Partager

CHAPTER 5

Auteur: Deyana
last update Date de publication: 2026-10-21 15:18:55

Pagi hari nya Elara bangun jam enam pagi, dia segera mengganti pakaian tidur nya dengan pakaian olahraga nya.

"Nenek aku mau lari pagi dulu. " ucap Elara kepada nenek nya yang sedang memasak sarapan untuk Elara.

"Iya, Hati-hati Lara. " ucap Nenek yang sedang mengupas kentang.

Elara menjawab dengan anggukan, setelah nya dia segera keluar rumah, dan udara pagi ini terasa sangat segar sekali dan sejuk juga.

"Huh gue harus semangat. " gumam Elara yang mulai berleri kecil menuju lapangan olahraga di kampung ini.

Walaupun nenek nya tinggal di sebuah kampung tapi tetap saja ada fasilitas untuk olahraga bagi masyarakat nya.

Elara sampai di lapangan itu, dan ternyata ada banyak orang juga yang sedang berolahraga dan ada anak-anak juga.

"Disini jauh lebih baik, Orang-orang nya tidak suka membully seperti di kota. " batin Elara yang tersenyum saat ada orang yang menyapa nya.

Elara berlari kecil hampir satu jam tanpa henti, setelah nya dia segera pulang ke rumah nenek nya.

"Gimana seneng olahraga nya disini.? " tanya Nenek yang sudah menunggu Elara di depan teras rumah.

"Seneng nek, udara nya juga bagus. " jawab Elara yang duduk lesehan untuk meluruskan kaki nya.

"Itu minuman kamu dan sarapan kamu, nenek mau ke pasar dulu . " ucap nenek.

"Oke, nenek hati-hati ya. " ucap Elara yang di angguki oleh nenek.

Elara bukan hanya menghilang dari kota nya, tapi dia juga sengaja mematikan ponsel nya agar tidak ada yang menganggu waktu nya, termasuk Ethan.

Elara segera sarapan, dia juga meminum ramuan yang sudah dia beri tau kepada nenek, dan ramuan itu harus dia minum selama proses diet nya.

"Ayo Lara, di kehidupan sebelum nya lo mampu melewati minuman ini. " ucap Elara pada dirinya sendiri.

Elara menutup hidung nya denga tangan lalu meneguk habis minuman itu.

"Huh akhirnya. " gumam Lara yang segera bersih- bersih lalu istirahat kerena sore nya dia juga akan olahraga lagi.

...

Ethan saat ini sedang nongkrong bersama teman-teman nya di salah satu cafe ternama di kota ini.

"Kenapa lo bro, masih mikirin pacar lo yang gendut itu.? " tanya teman Ethan yang bernama Lucas.

"Ga usah berisik. " ucap Ethan mematikan ponsel nya.

Ethan sudah berulang kali mengirim pesan kepada Elara, tapi belum ada balasan sama sekali.

"Eh itu Selena. " ucap Lucas menunjuk Selena yang datang bersama kedua teman nya.

"Hai Ethan. " ucap Selena mengambil tempat duduk di samping Ethan.

"Hmm." jawab Ethan dengan deheman.

"Kamu kenapa,? lagi mikirin Elara ya.? " tanya Selena yang sedikit kesal dengan respon dingin Ethan kepada nya.

"Bukan urusan kamu. " jawab Ethan dingin.

"Aku baru aja dari rumah Elara, dan kata tetangga nya Elara udah pergi sejak kemarin, dan membawa banyak barang. " ucap Selena.

"Apa mungkin Elara kabur karena persoalan taruhan itu Ethan.? " tanya Selena dengan wajah pura-pura polos nya.

"Ngapain kamu ke rumah Elara.? " tanya Ethan menatap Selena dan mulai tertarik dengan ucapan Selena.

"Aku hanya ingin mengakhiri taruhan ini Ethan, aku ga mau kalau Elara sampai harus malu dan justru bikin kamu malu juga. " ucap Selena berlagak baik di depan Ethan.

"Selena benar Ethan, seperti nya Elara kabur karena takut kalah dalam taruhan yang dia buat sendiri. " ucap Rania berusaha membuat Ethan yakin.

"Lihat bro gimana baik nya Selena yang masih mikirin Elara yang udah jelas-jelas ngadain taruhan sendiri malah kabur. " ucap Lucas yang percaya dengan ucapan Selena dan kedua teman nya.

Ethan sendiri mengambil jacket dan kunci mobil di atas meja.

"Kamu mau kemana.? " tanya Selena menahan tangan Ethan.

"Lepas." ucap Ethan menatap tangan Selena yang menyentuh nya.

"Aku ga akan lepas sebelum kamu bilang mau kemana. " ucap Selena mengeratkan pegangan nya.

Ethan yang kesel melepas paksa tangan Selena hingga gadis itu terjatuh di atas sofa.

Ethan kembali melanjutkan langkah nya untuk memastikan apakah Selena berbohong atau memang benar Elara pergi.

"Elara sialan. " desis Selena mengepal tangan nya dengan kuat.

"kita ikuti Ethan. " ucap Selena mengajak kedua teman nya untuk mengikuti Ethan.

Di sisi Ethan sendiri dia mengendarai mobil nya menuju rumah Elara.

"Sepi." gumam Ethan di balik kaca mata hitam nya.

Ethan segera keluar mobil dan menghampiri rumah tetangga yang ada tepat di samping rumah Elara.

Tok tok

"Permisi." ucap Ethan mengetuk pintu rumah itu.

ceklek

"Ya, mau cari siapa.? " tanya ibu-ibu yang tadi berbicara dengan Rania.

"Saya mau tanya buk, kemana pemilik rumah di samping ibuk ini.? " tanya Ethan.

"Oh Elara, kalau itu saya kurang tau, Elara nya juga ga bilang apa-apa sama saya, yang saya liat Elara pergi membawa koper besar seperti pergi gitu. " jelas ibuk itu.

"Oh ya sudah buk terima kasih. " ucap Ethan setelah ibuk itu menjawab nya.

Ethan kembali ke dalam mobil nya dan kembali menghubungi Elara, dan masih sama ponsel gadis itu tidak aktif sama sekali.

Bugh

"kemana dia. " gumam Ethan memukul setir mobil nya.

Ethan segera pergi meninggalkan rumah Elara.

Tak jauh dari tempat itu Selena melihat semua nya dari dalam mobil.

"Ternyata dia kesini. " ucap Selena.

"Mungkin aja Ethan nganggap kita bohong sama dia, jadi dia mastiin kesini. " balas Rania.

"Mungkin aja, tapi setidaknya dia udah liat sendiri. " ujar Sarah.

"Cabut." ucap Selena yang kembali membenarkan kaca mata hitam nya.

"Ethan cuma milik gue Elara, dan lo sama sekali tidak cocok dengan Ethan, gendut menjijikkan. " batin Selena yang akan merebut kembali Ethan dari Elara gendut itu.

...

Elara benar-benar fokus dan serius dalam proses diet nya ini, bahkan semua makanan nya harus dia pilih dan tentu nya memang menu khusus untuk diet.

"Gimana, masih sanggup.? " tanya nenek pada Elara.

"Masih dong Nek, lagian nanti juga terbiasa nek. " jawab Elara yang sedang membaca novel untuk mengisi waktu luang nya.

"Ya sudah, kalau butuh apa-apa panggil nenek ya, nenek mau liat kebun belakang rumah. " ucap Nenek segera pergi.

Elara hanya mengangguk sebagai jawaban, dia cukup menikmati kehidupan saat ini, jauh dari orang-orang yang jahat kepada nya dan juga jauh dari berisik nya dunia di kota.

Elara menutup novel nya, lalu memandang keluar jendela, dimana terlihat bukit dan juga pohon-pohon yang masih tampak rindang.

"Gue suka kehidupan ini, tenang dan damai, tapi ada hal yang harus gue buktikan dan juga gue raih. " gumam Elara.

Elara tak ingin bernasib sial seperti kehidupan yang lalu, di kehidupan ini dia ingin meraih segala mimpi nya dan juga membalas semua yang pernah Selena lakukan pada nya.

"Masih panjang, tapi guee yakin saat sudah mulai masuk sekolah, mereka ga akan mengenali Elara yang gendut lagi. " ujar Elara tersenyum dan kembali masuk kedalam kamar.

Sore masih beberapa jam lagi dan dia ingin tidur lebih dulu, dan sore nanti baru lah kembali berolahraga seperti pagi hari.

Memang melelahkan karena dia baru memulai, tapi perlahan tubuh ini akan terbiasa dengan semua nya, termasuk makanan diet yang sedang dia konsumsi saat ini, karena makanan juga adalah hal yang paling penting untuk di perhatikan.

...

Ethan sampai di rumah nya, dan keadaan tetap sepi karena papa nya sedang sibuk bekerja dan mama nya sudah pergi dua tahun yang lalu bersama selingkuhan nya, dan karena itu lah Ethan paling benci dengan wanita yang suka selingkuh.

"Lo dimana Elara. " batin Ethan yang terus bertanya-tanya kemana perginya Elara.

Apa mungkin benar yang di katakan oleh Selena jika Elara kabur karena takut kalah dalam taruhan yang dia buat sendiri.

Ethan yang kesal dan bingung pun memilih untuk tidur karena kepala nya terasa sangat sakit memikirkan kemana pergi nya Elara, ingin mencari tau pun Ethan tidak tau keluarga Elara dimana yang dia tau Elara tinggal di rumah itu sendiri saja tanpa mama dan papa nya.

.....

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application

Dernier chapitre

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 8

    Elara sudah siap mengenakan pakaian untuk seleksi hari ini, dia sengaja tidak mengikat rambut panjang nya, Hari ini Elara akan membuktikan kepada semua orang jika dia layak menjadi kapten tim pemandu sorak sekolah. "Di kehidupan lalu gue meninggal saat hampir mencapai semua mimpi gue, dan di kehidupan ini gue akan meraih semua nya. " gumam Elara segera menyambar tas nya dan mengunakan taxi online untuk pergi ke sekolah. Sedangkan di sekolah aula sudah penuh oleh penonton yang akan menyaksikan seleksi kapten tim pemandu sorak hari ini. Dewan juri juga sudah hadir dan duduk di kursi mereka masing-masing. Ethan juga ada di tribun penonton, dia menunggu kehadiran orang yang sudah dia cari selama ini. "Apa lo bakalan hadir hari ini Elara. " batin Ethan bertanya-tanya. Di kursi paling depan ada Selena dan kedua teman nya duduk berdampingan, Selena tersenyum penuh kemenangan, karena hari ini dia akan resmi menjadu kapten. "Lo ga percaya gue sih, udah gue bilang si gendut ga akan data

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 7

    Selena pun akhirnya tergoda dan ikut dengan Marvel untuk berjoget di lantai dansa, menikmati setiap denduman musik malam ini.Deri kejauhan Ethan melihat semua itu, Ethan terkekeh sinis melihat Selena yang berjoget ria dengan seorang pria, bahkan tak segan-segan berciuman di tempat umum.Ethan bukan tidak pernah memasuki tempat haram ini, hanya saja dia selalu memilih tempat duduk VIP ,bukan tempat duduk umum seperti Selena, karena itu selama ini tak ada yang tau Ethan ada di tempat ini."Gue ga nyangka aja lo bisa sampai sejauh ini Selena. " gumam Ethan menikmati minuman nya, Ethan tak sendiri melainkan bersama orang kepercayaan nya.Ethan sengaja mengajak orang kepercayaan, agar nanti saat sudah mabuk dia tetap aman dari segala jebakan di tempat seperti ini."Lo kalau mau minum ga papa, tapi jangan sampai mabuk. " ucap Ethan kepasa Toni yang dua tahun lebih tua dari nya."Ga usah bos, lo aja, nanti gue minum yang ada lo di bungkus sama cewek disini. " kekeh Toni bercanda dengan Etha

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 6

    Elara terus berolahraga selama hari libur nya, bukan hanya berlari pagi saja, tapi dia juga melakukan olahraga renang dan angkat beban sebisa nya.Sudah satu bulan lama nya Elara menghabiskan waktu libur sekolah nya, dan selama itu juga Elara berusaha menurunkan berat badan nya.Elara menatap pantulan diri nya di depan cermin besar yang ada di dalam kamar itu."tersisa satu bulan lagi. " gumam Elara tersenyum menatap tubuh nya."Lara ayo cepat, nanti malah ketinggalan angkot nya. " teriak nenek dari ruang tamu."Iya nek. " jawab Elara menyambar tas nya dan segera keluar dari kamar nya.Hari ini dia akan menemani nenek nya ke pasar, dan setelah dari pasar baru lah dia pergi latihan renang di tempat yang ada di kampung ini....Ethan menjadi sangat dingin saat sudah satu bulan dia tak mendapatkan kabar sedikit pun dari Elara.Ethan bahkan ke rumah Elara setiap hari untuk memastikan gadis itu sudah pulang atau belum nya."Ethan kamu kenapa.? " tanya Selena yang hari ini kembali datang ke

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 5

    Pagi hari nya Elara bangun jam enam pagi, dia segera mengganti pakaian tidur nya dengan pakaian olahraga nya. "Nenek aku mau lari pagi dulu. " ucap Elara kepada nenek nya yang sedang memasak sarapan untuk Elara. "Iya, Hati-hati Lara. " ucap Nenek yang sedang mengupas kentang. Elara menjawab dengan anggukan, setelah nya dia segera keluar rumah, dan udara pagi ini terasa sangat segar sekali dan sejuk juga. "Huh gue harus semangat. " gumam Elara yang mulai berleri kecil menuju lapangan olahraga di kampung ini. Walaupun nenek nya tinggal di sebuah kampung tapi tetap saja ada fasilitas untuk olahraga bagi masyarakat nya. Elara sampai di lapangan itu, dan ternyata ada banyak orang juga yang sedang berolahraga dan ada anak-anak juga. "Disini jauh lebih baik, Orang-orang nya tidak suka membully seperti di kota. " batin Elara yang tersenyum saat ada orang yang menyapa nya. Elara berlari kecil hampir satu jam tanpa henti, setelah nya dia segera pulang ke rumah nenek nya. "Gimana seneng

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 4

    Elara berada di perpustakaan, dia terlalu malas harus berhadapan dengan Selena dan antek-antek nya saat ini. Tersisa satu hari lagi, dan besok seluruh sekolah akan libur semester dan libur akhir tahun, jadi libur kali ini termasuk libur panjang. "Elara." panggil Ethan datang sendiri. "Hmm.? 'tanya Elara tanpa menoleh sama sekali kepada Ethan, karena dia sedang sibuk membaca buku di tangan nya. "Kamu ga perlu taruhan seperti itu dengan Selena. " ucap Ethan membuat gerakan tangan Elara terhenti saat ingin membalik kan buku nya. "Kenapa.? " tanya Elara mendongak dan menatap Ethan. "Kamu ga percaya jika aku bisa mengalahkan Selena kamu itu.? " tanya Elara dengan penuh penekanan. "Aku bukan ga percaya kamu, tapi satu sekolah juga tau kalau Selena sudah pasti akan memenangkan seleksi pemilihan kapten pemandu sorak ini. " ucap Ethan membuat Elara berdecih sinis. "Inti nya kamu ga percaya aku Ethan, aku pergi. " ucap Elara mengemasi seluruh barang nya kedalam tas dan meninggal kan Eth

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 3

    "Elara cepat minta maaf kepada Selena.! " ucap Ethan kepada Elara. "Ethan aku mohon, jangan paksa Elara lagi, aku tidak mau kalian berpisah karena diriku. " ucap Selena dengan mata basah nya. "Selena kamu terlalu baik, tapi justru ada saja yang jahat padamu. " ucap Rania yang di angguki oleh yang lain. "Benar, kita semua melihat Elara berselingkuh tapi dia justru tidak mengakui nya. " ucap Sarah yang semakin membuat suasana panas. "Ya kalian lakukan saja sesuka kan, dan terus lah memutar balikkan fakta. " ucap Elara menatap sinis mereka semua. "Cukup Elara, Selena padahal selalu membela kamu, tapi kamu justru selalu menyerang dia. " ucap Ethan mendekati Elara. "Padahal aku selalu mengira kamu memiliki kebaikan di hatimu. " lanjut Ethan menatap Elara. "Tapi seperti nya aku salah menilai. " ucap Ethan dengan hembusan nafas kasar. "Jadi kamu lebih memilih dia dari pada aku.? " tanya Elara dengan senyuman. "Baikah." ucap Elara dengan anggukan. "Iya aku memang mendekati Varo dan

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status