Share

Bab 971

Author: Rexa Pariaman
Soal latihan, Ewan sama sekali belum pernah berlatih satu hari pun.

Namun, Dharmadaya jelas tidak percaya. Belum pernah berlatih tapi bisa menampilkan esensi sejati dari Tinju Delapan Kuasa? Kalau bukan anak ini sedang menyombongkan diri, berarti dia sedang menganggapku bodoh.

Saat Dharmadaya hendak berbicara, Ewan lebih dulu membuka mulut. "Kalau aku nggak salah lihat, barusan Master menggunakan jurus Cakar Naga, salah satu dari 72 jurus rahasia, bukan?"

"Benar sekali," jawab Dharmadaya sambil
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2699

    Saat ini, Jimat Pelacak itu berhenti tepat di atas gerbang perunggu.Dewi Kembang tampak kebingungan. "Aneh. Kalau nadi naga memang masuk ke dalam, bagaimana dia membuka gerbang ini?"Sunnata berkata, "Mungkin gerbang ini memang sebelumnya sudah terbuka. Lagi pula, nadi naga sudah lama berdiam di tempat ini. Dia pasti sangat mengenal setiap sudut tempat ini, jadi masuk ke dalam tentu sangat mudah baginya.""Sudahlah, jangan pikirkan itu dulu. Yang penting sekarang buka gerbang perunggu ini." Ewan berkata, "Tua bangka, kuserahkan padamu.""Gampang sekali." Nazar terkekeh lalu berjalan ke depan gerbang perunggu.Namun, dia tidak langsung mencari mekanisme pembukanya. Bola mata Nazar berputar beberapa kali. Dia menoleh ke arah semua orang sambil tersenyum."Semuanya, aku mau berunding sebentar. Kalau aku berhasil membuka gerbang ini, aku mau mengambil setengah isi gudang harta. Gimana?""Boleh." Dewi Kembang langsung menyetujuinya.Yang dia pedulikan hanyalah nadi naga. Soal benda-benda b

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2698

    Ewan mengangkat kepalanya dan menatap lurus ke arah nadi naga. Senyum mengejek muncul di sudut bibirnya. "Terus saja merasa aman karena punya sandaran. Aku mau lihat bisa lari ke mana kamu sekarang."Detik berikutnya."Roar!"Nadi naga mengeluarkan auman keras. Tubuhnya yang sangat besar tiba-tiba berputar, lalu menghantam sebuah puncak gunung dengan keras.Boom!Batu-batu beterbangan ke segala arah, sementara debu mengepul memenuhi udara.Puncak gunung itu langsung berlubang akibat tabrakan nadi naga. Nadi naga segera menyusup masuk ke dalam lubang itu dan menghilang tanpa jejak."Masih mau kabur? Huh!"Tubuh Ewan berkelebat dan seketika tiba di depan lubang gunung. Tepat saat dia hendak mengejar nadi naga, suara Nazar terdengar."Bocah sialan, cepat bantu kami menyeberangi jembatan. Kita tangkap nadi naga itu bersama-sama!" Setelah berkata demikian, Nazar menjadi orang pertama yang berlari menuju jembatan batu.Dewi Kembang mengikuti tepat di belakangnya. Yang lainnya juga bergegas n

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2697

    Ewan langsung mengeluarkan Cambuk Pemukul Dewa dari Kantong Kosmik, lalu mengayunkannya ke arah cahaya putih itu dari kejauhan.Namun setelah cambuk itu diayunkan, tidak terdengar suara sedikit pun, seolah-olah tenggelam ke dalam lautan. Cahaya putih itu tetap utuh tanpa mengalami kerusakan sedikit pun."Eh? Cambuk Pemukul Dewa nggak berpengaruh padamu?"Ewan sedikit terkejut. Sejak memperoleh Cambuk Pemukul Dewa, ini adalah pertama kalinya senjata itu gagal.Namun, Ewan tidak mundur.Dia menyimpan kembali Cambuk Pemukul Dewa, lalu terus melangkah maju. Saat hampir mendekati cahaya putih itu, diam-diam dia menjalankan Teknik Naga Ilahi Sembilan Revolusi, mengangkat kondisi tenaga, energi, dan jiwanya ke puncak, lalu melangkah masuk ke dalam cahaya putih itu.Langkah pertama mendarat.Ewan tidak merasakan ketidaknyamanan apa pun.Kemudian, langkah kedua. Masih tidak terjadi sesuatu yang aneh.Lalu, dia melangkahkan kaki untuk ketiga kalinya. Saat itulah keadaan yang tadi diceritakan Koj

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2696

    Nazar tidak menjawab pertanyaan Ewan, melainkan bertanya kepada Sunnata, "Hidung Sapi, apa kamu pernah mendengar Formasi Penghancur Dewa?"Mendengar ucapannya, mata Sunnata langsung membelalak. "Bajingan, maksudmu cahaya putih itu adalah Formasi Penghancur Dewa?"Nazar mengangguk.Sunnata berkata dengan suara berat, "Kalau memang itu Formasi Penghancur Dewa, berarti kita nggak akan bisa mendapatkan nadi naga.""Formasi Penghancur Dewa itu apa?" tanya Ewan bingung.Sunnata menjelaskan, "Sesuai namanya, Formasi Penghancur Dewa adalah sebuah formasi.""Hanya saja, kekuatan formasi ini luar biasa besar. Makhluk hidup apa pun yang memasuki formasi ini akan mati mengenaskan. Nggak berlebihan kalau dibilang formasi ini adalah formasi pembunuh nomor satu di dunia!"Lalu, Sunnata mengernyit. "Aneh. Kenapa Formasi Penghancur Dewa bisa muncul di sini? Sebenarnya siapa yang memasang formasi ini?"Hati Ewan bergetar. "Apa ada cara untuk menghancurkan formasi ini?""Ada." Nazar menyambung, "Seorang

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2695

    "Tapi, gimana caranya memecahkan penghalang cahaya putih itu?""Guru!" Tiba-tiba, Koji memecah keheningan dan berkata, "Gimana kalau aku yang mencobanya?""Jangan gegabah," kata Ewan dengan ekspresi serius. "Cahaya putih itu sangat aneh. Sekalipun kekuatanmu tinggi, belum tentu kamu bisa menahannya.""Guru ...."Koji masih ingin berbicara, tetapi tatapan tajam Ewan langsung membuatnya terdiam.Mata Nazar berputar sejenak, lalu dia berkata, "Bocah, kita juga nggak bisa terus-terusan berdiri di sini. Menurutku, biarkan Koji mencobanya.""Tua bangka, apa maksudmu?" Ewan menatap Nazar dengan wajah tak bersahabat. "Kamu mau menyuruh Koji pergi mati?""Jangan salah paham. Koji itu orang kita sendiri, mana mungkin aku menyuruhnya pergi mati?" sahut Nazar. "Kultivasi Koji lebih tinggi daripada kita semua, lagi pula dia memang berbeda dari orang biasa .... Ehem, kamu paham maksudku, 'kan?"Sambil berkata demikian, Nazar mengedip-ngedipkan matanya.Ewan langsung mengerti bahwa yang dimaksud Naza

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2694

    "Terlalu aneh!"Melihat pemandangan itu, semua orang merasakan hawa dingin menjalar ke seluruh tubuh mereka.Harus diketahui, kekuatan serigala putih itu tidak kalah dari seorang ahli tingkat maharaja. Tak disangka, di dalam cahaya putih itu, dia sama sekali tidak mampu melawan dan langsung hancur menjadi debu.Butuh beberapa saat sebelum semua orang akhirnya tersadar."Sebenarnya apa cahaya putih itu?""Gimana bisa dalam sekejap mengubah serigala putih itu menjadi debu?""Jelas-jelas cahaya putih itu memiliki daya hancur yang mengerikan, tapi kenapa kita sama sekali nggak merasakan niat membunuh darinya?"Saat semua orang masih dipenuhi tanda tanya ....Roooar! Suara auman naga mengguncang langit dan bumi.Nadi naga tetap melingkar di depan puncak gunung dengan kepala terangkat tinggi. Sepasang matanya yang besar menatap rombongan Ewan dengan penuh penghinaan, seolah berkata, "Kalau memang mampu, maju dan tangkap aku. Dasar kumpulan pecundang!"Nazar langsung murka. "Sialan! Beraninya

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status