Share

Puaskan Aku!

last update publish date: 2026-01-27 22:32:30

"Tunggu!" seru Starla sebelum Brocklyn berlaku kurang ajar dan semena-mena seperti biasanya.

"Yes, Darling. Ada apa?" Sebersit senyuman mengejek terukir di bibir tebal pria mafia itu.

Starla membulatkan tekadnya, dia harus setidaknya keluar dari mansion milik Brocklyn Hanson hidup-hidup dan melapor ke polisi atas penculikan dirinya. "Tentang kesepakatan kita tadi ... kuharap kau tidak akan melanggarnya. Setelah ini izinkan saya menghubungi managerku, Fanny!" ujar Starla, menyembunyikan ketakuta
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Willy Alexander
keren selalu bagus ... lanjut dong
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Dijemput untuk Liburan Musim Panas Ke Miami

    Musim panas di Baltimore menjadi saat-saat yang dinantikan penduduk kota pesisir pantai tersebut. Udara pekat membawa aroma garam dari arah lautan. Ratusan penduduk berjemur dengan bikini dan celana pendek khusus berenang di pasir putih untuk menikmati sinar matahari yang hangat dan ombak yang menyapa lembut. Kedai-kedai es krim dan es limun musiman berjajar di pinggir jalan dengan payung-payung lebar warna warni seolah menjadi magnet tersendiri bagi mereka yang ingin menghindari kepanasan ekstrem. Di tengah kegembiraan musim liburan itu, Starla Kaplin, walikota yang telah memasuki trimester kedua kehamilan malah menghabiskan sebagian besar waktunya di kantor atau rumah keluarga Kaplin yang terletak di kawasan pinggiran kota yang tenang.Perutnya yang mulai membuncit menjadi bukti nyata tentang kehidupan yang tumbuh di dalamnya. Namun, hanya sedikit orang yang tahu siapa ayah dari janin itu. Starla telah menjalin ikatan perkawinan rahasia dengan Brocklyn Hanson, sosok yang dikenal s

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Menemui Rival Cintanya

    "Corby, antarkan aku ke rumah wakil walikota Baltimore. Ada yang perlu kubicarakan dengannya!" titah Brocklyn dalam mobil sedan Rolls Royce yang meninggalkan rumah keluarga Kaplin."Baik, Master Hanson. Akan saya carikan dahulu alamatnya sebentar!" sahut Corby Killiams sigap. Dia tidak menanyakan tujuan Brocklyn menemui pria bernama Jason Rosswell itu, tetapi dugaannya pasti berkaitan dengan Starla.Sepanjang perjalanan malam itu melalui jalan-jalan di kota Baltimore. Beberapa kali Brocklyn melihat baliho dengan foto istrinya sedang tersenyum dalam pakaian ala eksekutif muda profesional. Ada kebanggaan membuncah dalam hati Brocklyn. Wanita yang dinikahinya dan kini sedang mengandung benihnya bukan orang sembarangan. Bintang cemerlang itu bersinar menerangi dunia.Mobil hitam itu berhenti di depan pagar pekarangan rumah yang asri. Townhouse dua lantai bercat dinding putih dengan aksen kayu mahoni pada jendela, pintu, dan atap yang berdiri kokoh itu dihuni oleh keluarga kecil wakil wali

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Cinta dan Kesetiaan yang Tak Tergoyahkan

    Reynard yang biasanya tampil gagah dan penuh kendali, mantan wali kota Baltimore yang terpilih tiga kali berturut-turut itu kini mengerutkan kening dalam kegelisahan, jemarinya tidak berhenti mengetuk meja kayu Ek di hadapannya.“Baru 24 jam, tapi rasanya sudah seperti bertahun-tahun tanpa kabar Starla,” bisik Luna dengan suara menahan tangis. “Aku khawatir Brocklyn melakukan sesuatu yang kejam padanya. Dia adalah mafia, Reynard. Dunia mereka tak mengenal belas kasihan.”Reynard menghela napas panjang, mencoba menenangkan istrinya dengan menepuk bahunya lembut. “Kita harus tetap tenang. Jika dia benar-benar ingin menyakiti Starla, sudah lama dia melakukan itu. Yang penting sekarang adalah menunggu kepulangan putri kita dengan selamat.”Tak lama kemudian, bunyi mesin mobil yang halus terdengar dari arah jalan masuk. Kedua pasangan mata Reynard dan Luna langsung terpaku pada jendela ruang tamu, menyaksikan sebuah mobil sedan hitam mewah jenis Rolls-Royce berhenti tepat di depan teras ru

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Keputusan Besar Starla

    Malam telah merayap rendah di atas kota Baltimore, menyelimuti gedung-gedung tinggi dengan selubung gelap yang hanya dipecahkan oleh cahaya lampu jalan yang berkedip-kedip dan sorotan neon dari gedung perkotaan yang masih sibuk. Di dalam kamar hotel mewah lantai teratas, udara terasa berat, seolah-olah dipenuhi oleh ketegangan yang tak terucapkan namun terasa begitu nyata. Starla berdiri di dekat jendela besar yang menghadap ke pemandangan kota, tangannya tergenggam erat di depan dada. Brocklyn berdiri tidak jauh darinya, sosoknya yang tinggi dan tegap memancarkan aura kekuasaan yang tak terbantahkan. Matanya yang berwarna biru kehijauan bak permata Amazonite menatap Starla dengan campuran emosi antara kemarahan, kekecewaan, dan juga rasa sakit yang tersembunyi di balik lapisan ketangguhannya sebagai seorang mafia yang kejam dan berbahaya. Dia tahu posisi Starla saat ini sebagai wali kota Baltimore membuat hubungan mereka menjadi sesuatu yang mustahil untuk dijalin dengan bebas, na

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Terpenjara Dalam Obsesi Cinta Brocklyn

    "Aahh ... sshhh ... berhenti, Brocklyn!" Starla menggeliat di bawah badan kekar Brocklyn. Dia kini sudah berbadan dua, tetapi obsesi pria itu masih saja tak berkesudahan terhadapnya.Brocklyn menghentakkan pinggulnya perlahan penuh perasaan, menikmati penyatuannya bersama Starla yang telah tertunda berbulan-bulan. Lumatan demi lumatan membuat bibir mereka sama-sama bengkak dan kebas. "Kau menyuruhku berhenti, tetapi tubuhmu berkata lain, Darling. Apa ini yang dinamakan munafik?" sindir Brocklyn sembari mendengarkan suara desahan merdu wanita kesayangannya itu. Langit di luar jendela kamar hotel telah berubah petang, nyaris seharian Starla menghabiskan waktu bersama Brocklyn. Kondisi kehamilannya dan lama tak tersentuh oleh lelaki memercikkan gairah yang terpendam. Perkataan Brocklyn tak salah sama sekali, tubuhnya berkhianat. Malahan menikmati setiap sentuhan pria itu.Bulatan kembar di dada Starla yang semakin membengkak karena proses kehamilan diciumi dengan penuh pemujaan oleh pr

  • Bintang Jatuh Di Pelukan   Dirayu Lagi Oleh Brocklyn

    Matahari pagi Baltimore bersinar terang, menyelinap melalui jendela kaca tinggi balai kota yang megah. Pukul 10.00 pagi, ruang rapat dewan kota sudah penuh dengan orang-orang penting pemerintahan kota. Kursi kepala yang biasanya ditempati oleh Starla Kaplin, wali kota yang dicintai dan dihormati, masih kosong. Suara bisik-bisik gelisah mulai terdengar di antara para anggota dewan.Jason Rosswell, wakil wali kota, duduk di kursi sebelah kursi kosong itu dengan wajah cemas. Dia terus memeriksa jam tangannya, jarum jam bergerak perlahan, menambah beban di dadanya. Starla tidak pernah terlambat. Selama beberapa bulan dia menjabat sebagai wali kota, Starla selalu datang lebih awal, siap dengan rencana dan semangat yang menular. Hari ini, mereka seharusnya membahas dan mengesahkan undang-undang lingkungan hidup yang baru, sebuah proyek yang telah Starla kerjakan dengan keras selama berbulan-bulan, sebuah undang-undang yang dia yakini akan mengubah wajah kota Baltimore dalam hal konservasi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status