author-banner
Kafuusa
Author

Novels by Kafuusa

Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Lust, dosa besar yang jatuh miskin setelah kehilangan pengikutnya, pergi ke Bumi dengan harapan mengumpulkan poin dosa untuk memulihkan kekuasaannya. Menjadi seorang idola tampaknya pekerjaan yang tepat untuk mendapatkan poin. Sayangnya, dunia idola ternyata jauh lebih melelahkan daripada menyesatkan manusia! Apakah Lust bisa debut atau kembali ke akhirat dengan tangan kosong?
Read
Chapter: 30. Chung Danyi
Daejung bukannya membereskannya tanpa pemikiran matang. Dia mengurutkannya sesuai fakta. Ha-yoon yang terlalu lunak membuat perannya sebagai pemimpin menjadi pasif. Sementara Maehwa, meski bijak, lebih memilih menahan diri karena takut membuat kesalahan sama seperti ronde pertama. Bagaimana cara mereka menyanggah saat yang Daejung katakan adalah kebenaran? "Heh, begitu rupanya." Ados menyeringai, sedikit senang menemukan celah yang bisa dikritik dari Maehwa. "Pengalaman adalah harta paling berharga, namun kamu tidak mau belajar dari kesalahan. Ego yang tinggi takkan membantumu berkembang. Mentor Gallagher benar, aku harus menurunkan ekspetasi. Walau ada dua trainee peringkat tinggi di sini, apa gunanya jika tidak ada ketulusan? Tidak ada keberanian bertindak?"Menyebalkan. Semua orang di sini menyebalkan. Haruskah Maehwa membunuh mereka dan melupakan niatnya jadi idol? Ya. Untuk apa mempedulikan pandangan manusia. Mereka toh hanya makhluk fana, bisa mati karena faktor usia atau dig
Last Updated: 2026-07-09
Chapter: 29. Ini Bukan Sebuah Tim
Pagi hari di ruang latihan, Ha-yoon mengira dia yang pertama datang. Ternyata sudah ada seseorang di dalam. Maehwa duduk bersandar di dinding dengan earphone terpasang, sibuk membaca sesuatu di ponsel. Ha-yoon masuk dengan senyum cerah. "Maeh kita rajin ya! Masih pagi udah latihan—"✽ Sedang membaca komik dewasa ✽Tangan Ha-yoon refleks menempeleng kepala anak itu. Dua benjolan menggunung dari kepala Maehwa. "Kamu! Apa yang kamu baca pagi-pagi begini?! Dasar mesum!" Anak ini santai sekali membaca yang begituan di tempat terbuka begini. Apa dia tidak takut direkam kamera? Dia tidak punya rasa waswas! Seolah halaman komik cabul itu sama normalnya dengan koran pagi. "Aku tahu apa yang kamu pikirkan," kata Maehwa datar. "Apa aku terlihat peduli? Tidak. Selama nafsuku terpuaskan, aku tidak peduli pada apa pun. Begitulah sifat dosa..."Kalimat Maehwa berhenti karena Ha-yoon memegang kedua bahunya, ekspresi memelas. "Aku tidak tahu bagaimana kamu menjalani masa kecilmu sampai membuatmu ch
Last Updated: 2026-07-09
Chapter: 28. Jangan Terikat
Evaluasi sementara akan diadakan besok, dan Maehwa belum bisa menyesuaikan diri. Setiap gerakan terasa berat, setiap ketukan terasa cepat. Yang lain sudah terbiasa, dia masih berusaha mengejar. Stamina yang tidak sebanding membuatnya tertinggal jauh. Maehwa rebah ke lantai ke sekian kalinya, tersengal. "Brengsek. Haruskah aku menyerah saja jadi idol dan kembali ke akhirat?"Dasar tidak konsisten. Sudah dibilang jangan sampai terikat, tapi di atas panggung itu seru. Sorakan penonton yang mengapresiasi penampilannya seperti balasan atas jerih payahnya. Seakan semua keringat yang dia curahkan terbayar lunas dalam teriakan itu.Maehwa malu mengakuinya, dia menikmati permainan idol-idolan ini. Bodoh memang. Sudah jelas ini bukan dunianya. Tapi hati kadang tak tahu diri dalam menyukai sesuatu. "Kak, mau kubantu latihan?"Suara Chiyoung menghentikan kekalutan Maehwa. Dia menoleh. Anak itu berdiri di belakangnya, membawa sebotol air mineral. "Gimana rapatnya?" Maehwa mengalihkan topik samb
Last Updated: 2026-07-09
Chapter: 27. Tak Semudah Sebelumnya
Maehwa bertanya, apakah 'Wait Where the Moon Watches Us' lagu yang bagus?Jawabannya iya. Itu lagu balada emosional yang dicampur dengan elemen kontemporer. Seiring lagu berlanjut, instrumen akan bertambah kaya; ketukan drum yang samar dan lapisan synthesizer halus memberikan nuansa modern tanpa menghilangkan esensi klasiknya. Bagian bridge menghadirkan ledakan emosi, di mana harmoni vokal mengisi ruang yang berpadu dalam string section. Iya, bagus. Tentu ada 'tapi'-nya. Teknik vokalnya rumit. Lagu ini menuntut kontrol suara serta jangkauan nada yang luas. Ada belting (menggunakan suara dada untuk menghasilkan suara kuat bertenaga dan bergema) untuk mencapai nada tinggi dengan power stabil yang sarat penuh emosi. Belum lagi persoalan utama: lagunya sedang menjadi pusat kontroversi baru-baru ini.Tidak ada yang salah pada liriknya. Itu lagu tentang pastor yang jatuh cinta pada seorang wanita yang menikmati siraman cahaya bulan. Namun, sang pastor tahu persis bahwa cintanya hanya bole
Last Updated: 2026-07-09
Chapter: 26. Lagu yang Tak Biasa
"Maeh! Apa kamu senang setim denganku? Saking senangnya nggak bisa berkata-kata? Aku juga senang setim denganmu~♡"Lust bukannya dosa yang ansos. Dia hanya tidak suka hal-hal merepotkan karena sifatnya sebelas dua belas dengan Sloth (sang kemalasan). Dan Mischievous seringkali membuatnya stress karena keisengannya.Tak heran sinner-nya melakukan hal sama.Ha-yoon menyeringai lebar, menusuk-nusuk lengan Maehwa dengan ujung jarinya. Sepuluh menit istirahat terasa panjang dari yang seharusnya karena pria ini. Diabaikan pun percuma, malah menjadi-jadi perangainya."Aku lebih suka mencelupkan tanganku ke minyak mendidih," tukas Maehwa. "Hahaha! So bilang kamu gemar berkata tajam, tapi sepertinya itu love language versimu," ujarnya tidak tersinggung. Dia menepuk-nepuk pundak Maehwa. "Jangan khawatir. Abang ini akan menggendongmu."Entahlah, apa Maehwa bisa menyebut ini tim yang bagus. Memang sih, keunggulannya adalah keberadaan dua trainee tingkat tinggi. Itu suatu keberuntungan. Semacam
Last Updated: 2026-07-09
Chapter: 25. Tim yang Kuat
Idol saat ini dididik bisa menguasai banyak hal. Misi kedua akan menjadi kesempatan bagus untuk mengembangkan potensi para trainee supaya tidak hanya unggul dalam satu aspek saja, namun juga menguasai aspek lain. Apalagi jika ada pecutan hadiah. Lihatlah, mereka seperti zombie setelah Yihyun mengungkap hadiah dari posisi ganda. Siapa yang tidak tergiur dengan godaan itu? Terutama trainee-trainee peringkat bawah yang melihat peluang untuk menyalip. "Biar kujelaskan bagaimana caramu membuat tim. Di balik tembok, kami telah menyiapkan dua belas lagu dari berbagai grup dengan genre yang berbeda. Pada enam kategori, masing-masingnya memiliki dua lagu. Setiap lagu hanya bisa ditempati minimum 5 orang dan maksimal 9 orang. Jika melebihi kuota, mereka terpaksa harus pindah ke lagu lain. "Selain itu, kalian akan dievaluasi secara individual dan sebagai tim. Jadi tidak cukup hanya mengandalkan talenta pribadi. Kolaborasi, kekompakan, dan kerja sama akan sangat menentukan hasil akhir. Ketah
Last Updated: 2026-07-09
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status