LOGINSuami yang sudah 40 tahun menikah denganku dan cinta pertamanya bermain di bak mandi, tetapi malah kena setrum. Sementara aku hanyalah seorang istri yang tua dan tidak bisa apa-apa. Tanpa suamiku, hidupku rasanya runtuh .... Aku hanya bisa menelepon putriku untuk meminta bantuan, "Sisi, ayahmu dan Meita hampir mati kesetrum ...." Namun, putriku, Sisi Sutomo, langsung memarahiku tanpa ampun, "Bu, kenapa Ibu menjijikkan sekali?! Sebenarnya Ibu maunya apa?!" "Ayah dan Tante Meita itu orang baik-baik sepanjang hidup mereka. Kenapa Ibu harus memfitnah mereka? Sikap Ibu ini bakal bikin Kevin susah di kantor!" Belum sempat aku membalas, dia langsung menutup telepon. Ketika aku mencoba menelepon lagi, nomornya sudah mati. Aku memandangi dua orang yang pingsan sambil berpelukan di bak mandi itu, tidak tahu harus berbuat apa. Suamiku, tanpa dirimu, apa yang bisa dilakukan istri yang sudah tua sepertiku? Seluruh Grup Sutomo yang begitu besar kini ada di tanganku. Aku sangat takut sampai tidak bisa tidur nyenyak ....
View MoreBelakangan, aku menjual vila itu dengan harga murah. Saat membereskan kamar, aku menemukan banyak kenangan mesra antara Jimmy dan Meita.Empat puluh tahun yang lalu, keluarga Sutomo pernah menyelamatkan keluarga Gunawan dalam beberapa hal, dan keluarga Gunawan pun dengan tulus membalas budi tersebut.Saat itu, Jimmy sangat baik padaku, sampai-sampai aku berpikir dia juga mencintaiku.Namun, kemudian cinta pertama Jimmy, Meita Wardana, kembali. Dia datang bersama seorang anak laki-laki, menangis penuh penyesalan dan bercerita bahwa hidupnya sangat menderita.Jimmy, sosok yang memang sangat sombong, langsung terjerat ketika melihat cinta pertamanya yang dulu tidak bisa dia miliki datang padanya.Aku memegang tiket pesawat di tangan, menyadari mereka hampir menjelajahi seluruh dunia.Sementara itu, aku bahkan harus memohon agar dia menemaniku pergi ke supermarket, tetapi dia selalu menolak, "Aku nggak mau orang lain tahu kamu itu istriku."Ketika kesal denganku, dia malah berkata, "Aku cu
Dulu, Sisi tidak suka aku bersikap diam, dia berkata, "Bu, Ayah suka perempuan yang pandai berbicara, bisa bicara soal hidup dan masa depan, bukan seperti Ibu yang cuma jadi perempuan tua yang suram!"Sisi tidak suka aku bertanya ini-itu. Dia juga berkata, "Bu, tinggal menumpang di keluarga Sutomo tanpa otak seperti ini, apa ibu nggak merasa malu?"Aku?Aku menikmati menghabiskan uangnya setiap hari dengan tenang. Kenapa aku harus merasa malu?Sejak kecil aku hidup bergelimang kemewahan. Demi menjaga gengsi, apa aku harus diam saja menyaksikan perusahaan keluarga yang telah berdiri seratus tahun runtuh, dan bahkan terpaksa bekerja di KTV sebagai pemandu lagu untuk bertahan hidup? Bukankah itu memalukan?Melihat aku diam, Sisi tiba-tiba menggebrak meja, "Aku tanya, Ayah mana?! Cepat jawab, dong!"Kesabaranku habis, aku menampar wajahnya, "Pergi! Aku nggak punya anak seperti kamu!"Sisi tampak terkejut, tetapi malah Kevin yang langsung merah padam, menunjukku sambil berteriak marah, "Kal
Setelah pemakaman selesai, karena Jimmy tidak meninggalkan wasiat, aku secara alami mengambil alih harta miliaran dan perusahaan miliknya.Hal ini membuatku gugup hingga beberapa malam tidak bisa tidur.Aku belum sempat bernapas lega ketika Grup Sutomo tiba-tiba gempar.Sekretaris dengan panik masuk ke kantorku, "Bu Gu, ada masalah besar! Cepat lihat berita!"Dengan santai, aku membuka ponsel, tetapi sedetik kemudian, hampir saja ponselku terjatuh ke lantai.Trending pertama di pencarian adalah video Jimmy dan Meita berguling tanpa busana keluar dari karpet!Aku hanya bisa berkata "Astaga," kenapa tidak terpikir olehku untuk menutup lokasi kejadian waktu itu?Namun, mau bagaimana lagi? Orang-orang memang selalu senang dengan gosip, 'kan?Sekarang akibatnya, masyarakat tahu semuanya.Komentar daring makin menggila, ada berbagai macam pendapat."Bukannya itu Presdir Grup Sutomo? Kelihatannya orang yang cerdas, kok bisa main seperti ini?""Wanita yang mendorong mereka di video itu katanya
Aku menatap wajah Jimmy yang telah dibersihkan oleh dokter. Meski tidak lagi bernyawa, pesonanya masih terasa.Aku teringat kejadian empat puluh tahun lalu, saat orang tuaku meninggal dalam kecelakaan, meninggalkanku yang masih muda dan naif tanpa kemampuan menjaga perusahaan keluarga. Grup Gunawan hampir bangkrut.Saat itulah keluarga Sutomo datang menolong. Mereka menawarkan untuk membeli Grup Gunawan dan menyarankan agar aku menikah dengan putra keluarga Sutomo, dengan imbalan pembagian dividen tahunan.Aku melihat wajah Jimmy yang luar biasa tampan, ditambah tubuhnya yang kekar, lalu membayangkan uang yang tak akan habis dipakai setiap tahun ....Ah ... saat itu aku hanyalah seorang putri keluarga kaya yang tidak mengerti apa-apa, jadi aku setuju begitu saja.Semasa hidupnya, orang tuaku cukup berpengaruh di dunia bisnis. Setelah aku menikah ke keluarga Sutomo, banyak sumber daya dan klien yang awalnya milik Grup Gunawan berpindah ke Grup Sutomo.Dalam waktu dua tahun, Grup Sutomo






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.