Masuk" Assalamualaikum, we are coming" teriak sisil
" waalaikumsalam, kok baru pulang jam segini?" tanya ibu " tadi ke pasar dulu bu, cari buah sekalian beli kerupuk" jawab sisil sambil meletakan keresek bawaan nya di atas meja " oooh" " ga makan dulu?" " tadi kita udah nyabu (nyarap bubur) bu, nanti aja makam siang" ucap ku" sesampai nya di kamar hotel, aku cepat cepat membuka sepatu dan memijit kaki yang pegal." " kenapa yang?" " aku salah pake sepatu nih... pegel banget mana jadi sakit di kaki." " ya udah besok kita mampir beli sneaker biar ga ganggu acara honeymoon kita. atau mau di kamar aja" goda mas arif " aku hanya mencebik" " malam ini tidur ya, ga ada lembur lembur. tadi kan udah dapat jatah. aku mau lihat paris besok!" tegas ku " aww galak beud bini abang" mas arif mencolek dagu ku " aku merebahkan tubuh di tempat tidur, mematikan lampu tidur dan mulai menarik selimut." " sayang... masa aku di tinggalin bobo sih." rengek mas arif
* setelah kami masuk kamar. aku langsung menuju tempat tidur dan merebahkan diri" " ah empuk nya" " gimana yang, kamu suka kamar nya?" " suka banget mas." " sengaja aku pesan ini biar kamu betah di kamar terus, biar kita kuda kudaan terus" bisik nya hampir tak terdengar " ih... " aku mencubit lengan nya dan berdiri menuju ke jendela " bagus banget kan pemandangan nya dari sini?" ucapnya sambil.memeluku dari belakang " aku hanya.mengangguk" " mas arif terus menciumi leher ku"
" mas di paris sekarang lagi musim apa?" " lagi musim semi kek nya yang, kenapa?" " berarti ok ya, jaket tebal cuma 1 doang" " semi nya lebih ke hangat sih yang... ya udah nanti kalau kurang beli aja" " siap bos" ucapku sambil mencium nya " aku mengecek semua nya termasuk document perjalanan.setelah yakin semua nya sudah ok, kami pun keluar dari kamar untuk bergabung dengan yang lain nya." " ma, pa terima kasih ya kado hon
" kami sampai di hotel sekitar jam 1pagi." " sesampai di kamar aku langsung membersihkan tangan dan kaki dan berganti baju piyama untuk bersiap untuk tidur karena besok pagi kami harus check out." " yang....." mas arif memeluk tubuhku yang sudah rebahan di kasur " tidur ya mas kali ini ga ada kegiatan apapun! bisa bisa mama datang kesini kalau besok pagi kita belum sampai rumah." " mas arif hanya mengangguk pasrah. dan kami pun tertidur" " aku terbangun karena bunyi alarm dari hp. waktu menunjukan pukul 7pagi." " lebih baik aku mandi dulu baru bangunin mas arif" gumam ku
aku terbangun karena bunyi hp. "mas, hp nya bunyi terus itu", aku membangunkan mas arif " hmmm, angkat aja yang.." jawab nya dengan masih merem. " nanti kalau urusan kerjaan gimana? angkat dulu aja mas"ucapku sambil terus menepuk pundak nya. " ya udah ambilin dong hp nya yang." " mas, mama yang telpon! " sambil ku berikan hp pada mas arif " halo ma, ada apaan sih? ganggu aja!" " arif..... apaan sih kamu!!!! kenapa masih belum pulang????" teriak mama
POV ARIF aku terbangun karena bunyi airphone hotel "selamat sore pak arif,.kami mau menkonfirmasi apa akan di lanjutan menginapnya? suara di sebrang airphone bertanya " ooo baik, saya lanjutkan 2malam lagi" " baik kalau begitu. apa bapak ada perlu.makanan di antar ke kamar? " boleh, kamu tolong kirim jus jambu merah dan steak juga wine ." " baik pak, akan kami antar segera. terimakasih selamat sore pak" " sore" aku menutup airphone. kemudian aku mengambil jam di atas nakas, omg ternyata sudah jam 5. " aku mengecup kening istri ku yang masih terlelap." " aku terus memandangi wajah istri ku yang terlihat lelah tapi mampu membangkitkan gairah kelelakian ku. melihat bibir m
" (gimana da aman?)" " (udah pak, ibu udah berangkat sama sisil)" " ( cepat ganti ke vc )" seru pak arif
"Da,....kamu baik baik aja?" ibu mengetuk pintu kamar " aku keluar kamar, aku harus bicara sama ibu tentang ini semua." " bu, ada yang harus kita bicara kan." aku duduk di kursi makan
POV Andre " gue ga tahu sekarang gue harus sedih atau bahagia rif." ucap nya dengan lemah " gue minta maaf rif, padahl ida itu cewek yang lo suka." "
" bapak mau ke kantor apa ke rumah sakit?" tanyaku setelah selesai meeting " udah jam 3 ya da, ka rumah sakit aja.kamu sekalian ikut ya." " baik pak."







