Share

Part 90

"Iya, sebentar." Bella sangat malas jika sedang sakit dan harus membukakan pintu ketika ada tamu yang datang. Tapi mau bagaimana lagi, sedang tidak ada orang di rumah. Baron sedang pergi mengerjakan tugas di rumah temannya, sedangkan Lani sedang pergi arisan.

"Sebentar! Gak sabaran banget sih." Bella menggerutu.

"Hai!"

Bella semakin kesal ketika tahu yang datang adalah Vian. Bella hendak menutup pintu, namun Vian segera menahannya.

"Bell, tunggu bentar. Gue mau ngomong."

"Gak ada yang perlu diomongin. Lepas gak?"

Vian menggeleng. Masih tetap menahan pintu.

"Ya udah." Karena kesal Bella membiarkannya dan kembali ke dalam. Vian segera menyusul.

"Bentar Bell." Vian menahan lengan Bella.

"Gue lagi gak mau diganggu."

"Gue gak mau ganggu lo kok. Gue cuma mau cek keadaan lo. Kata bang Baron lo lagi sakit dan lo sendirian di rumah, makanya gue ke sini."

"Jagain aja Sani. Dia pasti sendirian di rumah," sindir Bella.

"Jangan gitu dong, Bell. Ini gue bawain bubur ayam buat lo. Dimakan dulu, ya.
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status