Chapter: Bab 61Sesampainya di rumah, Kalingga menggendong Dean menuju kamarnya, dibantu Araya yang dengan cekatan melepas sepatu serta menyelimuti Dean hingga dada.Usai memastikan Dean tertidur tenang, Araya melangkah keluar sambil menghela napas lega. Namun, begitu melangkah di koridor menuju kamar, Kalingga sudah berdiri menunggu di dekat ambang pintu. Pria itu sudah melepas kancing teratas kemeja putihnya dan menggulung lengan bajunya hingga siku."Dean sudah pulas?" tanya Kalingga.Araya mengangguk pelan, merapikan helai rambutnya ke belakang telinga. "Sudah, Mas. Capek banget kelihatannya, langsung tidur lelap begitu di kasur."Kalingga pun memutar badan, melangkah masuk ke dalam kamarnya seraya memberi isyarat. "Ikut saya ke dalam."Araya menelan ludah, mengekor pasrah. Pintu kamar ditutup dan dikunci. Araya hendak melangkah menuju lemari untuk mengambilkan pakaian santai sang majikan, tetapi teguran Kalingga menghentikan pergerakannya."Mau ke mana, Araya?""Ambilkan baju ganti buat Mas Ling
Last Updated: 2026-10-17
Chapter: Bab 60Dean duduk begitu antusias di kursinya, kakinya bergoyang-goyang riang saat pelayan menyajikan sepiring besar bento anak berbentuk wajah beruang, lengkap dengan chicken katsu, sosis mekar, dan tamagoyaki."Wahhh! Banyak banget makanan Dean!" seru Dean berbinar-binar, matanya membulat lucu memandangi piringnya. "Ada katsu kesukaan Dean!"Araya terkekeh, membetulkan posisi celemek makan yang terpasang di leher Dean. "Makan yang lahap ya, Dean. Tapi ingat, dikunyah pelan-pelan, jangan terburu-buru.""Siap, Kak Alaya!" jawab bocah itu patuh, langsung meraih sendok kecilnya dan melahap potongan katsu pertama dengan lahap.Di seberang meja, Kalingga menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi. Pria itu sudah melepas jas formalnya, menyisakan kemeja putih yang dua kancing atasnya terbuka santai. Tatapannya tak pernah sedikit pun lepas dari sosok Araya yang begitu telaten mengurusi keponakannya."Kamu juga harus makan yang banyak, Araya," ujar Kalingga. "Sejak pagi kamu sibuk mengurus Dean s
Last Updated: 2026-10-16
Chapter: Bab 59Suasana di area pendaftaran Bloom Preschool tampak ramai pagi itu. Warna-warni balon serta papan penyambutan berhiaskan gambar hewan-hewan lucu berdiri tegak di halaman depan. Anak-anak kecil berkeliaran didampingi orang tua masing-masing, ada yang tertawa riang dan ada pula yang menangis cemas menempel pada ibunya.Dean melangkah percaya diri di tengah lorong sekolah, tangannya menggandeng erat jemari Araya di sisi kiri dan jemari Kalingga di sisi kanan."Kak Alaya, itu ada ayunan besal!" seru Dean antusias, menunjuk area taman bermain outdoor. "Dean mau main di situ nanti!"Araya mengusap lembut pipi bocah itu seraya merapikan kerah kaus berkerahnya. "Boleh, sayang. Tapi nanti setelah sesi perkenalan dengan Ibu Guru di dalam kelas selesai ya. Dean ingat kan janji ke Kak Araya kemarin?""Ingat! Harus penulut, nggak boleh nakal, telus senyum sama teman balu!" jawab Dean lantang dengan cengiran polosnya.Kalingga yang berdiri tegap di samping Araya tersenyum tipis. Ia tanpa ragu merang
Last Updated: 2026-10-15
Chapter: Bab 58Kalingga tidak memberi ruang sedikit pun bagi Araya untuk meragu. Tangannya merayap perlahan ke belakang punggung Araya, merengkuh pinggang gadis itu lalu menariknya kian menempel pada tubuhnya.Pautan bibir mereka kembali menyatu, kali ini dengan tempo yang lebih menuntut.Desahan halus meluncur dari bibir Araya ketika Kalingga menelusuri garis leher jenjangnya dengan usapan bibirnya. Sensasi kontras antara dinginnya permukaan meja kayu di bawah paha Araya dan kehangatan tubuh Kalingga yang mengungkumnya membuat napas Araya kian memburu."Mas... Lingga..." bisik Araya lirih di antara desahannya, kedua tangannya meremas erat bahu Kalingga, mencari pegangan di tengah guncangan emosi dan gairah yang melingkupinya.Kalingga mendongak sejenak, menghentikan sapuan bibirnya di leher Araya. Manik hitamnya menatap lurus ke dalam mata Araya yang berkaca-kaca."Dengar saya, Araya. Di rumah ini, kamu bukan cuma mengurus Dean. Kamu milik saya. Semua rasa takut, ragu, atau perasaan merasa tidak pa
Last Updated: 2026-10-14
Chapter: Bab 57Usai makan siang, Dean yang kekenyangan perlahan tertidur lelap di sofa ruang tengah, dipeluk boneka dinosaurus kesayangannya.Araya mengusap lembut dahi bocah itu.Baru saja ia hendak beranjak berdiri menuju dapur, Kalingga berdiri di ambang pintu ruang tengah menghentikan langkahnya. Kalingga berdiri di sana dengan kedua tangan terbenam di saku celananya. Pandangan pria itu begitu dalam, memperhatikan Araya dengan intens."Biarkan dia tidur di sana," ujar Kalingga. "Ikut saya ke ruang kerja."Araya menelan ludah, mengangguk patuh. Ia melangkah perlahan mengekor di belakang Kalingga menuju lantai dua. Begitu mereka melangkah masuk ke dalam ruang kerja, Kalingga langsung menutup pintu rapat-rapat.Pria itu berjalan mendekati meja kerjanya, meraih sebuah map tebal berwarna hitam emas, lalu berbalik menghadap Araya."Sini, Araya," panggil Kalingga.Araya melangkah mendekat, menghentikan langkahnya tepat di hadapan meja kerja Kalingga. "Ada apa, Mas?"Kalingga meletakkan map tebal itu di
Last Updated: 2026-10-13
Chapter: Bab 56Araya kembali melangkah keluar dari fitting room setelah berganti pakaian kasualnya, memburu napas dengan jantung yang masih berdegup tak karuan.Di depan sofa, Kalingga sudah menunggunya dengan santai seraya menenteng beberapa kantong belanjaan berlogo butik mewah tersebut di satu tangan, sementara tangan satunya menggandeng erat jemari mungil Dean."Sudah?" tanya Kalingga saat Araya mendekat."S-sudah, Mas..." jawab Araya pelan, menyembunyikan wajahnya yang masih terasa panas.Kalingga menyunggingkan senyum miring yang, menyukai dampak kepemilikannya yang selalu berhasil melumpuhkan keberanian Araya. Tanpa membuang waktu, pria itu merangkul pinggang Araya, membimbing wanita itu dan Dean melangkah keluar dari mall menuju area parkir.Dean yang kecapekan setelah seharian beraktivitas akhirnya tertidur lelap di baris belakang mobil, memeluk botol minum dinosaurus barunya.Sesampainya di rumah, Kalingga meminta beberapa pekerja membawa masuk seluruh belanjaan ke dalam kamar, sementara A
Last Updated: 2026-10-12