Inicio / Historical / ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar / Chapter 43: Selamat Datang Kembali, Monster

Compartir

Chapter 43: Selamat Datang Kembali, Monster

Autor: MIMOWIE
last update Fecha de publicación: 2026-05-25 13:00:42

FLASHBACK – Dua Hari Sebelum Pernikahan, Pagi Hari.

Arlos berdiri di balkon kamarnya, menatap persiapan pernikahan di taman dengan ekspresi yang—untuk pertama kalinya dalam hidupnya—hampir bisa disebut bahagia.

“Yang Mulia tampak sangat senang pagi ini,” Felix berkomentar dari belakangnya, senyum kecil di wajahnya.

“Aku tidak pernah melihat Yang Mulia tersenyum sebanyak ini.”

“Aku akan menikah,” Arlos menjawab—kata-kata yang dulu akan mustahil keluar dari m
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 83: Mama, Jangan Pergi

    Enam bulan berikutnya adalah campuran dari kebahagiaan dan kesedihan.Anastasia memiliki hari-hari baik—di mana dia hampir seperti dirinya yang lama. Bermain dengan anak-anak, jalanjalan dengan Arlos, bahkan menghadiri beberapa acara kekaisaran.Tapi dia juga punya hari-hari buruk—di mana rasa sakitnya begitu hebat hingga dia tidak bisa bangkit dari tempat tidur. Di mana napasnya begitu pendek hingga berbicara pun terasa mustahil.Yenna dan Margareth selalu ada di sisi Anastasia, menemani Anastasia dengan mata yang basah oleh air mata. Menangisi nasib menyedihkan Anastasia yang malam.Lucian dan Sera tidak sepenuhnya mengerti apa yang terjadi—Tapi mereka tahu Mama sakit. Lagi.Dan mereka menghabiskan setiap momen yang bisa bersama Mama mereka.Lucian—sekarang hampir sembilan tahun—sering bolos akademi hanya untuk duduk di samping tempat tidur ibunya, memegang tangannya, menceritakan tentang harinya.“Mama harus istirahat

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 82: Harga Dari Keajaiban

    “Yang Mulia,” suaranya gemetar. “Kerusakannya... kembali.Dan kali ini... lebih parah dari sebelumnya. Tubuh Yang Mulia Permaisuri... seolah mengimbangi kesehatan yang ajaib dengan memburuk lebih cepat sekarang.”“APA MAKSUDMU?” Arlos mengaum, api literal mulai menari di sekitar tubuhnya.“Yang Mulia, mohon tenang—““KATAKAN PADAKU APA YANG TERJADI PADA ISTRIKU!”Tabib itu menelan ludah.“Tubuhnya... seperti lilin yang dibakar dari kedua ujung.Kesembuhan ajaib itu—itu meminjam dari masa depannya. Dan sekarang—tubuhnya menagih hutang itu. Dengan bunga.”Keheningan total.Arlos merasakan dunia berhenti berputar.“Berapa lama?” suaranya tiba-tiba berbahaya tenang.“Aku... aku tidak tahu pasti…Yang Mulia—tidak ada yang bisa kulakukan. Tidak ada ramuan, tidak ada sihir lagi yang bisa--““KELUAR.”“Yang Mulia—““KELUAR SEBELUM AKU MEMBAKARMU HIDUP-HIDUP.”

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 81: Tugas Yang Telah Selesai

    Malam Keintiman Kembali ke istana, kehidupan normal mereka kembali—tapi dengan kualitas baru. Anastasia, sekarang benar-benar sehat, memiliki energi yang belum pernah dia miliki dulu bahkan saat ia masih beumur 17 tahun dan belum melahirkan Lucian, anak pertamanya. Dia tidak hanya bisa mengurus anak-anak dan tanggung jawab permaisuri— Dia juga punya waktu untuk Arlos. Waktu yang berkualitas. Intim. Malam-malam mereka menjadi lebih dalam—bukan hanya fisik—meskipun itu juga, tapi emosional. Mereka akan berbicara sampai larut malam—tentang mimpi, ketakutan, harapan. “Aku takut,” Anastasia mengaku suatu malam, kepalanya di dada Arlos, mendengarkan detak jantungnya yang stabil. “Takut apa?” Arlos bertanya, jari-jarinya bermain dengan rambutnya. “Bahwa ini semua akan hilang. Bahwa ini terlalu sempurna untuk bertahan.” Arlos menariknya lebih erat.

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 80: Dan Untuk Sesaat, Dunia Sempurna

    Di akademi, semua orang terdiam ketika Permaisuri tiba. Anastasia, dalam gaun sutra biru yang elegan, mahkota kecil di kepalanya, berjalan dengan Arlos di sisi kanannya dan Lucian di kiri. “Permaisuri kita sangat cantik,” bisik-bisik di antara siswa dan orang tua. “Dan lihat—dia memegang tangan Pangeran Lucian. Mereka sangat dekat.” Upacara dimulai. Dan ketika nama Lucian dipanggil— “Pangeran Lucian Draven Cassius, Siswa Terbaik Tahun Ketiga”— Anastasia berdiri, bertepuk tangan dengan bangga, air mata mengalir. Lucian berjalan ke panggung, menerima medali emas dan sertifikat. Tapi alih-alih langsung kembali— Dia turun dari panggung, berjalan langsung ke ibunya, dan memeluknya. “Ini semua karena Mama,” bisiknya. “Mama yang selalu percaya pada Lucian.” Anastasia tidak bisa menahan tangisannya. Dia memeluk putranya dengan erat—putranya yang sudah hampir setinggi bahun

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 79: Tahun-Tahun Keemasan

    Villa pantai kekaisaran adalah surga di bumi. Dibangun di tepi pantai pribadi dengan pasir putih dan air biru jernih, dikelilingi oleh hutan tropis yang rimbun. Villa itu sendiri megah tapi juga nyaman—bukan istana yang formal tapi rumah yang hangat. Mereka tiba di sore hari—Lucian dan Sera sudah bergidik dengan kegembiraan saat melihat laut untuk pertama kalinya. “AIR BESAR!” Lucian berteriak, berlari ke pantai sebelum siapapun bisa menghentikannya. “Lucian! Tunggu!” Anastasia tertawa, berlari mengejarnya dengan Sera di gendongan. Arlos mengikuti dengan senyum—pemandangan keluarganya bermain di pasir membuat sesuatu di dadanya melembut. Ini adalah kebahagiaan. Kebahagiaan sejati. ☆☆☆ Dua minggu berikutnya adalah kenangan yang akan mereka hargai selamanya. Pagi dimulai dengan sarapan di teras yang menghadap laut. Lucian dan Sera akan berlari ke panta

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 78: Musim Terakhir Sebelum Mereka Tumbuh

    Malam adalah untuk keintiman. Setelah anak-anak tidur—Lucian di kamarnya yang sekarang penuh dengan buku tentang sihir dan sejarah kekaisaran, Sera di tempat tidur bayi di kamar mereka—dia masih menolak tidur jauh dari orang tuanya. Arlos dan Anastasia akan punya waktu untuk mereka berdua. Kadang mereka hanya duduk di balkon, menatap bintang, berbicara tentang hari mereka. Kadang mereka membaca bersama—Arlos membacakan laporan kekaisaran sementara Anastasia membaca novel—dia menemukan dia sangat suka cerita romansa, meskipun tidak ada yang sebanding dengan cerita mereka sendiri. Dan kadang— Kadang mereka hanya menatap satu sama lain, tidak perlu kata-kata, tangan saling bergandengan. “Apa yang kau pikirkan?” Arlos akan bertanya suatu malam, jari-jarinya bermain dengan rambut Anastasia yang tergerai. “Aku berpikir betapa beruntungnya aku,”

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 72: Ujian Sang Phoenix

    Perjalanan ke Gunung Api Tertinggi memakan waktu sepuluh hari.Sepuluh hari melewati hutan yang gelap, lembah yang berbahaya, dan akhirnya—salju yang tidak pernah mencair bahkan di musim panas.Arlos tidak berhenti kecuali saat kudanya perlu istirahat. Dia tidak tidur—hanya medi

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 71: Kembali Padaku

    "Bukan harta duniawi yang kuinginkan." Aldric menatapnya dengan tatapan yang menembus. Sangat tajam."Tapi sesuatu yang jauh lebih berharga."Dia berhenti di samping ranjang, menatap Anastasia yang tidur dengan napas yang lemah."Ramuan yang bisa menyembuhkannya memerlu

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 70: Harga Sebuah Keajaiban

    Seminggu setelah serangan, kehidupan perlahan kembali normal.Tapi ada perubahan. Arlos menjadi lebih protektif—hampir tidak pernah meninggalkan istana, memastikan ada penjaga berlipat ganda di sekitar sayap keluarga, menambah pelindung sihir hingga tidak ada apapun—bahkan tikus—yang bis

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 69: Api yang Menjaga Rumah

    "Arlos?"Suara itu—suara yang paling dia cintai—membuat dia berbalik dengan cepat.Anastasia berdiri di samping ranjang, menggendong Sera yang menangis, mata biru melebar dengan shock dan— ketakutan?"Anastasia," bisiknya, melangkah ke arahnya—tapi dia berhenti saat mel

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status