author-banner
Clau Sheera
Clau Sheera
Author

Clau Sheera의 작품

Sebelum Kita Bercerai

Sebelum Kita Bercerai

Maura mencintai suaminya—Dewangga— seperti orang gila. Sayangnya Dewangga sangat membencinya karena menuduh Maura telah menjebaknya di kamar hotel sehingga mereka terpaksa menikah. Ketika Dewangga mengajukan gugatan cerai, Maura melarikan diri ke Perancis untuk berlibur sejenak. Nahas, Maura kecelakaan di sana. Dia pulang ke rumah suaminya dalam keadaan amnesia. Dewangga segera menanyakan tentang berkas perceraian mereka yang harus ditandatangani Maura begitu Maura pulang. Tapi, Maura tak ingat. Ketika berkas perceraian itu sudah ditemukan, Dewangga hanya memberikan waktu tiga bulan pada Maura untuk bersiap-siap meninggalkan rumahnya. Dewangga tak akan pernah menyangka bahwa waktu tiga bulan sangat cukup untuk membuat hatinya dan hati Maura berubah.
읽기
Chapter: Extra 3
​Pesawat komersial mendarat mulus di Bandara Charles de Gaulle.Bagi Maura, ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan awal dari mimpi yang sempat tertunda. Pernikahan pertama mereka berjalan dingin tanpa ada pelukan hangat, apalagi sebuah perjalanan bulan madu.Namun kini, di bawah langit Paris yang romantis, Dewangga siap membayar tuntas semua waktu yang hilang.​Mereka menginap di sebuah hotel mewah di kawasan Place Vendôme. Dari balkon kamar, Menara Eiffel berdiri megah di kejauhan.Begitu tiba, Dewangga langsung memeluk Maura dari belakang, menghirup aroma rambut istrinya dengan mesra.​"Akhirnya kita sampai, Sayang. Maaf ya, baru bisa membawamu ke sini sekarang," bisik Dewangga lembut.​Maura berbalik, mengalungkan tangannya di leher Dewangga sambil tersenyum manis. "Tidak ada kata terlambat, Dewangga. Aku bahagia sekali."​Empat hari di Paris dilewati bagai untaian mimpi indah. Pada hari pertama, mereka berjalan santai menyusuri jalanan berbatu di Montmartre, menikmati atmos
최신 업데이트: 2026-05-25
Chapter: Extra 2
Maura masuk ke ruang rias itu. Mungkin memang kehadirannya yang seorang istri bos akan membuat canggung beberapa orang, padahal dia ingin berbaur dengan siapapun tanpa perlu memandang siapa dirinya.Seorang perias dengan dua asistennya menyambut Maura dengan ramah, meminta wanita itu duduk di kursi menghadap cermin.“Mbak, yang lain beneran ada di sebelah?" tanya Maura sedikit canggung.“Iya, Bu.”“Kok rasanya ada yang aneh, ya?” tanya Maura mulai merasakan keganjilan.“Sebaiknya bu Maura nggak perlu berpikir macam-macam. Fokus saja biar hari ini tampil maksimal," sahut penata rias itu dengan nada menenangkan yang justru terdengar mencurigakan.​Kecurigaan Maura memuncak saat dia diminta mengenakan gaun yang tak mirip dengan gaun bridesmaid. Gaun itu berwarna putih bersih, berbahan premium, dengan potongan megah yang sangat indah.​"Mbak, ini salah kostum nggak, sih? Kenapa gaun saya lebih mirip gaun pengantin?" tanya Maura panik sambil menatap pantulan dirinya di cermin.​Penata rias
최신 업데이트: 2026-05-24
Chapter: Extra 1
Ponsel Maura yang tergeletak di ruang tengah berdering beberapa kali saat wanita itu tengah memasak di dapur untuk makan siang. Mia yang mendengarnya segera mengambil ponsel itu dan mengantarkannya pada Maura. “Nyonya, HP-nya bunyi terus dari tadi,” ujarnya sambil menyodorkan ponsel Maura. “Oh, siapa yang menelepon?” tanya Maura sambil meletakkan pisau yang tengah digunakannya mengiris bawang merah. “Nggak ada namanya, Nyonya,” jawab Mia. “Oke, makasih.” Maura menerima ponselnya sambil menggeser tombol hijau di layarnya, sementara Mia berpamitan pergi. “Halo?” “Halo, Maura,” sapa seorang wanita di seberang sana, membuat Maura mengerutkan alisnya. “Ini Marina. Kamu masih ingat aku, ‘kan?” “Oh, iya. Ada apa?” tanya Maura yang sedikit bingung karena Marina tahu nomor ponselnya padahal dia sudah mengganti nomornya dengan yang baru sesaat sebelum berangkat ke London hari itu. “Siang ini ada waktu, ‘kan?” tanya Marina di ujung sana. “Siang ini?” “Iya, siang ini. Waktu itu
최신 업데이트: 2026-05-19
Chapter: Bab 136. TAMAT
Hari telah pagi sekitar pukul enam. Dewangga masih memejamkan matanya saat Maura terbangun. Wanita itu menatap Dewangga dalam diam, dengan berbagai pikiran di benaknya. Maura pikir pria itu sama sekali tak peduli saat anaknya meninggal karena wajahnya selalu terlihat datar tanpa kesedihan. Maura pikir pria itu tak menginginkan anaknya karena pernah menawarinya opsi untuk menggugurkan kandungannya. Namun ternyata Dewangga memendam segalanya sendiri. “Kamu kelihatan capek banget,” kata Maura perlahan seolah dia tengah berbicara pada dirinya sendiri. Wanita itu turun perlahan dan segera membersihkan diri. Selesai membersihkan diri dan memakai pakaiannya yang telah kering, Dewangga masih tertidur pulas. Maura turun ke lantai bawah. Tampak Mia dan mbok Narti masih menyapu sisa-sisa pecahan kaca yang berserakan, bahkan beberapa guci dan benda lainnya ikut rusak. “Selamat pagi, Nyonya.” Zefan menampakkan dirinya sambil tersenyum, dengan secangkir kopi di tangannya. “Zefan? Kamu udah di
최신 업데이트: 2026-05-18
Chapter: Bab 135. Izin
Dewangga dengan cepat melihat ke luar ke arah bawah. Tampak seorang wanita mendongak sambil memakinya dengan kasar dan terus melemparkan batu. Ada yang mengenai dinding, ada juga yang mengenai bingkai jendela.“Berengsek! Balikin rumah saya! Balikin perusahaan saya!!” teriak wanita itu dari arah luar.“Jangan turun! Banyak pecahan kacanya, nanti kena kaki,” peringat Dewangga saat Maura menyibak selimutnya dengan hati-hati dan mulai menurunkan kakinya.Maura menarik kakinya kembali ke atas ranjang sambil menggenggam erat botol hangat di tangannya, kemudian Dewangga segera mendekat dan menyingkirkan selimutnya jauh-jauh.“Buat sementara, tidur dulu di kamar sebelah, Maura,” ujar Dewangga sambil menggendong Maura dan membawanya dengan enteng.“Itu … itu kayaknya suara tante Silvia, ya?” tanya Maura dengan wajah yang masih syok sambil melingkarkan kedua tangannya di leher pria itu, meninggalkan botol hangatnya.
최신 업데이트: 2026-05-18
Chapter: Bab 134. Serangan Malam
Hari sudah cukup larut saat Dewangga pulang ke rumahnya dengan menenteng sebuah tas dan jas kerjanya di tangan.Seluruh lampu utama di semua ruangan telah padam dan ruangan hanya diterangi cahaya lampu dinding yang temaram.Pria itu duduk bersandar setengah berbaring di sofa ruang tengah, melepas lelah setelah seharian ini kegiatannya sangat padat dan menguras tenaga. Banyak hal yang harus diurus termasuk perusahaan Ruslan yang sudah diambil alih olehnya. Belum lagi harus mengurus perusahaan ayahnya sehingga dia belum sempat menemui oma Ambar secara pribadi.Dewangga mengecek arlojinya. Jam sudah menunjukkan waktu pukul sebelas lebih.“Seharusnya Maura masih dalam perjalanan ke London,” ujarnya perlahan sambil memejamkan matanya sejenak.Rasa kantuk yang mulai datang memaksanya untuk membuka mata dan naik ke lantai atas. Namun ketika dia tiba di depan kamarnya, dia melihat pintu kamar sebelah sediki
최신 업데이트: 2026-05-18
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

Sri Rejeki jatuh dari tangga dan menderita amnesia ketika dia masih berusia delapan tahun. Saat dia berusia 18, dia mulai menemukan potongan ingatannya yang hilang. Gadis itu mulai menyadari bahwa orang tua yang merawatnya selama sepuluh tahun itu mungkin bukanlah orang tua kandungnya. Apalagi sejak dia menemukan ada 'Sri Rejeki lain' yang sudah meninggal 10 tahun lalu, yang kemungkinan anak kandung orang tuanya. Kecelakaan yang ibunya alami, membuat ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, tak bisa bekerja. Demi menopang perekonomian keluarga karena ayahnya seorang penjudi dan tukang mabuk, Sri menggantikan ibunya bekerja di sebuah apartemen milik Sagara, anak majikan ibunya yang seorang pewaris kaya. Dari apartemen itulah, dia mulai mendapatkan sebuah titik terang yang memandunya mengungkap kecelakaan 10 tahun lalu. Dalam pencarian jati diri, kebohongan demi kebohongan harus dia rajut, sebagai pelindung hatinya agar tetap utuh, membawanya pada takdir yang tak mudah dijalani.
읽기
Chapter: Bab 68
Malam telah turun sepenuhnya. Lampu-lampu jalan dan gedung memantulkan cahaya di kaca jendela unit apartemen sederhana milik Sri.Sri tengah berada di kamarnya, mengemas beberapa pakaian ganti dan barang-barang pribadi yang mungkin akan dibutuhkannya selama berada di kota J.Di ruang tamu, aroma teh hijau memenuhi udara. Sagara berdiri di sana. Atas desakannya yang tak ingin membuang-buang waktu, dia mengantar Sri ke apartemennya untuk berkemas-kemas.Pandangan Sagara berkeliling ke seluruh penjuru ruangan, melihat-lihat isi apartemen itu yang sederhana.Rak setinggi 1,2 meter menempel di dinding, berisi deretan buku manajemen dan administrasi, korespondensi bisnis, manajemen waktu dan proyek, etiket dan protokoler, hukum dasar kantor, bisnis dan ekonomi, bahasa Inggris dan Mandarin, hingga beberapa buku pengembangan diri dan fiksi ringan. Di atas rak itu terdapat dua pot sukulen dan beberapa hiasan dan sebuah potret keluarga yang terdiri dari Sri, bu Sulastri, dan pak Surya.Sagara m
최신 업데이트: 2026-07-03
Chapter: Bab 67
Aurora berdiri, berjalan mondar-mandir di ruangannya yang luas sembari menatap foto-foto di ponselnya. Di salah satu foto, terlihat jelas Ananta sedang terdiam seolah terlihat tertekan sembari menatap Sri yang tersenyum. Otak licik Aurora segera berputar cepat. Jika ia langsung datang melabrak Sri di restoran atau di depan Sagara, Sagara pasti akan pasang badan untuk melindungi sekretarisnya itu jika sampai pria itu tahu. Sagara pasti akan bersikap protektif pada wanita itu. "Tidak ... aku nggak boleh bodoh," gumam Aurora, dengan sebuah senyuman jahat yang dingin perlahan terukir di sudut bibirnya. "Kalau Sagara menyembunyikan data busuknya, maka aku akan menghancurkanmu lewat jalur lain." Aurora tahu betul siapa pemegang kekuasaan tertinggi yang paling dihormati Sagara, yaitu Kakek Buana Mahardika. Sang patriark keluarga Mahardika itu sangat mementingkan status sosial dan kehormatan keluarga. Ditambah lagi, ada Dikara Natawijaya yang sangat protektif terhadap kondisi mental Anant
최신 업데이트: 2026-06-28
Chapter: Bab 66
Restoran bernuansa klasik Eropa di sudut kota itu terasa begitu tenang siang ini. Alunan musik instrumental mengalun lembut dari sudut ruangan, mencoba mencairkan atmosfer yang terasa membeku di meja nomor dua belas. Ananta Natawijaya duduk dengan punggung tegak. Sepasang matanya yang mulai dihiasi kerutan halus tidak sedetik pun beralih dari pintu masuk restoran. Genggaman tangannya pada tas jinjingnya mengerat setiap kali lonceng pintu berdenting. Ketika sesosok gadis dengan blus kerja sederhana dan rambut cokelat gelap bergelombang melangkah masuk, wajah wanita paruh baya itu seketika berbinar terang. "Sri! Di sini," panggil Ananta setengah berbisik, melambaikan tangannya dengan tidak sabar. Sri Rejeki mempercepat langkahnya. Jantungnya bertalu kencang, memukul-mukul rongga dadanya dengan ritme yang menyesakkan. Setiap langkah mendekati Ananta terasa seperti berjalan di atas paku. Di satu sisi, jiwanya meronta ingin berlari dan mendekap wanita itu sembari berteriak bahwa dia ada
최신 업데이트: 2026-06-28
Chapter: Bab 65
Sentuhan tangan Ananta yang begitu hangat dan lembut mengirimkan gelombang emosi yang dahsyat ke dalam hati Sri. Dia ingin sekali berteriak dan memeluk wanita di depannya, mengakui bahwa dirinya adalah Aletha, putri kecil Ananta dan Dikara yang dikira telah meninggal tujuh belas tahun lalu, namun lidahnya kelu. Ananta Natawijaya masih menggenggam erat jemari gadis itu. Air mata wanita paruh baya itu mengambang di pelupuk mata, memantulkan binar kebahagiaan yang sudah bertahun-tahun meredup sejak kehilangan putri kecilnya. ​“Tante benar-benar nggak menyangka bisa bertemu kamu di sini, Sri,” bisik Ananta, suaranya parau menahan haru. “Tujuh tahun lalu ... saat kamu pergi begitu saja, Tante merasa sedikit kehilangan. Tante bahkan beberapa kali meminta suami Tante untuk melacak keberadaanmu, tapi hasilnya nihil.” ​Sri merasakan tenggorokannya menyempit. Hangatnya genggaman tangan ibu kandungnya menyalurkan rasa rindu yang luar biasa besar. Namun, akal sehatnya langsung berteriak, mengi
최신 업데이트: 2026-06-27
Chapter: Bab 64
​Sore mulai tenggelam, meninggalkan keheningan yang mencekam di lantai eksekutif Astera Development Holdings. Udara dingin dari pendingin ruangan seolah membeku di sekitar meja kerja Sri. Jantung gadis itu berdegup kencang, memukul-mukul dinding dadanya dengan ritme yang tak menyenangkan. ​Cengkeraman hangat namun kokoh dari jemari Sagara Mahardika di pergelangan tangan kirinya tidak kunjung mengendur. Pria berusia tiga puluh lima tahun itu berdiri begitu dekat, mengikis jarak di antara mereka hingga Sri bisa mencium aroma maskulin bercampur wangi segar. Tatapan mata pria itu yang hitam legam dan dingin, seolah mampu menembus lapisan kebohongan yang selama ini dibangun Sri dengan susah payah. ​“Betul. Gelang ini pemberian tante Ananta waktu itu.” ​Sagara menundukkan kepalanya sedikit, membuat jarak wajah mereka kian dekat. “Kalau soal gelang itu, aku juga sudah tahu,” bisik Sagara, suaranya merendah. “Tapi yang paling ingin kudengar malam ini adalah alasan di balik benda yang satu i
최신 업데이트: 2026-06-27
Chapter: Bab 63
Amarah yang membakar seketika memenuhi dadanya. Bagi Aurora, Sri Rejeki bukan lagi sekadar staf administrasi biasa, melainkan ancaman fatal yang siap meruntuhkan posisi tunangan taktis yang selama bertahun-tahun ini ia banggakan di lingkaran sosial mereka. Bisa saja Sagara menanfaatkan wanita udik itu untuk menyingkirkan posisinya. “Jelas-jelas dia meninggalkanmu. Dia pergi dengan sengaja tujuh tahun lalu. Mengapa sekarang kamu membiarkannya ada di sisimu?” Sagara tersenyum mendengar pertanyaan yang di telinganya terasa bernada munafik itu. Aurora yang melihat senyuman itu, sekilas terkesima dan terkesan, namun detik berikutnya dia menyadari satu hal yang membuat jantungnya terasa mencelus jatuh. “Bukankah kamu sendiri tahu jelas jawabannya?” Sagara menatap Aurora dengan pandangan tajam sambil sedikit memiringkan kepalanya. “Apa?” Mata Aurora membulat karena terkejut. “Jangan memasang wajah naif, Aurora. Aku tahu apa yang terjadi saat itu meski sedikit terlambat. Dan terhadap apa
최신 업데이트: 2026-06-26
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status