Share

Anne Mengirim Sinyal

last update Dernière mise à jour: 2023-03-21 05:57:05

“Anne, aku akan membantu kamu,” ucap Duke. Lelaki yang memakai pakaian formal kerajaan ala Eropa itu memeriksa denyut nadi kekasihnya. Wanita yang di kursi roda sedang memikirkan cara untuk mengirim sinyal. Namun, Anne belum memikirkan cara bagaimana dirinya bisa membuat sinyal dan melakukan trik sihir. Raja sedang duduk, beberapa bangsawan menutupi muka dan merasa bersalah. Raja yang mendengar teriakan dari seorang bangsawan masih belum bisa menerima dan mengecek kebenaran dari wanita tahanan.

“Aku akan membuat mata-mata itu mengaku,” ucap raja. Lelaki yang tahtanya tinggi maju dan kemudian mencium aroma kejujuran dari wanita bayaran penyihir hitam. “Kamu dibayar berapa dengan penyihir yang menyurhmu?”

“Duke, kemungkinan kita harus keluarkan rencana yang satunya. Tidak bisa seperti ini.”

Jika saja mereka mau mengaku. Aku tidak perlu mengirim sinyal, tetapi kalau dibiarkan raja dalam bahaya. Kita tidak tahu siapa yang membawa senjata, pikir Anne. Dengan perut yang besar karena kutukan Anne terpaksa harus duduk di kursi roda. Wanita itu ingin sekali berjalan dan melihat siapa yang berkhianat.

Namun, Dryad yang berparas cantik dan berpakaian hijau mengelilingi bangsawan karena dia masih kekurangan tanaman langka. Setelah menemukan tanaman yang digunakan untuk membuat gula, Dryad merasa ada yang kurang.

“Apakah di antara para bangsawan tidak ada yang mengaku? Jika tidak ada maka saya akan menyuruh tentara untuk menyuruh mereka mengusir bangsawan yang korupsi karena telah melanggar kerajaan sihir.”

Sang raja bertanya ke semua lelaki yang memakai baju menteri sihir kerajaan penyihir putih, namun para bangsawan membungkam mulutnya dan tidak ada satu pun yang berkata. Lalu peri hutan yang bernama Dryad menjentikkan jarinya dan keluarlah tanaman-tanaman langka dari tempat yang tidak diketahui.

Putri Mahkota yang menahan sakit karena tumor di perut tidak bisa duduk dengan tenang. Pikirannya seakan berkata bahwa harus ada teguran untuk orang-orang. Ruangan dipenuhi banyak orang, bisikan-bisikan makin terdengar di kuping wanita yang masih duduk di kursi roda.

“Aku akan maju dan membuat sebuah keputusan. Keputusan ini untuk rakyat dan kerajaan,” ucap Anne. dia kemudian mengeluarkan sebuah kertas sihir, lalu kertas itu bergerak-gerak dan membentuk sebuah kupu-kupu. “Pergilah menemui adikku. Perintahkan bala tentara dari kerajaan sebelah untuk mengeksekusi bangsawan.”

Saat Anne sedang mengirim sinyal, dari jauh muncul seorang bangsawan yang membawa sebuah belati. Lelaki yang di samping Anne langsung membuat sebuah formasi sihir dan langsung mengeluarkan sebuah tongkat. Dan lelaki bangsawan itu terjatuh karena Duke mengeluarkan cahaya dari tongkat, besi yang tajam dari tangan bangsawan terjatuh dan raja kemudian turun perlahan demi perlahan dari singgasana. dia kemudian mengambil senjata tajam itu, kemudian raja membuat senjata itu menjadi sebuah abu dengan cahaya dari tangannya.

“Aku akan menghukum Marquez Radisa atas percobaan pembunuhan. Pengawal silakan masuk dan bawa Marquez Radisa ke penjara,” ucap raja dengan tegas. dia kemudian maju dan mengambil tanaman-tanaman. “Aku tidak bisa lagi meringankan hukuman. Anne, aku serahkan ini ke kamu untuk menentukan hukuman,” ucap raja. Raja berjalan menuju singgasana dan tangan kanannya memegang kepala karena pusing memikirkan kerabat kerajaan yang bersikap semena-mena bahkan hampir melukai Anne. Sementara itu, ruangan masih kelihatan banyak orang-orang. Bangsawan penyihir masih pada berbisik. Anne mendengarkan bisikan mereka.

“Apa-apaan ini, seharusnya putri Anne diasingkan. mengapa malah disuruh ikut rapat, seorang wanita seharusnya mengurusi dapur atau uang kas,” ucap bangsawan yang bernama Countes Refado. Anne berdiri dari kursi roda dan aura sihir ke luar dari tubuhnya.

“Oh, jadi ini ya yang selama ini kalian bahas. Mengenai kelamahan calon pemimpin. Tidak bisakah kalian menilai dan mengomentari diri kalian. Sudah merasa benarkah yang kalian perbuat?” tanya Anne. Duke yang bernama Alban maju ke depan. Dia tidak bisa berdiri saja dan melihat kekasihnya yang bernama Anne dihina dan tidak dipandang sebagai calon ratu penyihir putih merasa emosi. Lalu, Duke maju dan melangkah dengan kaki yang gagah dan pakaian yang elegan sebagai bangsawan.

“Yang mulia, saya sebagai tamu terhormat sekaligus calon suami Anne Lavio merasa sakit hati atas perlakuan bangsawan. Bolehkah hamba mengeluarkan barang bukti yang sudah disimpan oleh Anne?” tanya Duke dengan posisi bersujud.

Duke, mengapa kamu harus seperti ini? Aku tidak ingin kamu seperti ini, kamu adalah calon suamiku. Tolong jangan membuat bangsawan lainnya melihat dirimu rendah, pikir Anne.

Lalu Anne juga maju sebagai calon ratu di hadapan raja. Menunggu tentara datang, dia kemudian bersujud dan perlahan-lahan duduk.

“Yang mulia raja. Izinkan saya menghukum para bangsawan, biarkan saya menunjukkan barang bukti kepada anda,” ucap Anne. Kemudian wanita itu mengeluarkan sebuah tongkat dan mantra terucap. Tiba-tiba muncul beberapa tanaman langka yang belum datang di depan singga sana raja.

“Ini barang bukti yang sudah dikumpulkan Anne dan peri hutan. Jika kalian masih tidak mengaku, maka saya tidak bisa meringankan hukuman karena pelanggaran yang kalian perbuat sudah keterlaluan,” ucap Raja. Beberapa tentara kiriman Anne dan Duke tiba, pintu aula yang besar terbuka. Maju para kesatria dengan baju besi dan mereka mengepung bangsawan-bangsawan.

“Yang mulia saya mohon izinkan saya mengaku. Saya akan mengganti kerugian,” ucap salah satu bangswan. Duke yang berlutut di depan raja mengepal tangannya, air matanya menetes karena mendengar bangsawan yang ingin dibebaskan.

Pria itu berdiri dan kilat yang dikeluarkan membuat perpindahannya tidak bisa dibaca atau dilihat.

“Kau berani sekali ingin mendapat keringanan. Apa kau setega ini terhadap raja dan ratu? Apa kau tidak melihat raja dan ratu telah memakmurkan rakyat? Apa kau tidak melihat wajah peri Dryad yang murka karena kamu?”

“Pengawal bawa dia ke ruang tahanan bawah tanah. Jangan beri dia makan, tidak ada ampun untuk seorang bangsawan yang berhati busuk dan serakah akan harta dan kekuasaan,” ucap Duke. Di luar, butiran es yang halus turun lebat sehingga membuat kerajaan tampak dingin. Para bangsawan kedinginan di dalam, mereka pada meniupkan sihir ke tubuh mereka saat para tentara sedang mengepung.

“Tahan mereka, aku tidak mau lagi melihat wajah orang yang bermuka dua. Di depan rakyat mereka kelihatan baik namun di belakang rakyat mereka terlihat jahat,” ucap Anne. Saat itu semua bangsawan langsung di sihir dengan sebuah tali dan mereka tidak bisa bergerak karena sebuah tali berbentuk ranting mengikat tubuh mereka dan kekuatan sihir mereka telah disegel. Para tentara yang dipanggil dengan sinyal bantuan sudah dilatih untuk mengikat bangsawan. Bangsawan itu menggerakkan tangan dan kaki mereka, namun setiap sihir terserap oleh kekuatan tali akar.

“Akhirnya, saya tidak perlu turun tangan. Setelah saya teliti lagi ke mana hilangnya tanaman-tanaman yang saya jaga supaya tidak ada kerusakan di bumi ternyata diambil penyihir serakah,” ucap Dryad. Kemudian tanaman-tanaman itu dikembalikan oleh Dryad. Peri hutan itu lalu menyanyikan lagu mantra dan tanaman-tanaman yang hilang muncul daun kecil. Daun kecil itu adalah tunas yang baru tumbuh. Berkat sinyal yang dikirim ke Eve dan kekasihnya para bangsawan sudah ditangkap atas tuduhan ilegal dan meracunia Eve serta Anne.

“Anne, kamu tidak apa-apa?” tanya Duke. dia melihat wanita yang akan menjadi calon ratu itu muntah darah dan wajahnya pucat. “Baginda raja, saya akan pergi dan membawa Anne ke ruang pengobatan,” ucap Duke. Raja menganggukkan kepala dan pria yang memegang Anne itu tidak terlihat dan transparan.

“Terima kasih sudah menolongku, Duke.”

“Aku akan merawatmu, Anne kamu harus bertahan.”

Wanita yang bersama lelaki yang berpenampilan formal, memegang dengan erat bajunya. Lelaki itu melotot karena matanya melihat ada cairan biru.

“Anne … Anne …, tolong jawab pertanyaanku.”

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application

Latest chapter

  • ADIKKU YANG BERNAMA EVE, JADIKAN AKU SEBAGAI MATA KE DUAMU   Raja Bertemu Masa Lalu

    Island yang memakai pakaian sederhana menemui seorang lelaki yang gagah, lelaki itu adalah suami sahabatnya. Sahabat Island yang meninggal, siapa lagi kalau bukan ratu. Ratu dari penyihir suci yang bisa membawa kedamaian. “Halo, sudah lama tidak bertemu. Semakin hari, Anda semakin kelihatan tua.”Wanita berpakaian atasan baju laki-laki yang agak sobek dan celana panjang kain yang agak kusut itu, berjalan dengan pelan-pelan melihat kakak kelas di kerajaan sihir. Kakak kelas di kerajaan sihir, yang berstatus suami ratu sihir es – kini menahan napas, kemudian dia menutup buku.“Ada apa? Kenapa berpakaian seperti rakyat.”Island melemparkan baju yang sama, namun warna pakaian itu adalah hijau muda dan penutup kepala. Dia ingin raja segera bertemu adi tirinya yang masih hidup, Island merahasiakan penyakit pangeran ke 2. Pangeran ke dua saat terjadi perang antara monster dan penyihir baik – dibawa ke tempat manusia. “Pakai, saja. Ada seseorang yang menunggu kamu.”Raja yang memegang pakai

  • ADIKKU YANG BERNAMA EVE, JADIKAN AKU SEBAGAI MATA KE DUAMU   KEMUNCULAN ISLAND

    Yang mulia membacakan beberapa kasus, bangsawan angkuh tidak mau mendengar. Mereka malah menyuruh raja untuk menutup agenda tahunan, alumni-alumni kementerian datang dan memasuki ruang rapat kerajaan. Alternatif sudah dimulai, raja kemudian menyuruh beberapa pengawal untuk mengantar kedatangan tamu terhormat. Wanita itu tidak menampakkan pakaian glamor, dia juga tidak menggoda beberapa bangsawan justru menunjukkan beberapa dokumen kesehatan masyarakat yang sudah dicatat Alband dan Putra mahkota.“Yang mulia, saya adalah penyihir yang sudah bersahabat dengan mendiang ratu. Saya ke sini untuk menunjukkan beberapa bahan-bahan pengobatan yang hilang dari pandangan saya.”Pengawal kerajaan kemudian mengambil gulungan, dia mulai membacakan beberapa orang yang telah menghilangkan bukti-bukti. Island meski berada di perbatasan, dia menyediakan pengobatan yang tidak mahal dan terjangkau bagi masyarakat. Kode yang diberikan Island sudah jelas, Raja yang membaca juga mengerti. Di gulungan, terda

  • ADIKKU YANG BERNAMA EVE, JADIKAN AKU SEBAGAI MATA KE DUAMU   Anne Mengalami Diskriminasi

    Beberapa serdadu sihir melindungi Island, wanita yang dilindungi itu tidak bisa melihat bawahannya terluka. Siapa lagi, kalau bukan Island. Island sang penyihir mawar memang memiliki bakat yang luar biasa sejak lahir, dia sekarang melindungi Anne dari diskriminasi. Beberapa penyihir hitam sengaja menyerang kapal terbang yang dipesan. Bicara yang sangat sulit, apa lagi mereka sudah merencanakan. Seorang putri yang akan terlahir cantik menjadi cacat karena kutukan yang direncanakan. Siapa lagi, kalau bukan dari bangsawan kerajaan pihak raja. Kakak Eve, dia pernah bertemu dengan beberapa putri bangsawan yang sombong. Bahkan mereka berkata kalau orang tua mereka membenci. Diskriminasi terang-terangan dilontarkan ke Anne, saat sedang ikut ujian sihir. “Berapa lama lagi kita menghalangi musuh, Nyonya?” tanya Serdadu. Mereka berusaha menghalau serangan untuk memutar kapal terbang. Island sungguh tidak bisa menahan serangan, tangannya seperti ingin membuat musuh menjadi abu.“Ulur waktu, ka

  • ADIKKU YANG BERNAMA EVE, JADIKAN AKU SEBAGAI MATA KE DUAMU   Kutukan Mati Dan Darah

    Kicau terdengar jelas di langit, menandakan Anne dan Eve mengalami sihir yang membuat mereka tidak bisa terbangun. Ekliptika matahari belum benar, sehingga sihir putih belum bisa membuat perubahan besar. Dua wanita mengalami sihir yang membuat mereka kesakitan dan melemah.“Anne, kamu harus bertahan.”Pilihan yang sangat sulit untuk Duke Alband, di saat Anne sedang mengalami kutukan mengerikan. Anne berubah biru, karena peredaran darahnya tidak lancar. Setiap kali, dia memuntahkan cairan yang bernama cairan kehidupan di tubuhnya. Esensi jiwanya terguncang, membuat energi sihir menyerang jantung dan rahim sehingga perut Anne membengkak. Bulan sedang tidak baik-baik saja, amanat raja dan ratu sihir harus disampaikan. Anne harus menghormati raja, tetapi dia tidak bisa ke kerajaan dan menghadap ayah kandungnya. Anne dan Eve sedang mengalami kutukan mematikan.Musuh tidak mungkin mundur, mereka pasti akan mencari kesalahan demi mendapat kekuasaan. Sihir listrik yang diasah oleh Alband dan

  • ADIKKU YANG BERNAMA EVE, JADIKAN AKU SEBAGAI MATA KE DUAMU   Thunder Bird

    Island, yang tengah berjalan di hutan, mendengar suara Thunder Bird menggema di langit. Ia segera mengirim sinyal ke Alband dan beberapa temannya yang sebelumnya berpencar. Mereka memang sengaja berpisah untuk menghindari musuh yang mengintai. Hingga kini, belum jelas siapa yang memerintahkan mereka memata-matai Anne dan Eve.Island menatap kepala burung Thunder Bird itu dalam-dalam, matanya membulat dan wajahnya menegang.“Anne, Eve... semoga kalian selamat.”Dengan lembut, Island mengelus kepala sang burung dan memberinya makan. Setelah itu, ia memerintahkannya kembali ke puncak pegunungan.“Pergilah. Kau sudah membantuku.”Hewan mitologi itu mengeluarkan suara pelan, seolah menangis. Ia tahu Island dalam bahaya dan enggan berpisah. Namun Island telah menyiapkan mantra khusus—agar burung itu dapat menemukan dirinya, baik dalam keadaan aman maupun genting.Demi menjaga keseimbangan dunia sihir, para penyihir kini berpencar, mencari sang pengkhianat. Langit jagat raya sedang kelabu, d

  • ADIKKU YANG BERNAMA EVE, JADIKAN AKU SEBAGAI MATA KE DUAMU   MERAH ?

    Anne yang sedang sakit tidak ingin acara bunga mawar berakhir dengan kekacauan. Meskipun ada tumor atau kista di perutnya, dia tetap cekatan. Anne sudah mencoba injeksi agar tidak tumbang."Anne, mawarnya tumbuh berwarna merah!""Merah? Syukurlah."Anne yang bertanya dan mengucap syukur itu sendiri tidak percaya bahwa dia telah memilih bibit berwarna merah. Bibinya—atau Tante Island—menunjukkannya. Kemudian, dia mengeluarkan mawar yang telah dipetik.Penyakit Anne memiliki masa inkubasi yang sangat lama, jadi dia tidak boleh kelelahan. Namun, Anne ingin acara bunga mawar berjalan lancar. Dia juga tahu ada bangsawan yang cemburu padanya. Maka, dia berusaha tetap tenang meskipun sedang sakit."Anne, apakah kamu tidak kesakitan? Kamu harus duduk di kursi roda."Tantenya lalu membuat kursi roda itu muncul, kemudian membantunya duduk perlahan. Beberapa bangsawan yang melihat perut Anne yang tampak besar mulai berbisik, menyebarkan gosip bahwa Anne dan Alband memiliki anak sebelum menikah.

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status