Share

Bab 20

Author: Farchahcha
last update Petsa ng paglalathala: 2025-10-27 18:01:34

“Sebenarnya apa yang mama lakukan di apartemen Tiara?” tanya Naren di dalam mobil pada Rosa yang sudah duduk di sampingnya.

“Harusnya mama yang tanya itu padamu! Apa yang kamu lakukan Naren? Jangan bilang kamu mau menemui Tiara. Ren, kalian sudah akan bercerai!” tukas Rosa dengan suara meninggi.

Naren mengetatkan rahangnya. “Kalau aku tidak mau bercerai dengan Tiara bagaimana? Ma! Sudah kukatakan aku tidak akan melepaskan Tiara.”

Suasana menjadi tegang seketika. Rosa tidak habis pikir dengan
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 39

    “Kakek bilang hanya makan siang?” ucap Tiara pada Aditama. Pria paruh baya itu ternyata tidak sendirian. Lagi dan lagi dia bersama Rafka, dokter pribadinya. Ah, bukan. Mungkin Rafka sudah menjadi kandidat utama sebagai cucu menantu Aditama.“Ya, kita memang hanya makan siang Tiara,” balas Aditama. “Kita bertiga,” jelasnya. Namun, Tiara jelas tahu maksud kakeknya apa. Lihat saja sudut matanya mengarah kemana kalau bukan kepada Rafka. Tiara memutar bola matanya sebelum akhirnya menyerah dan duduk. “Apa kabar Ra?” tanya Rafka basa basi dengan senyum manisnya yang khas. Dokter itu selalu ramah padanya, dia juga lumayan secara tampang dan fisiknya. Meski begitu, Tiara tidak tertarik dengan ide kakeknya yang menyuruhnya menikah dengan Rafka. Bukan berarti Rafka membencinya. Tiara hanya belum tertarik, lagipula dia tidak begitu dekat dengan Rafka. Mereka benar-benar orang asing. Satu-satunya hubungan mereka adalah seorang dokter dan pasien. Tidak lebih. “Baik, anda sendiri?” Rafka me

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 38

    Terkadang orang yang memiliki luka tidak butuh diselamatkan oleh siapapun. Dia hanya perlu menemukan dirinya lagi. Karena orang yang terluka kadang tidak takut dengan rasa sakit itu sendiri tapi mereka lebih takut kehilangan kontrol atas dirinya lagi. Tiara sangat paham bagaimana rasanya. Naren benar-benar membunuh dirinya dari dalam, menghilangkan jati dirinya. Tiara tidak pernah membenci perannya sebagai istri di dalam rumah tangganya bersama Naren. Tapi, apa yang dilakukan Naren sungguh keterlaluan. Tak pernah sekalipun Tiara mendapat sikap hangat pria itu dulu. Dia dingin, dan sulit diraih. Padahal Tiara sudah mengusahakan semuanya untuk Naren. Bahkan dia rela kehilangan dirinya hanya demi menikah dengan Naren. Itu keputusan yang tidak akan Tiara ambil lagi. Jadi, saat pria itu memohon padanya bahkan rela berlutut. Tiara tidak bisa menerimanya lagi. Ini bukan lagi soal Sheila. Perempuan yang dulu Tiara pikir adalah satu-satunya yang Naren cintai. Bukan lagi soal mertua dan

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 37: Kembalikan Waktuku

    Sayangnya, cinta itu datang di waktu yang belum tepat. ***Kata-kata Andreas membuat Tiara tertegun dalam beberapa saat. Kemudian tawa kecil keluar dari bibir mungil Tiara. “Apa sih, Kak. Jangan terbawa suasana deh. Mentang-mentang yang ada di kafe ini semua pasangan. Kakak jadi ngomongnya ngelantur.” Setelah mengatakan itu, Tiara memilih sibuk menyendok es krim di depannya. Dia tidak mengambil serius kata-kata Andreas. Membuat pria di depannya itu sedikit kecewa. Meski dia bisa mengendalikan raut wajahnya agar tetap terlihat biasa saja di depan Tiara. Andreas memaksakan tawa kecil yang sedikit canggung. “Ha ha, mungkin iya.”Tiara mengangkat matanya. “Mungkin sudah waktunya kakak mencari pasangan,” usulnya. “Sedang ku usahakan,” jawab Andreas tanpa melihat Tiara. “Tapi sepertinya belum berhasil.”Tiara terdiam, entah kenapa jawaban itu terdengar begitu ambigu di telinganya. Dia memilih menutup mulutnya dan tidak bereaksi apa-apa. Kalaupun memang Andreas menyukainya, Tiara teta

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 36: Pria yang Mencintaimu

    Tiara membelalakan matanya ketika melihat seseorang sudah duduk di ruang kerjanya. “Kak Andreas? Kakak di sini?” serunya tak percaya. Sudah lama sekali dia tak bertemu dengan Andreas. Pria itu sibuk dengan pekerjaannya di luar negeri. Siapa sangka pria itu tiba-tiba muncul di sini. “Hmm, aku baru saja kembali dan langsung ingin menemuimu. Apa kabar, Ra?” ucap Andreas ketika melihat Tiara. “Aku baik. Kakak bagaimana? Kenapa pulang tidak mengabari dulu? Aku kan bisa jemput di Bandara.” Tiara langsung mendekat ke arah pria yang membantunya kabur dari Naren itu. “Sedikit jet lag, tapi nggak apa-apa,” jawab Andreas sambil menyentuh pelipisnya dengan jari dan tersenyum miring. “Sebentar aku telepon Jimmy dulu buat bikinin kakak minum.” Tiara menelpon asistennya itu melalui telepon kantornya. Andreas tersenyum kecil. Melihat Tiara yang antusias melihatnya entah kenapa membuat hatinya lega. Wanita itu tidak lagi murung seperti pertama kali menghubunginya. Sepertinya Tiara sudah benar

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 35: What is Love?

    Hatinya tidak mati rasa, hanya Tiara sudah tidak percaya apa itu cinta. Apalagi kalimat itu datang dari bibir seorang Narendra. Pria yang membuatnya seperti ini. Dulu dia adalah perempuan yang penuh cinta. Bahkan membaginya dengan senang hati untuk semua orang.Tumbuh sebagai yatim piatu, Tiara cenderung haus akan kasih sayang. Mungkin itu yang membuatnya salah paham dengan sikap baik Narendra. Narendra Pratama, senior di kampus Tiara. Pria yang sangat populer di kalangan mahasiswa Universitas Nusantara. Pria tampan itu selalu dikagumi banyak orang. Bukan cuma karena parasnya, tapi pria itu terkenal dengan kecerdasannya. Terlebih lagi Narendra berasal dari keluarga terhormat. Pratama Wijaya, pemilik JTech perusahaan teknologi yang sangat berkembang pesat. Narendra semakin dikenal namanya saat sang ayah meninggal dunia. Otomatis dialah yang menjadi pewaris dari JTech sebagai pengganti ayahnya. Tiara semakin kagum dengan Narendra. Setiap pagi perempuan itu rela menunggu Narendra d

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 34: Kesempatan Kedua

    Ruang makan Aditama malam itu lebih ramai dari biasanya. Apalagi tawa Aditama dengan Rafka yang memenuhi ruangan. Tiara melihat interaksi pria berbeda generasi itu. Tanpa sadar bibirnya melengkungkan senyuman, ini pertama kalinya Tiara melihat sang kakek tertawa lepas seperti itu. Tanpa Tiara tahu, diam-diam Rafka melirik ke arahnya. Ikut tersenyum. “Terus, apa yang terjadi dengan temanmu itu?” tanya Aditama yang tertarik dengan cerita Rafka tentang temannya yang takut dengan darah tapi memilih menjadi dokter bedah. “Dia masih bertugas kek, tapi ya itu… suka bikin malu kalau pas praktek. Suka pingsan tiba-tiba,” jawab Rafka yang kemudian dibalas tawa renyah Aditama. “Kalau kau… apa yang paling kau takutkan?”“Saya?” Rafka seolah sedang berpikir, “saya belum tahu apa yang saya takutkan selain menjomblo selamanya, kek.” Aditama mengangkat alisnya, kemudian menepuk bahu Rafka. “Jangan bercanda, mana mungkin anak muda sepertimu tidak mempunyai pasangan.”Entah kenapa tiba-tiba obrol

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 30: Wanita berkelas

    Rosalina keluar dari ruangan Tiara dengan menggerutu, kesal karena dia gagal melancarkan aksinya menindas mantan menantunya itu. “Sial! Kenapa dia sekarang berubah jadi kejam?! Dasar wanita ular,” gerutunya sembari masuk ke dalam lift. Karena melangkah terburu-buru keluar saat keluar dari lift. W

    last updateHuling Na-update : 2026-04-02
  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 29: Tidak Mudah Ditindas

    Naren berjalan gontai memasuki rumahnya. Kini, tempat itu tak lebih seperti cangkang kosong yang kehilangan nyawa.Sekarang dia tahu arti kehadiran seorang Tiara setelah wanita itu meninggalkannya. Naren menghembu

    last updateHuling Na-update : 2026-04-01
  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 9

    Tiara berhenti di depan gedung penyiaran, dia menarik nafas lalu membuangnya perlahan. Sambil menepuk dadanya berkali-kali, Tiara mencoba menenangkan diri.Hari ini dia mulai ke stasiun penyiaran untuk melakukan wawancara penyiar berita. Tiara melihat jam tangannya, pukul delapan tepat. Dia masih pu

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 10

    Andreas turun ke lantai 4 didampingi dengan asistennya. Andreas adalah direktur utama stasiun penyiaran NCTV. “Ah! Pak Dirut?!” pekik salah satu staf penyiaran saat melihat Andreas masuk ke dalam ruangan seleksi penyiar berita yang baru. Matanya mengedarkan pandangan ke segala arah, tapi dia tidak

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status