Share

Bab 2352

Author: Rexa Pariaman
Situasi Ewan sekarang sangat berbahaya. Jalan mundurnya telah ditutup sepenuhnya oleh Kurai, sementara niat pedang yang mengerikan menyapu dari segala arah. Dia tidak bisa mundur ataupun menghindar. Pilihannya hanya dua, dibunuh atau melakukan serangan balasan terakhir.

"Aku akan mempertaruhkan semuanya!"

Ewan menggertakkan giginya dengan keras dan mengerahkan seluruh kekuatan dalam tubuhnya, lalu mengayunkan separuh Pedang Cahaya Senja.

Sreet!

Aura pedang memelesat seperti pelangi cahaya dan la
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2358

    Setelah mengakhiri panggilan dengan Sanusi, Travis kembali memberikan perintah."Dewa Perang, segera hubungi empat dokter nasional serta para profesor dan pakar terbaik dari berbagai rumah sakit. Minta mereka segera menuju Rumah Sakit Wilayah Militer Laut Timur ... tidak, kirim pesawat tempur untuk menjemput mereka.""Selain itu, mulai detik ini seluruh wilayah Laut Timur diberlakukan status siaga penuh. Tidak seorang pun boleh keluar masuk sembarangan.""Latif, segera hubungi Ega. Katakan padanya nggak usah pergi ke Pulau Kosong lagi, langsung saja menuju Rumah Sakit Wilayah Militer Laut Timur."Setelah selesai berbicara, Travis berdiri lalu memerintahkan seorang jenderal tua, "Siapkan pesawat khusus. Aku akan pergi ke Laut Timur.""Aku juga ikut."Latif langsung berdiri."Aku juga ingin melihat keadaan Ewan," kata Dewa Perang.Para jenderal tua yang hadir juga ikut berdiri dan berkata serempak, "Travis, kami juga ingin pergi melihat Ewan. Mohon izinkan kami."Travis melirik semua ora

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2357

    "Segel!" teriak Angelica pelan. Seketika itu juga, ribuan simbol berubah menjadi ribuan rantai cahaya dan membentuk sebuah formasi besar yang langsung menjebak Ono di dalamnya.Boom!Ono terus mengayunkan pedangnya, mencoba memutus rantai-rantai yang terbentuk dari simbol itu. Namun, rantai tersebut sangat kokoh.Meski sudah menebas tiga kali berturut-turut, dia hanya berhasil memutus belasan rantai. Memanfaatkan kesempatan itu, Angelica segera menggenggam pergelangan tangan Ewan untuk memeriksa nadinya.Begitu memeriksanya, wajah cantiknya langsung berubah drastis.Dia mengeluarkan beberapa pil dari sakunya dengan cepat, lalu memasukkannya ke mulut Ewan. Setelah itu, telapak tangannya ditekan ke bahu Ewan untuk menyembuhkan luka-lukanya.Beberapa detik kemudian, Angelica menarik kembali tangannya karena dia menyadari bahwa pengobatan itu tidak memberikan efek apa pun.Angelica lalu membentuk segel dengan kedua tangannya di depan dada sambil melafalkan mantra. Setelah itu, dia menunduk

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2356

    Ewan membelah tubuh Kurai dengan satu tebasan pedang.Sesaat kemudian, tinjunya menghantam. Dengan suara ledakan, tubuh Kurai langsung berubah menjadi kabut darah.Sampai di titik ini, seorang ahli super tingkat maharaja benar-benar mati total, bahkan tak meninggalkan serpihan tulang sedikit pun.Ewan menggenggam separuh Pedang Cahaya Senja. Tatapannya setajam petir, sementara aura naga sepanjang 30 meter di atas kepalanya membuatnya tampak seperti dewa perang yang mengguncang jiwa.Gedung Bayir.Semua orang di sana dipenuhi keterkejutan."Tak kusangka Ewan benar-benar berhasil membunuh seorang ahli tingkat maharaja.""Ini terlalu luar biasa.""Ewan membunuh ahli tingkat maharaja hanya dengan kultivasi tingkat fondasi. Dia telah menciptakan sebuah keajaiban. Pertarungan hari ini pasti akan dicatat dalam sejarah.""Begitu Ewan kembali, aku pasti akan bersulang dengannya." Seorang jenderal tua berkata dengan penuh semangat, "Bisa memiliki prajurit seperti Ewan adalah keberuntungan bagi n

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2355

    Harus diakui, ahli tingkat maharaja memang benar-benar terlalu kuat. Meski Ewan sudah beberapa kali menggunakan Pedang Pembantai Dewa, dia tetap belum berhasil membunuh Kurai.Hal ini membuat Ewan benar-benar menyadari bahwa kalimat "di bawah tingkat maharaja semuanya hanyalah cecunguk" bukan sekadar omong kosong."Kekuatanku masih terlalu lemah. Meski aku memiliki jurus pembunuh seperti Pedang Pembantai Dewa, tetap sangat sulit membunuh ahli tingkat maharaja."Di sisi lain, Angelica yang melihat pemandangan itu juga terkejut oleh kemampuan Ewan. Setelah itu, dia langsung memusatkan seluruh perhatian untuk menghadapi Ono."Bukannya kamu ingin bunuh aku? Ayo!"Aura Ewan memuncak. Dia mengayunkan separuh Pedang Cahaya Senja dan kembali menyerang Kurai.Satu tebasan, dua tebasan, tiga tebasan ....Tubuh Kurai kembali mengalami luka berat. Kalau terus begini, bahkan ahli tingkat maharaja sepertinya pun akan mati penuh penyesalan. Ono sebenarnya ingin membantu Kurai, tetapi serangan Angelic

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2354

    Cahaya dingin itu berasal dari Angelica.Saat bertarung melawan Ono, diam-diam Angelica terus memperhatikan situasi di sisi Ewan. Ketika melihat Kurai mengangkat pedangnya dan hendak menyerang, Angelica langsung menjentikkan sebuah simbol dengan jarinya.Sreet!Simbol itu melesat seperti pisau terbang dan menyerang Kurai dari udara.Aura membunuhnya sangat mengerikan.Pedang panjang di tangan Kurai awalnya hendak ditebaskan kepada Ewan, tetapi saat melihat simbol itu datang, dia terpaksa mengangkat pedangnya untuk bertahan.Kurai sama sekali tidak berani ceroboh menghadapi Angelica.Boom!Pada saat itulah, Ewan tiba-tiba meledak dan kembali menggunakan Pedang Pembantai Dewa.Sreet!Dalam sekejap, aura pedang menyapu ke segala arah seperti cahaya dingin yang menerangi bumi, lalu menebas ke arah Kurai dengan kecepatan luar biasa.Serangan pedang ini benar-benar terlalu cepat. Ditambah lagi, Kurai sama sekali tidak menyangka tenaga Ewan sudah pulih. Ketika dia menyadari bahaya, aura pedan

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2353

    Angelica bergerak dengan lincah. Dia menghindari tebasan pedang dan pukulan Ono, lalu menyelimuti seluruh tubuhnya dengan cahaya putih untuk menahan bunga-bunga pedang milik Kurai. Pada saat yang sama, kedua tangannya terus membentuk simbol-simbol misterius sambil mendekati Kurai dengan cepat."Membeku!"Beberapa saat kemudian, Angelica mengucapkan kata itu dengan lembut.Dalam sekejap, simbol-simbol misterius tadi berubah menjadi rantai-rantai cahaya yang tak terhitung jumlahnya dan langsung melilit pedang panjang di tangan Kurai.Memanfaatkan kesempatan itu, Angelica langsung menghantamkan telapak tangannya.Boom!Tubuh Kurai langsung terpental mundur sambil memuntahkan darah.Setelah berhasil menyerang, Angelica melesat seperti kilat dengan kecepatan luar biasa, berniat memanfaatkan kesempatan ini untuk membunuh Kurai.Kalau Kurai mati, maka dia bisa fokus menghadapi Ono seorang diri dan Ewan pun akan lolos dari bahaya. Namun ketika Ono sadar, semuanya sudah terlambat. Dia tidak sem

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status