CHAPTER 40 : MEMORI DAN HARAPAN KOSONG

Butiran salju yang menumpuk dan dinginnya udara yang membekukan aliran darah menjadi fokus perhatianku sejak mobil milik Sebastian meluncur di jalanan beraspal. Kami baru saja  meninggalkan salah satu penjara wanita Wakefield. Tidak ada percakapan diantara kami, hanya ada deru mesin mobil saja yang mengisi suasana hening. Entah mengapa aku sendiri tidak begitu tertarik hanya untuk memecah keheningan, sehingga aku memilih diam.

“Rael … apakah kau ingin pergi ke pantai?” Sebuah pertanyaan yang baru saja dilemparkan pria bersurai legam di sampingku berhasil membuat kerutan samar terukir di dahiku. 

“Di tengah musim dingin seperti ini? Kau mengajakku untuk pergi ke pantai?”

Sebastian tidak segera menanggapi pria itu justru tertawa kecil dan mengangguk, “Kau pasti belum pernah bukan? Kita hanya akan menikmat

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (1)
goodnovel comment avatar
andiandinie prasvita
oh noooo.... beneran nih si sebastian cinta ma rael??? omg... ghir, cepetan dong d update... super, gak sabar
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status