Share

Apa itu?

Author: Mumtaza wafa
last update publish date: 2026-09-08 23:25:48

“Mas Nara?” Zalina sempat terkejut melihat suaminya berdiri di ambang pintu.

“Ada perlu apa kamu bertamu ke rumah saya?” Naradhiya tidak menghiraukan panggilan lirih Zalina. Tatapannya menghunus pada Arash yang duduk di sofa rumahnya. Kunci mobil di tangannya digenggam begitu erat hingga ujung besinya memutih di sela buku jari.

Arash membuka mulut, tapi tidak ada suara yang keluar lebih dulu selain napas yang tertahan. “Mas Nara, saya ... temennya Naka. Kebetulan main ke sini.”

“Kebetulan?” Nar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Aku Kembali Sebelum Bercerai   Rencana Kehamilan

    “Berhenti bertingkah dan ikuti kemauan Papa. Kami sudah menyelamatkanmu, Arash. Kalau bukan karena Papa, kamu sudah mendekam di penjara!”Arash tersenyum sinis. “Kalau itu bisa menebus rasa bersalahku, aku nggak masalah.”“Dan membiarkan mamamu mati? Kamu pikir siapa yang membuat dia sakit jantung sampai dirawat di rumah sakit?”Arash tidak mampu menjawab, jika sudah menyangkut ibunya ia akan kalah telak. Satu-satunya orang yang membuatnya bertahan di dalam rumah itu dan membuatnya menjadi boneka untuk lelaki di depannya ini. Bahkan ada harga yang harus dikorbankan untuk semua yang pria itu lakukan untuknya.Pria itu tersenyum sinis. “Jangan membangkang. Ikuti kemauan papa, kamu akan menjadi penerus keluarga ini, Rash.”“Menjadi penjilat dan pengkhianat?” Arash tampak tidak gentar.“Memangnya apa lagi? Kamu bisa hidup mewah karena ini semua, fasilitas yang kamu nikmati adalah hasil kerja keras papa. Jadi, jangan berisik karena kamu sama saja seperti Papa.”Arash mengepalkan tangannya.

  • Aku Kembali Sebelum Bercerai   Kenapa Harus Kamu, Mbak?

    “Jangan bohong, Rash!”“Apa sih?”“Aku peringatkan kamu, jangan deketin Mbak Zalina. Dia sudah menikah, rumah tangganya ….”Nakara menghentikan ucapannya ketika mendengar suara tawa mengejek Arash. Ia sudah curiga sejak ia membawa lelaki itu ke rumah Zalina. Nakara melihat tatapan yang tidak biasa dari temannya itu.Mungkin, kalau kakaknya bukan wanita bersuami, ia akan membiarkan. Tapi yang terjadi sekarang adalah, Naradhiya dan Zalina sedang membangun kembali rumah tangga yang sebelumnya sempat hancur.“Aku tau banyak tentang mereka. Kalau kecelakaan itu nggak terjadi, mungkin kakakmu udah jadi janda,” kata Arash menyeringai licik membuat Nakara menggeram kesal.“Jaga mulutmu!”“Faktanya begitu kan, Ka? Dan saat itu juga kakakmu sedang ke pengadilan agama. Asal kamu tau, dia nggak bahagia dengan pernikahannya, jadi berhenti meminta dia bertahan di sisi suaminya!” seru Arash membuat Nakara terdiam.Apa yang dikatakan Arash tidak sepenuhnya salah. Zalina memang tidak pernah mengatakan

  • Aku Kembali Sebelum Bercerai   Kejujuran Naradhiya

    “Semua orang membohongiku, Za. Mereka membuatku terus merasa bersalah atas kepergian Azalea. Mobilnya kecelakaan, dan ternyata dia meninggal dalam keadaan hamil. Bukan anakku, tapi anak Ryan, sahabat dekatku sendiri.”Dada Naradhiya terasa begitu lega setelah mengatakan semua itu. Tidak ada lagi kebohongan yang disembunyikan, ia ingin memulai semuanya dari awal, termasuk dengan kejujuran.Beberapa kali bertemu dengan Galang, temannya itu selalu menasehatinya demikian. Masa lalu mereka sudah penuh dengan salah paham, maka buatlah masa depan lebih baik dengan membangun kepercayaan Zalina.Dan kini mereka saling berpelukan di atas ranjang, menyalurkan semua rasa yang telah lama dipendam. Naradhiya meminta maaf atas apa yang dilakukannya di masa lalu, dan Zalina merasa dihargai pertama kalinya selama lebih dari lima tahun menikah.“Za, maaf kalau semuanya kacau gara-gara aku yang masih terbelenggu dalam masa lalu. Tapi aku pastikan kalau kenangan itu sudah nggak ada lagi. Aku sudah mengha

  • Aku Kembali Sebelum Bercerai   Nostalgia

    Naradhiya tidak langsung menjawab, genggaman tangannya mengendur, senyum di bibirnya perlahan menghilang. Ia menatap pecel ayam yang baru disentuh separuh, rasa lapar menguap begitu saja.Haruskan ia menjawabnya?Ia mendongak, Zalina masih menatapnya, menunggu jawaban. “Za ….”“Kamu bilang kita dijodohkan karena kamu ada masalah dengan masa lalu. Boleh aku tau alasannya, Mas?” Zalina mengulang pertanyaannya.Naradhiya menghela napas berat. “Aku rasa bukan ide yang bagus kalau kita bicara itu sekarang, Za. Apalagi di tempat seperti ini,” jawab Naradhiya.Zalina memajukan bibirnya, mendesah kecewa. Sengaja ia tunjukan pada suaminya agar lelaki itu merasa bersalah.“Sayang ….”“Aku nggak sepenting itu, ya?” Zalina memainkan tangannya di atas sambal.“Bukan begitu, Sayang. Kita bicara di rumah, ya?”Zalina menghela napas panjang, akhirnya mengalah untuk tidak berdebat. Toh, dia benar-benar menunggu jawaban suaminya apa kebohongan lagi yang keluar dari mulut lelaki itu atau memang Naradhiy

  • Aku Kembali Sebelum Bercerai   Kenapa Kita Dijodohkan

    Sudah satu minggu lebih, tapi ucapan Zalina terus terbayang di dalam kepalanya. Zalina tidak salah, memang memori masa lalunya adalah alasan kenapa ia tidak bahagia selama lima tahun menikah dengannya.Tentu saja yang jadi masalahnya adalah Naradhiya.Bahkan senyum yang sekarang terpatri di bibir istrinya seperti sebuah belati yang menyayat hatinya. Sejak Zalina pulih, rumah tangga mereka di awali dengan kebohongan, dan lagi-lagi dirinya yang memulai meski tidak sepenuhnya. Namun tetap saja rasa bersalah selalu terbayang di dalam kepalanya.“Mas?”Naradhiya mengerjapkan matanya, ia menyunggingkan senyum tipis, menatap Zalina yang tampak cantik dalam balutan dress sederhana dan penutup kepalanya.“Ya, Sayang?”“Kamu melamun dari tadi. Makanan kamu belum disentuh sama sekali,” kata Zalina sembari melirik pecel di piring Naradhiya yang masih utuh dan belum tersentuh sama sekali.Naradhiya hanya tersenyum tipis, ia mengulurkan tangannya mengelus pipi Zalina lembut. “Kamu cantik sekali, a

  • Aku Kembali Sebelum Bercerai   Nama Itu Lagi

    Zalina masih menunggu, mencuri dengar obrolan yang sepertinya cukup serius. Meski seharusnya ia tidak menguping seperti ini, tapi informasi yang ia dapat tadi cukup bermanfaat.“Mengabaikan? Apa sebelum aku kecelakaan?” gumam Zalina pelan.Beberapa orang melirik ke arahnya curiga, Zalina mengangguk pelan sembari tersenyum tipis berusaha tidak terlihat mencolok. Ia merapatkan diri ke pintu, melebarkan telinganya berusaha mencuri dengar obrolan suaminya.“Kamu masih aja bahas itu, Na.”“Akan aku bahas sampai dia menyesal seumur hidup. Kalau kalian nggak sekongkol menutupi fakta tentang Azalea, aku nggak mungkin bersikap dingin pada Zalina selama lima tahun pernikahan kami,” balas Naradhiya.Zalina menegang.Azalea.Nama itu entah kenapa terdengar tidak asing. Sekelebat bayangan tentang pertengkaran Naradhiya dan teman-tema lelaki itu yang ada di mimpinya, tiba-tiba muncul begitu saja.Nama itu yang mereka sebut ketika berdebat, dan kali ini buka di dalam mimpi, tapi benar-benar didenga

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status