Share

Bab 19

Author: Farchahcha
last update Last Updated: 2025-10-26 15:54:37

Siapapun yang disakiti terus menerus pasti akan mulai melawan, begitupun Tiara yang sudah disakiti oleh pernikahannya.

Bayangan kebahagiaan setelah menikah dengan Naren ternyata tidak pernah Tiara dapatkan.

***

Tiara terbangun dalam tidurnya, matanya langsung menatap ke arah jendela kamar. Cahaya matahari pagi terlihat mencuri masuk dari sela-sela gorden.

Tiara mulai merenggangkan ototnya setelah bangun tidur.

“Akh!” rintih nya.

Kakinya yang masih diperban masih terasa nyeri. Hari ini dia t
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 33: Pria yang Muncul dari Pintu Belakang

    Siapa yang tahu kalau Naren akan berada di sini. Di sebuah bar pinggiran yang dindingnya bahkan sudah berjamur karena lembab. “Ada apa memintaku bertemu di sini?” ucap Naren ketus. Seorang pria yang duduk di kursi lusuh bar melirik ke arah Naren. “Kau beneran datang rupanya,” desis pria itu lalu kembali sibuk dengan minumannya. Naren mengetatkan rahangnya, lalu menarik kursi bar dan duduk di sebelah pria itu. Seorang bartender mendekat. “Minum?” Naren menggeleng.. Bartender mengangguk, lalu meninggalkan Naren. “Kau berhenti minum?” ujar pria di samping Naren.“Aku tidak mau mengulang kesalahan itu lagi. Apalagi saat bersamamu. Kau yang menjebakku, Jo!” ketus Naren. “Aku hanya ingin membantu kalian, Ren. Kau kan bilang sendiri padaku kalau kau tidak mencintai istrimu. Lalu, apa salahnya? Aku hanya ingin menghiburmu, Sheila juga sangat mencintaimu. Kau juga selalu baik padanya.”“Jo, itu bukan berarti kau membuatku tidur dengan Sheila! Aku punya istri saat itu,” sentak Naren. J

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 32: Mantan

    Tiara bekerja di kantornya sampai tidak sadar kalau hari sudah berubah menjadi malam. Dia menoleh ke arah jendela besar di belakangnya.Lampu-lampu kota sudah terang benderang. Seolah memenuhi hamparan kota dengan kelip kesibukannya. Tiara menghela napas panjang. Wanita itu sudah berdiri di sisi jendela, meninggalkan sesaat pekerjaannya yang entah kapan selesainya. “Benar kata Kak Andreas, beban mahkota dipikul oleh si pemakainya,” bisik Tiara pada dirinya sendiri. Dulu dia memilih jadi istri Naren dan menetap di rumah menunggu suaminya pulang. Tiara pikir dengan begitu Naren akan mencintainya dan memperlakukan Tiara dengan hangat. Ternyata menikah bukan seperti itu. Pernikahan tidak membuatmu jadi pengemis dan selalu berharap akan dicintainya. Tiara mendesah lebih berat. Menoleh ke arah meja kerjanya yang berantakan. “Sepertinya aku harus mengakhiri pekerjaanku sekarang.” Tiara memijat tengkuknya pelan dengan tangan. Kepalanya menggeleng ke kanan dan kiri. Melemaskan ototnya ya

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 31: Tetangga

    Lampu kristal gantung memantulkan cahaya keemasan di meja Tiara. Dia sedang berada di sebuah restoran mewah sebuah hotel. Sengaja datang ke sana sendirian untuk menikmati waktunya sendiri.Matanya menatap jauh ke arah luar jendela besar, pemandangan kota di malam hari sangat indah. Cahaya lampu kota menemani Tiara yang duduk di sisi jendela besar itu. Malam itu cerah, bintang bertaburan di langit malam menambah siluet keindahan sendiri. Namun, keindahan itu ternyata tidak cukup menghibur hati Tiara yang sedang tak menentu. Beberapa waktu lalu dia bertemu dengan Narendra, mantan suaminya. Naren terlihat sudah berubah, dia meresahkan hati Tiara dengan kata-kata yang keluar dari bibirnya. Tiara menghela napas. “Apa yang sedang kamu pikirkan?” sebuah suara menarik perhatian Tiara. Tiara sedikit tersentak, melihat seseorang yang datang.“Kak Andreas?” Tiara tak menyangka akan bertemu Andreas di sini. Awalnya dia ingin menikmati waktunya sendiri setelah bertemu dengan mantan suaminya.

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 30: Wanita berkelas

    Rosalina keluar dari ruangan Tiara dengan menggerutu, kesal karena dia gagal melancarkan aksinya menindas mantan menantunya itu. “Sial! Kenapa dia sekarang berubah jadi kejam?! Dasar wanita ular,” gerutunya sembari masuk ke dalam lift. Karena melangkah terburu-buru keluar saat keluar dari lift. Wanita paruh baya itu terjatuh karena tersandung heelsnya sendiri. Rosalina menjadi bahan tertawaan orang banyak di lobi kantor Tiara. “APA KALIAN?! Jangan Tertawa!” bentaknya ke semua orang yang ada di sana. Bagi Rosalina sekarang semua orang bagaikan musuhnya. Dadanya naik turun dengan napas yang memburu. “Argh!” teriak Rosalina terdengar melengking. Sampai akhirnya dua petugas keamanan menghampirinya dan menyeret Rosalina keluar dari perusahaan karena membuat gaduh. Nasibnya sial sekali, gagal menyerang Tiara, dibenci oleh Naren anak kandungnya. Dan, sekarang dia diusir seperti gelandangan di perusahaan mantan menantu yang ia kira bodoh. ***Di tempat lain, Lucy sedang berlutut di kak

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 29: Tidak Mudah Ditindas

    Naren berjalan gontai memasuki rumahnya. Kini, tempat itu tak lebih seperti cangkang kosong yang kehilangan nyawa.Sekarang dia tahu arti kehadiran seorang Tiara setelah wanita itu meninggalkannya. Naren menghembuskan napas berat, lelah sekali rasanya.“Rasanya aku kehilangan separuh milikku yang berharga.”Pria itu berjalan melewati ruang tamu dan keluarga dan menuju langsung ke kamarnya. Sepi, sunyi, tak ada apapun selain suara langkah kakinya sendiri.Rosa menyuruhnya pindah ke rumah utama. Tapi, Naren menolak dan memilih tinggal di rumahnya sendiri. Rumahnya dulu bersama Tiara.Pria itu menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang king size yang entah sudah berapa tidak diganti spreinya. Nare

  • Balas Dendam Istri yang Tersakiti   Bab 28: Diambang Kehancuran

    Apa yang bisa dilakukan seorang wanita yang sudah dikhianati kepercayaannya? Tidak ada.Salah. Dia bisa berubah menjadi kejam dan menyerang siapa saja yang melukainya. Tiara hanya melakukan itu saja, setelah resmi bercerai dari Naren. Dia hanya mengambil apa saja yang pernah dia berikan pada pria itu. Yaitu, kepercayaan. “Aku tahu kau tidak pernah serius berhubungan dengan wanita itu. Aku seperti ini karena sudah tidak bisa menahannya lagi…” gumam Tiara yang berdiri di depan jendela besar ruangannya. Pikirannya melayang pada mantan suaminya yang tadi memohon agar perusahaannya tidak bernasib sama dengan HEIRA. Wanita itu mendengus, lalu tersenyum tipis. “Uang memang selalu berbahaya.” Tiara teringat ketika dirinya menjadi istri rumah tangga seorang Narendra Pratama. Setiap hari selalu menunggu pria itu dengan perasaan bertanya-tanya.Apakah suaminya mencintainya? Apa dia akan pulang cepat? Apa yang dilakukannya sekarang? Seolah hanya Tiara yang menunggu Naren. Sedangkan, pria i

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status