Share

Bab 748

Author: Celine
Steven terdiam cukup lama sebelum akhirnya bereaksi. Wajah putihnya langsung menampakkan kegembiraan luar biasa. "Raisa, apa kamu setuju?"

"Duduklah di sofa, tunggu aku membuatkan air jahe untukmu." Aku memerintahkan dengan nada serius.

Steven langsung duduk kembali, wajahnya penuh dengan senyum gembira.

Saat Steven meminum air jahe, aku kembali ke kamarku untuk merapikan diri sebentar, lalu mengganti pakaian dengan yang bersih.

Ketika sedang merapikan tas, aku menerima telepon dari Ardi.

Ini adalah panggilan video WhatsApp. "Coba aku lihat. Istriku yang cantik dan manis berpakaian begitu rapi, apakah kamu akan pergi berkencan?"

Jantungku langsung berdetak kencang, lalu aku langsung menyangkal, "Bukan kencan, aku mau makan di luar. Selain itu, Pak Ardi jangan lupa, kita sekarang dalam masa tenang perceraian. Aku sebentar lagi bukan istrimu lagi."

"Ah, kalau begitu aku harus mengingatkanmu, Sayang. Kemarin adalah hari untuk mengurus surat cerai, tapi kita berdua tidak pergi ke Kantor Ca
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Ranty Syafei
ardy sudah berprasangka buruk kepd raisa, berlaku kasar dan sengaja bermesaraan dg zelda di depan raisa, kenapa raisa mau kembali sama ardy. biarkan raisa bersama steven, jangan buat karakter steven jadi jahat, please author. buat raisa memulai lembaran baru bersama steven
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek   Bab 936

    Seiring bertambahnya usia kehamilan, gerak-gerikku mulai terasa tidak leluasa. Ibu mertuaku dan Ardi merawatku dengan makin teliti dan mendetail.Mereka tidak hanya mendesakku untuk berhenti bekerja sementara, tetapi juga memintaku pindah ke kediaman Keluarga Wijaya, agar ibu mertuaku bisa menjagaku dengan lebih mudah.Tubuhku memang agak kurus sejak awal. Setelah hamil, perutku seolah-olah menopang kuali besar. Selain itu, karena hormon yang berubah, aku pun menjadi mudah lelah. Pekerjaan di departemen anestesi memang tidak bisa aku jalankan lagi, jadi aku mengambil cuti panjang untuk pulang dan beristirahat.Kondisi fisik Ardi memang luar biasa kuat, tubuhnya pulih dengan sangat cepat. Namun, karena ibu mertuaku tetap merasa khawatir, Ardi akhirnya membawaku pindah dari Armand ke kediaman Keluarga Wijaya.Di musim dengan cuaca hangat ini, semua bunga di halaman kediaman Keluarga Wijaya mekar. Gugusan bunga yang rimbun, udara yang segar dan harum, serta kolam berisi ikan koi menciptak

  • Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek   Bab 935

    Aku menepuk kepalanya sekali. "Kakakmu tidak sehebat itu, tidak ada yang ingin merebutnya darimu.""Bagaimana mungkin tidak hebat? Kakakku hebat sekali, sangat hebat. Kakakku cantik dan lembut, masakannya enak, juga sangat menyayangi adiknya. Ada banyak Adik yang ingin merebut Kakak dariku, bagaimana bisa aku lengah? Kalau sampai Kakak direbut orang lain, ke mana aku harus mengadu?" Rena langsung menaikkan suaranya.Dia seperti sedang berdebat denganku, tetapi perdebatan ini membuatku ingin tertawa. "Siapa yang ingin merebut Kakak darimu? Kamu hanya berhalusinasi saja.""Ada, si Lia itu misalnya," jawab Rena."Lia siapa?" Aku sempat tidak bisa bereaksi, merasa sedikit bingung.Namun, aku langsung mengerti dalam sekejap. Dia sedang berbicara tentang Talia.Ketika membicarakannya, aku sempat tertegun sejenak. Di pikiranku, tanpa sadar muncul wajah Talia yang pucat, sedih, rapuh, serta tak berdaya. Tatapan matanya yang penuh luka mendalam menatapku.Tatapan seperti itu membuat hatiku tida

  • Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek   Bab 934

    Ketika melihat ekspresi Jesslyn, aku tahu apa yang ingin dia katakan.Dia ingin meminta maaf padaku, ingin mengatakan bahwa dulu dia sudah melakukan kesalahan, tidak seharusnya menindasku seperti itu.Sebenarnya, kata-kata itu tidak perlu dia ucapkan.Masa lalu tetaplah masa lalu. Yang kita jalani adalah masa depan, bukan masa lalu.Selain itu, sejak hari Rena meluapkan emosinya dan menuangkan semua ketidakpuasan di hatinya, aku juga bisa mengerti kenapa Jesslyn dulu selalu menargetkanku.Dia menyukai Rena, tentu saja dia akan berdiri di sisi Rena dan membela Rena. Rena merasa dirinya teraniaya, merasa kasih sayang ibunya dirampas olehku. Jadi, tentu saja Jesslyn juga akan merasa kasihan pada Rena, ingin menargetkanku dan menindasku.Semuanya masuk akal. Aku juga tidak terlalu memedulikannya.Aku melambaikan tangan, langsung mengambil satu set alat makan dari dalam lemari sterilisasi. "Ayo duduklah, kita makan bersama."Aku selalu menunjukkan sikap natural dan tenang. Ditambah dengan R

  • Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek   Bab 933

    Sepertinya aku salah tebak. Mereka masih bersama.Kesan pertamaku pada Jesslyn tidak begitu baik. Dia dan Rena adalah teman sejak kecil hingga dewasa. Dia selalu menindasku, mengejekku dengan sinis, termasuk ketika terakhir kali bertemu dengannya di rumah sakit. Cara dia berbicara padaku sangat tidak sopan.Namun, bagaimanapun juga dia adalah teman dekat Rena, jadi aku tidak bisa banyak bicara. Aku hanya bisa menundukkan pandangan seolah tidak melihat apa-apa, lalu melanjutkan makanku.Rena juga tampak agak panik dan canggung. Dia segera meraih ponselnya, ingin pergi ke samping untuk menjawab telepon. Namun, entah kenapa dia malah menekan tombol pengeras suara, lalu suara Jesslyn terdengar di ruang makan yang kecil itu, "Rena, aku lupa menambahkan gula ke dalam sup jamurnya. Jangan lupa menambahkan gula, ya ...."Sup jamur?Ketika mendengar itu, sendok di tanganku berhenti. Aku menatap sepanci sup jamur yang ada di sebelah kanan.Apakah sup jamur yang dimaksud Jesslyn adalah sepanci su

  • Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek   Bab 932

    Untuk sejenak, aku bahkan mengira Ardi sudah pulang dan sedang memasakkan makanan untukku.Namun, aku segera tersadar. Bagaimana itu mungkin?Ardi masih terbaring di rumah sakit. Dia bahkan tidak bisa merawat dirinya sendiri, bagaimana mungkin dia bisa memasakkan makanan untukku?Namun, aroma masakan itu benar-benar nyata, langsung tercium oleh ujung hidungku.Mungkin Bibi Siti yang sedang memasak di dapur.Aroma masakan ini benar-benar harum, sampai membuat perutku keroncongan tanpa henti. Aku segera bangkit, lalu pergi ke dapur sambil mengikat rambutku. "Bibi Siti, makanan enak apa yang kamu …. Rena, kenapa kamu ada di sini?"Orang yang berdiri di dapur ternyata adalah Rena."Kak, kamu sudah bangun? Apa aku mengejutkanmu?" Ketika melihatku, Rena segera menjelaskan, "Ibu yang menyuruhku datang. Ibu mengatakan kalau Kakak akhir-akhir ini sangat lelah, jadi sangat membutuhkan nutrisi. Dia menyuruhku datang untuk merawat Kakak. Ibu juga yang memberitahuku kata sandinya."Rena ternyata da

  • Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek   Bab 931

    "Aku tahu, aku tahu. Aku hampir kehilangan nyawa, tapi aku berhasil mengambilnya kembali. Selain itu, nyawaku diselamatkan oleh istriku sendiri." Ardi masih tersenyum.Dia menangkup wajahku, menciumku sekali, lalu menarikku ke dalam pelukannya. Bibirnya tepat berada di telingaku ketika dia berbisik dengan suara rendah, "Raisa, jangan marah karena hal ini lagi. Aku tahu kamu mengkhawatirkanku, tapi ini adalah sesuatu yang harus dilakukan.""Dari awal aku sudah menduga kalau tikus yang ditinggalkan Tommy bukan hanya satu. Mereka bersembunyi di tempat gelap dan terus memantau kita. Tapi daya tarik Gordon sebagai umpan masih tidak cukup untuk membuat mereka semua keluar bersamaan.""Alasan Tommy menargetkan kita bukan hanya karena kamu membuka kasus lama itu lagi, tapi juga karena aku. Dalam kehancuran Keluarga Tanadi, Keluarga Wijaya memainkan peran yang sangat penting. Jadi, dia bukan hanya membencimu, tapi juga membenciku.""Jadi, menurutku menjadikan diriku sendiri sebagai umpan adalah

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status