공유

Bab 2484

작가: Rexa Pariaman
Pfft! Di kening Juned muncul sebuah lubang berdarah, lalu tubuhnya roboh ke tanah.

Sudah mati? Seluruh tempat itu seketika sunyi senyap. Semua orang merasakan hawa dingin menjalar di punggung mereka.

Meskipun Juned selama ini merajalela di desa dan bertindak semena-mena, menyaksikan langsung kematiannya di depan mata tetap membuat para warga ketakutan. Mereka pun mundur beberapa langkah.

Begitu pula dengan para anak buah yang datang bersama Juned. Setelah melihat Ewan membunuh bos mereka, satu p
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2486

    "Harus cari siapa ya? Kenapa hidupku sesulit ini sih? Hais, ternyata punya terlalu banyak wanita juga bisa bikin susah milih."Ewan menghela napas pelan.Kalau Nazar ada di sini dan mendengar ucapan Ewan, dia pasti sudah menamparnya, lalu memaki, "Anak kecil baru milih salah satu. Orang dewasa tahu caranya bersikap adil kepada semuanya! Sudahlah, lebih baik cari Kak Lisa saja!"Di antara semua wanita yang dekat dengannya, perasaan Ewan terhadap Lisa memang yang paling istimewa.Lisa bukan hanya cantik dan bertubuh indah, tetapi juga pengertian, berpikiran terbuka, serta memiliki wibawa seperti nyonya besar dalam sebuah keluarga besar.Tentu saja, itu bukan hal yang paling penting. Yang paling penting adalah Lisa selalu tahu cara menciptakan kejutan. Setiap kali bersama, dia selalu bisa membuat Ewan merasakan sesuatu yang berbeda.Itu sangat langka. Wanita seperti Lisa memang sulit ditemukan.Tentu saja, itu juga menunjukkan kecerdasan Lisa. Orang sering berkata jika seorang wanita ingi

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2485

    "Nggak," kata Ewan. "Orang-orang ini bisa merajalela selama ini, berarti punya beking. Bisa jadi hari ini mereka ditangkap, besok sudah keluar lagi.""Tadi sudah kubilang, hari ini aku akan bereskan mereka sampai tuntas. Karena itu, mereka nggak boleh dibiarkan terus merugikan masyarakat."Ewan menunduk melihat arlojinya, lalu bergumam, "Sudah jam segini, kenapa belum sampai juga?"Baru saja kata-kata itu terlontar ....Vrooom! Suara deru mesin mobil terdengar. Tak lama kemudian, lebih dari seratus unit Range Rover berhenti berjajar di jalan luar halaman rumah, membentuk barisan panjang seperti naga raksasa.Pintu-pintu mobil segera terbuka. Lebih dari 100 pria berbadan tegap dan mengenakan setelan jas hitam turun dari kendaraan.Mereka bertubuh kekar, memakai kacamata hitam, persis seperti pengawal para tokoh besar dalam serial televisi.Para warga desa yang polos belum pernah melihat pemandangan seperti itu. Mereka langsung ketakutan."Siapa orang-orang ini?""Jangan-jangan mereka di

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2484

    Pfft! Di kening Juned muncul sebuah lubang berdarah, lalu tubuhnya roboh ke tanah.Sudah mati? Seluruh tempat itu seketika sunyi senyap. Semua orang merasakan hawa dingin menjalar di punggung mereka.Meskipun Juned selama ini merajalela di desa dan bertindak semena-mena, menyaksikan langsung kematiannya di depan mata tetap membuat para warga ketakutan. Mereka pun mundur beberapa langkah.Begitu pula dengan para anak buah yang datang bersama Juned. Setelah melihat Ewan membunuh bos mereka, satu per satu menjadi ciut nyalinya seperti ayam ketakutan.Mereka tiarap di tanah dan bahkan tak berani bernapas terlalu keras, takut tanpa sengaja membuat Ewan marah, lalu bernasib sama seperti bos mereka.Alasan Ewan membunuh Juned adalah untuk mencegah masalah di kemudian hari. Jika sekarang dia tidak dibunuh, setelah Ewan meninggalkan Desa Syahdu, dengan sifat Juned yang seperti itu, dia pasti akan menggali kembali jasad ayah Eko dari makamnya.Saat itu, jika Ewan tidak ada di sana, bukan tidak m

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2483

    Detik berikutnya, Juned tercengang. Para warga yang hadir di sana juga tercengang.Mereka melihat Ewan berdiri diam di tempat, tidak menghindar, membiarkan Juned menebaskan golok ke kepalanya. Namun, Ewan sama sekali tidak terluka."Kok bisa?" Hati Juned berguncang hebat. Jelas-jelas dia telah menebas kepala Ewan, kenapa Ewan baik-baik saja? Ini terlalu mengejutkan!"Kamu belum makan ya? Tenagamu sekecil ini?" Ewan berseru, "Lagi!"Juned tersadar dari keterkejutannya, lalu berkata dengan marah, "Oke, aku ingin lihat kepalamu bisa tahan berapa kali tebasan!"Bum! Kali ini, Juned mengerahkan seluruh tenaganya dan menebaskan golok itu sekuat-kuatnya ke kepala Ewan.Dung! Terdengar lagi suara benturan berat.Ewan tetap tidak terluka sedikit pun. Sebaliknya, Juned terdorong mundur beberapa langkah. Saat menunduk, dia melihat beberapa bagian mata goloknya sudah rompal.'Kepalanya ternyata lebih keras daripada golokku. Apa dia masih manusia?' Juned menatap Ewan dengan ngeri.Ewan kembali berk

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2482

    "Waduh, apa-apaan ini?"Senyuman di wajah Nazar mendadak membeku. Tadinya dia sudah siap bertarung, tetapi siapa sangka anak buah Juned sama sekali tidak bermain sesuai dugaan.Mereka justru berbondong-bondong menyerbu Ewan. 'Sialan, kesempatan untuk pamer kesaktian di depan umum direbut lagi sama bocah tengik itu. Kesal sekali aku.''Sekumpulan idiot. Mereka bahkan nggak bisa mengalahkanku, tapi malah cari gara-gara sama bocah itu. Bukannya itu sama saja cari mati?' gerutu Nazar menggerutu dalam hati.Kemudian, dia berteriak kepada Ewan, "Bocah tengik, hajar mereka sepuasnya! Pukul sampai gigi mereka rontok!"Melihat anak buah Juned menyerbu ke arahnya, Ewan tetap tenang. Di matanya sekarang, para preman biasa ini bahkan lebih lemah daripada semut.Buk! Buk! Buk! Suara benturan terus terdengar. Lima detik kemudian, seluruh preman itu sudah terkapar di tanah sambil merintih kesakitan."Eee ...." Para warga sampai melongo.Kemarin di area pemakaman, mereka sudah melihat betapa hebatnya

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2481

    Ewan menggeleng. Mana mungkin dia mengenal seorang preman kecil?Juned berkata, "Dengar baik-baik! Namaku Juned! Kamu boleh nggak tahu siapa aku, tapi kamu harus ingat namaku!"Ewan berkata, "Kami lagi buru-buru. Kalau ada urusan, langsung saja ke intinya."Juned berkata, "Kemarin kalian mukul aku dan saudara-saudaraku. Selama aku berkeliaran di sini bertahun-tahun, ini pertama kalinya aku dipukuli ....""Langsung ke intinya!" kata Ewan.Juned meneruskan, "Beberapa saudaraku masih terbaring di rumah sakit. Luka mereka cukup parah ...."Belum sempat Juned selesai berbicara, Ewan kembali menyela, "Kamu nggak ngerti bahasa manusia? Aku suruh kamu langsung ke inti masalah!"Para warga sampai melotot kaget. Tak seorang pun menyangka bahwa Ewan masih bisa selancang ini, padahal Juned membawa begitu banyak orang.Juned juga sangat marah. Dia berkata, "Saudara-saudaraku masih terbaring di rumah sakit, aku sendiri juga terluka. Aku cuma ingin tahu, gimana kalian akan menyelesaikan masalah ini?"

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status