Share

Bab 2916

Author: Rexa Pariaman
Trang!

Pedang Ewan menusuk penghalang cahaya putih. Sesuai dugaannya, Formasi Mahasuci sangat kokoh dan tidak berhasil ditembus oleh Pedang Kaisar Abadi.

"Bocah tengik, kamu belum makan? Tambah tenagamu," kata Nazar.

Ewan menarik napas dalam-dalam, lalu mengerahkan Teknik Naga Ilahi Sembilan Revolusi dengan gila-gilaan dan meningkatkan kekuatan tempurnya hingga batas maksimal. Setelah itu, dia kembali menusukkan pedangnya.

Bum!

Formasi Mahasuci tetap tidak mengalami kerusakan sedikit pun. Sebali
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2919

    Nazar berkata, "Aku tentu nggak mau mati. Aku masih harus menikahi 360 selir."Ewan kemudian bertanya kepada Midori, "Kamu masih bisa bertahan?"Midori menggertakkan gigi dan menjawab, "Bisa."Mereka bertiga bertahan mati-matian dan terus berjalan. Empat jam kemudian, tiba-tiba sebuah ngarai muncul di depan mereka."Bocah tengik, ada ngarai di depan!" seru Nazar dengan gembira."Aku melihatnya."Ewan berjalan menuju ngarai. Setelah memasuki ngarai, hawa dingin akhirnya sedikit berkurang.Di kedua sisi ngarai terdapat gletser. Mereka tetap tidak berhenti dan terus menyusuri ngarai. Setelah berjalan selama satu jam, mereka akhirnya tiba di ujung ngarai."Bocah tengik, cepat lihat!"Nazar tiba-tiba menunjuk ke langit.Ewan mendongak dan langsung melihat belasan artefak terbang yang menyerupai Perahu Angin sedang berhenti di kehampaan di luar penghalang cahaya putih.Di antaranya terdapat sebuah Perahu Angin yang terbuat dari perunggu. Di atasnya berdiri seorang pria tua dan seorang pemuda

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2918

    Ewan dan rombongannya terus berlari secepat mungkin. Entah sudah berapa lama mereka berjalan, sejauh mata memandang, di depan mereka masih terbentang hamparan es dan salju tanpa ujung."Seharusnya aku nggak mendengarkanmu, dasar pembawa sial." Ewan menoleh dan memelototi Nazar sambil mengumpat kesal.Sambil terus berlari, dia juga menyalurkan energi sejati kepada Dewi Kembang untuk melawan hawa dingin. Akibatnya, stamina Ewan terkuras jauh lebih cepat."Bocah tengik, istirahatlah sebentar. Biar aku meramal dulu sebelum kita melanjutkan perjalanan."Setelah berkata demikian, Nazar mengeluarkan sekeping uang tembaga. Dia menggenggamnya dengan kedua tangan sambil mengguncang-guncangkannya dan merapalkan mantra.Beberapa saat kemudian, Nazar membuka telapak tangannya. Keping uang tembaga itu memelesat ke langit, lalu terbang ke arah depan."Teruslah maju. Di depan pasti ada harapan hidup.""Ayo!"Mereka kembali melanjutkan perjalanan.Setelah berlari selama beberapa jam, Ewan kelelahan hin

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2917

    Namun ketika berada di luar sebelumnya, Ewan sama sekali tidak bisa melihat keadaan di dalam formasi."Pedang Kaisar Abadi ada di tanganku. Apa pun rahasia yang dimilikinya, cepat atau lambat aku pasti akan memahaminya."Setelah berpikir demikian, Ewan menyimpan Pedang Kaisar Abadi, lalu mendongak ke depan.Sejauh mata memandang, hanya ada es dan salju. Sama seperti di luar, hamparan putih itu membentang tanpa batas dan sama sekali tidak terlihat ujungnya.Selain itu, Ewan jelas merasakan bahwa hawa dingin di dalam formasi jauh lebih kuat, bahkan berkali-kali lipat lebih dingin daripada di luar.Midori berdiri di samping sambil menggendong Dewi Kembang. Tubuhnya menggigil hebat karena kedinginan. Lapisan embun beku bahkan sudah menyelimuti rambut mereka."Tua bangka, ini yang kamu sebut secercah harapan hidup?" Ewan tiba-tiba sedikit menyesal karena telah mendengarkan perkataan Nazar.Awalnya dia mengira pemandangan di dalam formasi akan berbeda. Siapa sangka lingkungan di sini justru

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2916

    Trang!Pedang Ewan menusuk penghalang cahaya putih. Sesuai dugaannya, Formasi Mahasuci sangat kokoh dan tidak berhasil ditembus oleh Pedang Kaisar Abadi."Bocah tengik, kamu belum makan? Tambah tenagamu," kata Nazar.Ewan menarik napas dalam-dalam, lalu mengerahkan Teknik Naga Ilahi Sembilan Revolusi dengan gila-gilaan dan meningkatkan kekuatan tempurnya hingga batas maksimal. Setelah itu, dia kembali menusukkan pedangnya.Bum!Formasi Mahasuci tetap tidak mengalami kerusakan sedikit pun. Sebaliknya, Ewan terpental sejauh ratusan meter dan menghantam tanah dengan keras. Seluruh tubuhnya terasa sakit seolah-olah hendak remuk."Tua bangka sialan, persetan denganmu!" umpat Ewan dengan marah."Bocah tengik, kamu harus percaya pada dirimu sendiri. Kamu pasti bisa," kata Nazar. "Coba lagi.""Coba apanya!"Meskipun mulutnya berkata demikian, Ewan tetap segera bangkit dari tanah.Saat ini tidak ada cara lain yang lebih baik. Dia hanya bisa mencari cara untuk menembus Formasi Mahasuci demi mene

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2915

    Nazar berpikir sejenak, lalu berkata, "Biar aku meramalnya!"Ewan tidak menghentikannya. Saat ini memang tidak ada cara lain yang lebih baik.Nazar mengeluarkan empat keping uang tembaga dari lengan jubahnya dan meletakkannya di telapak tangan, lalu mulai merapalkan mantra.Beberapa saat kemudian, keempat keping uang tembaga itu melayang ke udara."Para dewa penjuru, dengarkan perintahku! Temukan gerbang kehidupan, laksanakan segera sesuai titah!" teriak Nazar. Empat keping uang tembaga yang melayang di udara seketika terbang menuju empat arah, timur, selatan, barat, dan utara.Duar!Keping uang tembaga yang terbang ke arah timur tiba-tiba meledak. Sesaat kemudian, keping yang terbang ke arah selatan juga meledak.Tidak sampai tiga detik, keping yang terbang ke arah barat ikut meledak. Hanya keping yang terbang ke arah utara yang tetap melayang di depan Formasi Mahasuci sambil terus berputar."Bocah tengik, arah timur, selatan, dan barat dipenuhi bahaya besar. Kita hanya bisa menuju ke

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2914

    Formasi yang dibuat oleh seorang mahasuci?Ewan terkejut dan segera bertanya kepada Dewi Kembang, "Kamu tahu seberapa besar formasi ini?""Nggak tahu." Dewi Kembang berkata, "Kemampuan seorang mahasuci sangat misterius dan sulit dipahami. Formasi yang mereka buat bisa besar ataupun kecil. Formasi kecil bahkan bisa tersembunyi di dalam sebutir debu, sedangkan formasi besar bisa mencakup wilayah seluas jutaan kilometer."Apa?Ewan dan Nazar sama-sama terkejut.Dewi Kembang memandang penghalang cahaya putih dan berkata, "Jelas sekali formasi ini sangat besar. Tapi seberapa besar spesifiknya, aku juga nggak tahu."Nazar mengamati formasi itu sejenak, lalu tiba-tiba menepuk dahinya dan berseru, "Aku mengerti!""Kamu ngerti apaan?" tanya Ewan.Nazar berkata, "Waktu kita melakukan teleportasi tadi, kita pasti menabrak formasi besar ini. Itu sebabnya teleportasi kita gagal."Dewi Kembang berkata, "Perkataan Master Nazar masuk akal. Meskipun Rune Formasi Mahasuci sangat kuat, kalau bertemu deng

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status