LOGINDulu, Nayara begitu mencintai Caiden, siswa populer yang membuatnya bahkan rela menjadi bahan bully di sekolah. Namun, sejak perceraian orang tuanya dan kebangkrutan keluarga, hidup Nayara berubah dalam semalam. Putri manja yang ceria tumbuh menjadi wanita bijak yang berusaha bertahan hidup. Kemudian, ibunya datang kembali membawa kabar pernikahan dengan seorang tuan konglomerat yang memiliki seorang putra pewaris. Dan lelaki yang akan menjadi kakak tirinya itu adalah ... Caiden, pria idamannya di masa lalu! Nayara berjanji ia tidak akan mengganggunya lagi, tapi setiap kali menghindar darinya, sorot mata tajam Caiden berubah posesif. "Dulu kamu sendiri yang mengejar-ngejarku. Sekarang, status kita berubah jadi saudara tiri, kamu pikir kamu bisa bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa di antara kita?"
View MoreMenanti Caiden turun dari ruang kerja, Nayara mengambil napas dalam-dalam. Sejak kejadian semalam, suasana di rumah terasa tidak nyaman. Bahkan ketika Caiden berada di ruangan yang sama dengannya, Nayara selalu merasa harus berhati-hati dalam bergerak, seolah-olah kesalahan kecil saja dapat membuat lelaki itu kembali mengusirnya.Pagi ini, Nayara sengaja menunggu di ruang keluarga. Ia sudah berjanji kepada Louise untuk bertemu di kafe, tetapi sebelum pergi, ia ingin menyelesaikan persoalan semalam. Setidaknya, ia ingin meminta maaf tanpa berusaha membela diri.Ketika pandangannya menangkap Caiden yang sedang menuruni anak tangga, Nayara segera berdiri. “K-Kak Caiden,” panggilan Nayara membuat alis hitam tebal Caiden nyaris bersatu, seolah heran melihat Nayara sengaja menghampiri sosok lelaki itu. Caiden hanya diam, seperti siap mendengar kalimat Nayara yang sudah sangat hafal di luar kepalanya. Pria itu pasti berpikir bagaimana Nayara akan berusaha memasang wajah sedih seakan gadi
Dulu, semasa SMA, Nayara sering mengalami perundungan dari anak-anak perempuan di angkatannya.Entah sudah berapa kali ia dipojokkan, dilabrak, atau sekadar langkahnya dijegal saat berjalan di koridor.Pernah juga seseorang melemparkan botol yang terbuka hingga menghantam tubuh Nayara. Airnya jatuh berceceran dari seragam hingga tetes demi tetes jatuh mengenang di lantai. Saat itu, Nayara mendelik, dia menatap gadis sebaya yang berdiri di depannya dengan tatapan marah. “Ups, tanganku licin,” katanya dengan wajah tanpa rasa bersalah, “Jika aku mengatakan botol itu melayang sendiri dan tak sengaja menghantammu, apa kamu percaya?”“Kamu pikir aku bodoh?” Nayara melawan.Dia tertawa mengejek, “Jika tidak bodoh berarti murahan.”Gelak tawa mengisi koridor sekolah. Nayara tentu tidak diam saja, ia yang tidak terima hendak menyerang balik gadis itu. Tapi meski begitu, gadis yang menyerang membawa pasukan teman-temannya hingga membuat Nayara tak mampu berkutik. Nayara kalah jumlah begitu m
Malam harinya.Nayara yang kehausan di tengah malam memilih turun ke lantai bawah dari kamar menuju dapur. Langkahnya gontai, berulang kali ia mengucek kelopak matanya yang ingin terpejam. “Sayang, pelankan suaramu!”“Tanggung, Arthur, salahkan dirimu sendiri. Kenapa kau tidak menutup pintunya dengan benar?”“Aku telah menahan selepas dari ruang kerja. Bagaimana bisa aku memperhatikan pintu tertutup dengan benar atau tidak?”“Sekarang, tutup pintunya.”“Ah, nanti saja, sebentar lagi aku ingin keluar.”Suara desah serta hentakan tubuh yang bertabrakan bergema ke seluruh penjuru kamar, bahkan suara tersebut sampai lolos melalui celah pintu yang tak tertutup dengan rapat. Saat di tengah jalan, persis di depan salah satu kamar yang harus dilewati, Nayara mengernyitkan kening keheranan saat indera pendengarannya tidak sengaja mendengar suara aneh yang berasal dari dalam sana. Suara itu, Nayara sangat kenal suara itu—suara milik mamanya.“Ah, kau bilang sebentar. Jangan terlalu kasar, na
Di meja makan, Nayara banyak menunduk, menyimpan sesuatu yang salah dalam batinnya. Hidangan sudah disajikan sejak Nayara datang dan saat ia menarik salah satu kursi untuk duduk di antara mereka. Keluarga Ashford? Nayara tidak mengingat jika Caiden memiliki marga demikian. Dulu mereka tinggal di satu komplek yang sama di sebuah perumahan elit. Mereka bertetangga dengan hanya berjarak dua rumah saja. Namun, keluarga Nayara kemudian goyah dan bercerai, bisnis keluarganya bangkrut, dan Nayara tidak tinggal di sana lagi. Nayara sungguh tidak tahu jika Caiden berasal dari keluarga yang tingkat kekayaannya lebih dari perkiraan. Nayara hanya tahu jika dulunya, saat Caiden menjadi kakak tingkatnya waktu SMA, pemuda itu sangat populer serta banyak diincar. Nayara malu. Namun, itu bukan perasaan malu biasa. Ada rasa sesal saat bertemu dengan Caiden kembali. Ia mengingat jelas bagaimana dulu ia mendekati Caiden secara terang-terangan. Tanpa sadar, Nayara mengingat masa lampau saat ia masih






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.