Share

Asmaraloka
Asmaraloka
Penulis: Geahirano

Hai, ini Kiara

Kiara Anandita. Gadis remaja keturunan Bandung ini kerap disapa Kia. Memiliki rambut panjang hitam sebahu yang selalu ia kuncir kuda, agar tidak gerah, katanya. Kiara dikenal sebagai anak yang ceria, aktif, dan sederhana. Terbukti dengan banyak organisasi yang Kiara ikuti disekolah menengah atasnyanya sebagai ajang mengisi waktu agar tidak terbuang sia-sia.

Kiara memiliki 2 sahabat yang sudah ia jumpai sewaktu sama-sama menduduki sekolah menengah pertama, enak kan kini bisa berkumpul dengan kawan lama?

“Kia… Ki… Ki…” ujar Alya, salah satu sahabat Kiara.

“Yah, dia ngelamun lagi, Al” timpa Kanza yang merupakan bagian dari mereka juga.

“WOI KIARA ANANDITA!”

“Hah? Apaan si, Za. Ngagetin tau” balas Kiara memasang muka masam.

“Lagian elo, sih, dari tadi kita panggil tetep aja bengong, ya kan, Al?”

“Iya, mikirin apaan, sih, lo?”

“Alah paling mikirin si doi, kan belum move on dia” sahut Kanza.

Kiara sontak kaget, bagaimana 2 sahabatnya ini mengetahui jalan pemikirannya.

“A-apaan sih, gak jelas kalian” balas gelagap Kiara, semoga tidak terbaca lagi dengan kedua sahabatnya ini.

Seraya merangkul kedua sahabatnya ini, Alya hanya bisa cengegesan dengan tingkah laku keduanya. Sering memang Kiara kerap melamun

sendiri semenjak hubungannya dengan sang mantan berakhir, jadi Alya dan Kanza pun sudah biasa menghadapi Kiara yang seperti ini. “Udah.. udah.. yuk kantin, laper ni gue”

Setelah sampai di kantin, mereka langsung saja menduduki meja kosong yang favorite mereka yaitu yang menghadap langsung ke lapangan, agar Alya bisa cuci mata memperhatikan anak basket yang sedang latihan. Hari ini adalah giliran Kanza untuk memesan semua makanan, saat ia sedang memesan makanan tiba-tiba Arkha datang membawa sesuatu ditangannya.

Ya, itu adalah susu kotak untuk Kiara.

Akrha langsung saja menuju meja Kiara dan meletakkan susu kotak yang ia bawa di depan Kiara.

“Apaan nih?” Kiara bertanya dengan ketusnya.

“Susu” Jawab Arkha

“Lo ngasih gue susu?” Lagi, Kiara mengeluarkan kata ketusnya untuk Arkha “Lo kira gue bayi?” lanjutnya.

“Pede banget, orang ini buat gue” Ucap Arkha sembari duduk disamping Kiara lalu menoleh ke sang wanita. Dan Kiara yang melihat kelakuan Arkha hanya bergidik ngeri.

“Gue minum susu biar kuat hadapin cueknya elo” Setelah mengedipkan sebelah matanya untuk Kiara, Arkha meninggalkan Kiara yang masih bingung dengan kelakuannya.

“Apaan, sih. Freak banget”

“Ciee ciee..” ucap Kanza sembari menaruh makanan mereka. “Gue sebenernya udah kelar dari tadi, tapi gue gamau ah jadi nyamuk. Gimana rasanya jadi nyamuk, Al?” lanjutnya.

“Hah? Emang tadi ada kejadian apaan?”

“Yee, fokus banget ya lo ngeliatin si nomor 15 sampai melewatkan moment yang hiiiihhh” Ujar Kanza.

“Mulai rese deh lo, Za”  

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status