共有

Bab 144 Aksi Randy

作者: Dhisa Efendi
last update 公開日: 2026-03-08 20:14:14

Brak! Brak!

"Poksi! Sudah jam sebelas! Apa Kamu nggak lapar?!"

Poksi terbangun dari tidurnya. Teriakan sang mama dan gebrakan pada pintu cukup membuat matanya terbuka lebar.

Jam sebelas?

"Poksi!!"

Jeritan sang mama seperti ingin merobek gendang telinganya.

"Kamu melewatkan interviewmu lagi!" Dumel sang mama.

Poksi seperti bangun dari mimpi buruk mendengar kata interview.

Memang ada jadwal interview hari ini dan itu jam sepuluh.

"Astaga!" Kata Poksi sambil mengucek matanya.

Ia lalu berla
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 163 Axel bingung

    Bagaimanapun Kirana sangat menyayangi Tiffany. Ia tidak ingin Tiffany kelaparan karena malas makan atau tidak berselera dengan makanan yang ia sediakan. Kenapa Tiffany tidak dapat menghargai kasih sayangnya yang besar itu? Tiffany sudah keluar kamar dan mendengar ucapan Kirana. Ia langsung berjalan berjingkat ke dapur dan bersembunyi di balik pintu. Rencananya bila sang mama masuk ke kamarnya ia akan segera keluar lewat pintu belakang. 'Biar dia kaget dan papa akan ngomelin dia karena nggak merhatiin Aku!' kata Tiffany dalam hati. Tapi yang terjadi bukanlah apa yang ia inginkan. Sandro mencegah dengan menahan tangan Kirana. Lalu ia berbicara dengan keras agar Tiffany dapat mendengar ucapannya, "Biarkan dia, Sayang. Dia sudah besar. Kalau dia ingin makan di kamar ya biarkan saja. Kalau dia nggak mau makan juga nggak papa. Nanti dia akan makan kalau dia lapar." Kata Sandro sambil menyuap nasinya. Mata Tiffany membulat sempurna. Ia mendengar semua kalimat yang diucapkan papanya deng

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 162 Kemesraan

    Safira terlihat blingsatan melihat adegan kemesraan yang berlangsung di depan matanya. 'Apa - apaan Ariana ini? Apa ia mau pamer?!' hati Safira menjerit. "Aku cuma memberinya selamat atas pernikahan Kalian! Tapi kenapa dia malah bilang 'sorry'?" kata Safira gemas. Ia tidak habis pikir kenapa Sunny menolak uluran tangannya dan mengatakan maaf. Itu sungguh aneh! "Aku tidak mengerti apa yang dia katakan. Tapi ia ingin menjabat tanganku jadi aku langsung meminta maaf karena aku tidak dapat menerimanya." Jelas Sunny pada Ariana. Ariana mengerti. "Ia ingin memberimu selamat atas pernikahan Kita." Jawab Ariana. "Oh, begitu." Sahut Sunny sambil melihat ke arah Safira. "Sebaiknya Kamu memang harus belajar bahasa Indonesia, Sayang." Kata Ariana lagi. "Siap." Balas Sunny singkat. Yang terpenting baginya adalah Ariana sekarang sudah berada di sisinya. Tanpa sadar ia membawa Ariana meninggalkan Safira untuk menuju kamar pengantin mereka tanpa ucapan selamat tinggal. Ariana juga melupakan

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 161 Ngidam naga

    Alea masuk ke ruangannya dengan nafas sedikit terengah. Dulu ia turun di depan lobby dan pihak kantor yang bertugas akan membawa mobilnya ke tempat parkir. Begitu juga saat bersama Axel atau Alvian. "Kamu terlambat, Al! Terlambat banget - banget!" Sindir Axel. Ia langsung menyerahkan setumpuk berkas di meja Alea. "Input seperti biasa." Katanya lagi. Pekerjaan remeh yang diberikan pada Alea oleh sang papa sebagai pembelajaran karena ketidak peduli annya selama ini. Pekerjaan remeh tapi tidak dapat diabaikan atau ditunda sama sekali. Alea mendengus, "Sudah bagus Aku nggak bolos! Jangan cari gara - gara sama Aku, Ax!" Semprot Alea. Axel tertawa. Adik satu - satunya ini memang sangat temperamental. Ia hanya segan pada Alvian. "Mama dulu ngidam apa, ya?" Tanya Axel sambil lalu. Ia seperti berbicara pada dirinya sendiri tapi sukses membuat Alea terpancing. Alea menautkan alisnya. Apa maksud Axel? "Apa maksudmu?" Tanyanya tidak tahan. Ia melepaskan berkas yang sudah ia pegang la

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 160 Pelajaran buat Alea

    "Kalau Kamu nggak makan, seumur hidup Mama nggak akan membuatkan nasi goreng lagi!" Ancam Artika. Alea terpaksa memakan nasi gorengnya dengan enggan. Tapi nikmatnya nasi goreng dan perutnya yang lapar segera membuang rasa enggan itu. Ia menghabiskan nasinya dengan cepat. "Minumlah dulu. Mama akan mengantarmu ke kantor." Kata Artika lebih tegas lagi. Alea melongo. Ia tidak menyangka sang mama akan mengantarnya. "Aku bisa pergi sendiri, Ma." Kata Alea berharap. Artika sudah kembali dengan kunci mobil di tangan. "Nggak boleh! Mama akan mengantarmu!" Kata Artika. Andara melarang Alea membawa mobil sendiri ke kantor karena takut ia malah akan melantur kemana - mana di jam kerja. Seperti saat mendatangi Adamis sebelum ia menikah. Alea terpaksa menurut dengan bibir yang maju hampir sekian senti. 'Kenapa Papa dan Mama hari ini? Kenapa mereka jadi begitu menyebalkan?" Dengus hatinya kesal. Artika melihatnya dari kaca spion di atasnya. "Itu bibir jangan maju begitu. Siapa yang mau na

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 159 Umpatan Alea

    Siska hanya berpraduga. Tidak ada yang memperhatikan mereka. Semua sibuk dengan pasangan mereka masing - masing. Ariana tiba - tiba teringat pada para pelayan. Mereka pasti menunggu mereka selesai makan. Ia lalu bertepuk tangan. Ia ingin para pelayan juga merasakan kebahagiannya. Mariska datang dan membungkuk di hadapannya. "Ada yang bisa Saya bantu, Nyonya?" Tanyanya dengan takzim. Ariana mengangguk. "Panggil semua temanmu. Kita makan sama - sama di sini." Titahnya. Mariska terperanjat. "Tapi, Nyonya..""Cepatlah. Pasti Kalian sudah lapar. Siapa yang nggak mau akan kupecat!" Titah Ariana sedikit memaksa. Tentu saja ia tidak sungguh - sungguh dengan ucapannya tentang pemecatan itu. "Baik, Nyonya."Mariska segera berlari menuju kumpulan pelayan yang menunggu di dalam pantry. "Nyonya Ariana meminta Kita makan sekarang!" Beritahunya. "Tapi Mar, mereka belum selesai makan." Protes Atuna. "Sekarang atau Kita akan dipecat!" Kata Mariska lagi. "Apa?!""Hah?!""Serius?""Makanya

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 158 Kirana boleh bekerja

    Papa Randy adalah seorang dosen di sebuah perguruan tinggi swasta. Kecelakaan merenggut nyawanya. Ia meninggalkan Rania yang hampir gila karena rasa kehilangan yang tiba - tiba. Randy memutuskan untuk berhenti kuliah dan bekerja serabutan untuk mencukupi keluarganya. Tapi itu tidak cukup. Denada membutuhkan biaya banyak untuk kuliahnya. Sampai suatu hari teman nongkrong di bar membutuhkan jasanya untuk menyingkirkan kekasihnya. "Aku bosan! Aku muak! Dia menempel terus seperti lintah!""Lalu Aku harus bagaimana?""Singkirkan Dia! Bagaimanapun caranya! Tenang, Ran. Aku akan membayarmu dengan pantas!"Randy memulai usaha kotornya. Ia menabrak korban pertamanya hingga tewas di tempat. Randi menjadi salah satu pelaku tabrak lari yang tidak tertangkap. Ia menjadi berdarah dingin tapi tetap lembut pada keluarganya. Imbalan yang sepadan membuatnya ketagihan. Ia tidak harus membanting tulang untuk mendapatkan uang. Ia melakukannya. Lagi dan lagi. Dengan modus operandi yang berbeda. Namanya m

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 88 Akal - akalan Anthony

    Athena menggeleng. Ia ingin cepat - cepat pulang dan berbicara serius dengan Safira. Ia berencana tidak akan lama berpacaran dengan Siska karena ia ingin segera menjadikannya sebagai istrinya. "Aku harus pulang." Katanya sambil mengusap rambut Siska yang turun ke dahinya. Siska mengangguk. Ia men

    last update最終更新日 : 2026-03-27
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 89 Proyek rahasia

    Athena pulang dan langsung menemui Safira. Tapi sebelum ia mengatakan sesuatu Ibunya itu sudah mengatakan, "Aku sedang nggak ingin berdebat denganmu, Atha. Aku lelah."Athena menelan semua kalimat yang ingin keluar dari mulutnya. Ia mendengus pelan sebelum membalikkan langkahnya dan keluar dari ka

    last update最終更新日 : 2026-03-27
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 87 Kemarahan Safira

    "Apa Kamu bekerja?" Tanya Safira dengan tatapan yang membuat Siska takut. Athena memberi isyarat pada Evara dengan matanya dan kakaknya itu langsung bergeser. Ia mengerti kalau Athena ingin melindungi kekasihnya dengan berada di sisinya. Athena langsung duduk di sebelah Siska dan menggenggam sebe

    last update最終更新日 : 2026-03-27
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 76 Panggil Aku, Atha

    "Aku harap Kita tidak melihatnya lagi untuk seterusnya." Katanya sambil mengusap tangan Evara yang merangkul lengannya. "Tapi.. Bagaimana kalau Dia menunggu.. Di luar?" Tanya Evara menduga. Apa itu benar? Ariana kembali merasa dunia menjadi sempit. "Apa Kita suruh sopir menjemput Kita di pintu s

    last update最終更新日 : 2026-03-26
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status