Menjahit Hati yang Retak
Zoey Sanders pernah percaya bahwa cinta mampu mengalahkan segalanya—hingga pernikahannya dengan Fitch Haskins hancur tanpa penjelasan yang cukup. Meninggalkan pria yang masih ia cintai adalah keputusan terberat yang pernah ia ambil, tapi ia yakin itu adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan harga dirinya.
Tiga tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Fitch—yang dulu dingin dan menjauh—kini kembali hadir, bukan sebagai mantan suami yang penuh luka, tetapi sebagai pria yang siap memperjuangkan cinta yang pernah ia sia-siakan.
"Aku ingin kita mulai lagi, Zoey. Dari awal."
Zoey ragu. Luka lama belum sembuh, dan bayang-bayang masa lalu masih mengintai. Tapi Fitch bukan lagi pria yang sama. Di antara pertengkaran, kebisuan, dan kenangan yang menyakitkan, perlahan mereka mulai menyusun ulang kepingan hati yang berserakan.
Namun, apakah cinta yang patah bisa utuh kembali?
Read
Chapter: bab 260 - perhatian yang dirindukan“Di mana yang sakit?” tanya Zoey pelan.“Aku nggak tahu…” jawab Fitch dengan suara serak.Andai saja Zoey tidak merasakan langsung panas tinggi di dahinya, dia mungkin sudah mengira Fitch hanya berpura-pura demi menarik simpatinya.Tanpa membuang waktu, Zoey segera menghubungi dokter keluarga mereka dan mendesaknya untuk datang secepat mungkin. Sementara menunggu, dia menggandeng Nolan kembali ke kamarnya agar anak itu bisa beristirahat.Namun Nolan terlalu cemas. Wajah kecilnya dipenuhi kekhawatiran, tubuhnya gelisah di bawah selimut.Zoey membetulkan selimutnya dengan lembut. “Nggak apa-apa, Mommy yang urus Daddy, ya. Sebentar lagi dokter datang, dan setelah kamu minum obat, kamu juga bakal cepat sembuh. Ayo, tidur dulu. Nggak boleh begadang.”Nolan mengangguk patuh, menyelipkan tangannya di bawah selimut, meski matanya masih menatap ibunya penuh rasa ingin tahu dan khawatir.Zoey sempat meminta dokter memeriksa Nolan sebelumnya. Kondisinya memang jauh membaik sejak dia kembali bert
Last Updated: 2026-03-27
Chapter: bab 259 - menyakiti Nolan paling dalamDi antara semua lelaki yang mereka kenal, Fitch dulunya yang paling terencana. Hidupnya lurus, stabil, seolah sudah ditetapkan arah dan tujuannya sejak lama. Saat teman-temannya masih sibuk mengejar cinta yang fana, Fitch sudah memutuskan untuk mencari istri yang baik, tidak merepotkan, dan bisa menemaninya menjalani hidup sesuai perencanaan.Cinta? Baginya dulu hanya angka dalam grafik hidup, variabel yang bisa diganti kalau perlu. Jadi saat Ian berbicara panjang lebar tentang cinta dan rasa, Fitch mungkin hanya menghitungnya dalam bentuk data dan statistik.Namun sekarang, lelaki itu berdiri sendirian di bawah lampu yang temaram, menatap wanita yang mungkin satu-satunya orang yang pernah membuat hatinya berdebar di luar logika.Dan di wajahnya—untuk pertama kalinya—terlihat luka yang tidak bisa ia sembunyikan di balik jas mahal atau sikap tenang.Ian hanya menepuk pelan bahunya, tak mengatakan apa-apa. Karena ia tahu, tidak semua luka bisa disembuhkan dengan kata-kata.Setelah Ian
Last Updated: 2026-03-26
Chapter: bab 259 - menyakiti Nolan paling dalamDi antara semua lelaki yang mereka kenal, Fitch dulunya yang paling terencana. Hidupnya lurus, stabil, seolah sudah ditetapkan arah dan tujuannya sejak lama. Saat teman-temannya masih sibuk mengejar cinta yang fana, Fitch sudah memutuskan untuk mencari istri yang baik, tidak merepotkan, dan bisa menemaninya menjalani hidup sesuai perencanaan.Cinta? Baginya dulu hanya angka dalam grafik hidup, variabel yang bisa diganti kalau perlu. Jadi saat Ian berbicara panjang lebar tentang cinta dan rasa, Fitch mungkin hanya menghitungnya dalam bentuk data dan statistik.Namun sekarang, lelaki itu berdiri sendirian di bawah lampu yang temaram, menatap wanita yang mungkin satu-satunya orang yang pernah membuat hatinya berdebar di luar logika.Dan di wajahnya—untuk pertama kalinya—terlihat luka yang tidak bisa ia sembunyikan di balik jas mahal atau sikap tenang.Ian hanya menepuk pelan bahunya, tak mengatakan apa-apa. Karena ia tahu, tidak semua luka bisa disembuhkan dengan kata-kata.Setelah Ian
Last Updated: 2026-03-26
Chapter: bab 257 - Tak bisa dijangkauFitch tahu Zoey melakukan semua ini demi anak mereka, tapi dia tak bisa menahan perasaan puas dalam hatinya.Dia sangat sadar betapa lembut dan berhati baiknya Zoey, dan tanpa malu dia memanfaatkan hal itu. Hanya membayangkan Zoey pergi saja sudah cukup membuatnya kehilangan minat pada segalanya. Nolan adalah senjata rahasianya, dan akhir-akhir ini, dia memastikan Nolan selalu menghabiskan waktu bersama ibunya setiap hari.Dia tahu betapa menggemaskannya Nolan, terlebih bagi Zoey—ibunya sendiri. Orang lain pun tak bisa menolak pesona anak itu, apalagi Zoey, yang melihat Nolan sebagai bagian dari dirinya.Selama sebulan terakhir, Zoey semakin terikat pada Nolan, hingga tak sanggup berjauhan darinya. Kecelakaan mobil yang terjadi pagi tadi justru semakin memperkuat ketakutannya. Dia sangat takut membuat keputusan gegabah yang bisa menghancurkan keluarga kecil mereka.Fitch memeluknya erat, diam-diam bersyukur atas kecelakaan itu.Ia bahkan pernah mempertimbangkan untuk meniru trik
Last Updated: 2026-03-26
Chapter: bab 256 - Perasaan bersalah Zoey memerhatikan ketika doktor membalut luka Fitch, baru dia benar-benar sedar betapa seriusnya kecederaan lelaki itu.Serpihan kaca telah menembus jauh ke dalam dagingnya, hingga tulangnya hampir kelihatan. Dia mengerutkan kening melihat peluh yang membasahi dahi Fitch, lalu mencapai tisu di sebelah dan menghulurkannya.Zoey duduk terpaku di tepi ranjang rumah sakit itu, jantungnya masih berdetak tak menentu. Ada yang menyesakkan di dadanya—campuran rasa iba, lelah, dan keraguan.Tatapan Fitch terus melekat padanya, seolah-olah pria itu takut jika ia berpaling sebentar saja, Zoey akan menghilang.Sejenak, keduanya hanya terdiam, terjebak dalam ruang waktu yang hening, ditemani hanya oleh suara napas Nolan yang tertidur pulas.Fitch mendongak memandangnya, bibirnya pucat akibat kehilangan darah. "Boleh tolong lapkan untuk aku?"Tanpa banyak bicara, Zoey pun mu
Last Updated: 2026-03-25
Chapter: bab 255 - Kapan ya, bisa damaiTiga orang dilarikan ke rumah sakit, dan para dokter segera menangani luka di lengan Fitch—sepenuhnya tidak menyadari bahwa foto sang CEO baru saja meledak di media sosial.Kecelakaan yang ia alami sudah menjadi tajuk utama sejak pagi. Tapi saat identitasnya terungkap—CEO dari Haskins Group, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia korporat—drama ini berubah jadi sorotan nasional.Komentar Netizen:🟦 "Itu kan CEO Haskins Group, Fitch Haskins? Astaga, siapa yang ambil foto ini? Nggak kelihatan diedit sama sekali, dan dia kelihatan benar-benar terluka."🟩 "Gue doang yang ngerasa dia beneran orang baik? Di foto kelihatan jelas dia minta anak kecilnya diselamatkan dulu. Dia gak pakai kuasa buat nyelak antrean atau minta perlakuan khusus. Respect."🟨 "Gue malah fokus sama cewek yang nampar dia… dia nggak marah, malah peluk. Please, semua gosip tentang Fitch yang katanya dingin dan kejam itu jelas omong kosong. CEO mana yang ditampar terus balas dengan ciuman, kalau bukan karena
Last Updated: 2026-03-24
Chapter: Episod Akhir: Rumah Adalah KamuLangit senja di Pulau Serenova dilukis warna keemasan. Ombak memecah perlahan di pantai, membisikkan lagu perpisahan untuk hari yang panjang. Di beranda vila kecil mereka yang menghadap laut, Ben duduk bersila di atas tikar rotan, memangku bayi kecil yang baru berusia dua minggu. Bryan dan Bryden sedang berlarian kecil di halaman rumput, tertawa bersama Edward dan Vellery yang datang menengok keponakan baru mereka. Vellery kini sudah resmi bertunangan, dan wajahnya tak henti tersenyum sejak pagi. Sementara itu, dari dapur, aroma sedap masakan menyapa angin. Vennesa sedang menyendok sup jagung ke mangkuk, rambutnya diikat rapi. Tubuhnya masih lelah pasca melahirkan, namun wajahnya berseri bahagia. Sesekali ia melirik ke luar jendela, memastikan suaminya tidak ‘menggila’ lagi dengan ide nyeleneh seperti mengajarkan anak-anak bermain gitar metal atau menyanyi lagu rock keras sebagai lullaby. Tapi sore ini, Ben terlihat… tenang. Ben mendekap putri kecilnya—mereka menamainya Elora, yan
Last Updated: 2026-01-21
Chapter: bab 127 - Misi bertahan dari mood MamaBeberapa bulan setelah pernikahan Benedict Addam, hari-hari di Velmare kembali berjalan penuh warna. Vellery semakin serius menjalani hubungan dengan Edward. Ia sering berkunjung ke rumah keluarga Edward, dan disambut hangat seperti calon menantu. Sementara itu, bisnis kecil Ben yang dijalankan dari rumah berkembang pesat. Ia tetap mengasuh anak-anak sambil mengelola penjualan daring dari produk-produk custom yang dulu dia rintis secara iseng. Vennesa juga tak kalah bersinar. Ia kini telah dipromosikan menjadi Manajer Senior Strategi Pelaburan di perusahaan besar tempat ia bekerja. Dengan pengalaman dan kerja kerasnya, Vennesa menjadi salah satu figur perempuan muda yang diperhitungkan dalam dunia korporat Velmare. Sore itu, langit cerah, angin sepoi-sepoi meniup dedaunan taman kota yang rindang. Di sebuah taman kecil tak jauh dari gedung perusahaannya, Ben duduk santai bersama kedua anak kembarnya yang kini berusia tiga tahun. Mereka asyik makan es krim—berantakan dan meleleh
Last Updated: 2026-01-19
Chapter: bab 126 - Peluang keduaDua tahun telah berlalu. Pagi itu, cahaya matahari menari lembut di sela-sela tirai kamar, menyapa wajah Vennesa yang tengah merapikan riasannya di hadapan meja rias. Hembusan angin laut membawa aroma segar yang menerobos celah jendela, membuat helaian rambutnya yang digerai beralun tampak hidup, menari mengikuti irama alam. Dress labuh berwarna biru lembut membalut tubuhnya dengan anggun. Potongannya sederhana, namun begitu serasi dengan keanggunan alaminya. Sentuhan riasan di wajahnya tak mencolok, tapi cukup menonjolkan sisi manis dan dewasa seorang istri, seorang ibu, seorang wanita yang telah tumbuh bersama cinta dan ujian hidup. “Ben! Ben!” panggilnya dari dalam kamar. Tak lama, Ben muncul di ambang pintu, mengenakan kemeja linen putih dan celana panjang coklat muda. Wajahnya berseri saat memandang istrinya. “Kamu cantik sekali, Sayang,” katanya tulus, seolah baru pertama kali melihat wanita itu. Vennesa tersenyum malu, pipinya merona. “Anak-anak sudah siap?” “Sudah, Saya
Last Updated: 2026-01-19
Chapter: bab 125 - KemaafanPetang itu, matahari mulai turun perlahan di ufuk barat ketika Ben dan Vennesa melambaikan tangan kepada Edward dan Vellery yang hendak kembali ke kota Velmare. Koper mereka sudah tersusun rapi di bagasi taksi yang menunggu di depan vila. Setelah pelukan singkat dan kata perpisahan, taksi meluncur pergi, meninggalkan jejak kenangan yang hangat. Ben masuk lebih dulu ke dalam rumah. Di ruang tamu, kedua anak kembar mereka tengah merangkak lincah, tertawa dan mengejar bayang-bayang sendiri di bawah cahaya sore yang masuk dari jendela besar. Sementara itu, Vennesa melangkah keluar untuk mengunci pagar. Ketika hendak menutup pintu besi itu, pandangannya tertumbuk pada sesosok pria tua berdiri tak jauh di seberang jalan. Tubuhnya sedikit membongkok, matanya penuh ragu, namun tatapannya tertuju tepat ke arah vila mereka. "Pak?" sapa Vennesa, pelan namun ramah. Pria itu tersenyum kaku. "Saya hanya mau lihat dari jauh..." “Masuklah. Kami di rumah,” ajaknya lembut, lalu membukakan paga
Last Updated: 2026-01-18
Chapter: bab 124 - Malam pertama “Jadi… kau mau aku lanjutkan?” tanya Ben lirih. Vennesa mendongakkan kepalanya dari dada Ben, menatap matanya yang mulai tenang meski masih menyimpan kelelahan emosional. Ia menggeleng pelan, lalu tersenyum tipis. “Mungkin lain kali,” ucapnya lembut. “Maaf ya, Sayang… aku keterlaluan. Egois. Harusnya aku nggak memaksa kamu buka luka lama.” Ben menggeleng, tangannya membelai pipi Vennesa dengan penuh kasih. “Enggak, Sayang… kamu nggak salah. Aku yang harusnya minta maaf. Aku… bukan lelaki yang baik buat kamu. Masa laluku terlalu kelam.” Vennesa menatapnya dalam-dalam. Kali ini matanya tak lagi bingung atau ragu—melainkan penuh keteguhan. “Kamu baik kok,” katanya dengan suara mantap. “Kamu orang baik… cuma pernah ketemu orang yang salah. Dan itu bukan salahmu.” Ben menunduk, matanya memerah. “Kamu berubah, Ben. Dan itu yang penting. Kamu sudah memilih jalan yang benar. Kita bisa tinggalkan semua masa lalu itu… kita bisa mulai hidup baru. Bersih. Tenang. Bersama.” Ben mengangg
Last Updated: 2026-01-16
Chapter: bab 123 - kisah lalu“Aku dibawa ke vila mewah milik Mr. John,” lanjut Ben, suaranya kini sedikit lebih tenang, namun matanya masih memandang kosong pada kenangan yang jelas belum pernah ia bagi kepada siapa pun. “Dan di sanalah… aku bertemu Monica.”Vennesa mengerutkan dahi, lalu perlahan menutup mulutnya yang terbuka lebar, matanya membesar. “Maksud kamu… Mr. John itu ayah tiri Monica?”Ben hanya mengangguk pelan. Wajahnya datar, tapi jelas tersimpan beban.“Ibu Monica… mantan istri Mr. John, meninggal karena sakit parah. Setelah itu, Monica dibolehkan tetap tinggal di vila. Mr. John bilang dia sudah seperti anak sendiri.” Vennesa masih diam. Hatinya mulai terasa tidak enak, tapi ia menahan diri. Ia tahu, Ben belum selesai. “Awalnya… aku pikir Mr. John itu malaikat,” Ben melanjutkan, nadanya pahit. “Dia selamatkan aku dari jalanan, kasih tempat tinggal, kasih makanan, ajarin aku banyak hal. Tapi semua berubah… malam itu.” Ben menunduk, menatap jemarinya yang kini menggenggam erat helaian ram
Last Updated: 2026-01-16