author-banner
KOKOCI
Author

Novels by KOKOCI

Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

“Ah…kak…sudah, Viona tidak bisa lagi…hah.” Suara pekikan yang menggema. Diujung keinginan yang begitu terbakar. Dirinya tahu ini salah. Tapi ini juga begitu menggoda, sebuah jeritan pelan, disaat bersamaan membalas cumbuannya. *** Ibu tirinya ingin Rafael menikahi saudari tirinya sendiri. Ada banyak rahasia dalam keluarga konglomerat, termasuk ketidak percayaan pada orang lain. Ada kalanya sang ibu tiri berkata. “Rafael, ibu dan ayahmu sudah bercerai. Jadi nikahi dan hamili adikmu, buatlah penerus keluarga Andita. Karena, ibu tidak percaya pada pria lain untuk menjaga adik-adikmu.” Begitu banyak rahasia, termasuk Rafael yang juga mengalami kelahiran kembali. “Tapi…jika hanya untuk menjaga mereka—” Kalimat Rafael disela. “Percayalah…mereka juga menginginkan ini.” Bisikan sang ibu tiri, tersenyum menyeringai pada putra tirinya.
Read
Chapter: Bab 214
Suara yang begitu indah, ketika dirinya kembali menghujamnya dari belakang. Segalanya dapat menjadi begitu nikmat seperti ini. Terlebih sebelumnya Rafael yang diborgol. Dan saat ini adalah giliran Viona. Semuanya bagai permainan balas dendam. “Ah….ha…ah… Inilah akibatnya mencuri wortel. Ha….ha….ah…” Rafael merasakannya, setiap sensasi ketika organ perkembangbiakannya ditarik.Dirinya dapat melihat sendiri bagaimana Viona dihujam olehnya.“Rafael…oh…oh… enak…enak… ya…ya…” Viona bagikan tidak dapat mengendalikan suaranya lagi. Mulutnya terbuka, lidahnya sedikit menjulur. Matanya kadang terbuka kadang terpejam. “Enak? Kelinci yang dihukum, seharusnya tidak merasakan keenakan. Ah! Ah! Ha…” Rafael menghujamnya lebih cepat lagi. Tangan yang memeluk Viona dari belakang. Meraih kedua buah benda besar yang bergelayut manja.Seiring dengan pergerakan yang menghujam wanita ini. Gila! Sial! Dirinya kesulitan menahan diri.“Ah!” Rafael dapat merasakannya, dinding lubang kecil ini bagaikan meray
Last Updated: 2026-08-06
Chapter: Bab 213
Sebuah ciuman yang bagaikan kehausan. Benar-benar merayap masuk ke dalam mulutnya. Membelainya pelan untuk membalas lebih agresif. Dirinya melakukannya, Rafael membalas ciuman itu. Sebuah ciuman yang benar-benar terasa begitu dalam. Rafael saat ini tidak dapat melihat. Lebih tepatnya sengaja membiarkan dirinya sendiri tidak dapat melihat. Karena setiap sentuhan yang dirasakan olehnya terasa semakin misterius. Tidak mengetahui bagian mana saja yang akan disentuh oleh wanita ini. Bagaikan seorang pria buta, yang dibelai oleh Viona.“Rafael, katakanlah kebalikan dari yang kamu rasakan. Aku ingin suamiku kali ini mengatakan kebalikannya.” Wanita yang kembali berbisik di telinganya. “Ah…sudah…” suara racauan dari Rafael, merasakan wanita ini meliuk-liukkan pinggulnya di atas benda pink, panjang, dan berurat miliknya.“Kalimat sudah berarti lanjutkan…?” Viona tersenyum manja.Wanita yang masih meliuk-liukkan pinggulnya. Membuat organ perkembangbiakan mereka bagaikan saling membelai pel
Last Updated: 2026-08-05
Chapter: Bab 212
Pemuda yang melonggarkan dasinya. Membiarkan Amanda yang mengurus Indra mungkin merupakan adalah keputusan yang terbaik.Dirinya membaringkan tubuh di atas ranjang. Mulai membuka media sosial, dan benar saja berita tentang ditangkapnya Indra terdengar. Atas tuduhan penggelapan dana investor. Bagaimanapun Indra menggunakan uang investor untuk membeli barang antik palsu. Senilai triliunan rupiah, semuanya adalah rencananya, semuanya adalah rekayasa seorang Rafael Andita. Itu karena, mereka yang pertama kali bermain-main dengannya. Akuisisi perusahaan milik Indra juga akan segera dilakukan. Walaupun itu menelan banyak waktu, tapi perusahaan milik Indra memang cukup menguntungkan.Hingga suara pintu yang terbuka terdengar. Rafael mendengarnya, tapi dirinya berpura-pura tidak mendengar. Karena hari ini cukup melelahkan baginya. “Rafael…” dirinya mengetahui suara ini. Suara Viona, tapi tetap saja berpura-pura masih tidur. Bug!Suara seseorang berbaring di atas tempat tidur terdengar. Di
Last Updated: 2026-08-03
Chapter: Bab 211
“Itu hanya ucapan dari anak kecil. Kamu tidak merindukan putra kita?” Pertanyaan yang diucapkan oleh pemuda itu dengan bibir bergetar. “Anak yang ingin membunuh ibunya, bagaimana aku memiliki keberanian untuk merindukannya. Kamu tahu kenapa aku memutuskan untuk mati? Karena aku menyerah akan cinta kalian. Aku sudah berusaha menjadi Ibu yang baik, aku sudah berusaha menjadi istri yang baik. Aku bahkan meninggalkan pekerjaanku sebagai seorang dokter. Hanya untuk fokus mengurus kalian. Begadang tengah malam ketika putra kita sakit. Bahkan memerlukan waktu beberapa jam untuk membuatkan sup ketika kamu mabuk. Agar lambungmu tidak mengalami masalah. Tapi pada akhirnya bagaimanapun aku berusaha tidak akan ada hal yang aku dapatkan.” Amanda menghela nafas kasar. Air mata wanita itu mengalir. Wanita yang masih mengingat segalanya. Suara sepatu membentur lantai marmer terdengar. Wanita yang semakin mendekat ke hadapan Indra. “Pada akhirnya, aku mengetahui suamiku sendiri ingin membunuh ibuk
Last Updated: 2026-08-02
Chapter: Bab 210
Perusahaan yang dapat runtuh begitu saja. Benar-benar dalam hitungan yang begitu cepat. Seharusnya tidak seperti ini, kenapa dapat tiba-tiba seperti ini? Matanya melirik ke arah asistennya.”Semuanya barang palsu? Tidak mungkin! Sebelum waktu terulang semuanya adalah barang asli. Semuanya adalah barang asli yang laku dengan harga tinggi!” Suara bentakan dari Indra. Tentu saja sebelum waktu terulang dirinya juga sering menonton pelelangan. Pemuda yang sejatinya juga mengikuti pelelangan tapi tidak begitu intens. Namun, mengetahui barang-barang mana saja yang akan dapat dijual dengan harga berkali-kali lipat. Tapi sekarang semua barang-barang itu adalah barang palsu? Kenapa semuanya tidak sama dengan masa depan. Ada yang salah! Benar-benar pasti ada yang salah! “Tapi itulah kenyataannya, se…semuanya adalah barang palsu Tuan. Ahli sudah memeriksanya, dana cadangan di perusahaan kita juga sudah kita gunakan. Bagaimana jika investor dan pemegang saham menuntutnya? Kita tidak boleh men
Last Updated: 2026-08-01
Chapter: Bab 209
Pada akhirnya dirinya dan Erik pergi meninggalkan perusahaan. Pemuda yang sudah mendapatkan sesuatu yang dicari olehnya, sebuah flashdisk berisikan data-data lengkap dari perusahaan wanita itu. Rafael hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang hacker. Keiko lah yang lebih memiliki kemampuan. Mungkin flashdisk dan virus itu diberikan itu adalah buatan oleh Keiko. “Hanya mencuri data perusahaan saja tapi kamu terlihat begitu senang. Kenapa tidak menculiknya dan menyiksanya saja, buang dia ke Kamboja agar tidak dapat bangkit lagi.” Erik mengangkat sebelah alisnya. “Erik, aku belum gila dan belum ingin mengorbankan hidupku hanya untuk menjatuhkannya. Biarlah dia akan hidup dalam lilitan hutang, itu sudah cukup bagiku daripada membuatnya secara langsung menemui dewa kematian.” Rafael mengangkat sebelah alisnya. Perlahan mereka berjalan menuju ke tempat parkir. Bersamaan dengan itu, tiba-tiba seluruh komputer di gedung perusahaan tersebut mengalami gangguan. Kapan ikan benar-benar terja
Last Updated: 2026-07-31
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status