ada di sampingnya, tapi bayinya langsung di ambil Helena. Sebelumnya Naura masih belum menyadari, apa yang terjadi di ruang persalinan. Setelah tubuhnya bugar, kesadarannya pulih seratus persen. Akhirnya ia menyadari, kalau terjadi sesuatu yang tak biasa di ruang persalinan. Wajah Naura sangat tegang. "Ibu mertua ... " kata Naura dengan tatapan berkaca-kaca, s
Last Updated: 2025-10-28
Chapter: bab 90 Steven melepaskan Naura.
"Naura, apakah aku masih memiliki kesempatan?" Tanya Steven, sekarang ini ia sedang duduk di kursi sofa yang ada di rumah Naura. Naura menyesap tehnya, lalu ia menggelengkan kepalanya. "Bukankah dari awal kamu mengatakan kita hanya akan menjadi teman? Jujur, aku sudah nggak ingin membuka hatiku untuk siapa- pun." Steven menghembuskan napas kasar. Naura yang melihat wajah muram Steven, sedikit merasa takut kalau sampai tiba-tiba Steven mencekik lehernya karena marah, tapi ia buru-buru menghilangkan segala pemikiran buruknya itu. Steven yang bisa menebak apa yang sekarang ini ada didalam pikiran Naura, berkata dengan nada lembut. "I'ts okey kalau kamu nggak bisa. Naura aku nggak akan memaksamu, kalau begitu aku akan pamit pergi ke luar negeri." Naura menatap Steven dengan tatapan terkejut, "Keluar negeri?" tanyanya. Ia sangat terkejut, mengingat selama ini Steven tidak membahas tentang pergi ke luar negeri. Steven menganggukkan kepalanya. "Ibuku mengkhawatirkan aku, kala
Last Updated: 2025-10-27
Chapter: bab 89 Perpisahan.
Hari ini Liam merasa sangat sedih, karena harus melepaskan ibunya dan juga Sania yang pergi bersama dewa vampir untuk meninggalkan dunia ini. Bukan hanya itu saja, Yanuar dan juga Victor juga ikut. Walaupun sedih, tapi ada kelegaan dari dalam diri Liam. Kalau Daniel juga ikut pergi. Sementara Naura, nampak terisak. Tangannya memegang tangan ibunya, seakan enggan melepaskan. "Meskipun ibu di nobatkan menjadi orang terburuk di dunia ini, kamu tetap ibu yang terbaik untukku ... " ujar Naura penuh kepedihan, seraya melepaskan ibunya. Karina hanya bisa mengangguk sedih, bagaimana pun juga Naura darah dagingnya. Memangnya awalnya ia membenci Naura dan enggan membesarkan gadis itu. Tapi setelah beberapa waktu bersama, Karina sadar ia sangat menyayangi Naura. Kebersamaan dengan putrinya itu akan menjadi kenangan yang berharga. Tiba-tiba Karina berteriak kesakitan, saat Yanuar menarik tali gaib yang membuat lehernya tercekik. "Kamu harus membayar semua kejahatan yang ka
Last Updated: 2025-10-24
Chapter: bab 88
Akhirnya Naura bisa keluar dari kampus itu dengan selamat, setelah Helena menyetujui semua permintaan suaminya. Ia masuk ke dalam mobil Helena bersama dengan Helena, sedangkan Steven ntah pergi kemana. "Naura, aku mau menitipkan Liam padamu. Bagaimana pun juga, dia itu jodohmu," ujar Helena dengan ekspresi sedih. Naura memegang tangan Helena, guna menenangkan ibu mertuanya yang terlihat tidak tenang. "Aku akan berusaha untuk memafkan Liam. Tapi aku minta maaf, karena aku nggak bisa berjanji." Helena menghembuskan napas kasar, "Baiklah. Aku nggak akan memaksamu. Aku hanya ingin mengatakan, setelah ini aku dan Sania akan kembali ke alam vampir. Aku harap kamu jaga diri dan Liam dengan baik." Naura terkejut, "Bibi Sania ikut?" Helena menjawab, "Iya. Karena sebenarnya dia juga bagian dari kaumku. Makanya dia satu-satunya orang yang paling mengerti aku di bandingkan siapapun." Sementara itu, di tempat lain. Yanuar sedang berbicara dengan dewa vampire. "Kamu nggak bis
Last Updated: 2025-10-21
Chapter: bab 87 Kedatangan dewa vampir.
Akhirnya Naura memilih untuk pergi ke kamar mandi umum kampus, dari pada membuatnya semakin pusing. Ia tidak memilih salah satu dari mereka. Saat keluar dari kamar mandi, hanya Steven yang ada disana. Liam dan Daniel sudah tidak ada. Tapi sekarang Naura merasa aneh, dengan suasana kampus. Kenapa ia merasa jika para penghuni kampus seperti boneka? Tingkah dan sikap mereka terlihat begitu datar. Bahkan wajah mereka terlihat sangat pucat. Lalu tatapanya beralih ke arah Steven yang sekarang ini sedang menatapnya. "Naura, ada apa?" tanya Steven. Sebenarnya Naura ingin sekali menanyakan tentang keberadaan Liam dan Daniel pada Steven, tapi ia takut kalau disangka dirinya masih peduli dan menyimpan perasaan. Jadi ia memutuskan untuk tidak banyak bertanya. "Ayo kita kembali ke kelas!!" titah Steven. Naura mengangguk, walaupun sekarang ia merasa perasaannya tidak enak. Tapi Steven yang sebelumnya bucin padanya, nggak mungkin memiliki niat menyakitinya bukan?
Last Updated: 2025-10-20
Chapter: bab 86 Naura pusing mengahadapi Liam, Daniel, Yanuar dan Steven di kampus.
"Steven…" ujar Liam dengan suara tercekat, matanya membelalak saat sosok itu melangkah masuk ke ruang perkuliahan di universitas Taruna. Wajahnya yang dulu penuh semangat kini menampilkan ekspresi tenang namun tajam, mengenakan jas dosen yang rapi, membawa aura berbeda dari yang pernah mereka kenal. Daniel dan Naura yang berada di dekatnya juga tak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka; Daniel menggigit bibir bawahnya, sementara Naura menatap Steven dengan campuran rasa penasaran dan was-was. Hanya Yanuar yang tetap bersikap santai, seperti sudah menduga kedatangan Steven sejak lama. "Kalau kamu sudah tidak mau memberikan kesempatan untuk Liam dan Daniel," suara Steven terdengar dalam namun penuh makna, "sepertinya aku yang masih memiliki kesempatan." Ada nada menantang dalam ucapannya, seolah ingin membuka babak baru dalam hubungan mereka yang penuh ketegangan. Sebelum Naura sempat menjawab, Steven berbalik dan melangkah ke depan kelas, membalik halaman materi kuliah
Last Updated: 2025-10-16
Ibu Susu Bayi Mafia Kejam

Ibu Susu Bayi Mafia Kejam

Dilara Amel harus menelan pil pahit kala dokter mengatakan jika bayi yang dilahirkannya meninggal dunia. Parahnya, suami dan ibu mertuanya malah menuduh Dilara meminum pil penggugur dan menjebloskannya ke dalam penjara. Saat ia putus asa, sang ayah datang dan menawarkan pertolongan dengan sebuah syarat: Dilara harus menyusui bayi milik mafia kejam. Akankah Dilara menerimanya atau justru memilih menderita dalam penjara?
Read
Chapter: bab 163 TAMAT
Alfa sudah tahu, tentang kekacauan pesta ulang tahun keponakannya yaitu Dinara bahkan menelan banyak sekali korban. Walaupun beberapa berita sudah tidak meninggalkan jejak, Alfa yang juga memiliki IQ yang tinggi tentu saja dengan mudah membuka kodenya. Didalam mobilnya, Alfa bertanya pada asisten pribadinya. "Apakah penembak jitu dan ninja yang kita sewa sudah standby disana?" "Sudah Tuan, ada 100 penembak jitu dan 200 ninja yang mengepung disana. Bahkan 200 orang kita lagi juga akan datang menyusul," sahut asisten pribadinya. Alfa tersenyum puas. Walaupun dia harus menguras dua pertiga hartanya untuk melakukan penyerangan sekarang ini. Dia sama sekali tidak keberatan, mengingat semua hal yang terjadi sekarang ini akibat ulah putranya. "Aku harus melakukan perhitungan pada Laras!" Tak berselang lama, mobil yang ditumpanginya berhenti di mansion mewah milik David. Bangunan yang sebelumnya terkena bom, sekarang sudah diperbaiki. Laras sedang duduk santai dihal
Last Updated: 2025-05-14
Chapter: bab 162
"Dinara, kamu tidak perlu malu. Karena bagaimana pun juga kamu adalah pewaris tunggal semua kekayaan milik mamah dan juga ayah," ucap Dilara lembut pada putri semata wayangnya Dinara. "Tapi Mah, aku itu gak suka dandan sama berpakaian lebay seperti ini." kilah Dinara yang notabene memiliki watak tomboy. Berdandan cantik seperti seorang Princess sungguh hal yang Dinara benci. "Dinara kamu itu seorang perempuan. Dan pengumuman ini di lihat oleh banyak orang, apakah kamu ingin membuat ke dua orang tua mu ini malu?" Dilara berusaha keras untuk menasehati putrinya. Wajah Dinara semakin buruk, tapi dia tentu saja tidak bisa menolak keinginan ibunya. "Melihatmu dengan kaos oblong dan juga celana jeans bolong bolong!" tegur Dilara, suaranya terdengar masih begitu lembut. Karena Dilara tahu dan juga hafal watak putrinya. Semakin di kerasi, Dinara malah akan semakin memberontak. Ekspresi wajah Dinara tiba- tiba berubah ceria. "Tapi nanti aku memperkenalkan pacar ku ya, Mah!"
Last Updated: 2025-05-14
Chapter: bab 161
Dilara merasa bingung memikirkan dampak yang mungkin terjadi setelahnya, namun hati nya yakin bahwa ini langkah yang baik agar Dinara dihormati dan bisa menerima tanggung jawab yang sesuai dengan posisinya yaitu sebagai pewaris tunggal. "Semoga keputusan kita ini tepat, sayang, dan Dinara bisa menjadi pewaris yang baik dan dapat mengendalikan kekayaan keluarga dengan bijaksana," harap Dilara. "Namun, alasan ku bukan itu saja... Saatnya semua orang tahu bahwa Dinara adalah putri keturunan orang berpengaruh di negeri ini. Saatnya mereka tunduk padaku," ujar Dilara dengan yakin, wajahnya menunjukkan tekad yang kuat. Beberapa hari lalu, saat Dinara sedih. Dilara sudah memikirkan dengan matang, bisa jadi alasannya putrinya sedih karena menindasnya. Walaupun dia tahu, putrinya tomboy dan tidak mudah ditindas. Tapi bukankah hal itu bisa saja terjadi? Dia teringat masa lalunya yang penuh dengan kesusahan dan kehilangan. Ketika ia hidup dalam kemiskinan, tanpa uang dan menjadi bulan-b
Last Updated: 2025-05-13
Chapter: bab 160
Saat Devan baru pulang dari sekolah, ada seorang pria paru baya yang mengejarnya. Pria paruh baya itu memiliki bekas luka yang sangat mengerikan. Devan tidak bisa mengenali dengan jelas, wajah pria itu. "Apakah kamu mau ikut denganku? Laras dan Etnan bukan kedua orang tua kandungmu!" ujarnya, tapi Devan tidak percaya. Dia malah pergi meninggalkan pria itu seraya mengumpat, "Dasar gila!" Lalu Devan buru-buru masuk ke dalam rumahnya. Sementara Pria itu hanya bisa memandang punggung Devan yang menjauh. Seorang pria menghampirinya, "Tuan Alfa. Apakah kita perlu memaksanya dengan menunjukkan bebarapa bukti." "Nggak perlu, aku nggak ingin terlalu memaksanya. Laras itu terlalu licik, bahkan dia adalah orang yang menjebak ku dan Keira." "Gara-gara dia, Keira sudah tiada. Bahkan dia juga sengaja menyiksa Devan selama ini!" imbuh Alfa. Pria yang ingin menemui Devan adalah Alfa Moyes, sepupu David. Dari awal Alfa memang berniat untuk jujur tentang Keira yang menga
Last Updated: 2025-05-13
Chapter: bab 159
Semakin mendapatkan penolakan dari Devan, Dinara malah akan semakin mengejarnya. Sementara itu, didalam kelas. Mara bingung, melihat Devan yang dulu pernah menolak cintanya, tapi tiba-tiba berubah terus menempel padanya. "Devan, apakah kamu ingin membuat Dinara cemburu dengan kedekatan kita?" tanya Mara yang bisa mengerti isi hati Devan. Tapi bisa dekat dengan Devan sebagai sepasang kekasih adalah impiannya, Mara tahu. Hati Devan hanya untuk Dinara. Devan diam. Mara yang tahu kepribadian Devan lebih dari siapapun memilih untuk tidak memaksa. Bahkan dia juga tahu, tentang perilaku keji Laras pada Devan. Sepulang sekolah, Dinara yang sudah selesai mengerjakan ujian terakhirnya menunggu Devan. Dinara bersender pada dinding, wajahnya sangat cantik dan kulitnya seputih salju. Walaupun Dinara memiliki gaya tomboy, tapi hal itu malah menambah kecantikan dalam dirinya. Devan masih bisa merasakan, jantungnya berdegup begitu kencang. Namun, dia yang dari a
Last Updated: 2025-05-13
Chapter: bab 158
Etnan bingung, melihat istrinya yang tiba-tiba bersikap baik kepada Devan. Bisanya istrinya akan memberikan makanan sisa atau hanya tempe dan sayuran, itu pun hanya diberikan sedikit. Tapi hal yang sekarang ini terjadi sungguh berbeda. Melihat pandangan suaminya, Laras pun bertanya, "kenapa melihatku seperti itu?" Etnan buru-buru menggeleng, tapi sebelum dia bisa melanjutkan ucapannya. Laras berkata lagi, "Bukankah katanya kamu ingin aku baik kepada Devan? Tapi aku baik seperti ini, kenapa kamu malah heran?" Etnan yang tidak mau terus bertengkar didepan Devan memilih mengalah, mengingat hari ini adalah momen yang paling ditunggu oleh anak yang sangat disayanginya itu. Ia memilih diam dan melanjutkan makanan didepannya. Laras memberikan sesuatu pada Devan, "tolong nanti serahkan ini pada pacarmu!" "Boneka?" Tanya Devan memasang ekspresi bingung. "Aku nggak tahu, Mah. Dinara suka atau tidak?" Etnan yang mendengar nama Dinara disebut, sontak merasa tidak asing dengan
Last Updated: 2025-05-12
Obsesi Gila Atasan Suamiku

Obsesi Gila Atasan Suamiku

Namaku Alina Nigel, aku berasal dari desa sudah menikah dengan suamiku selama 7 tahun. Aku dan suamiku hidup sangat bahagia, suamiku Nolan Anjasmara sangat baik dan penyayang, semua kebahagiaan itu hilang sampai seorang pebinor merusak pernikahan bahagia kami. "Bukankah Presdir Kai bisa mencari wanita yang cantik dan masih lajang?" Sebuah pertanyaan yang mengganjal dalam benakku seraya menatap wajahnya yang tampan. Presdir. Kaiden Yeshua menatapku dengan tatapan dalam, "Kamu memang seharusnya menjadi milikku Alina. Sebenarnya suamimu tidak sebaik yang kamu lihat, diam-diam dia sudah menghamili wanita lain." Aku langsung menampar Presdir Gila itu, dan pergi meninggalkannya begitu saja.
Read
Chapter: Bab 215. Warning 21+.
"Aku sudah memuaskan mu semalam, seharusnya kau tidak melanggar kontrak seperti ini!" Teriak Alina marah. Perasaan terhina sekarang ini menghampirinya. Semalam ini ia sudah sekuat tenaga menekan perasaannya, bahkan saat bertukar telepon dengan Vino. Liam berusaha memprovokasinya, dengan menekan titik sensitif di tubuhnya. Ia masih bisa menahan diri. Tapi ... Barusan Liam menariknya keluar balkon dalam keadaan keduanya tanpa sehelai benang. Sungguh memalukan. Ia merasa lebih buruk dari seekor binatang. Alina merasa tak tahan, apalagi banyak sekali bawahan Liam yang berjaga di lantai bawah. Tidak mungkin kalau mereka tidak melihat hal tak senonoh yang di lakukan oleh Liam padanya di balkon. "Alina, aku sangat mencintaimu. Apakah kamu tidak ingin melihat pemandangan alam yang indah itu," ujar Liam dengan suara terengah-engah. Alina membulatkan matanya, saat Liam semakin menariknya ke luar balkon dan tanpa ragu memasukkan miliknya dari belakang. BlesSuara kulit bersenggama deng
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 214.
Alina terbangun dengan tubuh terasa seperti dihancurkan. Sakit yang menjalar dari punggung hingga ke setiap ototnya membuat napasnya tersengal. Matanya yang setengah terbuka langsung menangkap sosok Liam di sampingnya, wajahnya yang dingin namun penuh dominasi. Semalaman Liam menindihnya dengan cara yang jauh lebih kasar dan intens daripada Kaiden, suaminya yang selama ini dikenal keras sekalipun.Dengan suara yang masih parau, Alina mencoba mengumpulkan keberanian. "Liam, aku sudah menuruti keinginan mu. Bisakah aku menelpon Vino untuk menanyakan keadaan suamiku?" ucapnya pelan, menatap mata Liam dengan harap yang terselip ketakutan.Alina mengingat janji Liam, yang akan memberikan penawar untuk suaminya yang sedang sekarat. Liam mengatupkan rahang, tangannya mengepal erat di sisi tubuhnya. Namun, suaranya tetap lembut, hampir seperti bisikan yang memaksa tapi penuh perhatian. "Baiklah. Aku akan buat ponselmu bisa dapat sinyal sekarang juga. Tapi ingat, penawar suamimu tidak ak
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Bab 213.
Wajah Alina memucat. "Bukankah kita sekarang bertemu untuk melakukan transaksi?" Kata Alina dengan suara lembut seraya menekan amarahnya yang sudah membucah. Namun, Alina menyadari, kalau dia malah, ia malah semakin memprovokasi Liam. Makanya, sebisa mungkin transaksi ini harus berjalan secara profesional. Bayangan wajah putranya yang polos dan suaminya yang lemah terus menari-nari di benak Alina, membuat dadanya sesak setiap kali ingatan itu muncul. Matanya yang berkaca-kaca menatap tajam ke arah Liam, yang justru tertawa dingin, seolah semua penderitaan Alina hanyalah hiburan baginya. "Ternyata dari dulu kamu memang tak berubah, Alina. Masih polos, masih berharap penawar racun itu cukup untuk menyelamatkan suamimu," ejek Liam sambil melangkah mendekat, suara tawanya menggetarkan ruangan yang sunyi. "Kalau cuma urusan transaksi, mana mungkin aku membawamu ke vila terpencil di tengah hutan ini. Aku ingin kau mengandung anakku. Setelah itu, aku akan melepasmu. Aku tak butuh dua
Last Updated: 2026-06-28
Chapter: Bab 212.
Pagi itu, sinar matahari yang masuk melalui jendela besar kamar mansion menyapu lembut wajah Alina. Dengan tangan gemetar, ia mendekat ke ranjang bayi mungilnya yang tertidur pulas. Bibirnya menempel pelan di pipi halus yang baru sebulan ia lahirkan, terasa hangat dan rapuh di bawah sentuhannya. Air mata mulai mengalir, menggenang di sudut matanya. "Maafkan ibu, aku harus meninggalkanmu," bisiknya penuh sesak, suara serak oleh emosi yang tertahan. Tatapannya terus terkunci pada bayi laki-laki yang sangat mirip dengan suaminya. Hatinya remuk, rindu dan ketakutan bercampur menjadi satu. Tatapannya beralih ke arah suaminya, Kaiden, yang terbaring lemah di ranjang sebelah, tubuhnya dilingkupi alat medis yang tak henti berdengung dan berdenyut.Alina mendekat, mencium dahi Kaiden dengan lembut. "Suamiku, ku doakan keselamatan mu ... Aku mencintaimu," ucapnya lirih, seolah ingin menanamkan harapan terakhir di dalam hatinya yang rapuh. Matanya menahan perih saat menatap sosok pria yan
Last Updated: 2026-06-27
Chapter: Bab 211.
Hari berlalu di mansion Vino. Alina terbangun dengan mata yang masih berat, napasnya terengah saat menyadari betapa rindu dan cemasnya ia pada Kaiden yang terbaring kritis pasca operasi. Suara lembut Vino menarik perhatiannya. "Alina kamu sudah bangun?"Alina memegang kepalanya, "Vino, aku ingin bertemu Kaiden sekarang," suaranya serak, mencerminkan kegelisahan yang menggerogoti hatinya.Vino, yang duduk santai di sofa sambil menggendong bayinya dengan penuh kelembutan, mengangguk pelan. Tatapannya tenang, menenangkan, seolah ingin memberi kekuatan pada Alina. "Aku akan mengantarmu," ucapnya dengan suara lembut namun pasti.Lalu Vino menyerahkan bayinya pada pengasuh yang sudah siap siaga di sana. Alina mencoba bangkit, tubuhnya gemetar karena kelelahan dan kecemasan. Namun, tangan Vino dengan sigap menahan dan membimbingnya duduk kembali di kursi roda. Sentuhan itu terasa hangat, penuh perhatian. "Tenang dulu, Alina. Bayimu alergi susu sapi, aku sudah dapat ibu susu yang coco
Last Updated: 2026-06-11
Chapter: Bab 210. Kaiden tertembak.
Suasana tiba-tiba berubah tegang. Mata Alina membesar, terpaku pada pemandangan yang mengerikan di depan matanya. Di dalam mobil mewah yang bergetar hebat akibat dentuman peluru dan ledakan.Mata Alina terpaku pada suaminya. Kaiden terkulai dengan luka tembak di dada. Darah segar mengalir deras dari sudut bibirnya, membasahi kemeja putih yang dulu tampak rapi. Jantung Alina seolah berhenti sejenak, napasnya tercekat dalam dada.Dengan suara serak penuh kepanikan, Alina meraih gagang pintu, niatnya jelas untuk keluar dan menolong Kaiden, meski bahaya mengintai di luar. Namun, tangan Dylan menahan pergelangan tangannya dengan kuat namun lembut. "Nyonya, ini sangat berbahaya," ucap Dylan dengan nada tegas tapi penuh kekhawatiran, matanya menatap dalam ke arah Alina.Tangis tertahan pecah saat Alina menatap wajah suaminya yang memucat. "Kaiden sudah berjanji akan melumpuhkan musuh yang mengebom mansion… Kenapa dia malah tertembak?" suaranya pecah, air matanya mulai menetes, membasa
Last Updated: 2026-06-10
Penyesalan Duke Kejam Setelah Istrinya Meninggal

Penyesalan Duke Kejam Setelah Istrinya Meninggal

"Kalau kamu sangat membenciku, kenapa kamu berusaha menikahiku, bahkan berjuang mendapatkan hatiku?" tanya Griceliene Albert, putri tunggal keluarga Marques Albert.  Wajah cantiknya kini tampak layu penuh kepedihan, pipinya yang dulu chubby berubah menjadi cekung.  Griceliene, yang dulunya dikenal sebagai wanita tercantik di Kekaisaran Utara, kini bagaikan bunga yang layu hampir mati. Tubuhnya yang kurus seolah tak berdaya tersapu angin.  Hidupnya berubah drastis setelah Kaisar Devone Lorens—yang tak lain paman suaminya—meninggal dunia akibat pemberontakan, dan keluarganya dieksekusi. Yang lebih parah lagi, orang yang mengeksekusi kedua orang tuanya adalah suaminya sendiri, tepat di hadapannya dan di depan seluruh rakyat Kekaisaran Utara.  Duke Camille Lorens membalas pertanyaan istrinya dengan tawa penuh penghinaan. Ia mencengkram dagu Griceliene dengan kasar.  "Artinya kamu kalah, karena aku berhasil merebut hatimu. Griceliene, semua ini baru permulaan. Penderitaanmu yang sesungguhnya akan segera menantimu," ucap Camille sebelum mengunci pintu loteng, tempat Griceliene dikurung selama ini.
Read
Chapter: Bab 91.
Camille menatap wajah istrinya yang masih terpejam, bibirnya terlihat plumpi dan manis. Sungguh Camille ingin sekali mencium dan melumatnya. Seharusnya semalam adalah hari terakhir dia berpura-pura sebagai orang yang sekarat dan belum sadarkan diri. Tapi, karena belum ada berita keberangkatan Tristan berperang. Ia memilih memperpanjang sandiwaranya. Setelah dua kali memanggil namanya tanpa respons, perlahan ia mengangkat tubuh lemah itu, memindahkannya dari posisi duduk di samping ranjang ke atas tempat tidur dengan hati-hati, takut membuat wanita itu terbangun. Tangan Camille gemetar saat menutupi tubuh istrinya dengan selimut hangat, matanya menatap kosong ke dinding, sementara kekhawatiran menggerogoti setiap sudut pikirannya.Ntah kenapa setiap melihat wajah Griceliene? Hatinya terasa gundah dan tak nyaman, rasa takut mendalam kalau sampai wanita itu pergi dari hidupnya. Mimpi itu berbeda dengan biasanya, lebih terasa nyata. Akibat mimpi semalam, ia melihat dengan mata kepa
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: Bab 90.
Beberapa hari berlalu, sebelumnya kaisar berniat mengadakan jamuan sekaligus acara berburu untuk menyambut musim semi sebelum peperangan melawan kerajaan Altis di lakukan. Namun, karena penyusup dari kerajaan Altis sudah banyak yang masuk ke kekaisaran Utara. Di tambah, perbatasan sudah mulai mendapatkan serangan sihir dari mereka. Akhirnya demi menghormati para kesatria yang akan berjuang, jamuan dan kegiatan berburu itu di tunda. "Apakah menurutmu itu keputusan yang bagus?" Tanya Kaisar Michael pada ajudannya. Akibat trauma yang ia dapatkan sejak kecil, kadang rasa percaya dirinya hilang tiba-tiba. Bahkan kadang kaisar kesulitan bernapas. Rokan menyahut dengan nada sopan, "menurut saya keputusan Anda sudah sangat tepat, Yang Mulia ... Mengingat sekarang ini kita tidak bisa hanya memikirkan kesenangan bangsawan. Kita juga membutuhkan dukungan rakyat yang sekarang ini sedang mendapatkan bencana."Kaisar Michael segera mengatur napasnya agar stabil. "Rokan sepertinya kamu harus
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 89.
Semua pelayan di mansion itu berhenti sejenak dari aktivitas mereka, mata tertuju penuh kebingungan pada Duke Tristan Vale yang dengan tenang memasuki ruang utama sambil menggendong seorang bayi. Bayi itu tampak begitu tampan, rambutnya berkilau keemasan seperti sinar matahari pagi, dan matanya cokelat hangat yang seolah memancarkan keteduhan. Seorang pelayan muda menelan ludah, berbisik dalam hati, "Bagaimana mungkin bayi ini bisa mirip tuannya?"Semua orang penghuni mansion bingung, mengingat tuan mereka belum menikah dan tidak pernah dekat dengan wanita manapun. Tristan bisa menebak, apa yang di pikirkan para bawahannya di mansion hanya dengan melihat wajah mereka yang di penuhi tanda tanya. Bahkan para kesatria tak luput menatapnya dengan wajah bingung. Namun Tristan berjalan dengan tenang, wajahnya terpancar kehangatan yang tak biasa.Tangannya yang kuat mengayun lembut tubuh bayi itu, seolah sedang melindungi harta paling berharga.Bayi ini sebenarnya memiliki rambut dan bo
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Bab 88.
"Dari awal kau tak pernah mencintai Griceliene, anggaplah dengan menjadi sekutuku untuk menghancurkan kerajaan Altis, bisa membuatmu terbebas dari perasaan berhutang budi pada kedua orang tua Griceliene," ujar Kaisar Michael dengen ekspresi serius. Rubellian tidak terima dengan pernyataan yang keluar dari mulut kaisar. "Yang Mulia, sepertinya Anda salah paham, karena perasaan saya kepada Grand Duchess itu sangat tulus, bukan sekedar niat untuk membalas budi saja."Kaisar malah tersenyum tipis menanggapi perkataan Rubellian. "Cinta tulus ya?""Ketertarikan semata, lalu perasaan hutang budi yang mendalam, di tambah rasa bersalah karena tak berdaya membantu saat orang tua Griceliene di eksekusi. Semua itu terdengar mirip dengan cinta, namun sebenarnya bukan.""Aku kan sudah bilang, Griceliene yang seorang healer mampu menarik perhatian dari mu, semua keturunan raja maupun kekaisaran di dunia ini memiliki kekuatan transenden tersembunyi. Walaupun kekuatan itu terbagi menjadi beberapa tin
Last Updated: 2026-06-28
Chapter: Bab 87.
Kaisar Michael mengepalkan tangannya, walaupun sempat marah.Kesadarannya segera kembali, saat tangannya menyentuh buku harian milik Griceliene. Sekarang ini dia adalah seorang kaisar, bukan hanya itu saja. Dia adalah pemilik kekuatan besar, dirinya adalah satu-satunya transenden di dunia ini dengan kekuatan murni dewa matahari. Kekuatannya sangat besar, selain bisa memurnikan kekuatan jahat, ia kekuatan dewa matahari miliknya bisa menghidupkan tumbuhan bahkan membuat tumbuhan tumbuh dengan subur. Ia malah teringat kata-kata yang diucapkan Griceliene saat masih berada di akademi. "Yang Mulia, walaupun semua orang di dunia ini meragukan mu, tapi saya yakin. Suatu saat Anda pasti bisa menjadi Kaisar yang sukses dengan kekuatan yang besar, jadi untuk masa depan yang belum pernah di ketahui, saya harap Anda tidak pernah menyerah pada sebuah mimpi."Saat itu, Griceliene mengatakan hal itu padanya dengan senyuman tulus. Senyuman yang mengingatkan dirinya pada ibunya yang sudah meningg
Last Updated: 2026-06-27
Chapter: Bab 86.
Camille malah tertawa tipis, senyumannya terlihat licik. "Malah bagus kalau semua orang di kekaisaran ini tahu tentang sumpah darah itu, di tambah langit yang marah karena Griceliene berniat menceraikan ku." Dylan sedikit kelelahan dengan semua keributan yang ada di Grand Duchy, jadi sekarang ini ia tidak langsung memahami siasat Camille. Namun akhirnya ia mengerti arti senyuman licik yang di tunjukkan oleh atasannya. "Jadi, Yang Mulia sengaja menyebarkan rumor ini lewat pelayan, agar tidak ada satupun orang yang berniat mendekati Nyonya lagi." Kata Dylan dengan nada terkejut. Camille mengangguk, ekspresi wajahnya nampak puas. "Tulis surat permohonan tidak ikut ke medan perang dan kirim ke istana." "Yang Mulia, saya yakin Yang Mulia Kaisar pasti tidak akan menyetujui permintaan Anda," sahut Dylan dengan ekspresi ragu. Camille berniat bangkit, Dylan dengan cekatan membantu atasannya. Walaupun luka di sekujur tubuh Camille tampak mengerikan, namun semua itu tak sebanding den
Last Updated: 2026-06-27
You may also like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status