Share

Berbagi air mata

"Nay…" suara Mike membuyarkan lamunannya. Beruntung kali ini ia bisa menahan emosinya untuk tidak menangis.

Nayyara langsung membuka pintu kamar mandi. Ia melihat Bu Ani dan Mike masih menunggu di sana.

"Yuk." Ajak Bu Ani setelah melihat Nayyara keluar dari kamar mandi.

Mike dan Nayyara mengikuti langkah Bu Ani keluar dari kamar Nayyara dan menuju meja makan.

Pak Riswa sudah menunggu mereka di meja makan. Hatinya lega melihat putri semata wayangnya mau ikut bergabung untuk makan.

Kemudian mereka mengambil posisi duduk masing-masing dan mulai makan setelah Pak Riswa menawarkan dan mengajak mereka makan.

"Udah lama yah, Mike gak main kesini?" tanya Pak Riswa di sela-sela acara mengunyahnya.

"Iya, Pak. Maaf baru sempat main kesini lagi." jawab Mike sungkan.

"Tu kan jadi kaku gitu, udah jarang main ke sini sih." ledek Pak Riswa mencairkan suasana.

"Bu bos mah ga boleh kemana-mana, takut hilang, Pa." timpal Nayyara.

Mike menoleh

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status