Chapter 15

            Lima hari telah berlalu dan Naya menjalani harinya dengan lesu. Rezal yang harusnya kembali 2 hari yang lalu harus diundur karena keperluan yang mendadak. Entah kapan pria itu akan kembali Naya tidak tahu. Selama dua hari ini juga mereka tidak saling menyapa. Mungkin pria itu benar-benar sibuk. Naya harus bisa memakluminya.

            "Kamu kenapa, Nak?" tanya Ayah Naya melihat wajah lesu anaknya.

            Naya menggeleng pelan, "Nggak papa kok, Yah."

            "Gimana kabar ibu kamu?"

            Pertanyaan itu membuat Naya sedikit tersenyum. Setidaknya Ayahnya masih mengingat ibunya. Naya sadar jika tidak ada rasa benci dari Ayahnya untuk mantan istrinya itu, justru ibunya lah yang sangat m

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status