Share

Part 6

“Bentar, ini gue gak salah denger, kan? Lo dapat bekal dari Bella?” Sita bertanya memastikan. Pasalnya, tadi Bella mengaku padanya kalau Bella lupa membawa bekal. Lalu bagaimana bisa Bella memberikan bekal pada Vian?

Vian mengangguk. “Iya, gue dapat dari Bella.”

“Sit.” Mereka berempat menoleh.

“Duduk Bell.” Regan menyuruh Bella duduk.

Bella mengangguk, lalu duduk di samping Sita.

“Bell, kotak bekal yang dipegang Vian beneran dari lo?” Beno bertanya.

Bella menatap kotak bekalnya yang dipegang Vian. Lalu Bella terdiam sejenak. Sudah Bella duga pasti ini akan terjadi. Harusnya tadi dia tidak usah ke kantin. Bella tidak bisa berbohong. Yang ada Sita malah makin marah padanya.

“Iya, gue yang kasih.”

“Kenapa lo bohong sama gue? Bukannya tadi lo bilang kalau lo lupa bawa?” Sita bertanya.

“Sorry, Sit. Gue kasih ke Vian karena dia udah nolongin gue kemarin.”

Sita kemudian tersenyum. “Iya, gak papa. Harusnya lo jujur aja kalau bekalnya lo kasih ke Vian. Kenapa harus bohong segala?”

Bella ikut t
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status