Share

CHAPTER 9

Author: Deyana
last update publish date: 2026-10-24 10:20:40

"Itu beneran Elara gendut. "

"Gila penampilan nya keren banget. "

"Dia bahkan sudah seperti terlatih dalam hal ini. "

Begitu lah bisikan para penonton yang mengenal siapa Elara sebelum ini dan bagaimana bentuk tubuh nya dulu.

"Tunggu, dewan juri mohon untuk tidak memberikan nilai lebih dulu. " ucap Selena menghentikan tepukan semua orang.

"Ada apa Selena.? " tanya Pembawa acara.

"Bagaimana mungkin seseorang yang bahkan tidak pernah berlatih sama sekali tiba-tiba tampil memukau seperti ini
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 10

    Selena mengamuk di dalam kamar nya, ada Rania dan Sarah juga yang ikut pulang ke rumah Selena. "Elara sialan, dis udah bikin gue malu. " teriak Selena dengan wajah memerah. "Sabar Sel, lo ga harus ngamok gini. " ucap Rania meminta sahabat nya untuk tetap tenang. "Gimana gue bisa tenang, sekarang dia kapten tim, dan gue cuma anggota dia, belum lagi satu sekolah udah ngeliat kejadian di lapangan. " sengit Selena menghempaskan tubuh nya di atas kasur. "Walaupun lo kalah, ga menuntut kemungkinan juga dia bakalan tenang selama dalam tim. " ucap Sarah tersenyum menatap Selena. "Lo bener, gue ga akan bikin hidup dia tenang sama sekali. " balas Selena yang setuju dengan ucapan Sarah. Kalaupun Elara adalah kapten, akan dia buat Elara tidak tenang sama sekali dan akan banyak cara untuk menjatuhkan nya. "Dua minggu lagi bakalan ada tanding basket, disana kita kerjain dia. " ucap Selena yang ingat jika dalam dua minggu lagi akan ada pertandingan basket di sekolah mereka, dan sudah pasti ti

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 9

    "Itu beneran Elara gendut. " "Gila penampilan nya keren banget. " "Dia bahkan sudah seperti terlatih dalam hal ini. " Begitu lah bisikan para penonton yang mengenal siapa Elara sebelum ini dan bagaimana bentuk tubuh nya dulu. "Tunggu, dewan juri mohon untuk tidak memberikan nilai lebih dulu. " ucap Selena menghentikan tepukan semua orang. "Ada apa Selena.? " tanya Pembawa acara. "Bagaimana mungkin seseorang yang bahkan tidak pernah berlatih sama sekali tiba-tiba tampil memukau seperti ini. " ucap Selena yang tidak akan membiarkan Elara menang. "Apa maksud kamu Selena.? " tanya salah satu dewan juri. "Saya sebenarnya tidak ingin memberi tau semua orang mengenai hal ini , tapi saya juga tidak mau jika nanti nya Elara justru membuat keributan saat sudah bergabung dengan tim pemandu sorak. " ucap Selena yang berlagak sok baik. "Apa maksud lo Selena.? " tanya Elara menatap Selena. "Maafin kalau hal ini bakalan bikin nama lo jelek Elara. " ucap Selena membuka ponsel nya dan memper

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 8

    Elara sudah siap mengenakan pakaian untuk seleksi hari ini, dia sengaja tidak mengikat rambut panjang nya, Hari ini Elara akan membuktikan kepada semua orang jika dia layak menjadi kapten tim pemandu sorak sekolah. "Di kehidupan lalu gue meninggal saat hampir mencapai semua mimpi gue, dan di kehidupan ini gue akan meraih semua nya. " gumam Elara segera menyambar tas nya dan mengunakan taxi online untuk pergi ke sekolah. Sedangkan di sekolah aula sudah penuh oleh penonton yang akan menyaksikan seleksi kapten tim pemandu sorak hari ini. Dewan juri juga sudah hadir dan duduk di kursi mereka masing-masing. Ethan juga ada di tribun penonton, dia menunggu kehadiran orang yang sudah dia cari selama ini. "Apa lo bakalan hadir hari ini Elara. " batin Ethan bertanya-tanya. Di kursi paling depan ada Selena dan kedua teman nya duduk berdampingan, Selena tersenyum penuh kemenangan, karena hari ini dia akan resmi menjadu kapten. "Lo ga percaya gue sih, udah gue bilang si gendut ga akan data

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 7

    Selena pun akhirnya tergoda dan ikut dengan Marvel untuk berjoget di lantai dansa, menikmati setiap denduman musik malam ini.Deri kejauhan Ethan melihat semua itu, Ethan terkekeh sinis melihat Selena yang berjoget ria dengan seorang pria, bahkan tak segan-segan berciuman di tempat umum.Ethan bukan tidak pernah memasuki tempat haram ini, hanya saja dia selalu memilih tempat duduk VIP ,bukan tempat duduk umum seperti Selena, karena itu selama ini tak ada yang tau Ethan ada di tempat ini."Gue ga nyangka aja lo bisa sampai sejauh ini Selena. " gumam Ethan menikmati minuman nya, Ethan tak sendiri melainkan bersama orang kepercayaan nya.Ethan sengaja mengajak orang kepercayaan, agar nanti saat sudah mabuk dia tetap aman dari segala jebakan di tempat seperti ini."Lo kalau mau minum ga papa, tapi jangan sampai mabuk. " ucap Ethan kepasa Toni yang dua tahun lebih tua dari nya."Ga usah bos, lo aja, nanti gue minum yang ada lo di bungkus sama cewek disini. " kekeh Toni bercanda dengan Etha

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 6

    Elara terus berolahraga selama hari libur nya, bukan hanya berlari pagi saja, tapi dia juga melakukan olahraga renang dan angkat beban sebisa nya.Sudah satu bulan lama nya Elara menghabiskan waktu libur sekolah nya, dan selama itu juga Elara berusaha menurunkan berat badan nya.Elara menatap pantulan diri nya di depan cermin besar yang ada di dalam kamar itu."tersisa satu bulan lagi. " gumam Elara tersenyum menatap tubuh nya."Lara ayo cepat, nanti malah ketinggalan angkot nya. " teriak nenek dari ruang tamu."Iya nek. " jawab Elara menyambar tas nya dan segera keluar dari kamar nya.Hari ini dia akan menemani nenek nya ke pasar, dan setelah dari pasar baru lah dia pergi latihan renang di tempat yang ada di kampung ini....Ethan menjadi sangat dingin saat sudah satu bulan dia tak mendapatkan kabar sedikit pun dari Elara.Ethan bahkan ke rumah Elara setiap hari untuk memastikan gadis itu sudah pulang atau belum nya."Ethan kamu kenapa.? " tanya Selena yang hari ini kembali datang ke

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 5

    Pagi hari nya Elara bangun jam enam pagi, dia segera mengganti pakaian tidur nya dengan pakaian olahraga nya. "Nenek aku mau lari pagi dulu. " ucap Elara kepada nenek nya yang sedang memasak sarapan untuk Elara. "Iya, Hati-hati Lara. " ucap Nenek yang sedang mengupas kentang. Elara menjawab dengan anggukan, setelah nya dia segera keluar rumah, dan udara pagi ini terasa sangat segar sekali dan sejuk juga. "Huh gue harus semangat. " gumam Elara yang mulai berleri kecil menuju lapangan olahraga di kampung ini. Walaupun nenek nya tinggal di sebuah kampung tapi tetap saja ada fasilitas untuk olahraga bagi masyarakat nya. Elara sampai di lapangan itu, dan ternyata ada banyak orang juga yang sedang berolahraga dan ada anak-anak juga. "Disini jauh lebih baik, Orang-orang nya tidak suka membully seperti di kota. " batin Elara yang tersenyum saat ada orang yang menyapa nya. Elara berlari kecil hampir satu jam tanpa henti, setelah nya dia segera pulang ke rumah nenek nya. "Gimana seneng

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status