Home / Young Adult / Bara di Hati Mikha / 66. Digendong ke mana-mana

Share

66. Digendong ke mana-mana

last update publish date: 2026-07-30 08:46:46

Mikhaila Ameera Violetta POV

"Mik... Mikha..."

Suara tepukan di lenganku membuat diriku membuka mata siang ini. Saat aku membuka mataku, sosok Mama kandungku telah duduk di pinggiran ranjang.

Mampus....

Aku ketahuan tidur di kamar Bar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bara di Hati Mikha   107. Yang penting sudah bertemu dengan Mikha.

    Bara Nareswara POVAku mempertimbangkan permintaan seorang laki-laki yang bernama Bintang ini. Dia meminta tiga puluh juta rupiah untuk informasi tentang Mikha yang sangat valid. Berkali-kali sejak kemarin aku sudah mengelilingi Bandung bersama dengan Kafka. Kami datangi beberapa tempat dan tidak ada Mikha sama sekali. Jika benar memang Bintang memiliki informasi yang valid mengenai keberadaan Mikha, maka aku tidak akan keberatan untuk membayarnya sesuai dengan permintaannya.Bagiku uang bisa dicari, tetapi Mikha tidak akan terganti. Rasa khawatir sudah menyelimuti diriku selama tiga hari ini. Rasanya aku juga tidak akan sanggup jika rasa ini berdiam cukup lama di dalam diriku.

  • Bara di Hati Mikha   106. Hadapi daripada lari dari masalah.

    Mikhaila Ameera Violetta POV Kali ini aku menatap Maureen yang sedang mengoceh tiada henti di depanku. Terlebih ketika kami berhasil cek out dari resort tempat kami menginap di Lembang. Hal paling gila adalah kami memilih meminta bantuan om Andi untuk menginap di rumahnya yang ada di Bandung. Jika tanpa bantuan Kania, mana bisa kami berada di sini saat ini. Setidaknya punya teman seperti Kania yang memiliki cukup banyak koneksi sesekali bisa mempermudah kami saat memiliki masalah."Sumpah, laki lo sudah gila! Bisa-bisanya dia buat sayembara untuk cari bininya. Ini nih intinya cuma mau mempekerjakan orang tanpa keluar duit banyak. Bayar detektif lebih menguras kantong daripada buat sayembara.""Bukannya lo tadi sudah kasihan sa

  • Bara di Hati Mikha   105. Kedatangan Chava ke Rumah

    Bara Nareswara POVSejak semalam aku terus mencari Mikha bersama Kafka. Setiap sudut kota Jakarta dari ujung Utara sampai selatan, barat sampai timur tidak ada yang terlewati, namun hasilnya nihil. Sumpah, aku lebih memilih Mikha yang menghujaniku dengan amarahnya daripada kabur seperti ini. Terlebih dia kabur dalam keadaan berbadan dua. Mengingat apa yang baru saja terjadi, aku takut jika Mikha justru akan berbuat hal-hal di luar batas tanpa berpikiran panjang.Aku mencoba menceritakan semua ini kepada Maureen namun Maureen tetap mengatakan jika ia tidak tahu Mikha berada di mana saat ini. Kania juga sama saja. Bahkan aku sampai menanyakan keberadaan Mikha kepada Julien dan Zema karena aku sempat meragukan jawaban dari Kania. Sepertinya mereka semua tidak berbohong kali ini tentang ketidaktah

  • Bara di Hati Mikha   104. Mungkinkah berpisah adalah jalan terbaik?

    Mikhayla Ameera Violetta POVPagi ini aku sedikit kesulitan membuka kedua mataku. Mungkin ini efek dari kegiatan menangis semalam yang aku lakukan. Sejak pukul sembilan malam hingga tiga dini hari, bukannya tidur, aku justru menangis seorang diri di dalam kamar ini ditemani sepi. Berkali-kali aku berpikir apa yang bisa aku lakukan. Jawabannya adalah bercerai dari Bara.Aku tidak akan sanggup untuk terus melihat Bara tanpa mengingat jika kebiasaan Bara dulu telah membuat calon anak kami mengalami hal ini. Aku tidak bisa pulang ke rumah Bara lagi. Aku harus mencari tempat tinggal yang bisa aku tempati setelah pulang dari Lembang nanti.Dengan badan yang masih terasa lemas, aku mencoba bangun dari atas ranjang. Setelah itu aku segera masuk k

  • Bara di Hati Mikha   103. Mikha yang menghilang

    Bara Nareswara POV Aku mencoba menunggu kepulangan Mikha dari rumah sakit karena dia tidak mengijinkan diriku untuk ikut menemaninya. Aku mencoba untuk mengerti dengan pilihannya itu. Terlebih karena ia akan bertemu dengan dokter Hans yang terkenal memiliki pasien yang cukup banyak. Demi tetap menyembunyikan pernikahan kami dari publik, aku lebih baik menyetujui permintaan Mikha untuk menunggunya di rumah saja.Aku menjadi berpikir apakah aku telah mengambil langkah yang tepat dengan mengikuti keinginan Mikha untuk mengijinkannya berangkat seorang diri ke rumah sakit tadi pagi? Karena sampai pukul empat sore ini, aku belum mendapatkan kabar darinya sama sekali. Mikha yang tidak kunjung pulang ke rumah membuatku sibuk mencari informasi kejadian laka

  • Bara di Hati Mikha   102. Hasil Tes

    Mikhaila Ameera Violetta POVAku tersenyum puas saat mengingat aktivitasku dengan Bara selama dua hari ini. Bagaimana tidak, sejak aku membeli perlengkapan BDSM, kami tidak berhenti untuk mencobanya bersama. Meskipun yang selalu bertindak sebagai tawanan di sini tetaplah Bara. Yah, meskipun sedikit tidak sesuai dengan bayanganku bahwa aku yang akan disiksa oleh Bara, namun aku cukup menikmatinya.Gara-gara aktivitas kami itu pula, Bara sampai memiliki beberapa luka di kulitnya. Mulai dari luka goresan sampai lecet di kulitnya. Meskipun Bara mengatakan tidak mempermasalahkan hal itu selagi aku mendapatkan kepuasan, tapi aku tahu jika aku harus berhenti sampai di sini. Jangan sampai aku kebablasan. Rasanya sudah cukup mewujudkan semua imajinasiku. Jangan sampai ini menjadi sebuah kebiasaan.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status