Banished With His Heir

Banished With His Heir

last updateLast Updated : 2023-09-27
By:  LovetteCompleted
Language: English
goodnovel16goodnovel
9.1
57 ratings. 57 reviews
84Chapters
366.8Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

“Keira Akari, I, Alpha River Colden, banish you from the White Howlers. I never want to see you again.” The Earth felt like it was swallowing me whole. The ground had opened up and for some reason, it kept dragging me down with it and no matter how hard I tried to hold onto anything to keep me afloat, nothing could save me from drowning. A week ago, I had just found out that my best friend since I was a little girl and a man I came to love deeply, was mated with someone else. On that same day, his mate, our Luna, started to treat me like trash. She would humiliate me, call me awful names, and hurt me physically. I didn’t tell anyone. I couldn’t. I tried to take all the pain until one day, I was kicked out by her and my fellow Pack members I thought were my friends just stood and watched. And the worst part? The absolute sword into my ? Alpha River didn’t do anything to stop her either. I cried until tears could no longer be produced by my body. The heartbreak I felt was so immense that I thought I would just crumble and die at any moment. Little did I know that my whole life was just getting started because I had just found out I was with our child. His child. Alpha River Colden may have broken my whole heart, banished me from our Pack and taken everything away from me in the process, but this one, this child growing in my stomach right now, this he can’t take away from me. I won’t ever let him.

View More

Chapter 1

Chapter 1: Hell Everyday

Di duga rem blong, sebuah mobil mewah terjatuh ke dasar jurang. Di temukan dua penumpang yang sudah tak sadarkan diri di dalam mobil yang nyaris terbakar tersebut.

Namun, kemungkinan besar salah satu di antara nya tidak selamat, sedangkan satu korban lain nya di nyatakan koma.

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kepastian akibat kecelakaan tersebut.

Braaakkk!

Mendengar suara berita mancanegara tersebut, seorang pria dengan paras tampan dan menawan langsung membanting remot dan bergegas menuju bandara.

Javier Athaya Pranata, laki laki berumur 25 tahun. Seorang CEO muda J corporation.

Ia menjadi pengusaha termuda dan tersukses di kalangan bisnis.

Dengan langkah terburu buru ia berjalan menuju mobil nya sambil terus menghubungi orang tua nya.

Tuuutttt . . . . tuuuutttt . . .. .

"Shittt!" umpat nya karena semua nomor orang tua nya dan juga saudara nya tidak ada yang menanggapi panggilan nya.

Drrtt... Drttt... Drrtt....

Hanphone nya bergetar saat ia baru sampai di bandara, ia pikir bahwa orang tua nya lah yang menghubungi namun ternyata ia salah. Sebuah nomor yang selalu bisa menenangkan hatinya.

"Hallo," jawab Javier saat mengangkat telfon tersebut.

"Yank, kamu jadi jemput aku?" tanya seorang gadis yang selama ini menemani hari hari Javier.

"Maaf Sayang, aku sedang ada masalah dan sekarang aku akan ke Jerman, sorry," ucap Javier lemah.

"Ada apa Yank? Apakah ada masalah? Katakan?" tanya nya dengan nada khawatir membuat senyum tersungging di wajah manis laki laki 25 tahun tersebut.

"Doakan semoga tidak terjadi apa apa. Doakan semua baik baik saja," kata Javier tersenyum.

"Hemm baiklah, kabari aku kalau kamu sudah sampai dan kabari aku bila terjadi apa apa dengan mu," ucap nya.

"I love you," kata Javier.

"Love you too Sayang," jawab nya.

Javier menghela napasnya dengan berat kala sudah mematikan panggilan tersebut. Entah mengapa ia merasa aneh akan hubungan nya dengan sang kekasih.

"Bila semua berjalan lancar, sepulang dari Jerman, aku akan segera melamar mu," gumam Javier pelan.

Javier melangkahkan kaki nya dengan perlahan, kala melihat rumah orang tua nya begitu ramai. Perasaan nya semakin tidak karuan kala melihat ternyata ada Oma dan juga Opa nya.

"Mommy," panggil Javier pelan saat melihat orang tua nya tengah menangis tersedu dengan memeluk sebuah bingkai foto.

"javie anak mommy, Javie anak mommy," ucap Jenar semakin terisak kala melihat kedatangan Javier.

"Kamu selamat Nak? Kamu baik baik saja hiks hiks," Jenar menelisik seluruh tubuh Javier sambil menangis.

"Mom, ini Vier," ucap Javier pelan.

Javier melirik ke arah samping dimana ada sosok yang tengah terbujur kaku dengan di tutupi kain batik dan putih.

Deg!

Jantung Javier berdetak semakin kencang, ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Ia berharap bahwa saat ini dirinya tengah bermimpi. Ia berharap bahwa ini tidak seperti yang ada di pikiran nya.

"Javie!" teriak Jenar sambil memeluk tubuh Javier dengan terisak.

"Mom," air mata Javier sudah tidak bisa ia bendung lagi. Pertahanan nya luruh, ia tak sanggup menahan nya lagi, dada nya begitu sesak dan sakit.

"Sayang, sudah, ini Vier bukan Javie. Ikhlas kan Sayang, biarkan Javie tenang yah," ucap Arya langsung membawa Jenar ke pelukan nya.

Dengan perlahan, Javier berjalan mendekati jenazah Javie yang tengah di peluk erat oleh Oma Tamara.

"Oma," panggil Javier pelan.

"Javie," ucap Oma Tamara lirih sambil memegang wajah Javier.

"Javier hiks hiks hiks," oma Tamara langsung memeluk Javier dengan erat, begitupun Javier juga langsung membalas pelukan tersebut.

Javier melepaskan pelukan nya dengan Oma Tamara, lalu ia perlahan membuka penutup wajah saudara kembar nya. Wajah yang begitu mirip dengan nya bahkan di antara mereka nyaris tidak ada perbedaan, namun wajah itu kini di penuhi dengan luka lebam dan goresan. Javier tidak menyangka bahwa pertemuan nya dengan Javie satu bulan lalu adalah pertemuan terakhir nya.

"Kenapa lo ninggalin gue secepet ini hah!" kata Javier berusaha menahan isak tangisnya.

"Lo sendiri yang bilang, kita akan terus bersama. Kita akan membahagiakan mommy dan Daddy berdua. Bahkan kita akan melangsungkan pernikahan kita bersama sama. Lo tau gue udah mau melamar Felly, tapi kenapa lo malah kaya gini hah!" pekik Javier pada akhirnya, ia tidak kuat menahan sesak di dada nya.

"Lo lihat sekarang, lo lihat! Mereka semua sayang sama lo, mereka semua nangis gara gara lo! Puas lo buat gue nangis juga hah! Kenapa lo kaya gini hiks hiks," tubuh Javier ambruk memeluk tubuh Javie yang sudah terbujur kaku.

"Vier sudah, jangan seperti itu. Kasian Javie Nak," ujar oma Tamara pelan sambil memeluk tubuh Javier.

"Javie jahat Oma, dia jahat hiks hiks," kata Vier menangis.

Sedangkan Jenar hanya diam menatap kosong ke arah anak anak nya. Yang ia takutkan selama ini terjadi, ia tidak menyangka bahwa Tuhan akan memisahkan nya dengan anak nya secepat ini.

"Mommy sudah berusaha melakukan yang terbaik buat kamu, mommy menyayangi mu Nak, semoga kamu tenang di sana, tunggu Mommy," gumam Jenar pelan dengan tatapan kosong.

Arya tak kalah terpuruk nya dari Jenar, namun ia berusaha untuk tetap terlihat tegar dan kuat. Walau sebenarnya ia juga sangat ingin menangis.

Setelah rundingan, mereka memutuskan untuk memakamkan Javie di Jerman, tepatnya di makam khusus keluarga Pranata alias orang tua oma Tamara.

Suasana semakin ramai sejak kedatangan anak anak oma Tamara beserta cucu nya. Namun Javier masih tetap diam duduk sambil memeluk foto saudara kembarnya.

"Vier, makan dulu yuk?" bujuk Cara namun Javier masih tetap diam tak bergeming.

"Vier lo harus ikhlas," ujar Farrel juga ikut membujuk.

"Kalian pergilah, gue masih mau nemenin Javie disini," gumam Javier pelan namun masih bisa di dengar oleh Cara dan Farrel.

"Sayang, lebih baik kamu istirahat, kasian dia," ucap Saka sambil mengusap perut Cara.

"Hem, Farrel lo temenin si kunyuk!" kata Cara lalu ia berjalan menuju kamar bersama Saka.

"Cari tau penyebab kecelakaan Javie! Aku tunggu kabar secepatnya!" ucap Javier menelfon seseorang.

"Saya usahakan besok semua siap!" ucapnya tegas dan yakin.

"Baiklah," kata Javier datar lalu ia mematikan sambungan telfon nya.

"Siapa yang lo hubungi?" tanya Farrel.

"Bukan siapa siapa!" jawab Javier datar.

"Oh ya lalu bagaimana kabar orang yang berada satu mobil sama Javie? Apakah itu pacar nya?" tanya Farrel penasaran.

"Entahlah, gue gak tau pasti," jawab Javier menjambak rambutnya frustasi.

"Terus apa lo akan stay disini? Kayaknya mommy Jenar sama Daddy Arya gak bakal balik ke indo untuk saat ini," kata Farrel.

"Justru gue akan suruh Daddy bawa Mommy pulang ke indo, gue gak mau Mommy disini dan terus kepikiran sama Javie. Dan untuk sementara mungkin gue yang akan menghandle kantor disini," ucap Javier.

"Lalu Felly?" tanya Farrel.

"Gue gak tau!" kata Javier frustasi.

Expand
Next Chapter
Download

Book Review

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Ratings

10
81%(46)
9
2%(1)
8
9%(5)
7
0%(0)
6
4%(2)
5
0%(0)
4
2%(1)
3
0%(0)
2
2%(1)
1
2%(1)
9.1 / 10.0
57 ratings · 57 reviews
Write a review

reviewsMore

Val Hughes
Val Hughes
OMG! can someone please tell me what happened between Keira and River. l am such a wuss l don't have the heart to read the last few chapters. Did River mess up again. Please my old heart can't take it. lol.
2024-04-12 11:26:02
27
0
Navy Em
Navy Em
Great story and I was very satisfied with the ending. My only critique would be if you describe the female as being a strong fighter then you should back it up. Keira cried through this whole story. She only fought back once. overall it was a great story. I highly recommend.
2024-04-07 10:08:58
4
1
Kiki Lee Falcon
Kiki Lee Falcon
I absolutely loved this book. I love how the author mixes cultures and learns new vocabulary. love the storyline. wish to know more about these characters and hope they find their happiness too.
2024-04-02 09:13:10
0
0
ongezwa ntanga
ongezwa ntanga
great book. I love the plots and twists
2023-12-14 20:03:22
3
0
marie cheryll melis
marie cheryll melis
An exciting adventure with you and expecting much more on sequel
2023-12-03 05:36:06
4
0
84 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status