공유

Bab 1314

작가: Ayesha
Di saat nyawanya berada dalam ambang kematian, dua orang itulah beserta seluruh tim di belakang mereka yang berhasil merebut kesempatan terakhir untuknya. Budi sebesar itu terasa sangat berat.

Niro perlahan memejamkan mata, menekan seluruh emosi yang bergolak di dalam dirinya.

"Paman, aku mengerti sekarang. Terima kasih sudah memberitahuku semua ini."

Brielle kembali terbangun dari mimpi buruk yang menyesakkan. Seperti orang tenggelam yang tiba-tiba muncul ke permukaan, dia langsung terengah-eng
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (2)
goodnovel comment avatar
Angga Dimas
tahan dl cemburu mu raka
goodnovel comment avatar
Duryati Duryati
ada yang cemburu nih.. Raka yg sabar yah..
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1328

    Brielle meletakkan ponselnya, lalu mengangkat cangkir teh sambil menatap ke luar jendela tanpa daya. "Kita semua harus terus melangkah maju."Saat itu, ponselnya kembali berbunyi, bahkan berturut-turut sampai empat atau lima kali. Sepertinya ada foto yang dikirim.Brielle segera mengambil ponselnya untuk melihat. Dia yakin itu pasti foto putrinya. Benar saja, beberapa foto lucu Anya terkirim. Jelas, putrinya bermain dengan sangat senang, senyumannya cerah dan manis."Itu foto Anya ya? Coba aku lihat, sudah lama aku nggak ketemu dia."Brielle menyerahkan ponselnya agar Syahira bisa melihat foto-foto putrinya. Syahira sedang asyik melihatnya ketika sebuah pesan baru muncul.[ Anya kangen sekali sama kamu. Mau dijemput ke sini buat sekalian refreshing? ]Pesan dari Raka.Mata Syahira seketika berkedip beberapa kali. Dia menatap Brielle di depannya, lalu menyerahkan kembali ponselnya. "Raka kirim pesan lagi."Brielle mengambilnya dan melirik isi pesan itu. Alisnya langsung berkerut sedikit

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1327

    Syahira tampak agak kesal."Mana mungkin nggak penting? Luka yang terjadi itu nyata lho! Meskipun waktu itu dia memang terpaksa dan harus bekerja sama dengan Devina buat pertahankan dia, itu tetap bukan alasan buat mengabaikanmu. Toh di masa-masa sebelum Devina muncul, kalian juga pernah saling mencintai."Brielle menopang dagunya sambil berkata pelan, "Keadaan sekarang juga sudah bagus. Dia punya jalannya sendiri, aku juga punya hidupku sendiri. Kesalahpahaman diselesaikan supaya bisa kembali bersama, tapi sekarang aku sudah nggak butuh dia lagi."Syahira memandang sahabatnya lama-lama, lalu akhirnya mengerti. Dia mendekat sedikit dan bertanya, "Brie, kamu benar-benar sudah melepaskannya?"Dia bisa melihat dengan jelas, ini bukan lagi soal emosi sesaat ataupun kebencian. Brielle benar-benar sudah berdamai dengan semuanya."Sekarang aku cuma ingin menjalani hidupku dengan baik. Fokus ke pekerjaan dan Anya, sesekali bisa minum teh dan ngobrol santai sama kamu seperti ini. Aku sudah sang

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1326

    Di sebuah restoran teh sore yang tenang di pusat kota, akhirnya dua sahabat itu bertemu lagi.Syahira mengamati Brielle yang duduk di depannya. "Masih tetap seperti dulu. Aku kira sekarang kamu sudah jadi super crazy rich, terus bakal pakai barang mewah dan perhiasan berkilau."Hari ini Brielle mengenakan sweter rajut warna krem muda yang simpel dipadukan dengan celana jeans. Rambut panjangnya diikat longgar, wajahnya hanya memakai riasan tipis. Selain jam tangan di pergelangan tangannya, tidak ada aksesori lain sama sekali.Brielle tidak bisa menahan tawa kecil sambil mengaduk tehnya perlahan. "Aku ini orangnya setia, kamu juga tahu sendiri."Syahira langsung terkekeh. "Nah, itu benar."Bola matanya berputar dengan nakal, lalu dia memandang Brielle dengan tatapan menggoda. "Kalau begitu, orang yang setia ini mau gimana dengan mantannya itu? Mau terus dibiarkan jadi masa lalu begitu saja?"Tangan Brielle yang sedang mengaduk cangkir teh terhenti sesaat. Kemudian, dia mengangkat cangkir

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1325

    Niro mengangguk. Sesaat sebelum keluar dari ruangan, dia menoleh kembali ke arah Brielle, lalu tiba-tiba bersuara, "Brie."Dia kembali memanggil nama panggilan itu dengan lembut.Brielle sedikit tertegun, lalu mengangkat kepala menatapnya.Dari lorong seberang, seberkas sinar matahari jatuh tepat ke tubuh Niro, membuat sosoknya seolah-olah diselimuti cahaya keemasan.Dia memandang Brielle dengan tatapan jernih dan tulus. "Walaupun sekarang kita cuma teman, kalau suatu hari nanti kamu butuh apa pun, kapan pun itu, aku akan selalu ada."Suaranya tidak keras, tetapi mengandung ketegasan dan kekuatan khas seorang tentara. Itu bukan pengakuan cinta yang ambigu, melainkan sebuah janji yang melampaui hubungan pria dan wanita. Lebih dalam dan lebih berat.Brielle menatap pria di hadapannya yang berdiri tegap dengan sorot mata tegas dan jujur itu. Hidungnya terasa agak perih. Dia mengangguk pelan, matanya agak memerah tetapi tetap tersenyum."Aku tahu. Terima kasih, Niro."Niro juga tersenyum.

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1324

    Tiga hari kemudian, Brielle datang ke rumah sakit. Niro akan segera kembali ke Kyoza untuk menjalani pemulihan, jadi dia datang untuk berpamitan.Di dalam ruang rawat yang tenang, Niro mengenakan pakaian pasien rumah sakit. Kondisinya jelas jauh lebih baik dibanding sebelumnya.Rambutnya dipangkas sangat pendek, sementara di sisi kanan kepalanya ada bagian yang dicukur habis. Itu adalah lokasi penanaman cip.Lukanya juga sudah pulih dengan baik, hanya meninggalkan bekas samar tipis. Kalau rambutnya sudah panjang sedikit, bekas itu pasti tidak akan terlihat lagi."Di Kyoza ada Pak Justin dan Dokter Zidan, jadi aku juga lebih tenang," kata Brielle sambil menatap Niro.Niro juga memandangnya. Beberapa hari terakhir istirahat Brielle cukup, jadi wajahnya juga jauh lebih segar."Dia masih belum kembali?" tanya Niro.Brielle tahu Niro selalu ingin mengucapkan terima kasih langsung kepada Raka. Walaupun utang budi ini sebenarnya milik ayahnya, Niro adalah orang yang sangat jelas dalam urusan

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1323

    Kecantikan Brielle bukan tipe yang mencolok, tetapi justru mampu mengguncang hati orang tanpa disadari.Sambil menopang dagu, tiba-tiba dia teringat pada ayahnya, pria keras kepala dan berpendirian teguh itu ....Kalau ayahnya masih hidup dan melihat dirinya yang sekarang, apakah ayahnya akan merasa bangga walau hanya sedikit?Sejak kecil, dalam ingatan Brielle, ayahnya selalu tegas, juga seperti sosok yang bisa melakukan segalanya.Ibunya pernah berkata, saat Brielle berusia tiga tahun, ayahnya sudah menggendongnya sambil membacakan buku kedokteran, ingin menanamkan ilmu sejak dini.Brielle hampir bisa membayangkan pemandangan itu. Dirinya yang masih kecil pasti hanya menatap ayahnya dengan polos tanpa mengerti apa-apa, sementara sang ayah begitu serius, penuh harapan terhadap putrinya.Kalau saja ....Kalau saja dulu dia tidak bertemu Raka, akan seperti apa hidupnya sekarang? Mungkin dia akan berkuliah dengan normal, lanjut S2 dan S3, lalu masuk ke dunia riset.Mungkin di suatu kesem

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 171

    Setelah berpamitan dengan Harvis, Brielle memutuskan pulang dengan taksi.Tak lama kemudian, WhatsApp-nya bertambah satu kontak baru, yaitu Jared, wakil direktur MD. Dia mengirim pesan, berharap ke depannya bisa langsung berkomunikasi dengan Brielle mengenai arah penelitian.Brielle pun menjawab den

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 178

    'Ya ampun! Pak Raka benar-benar minum dari botol air yang sudah diminum Brielle?'Saat Brielle mengangkat kepala, dari ujung matanya dia melihat botol kosong yang baru saja ditaruh Raka. Dia menoleh dan mendapati botol air yang tadi diminumnya ternyata sudah dihabiskan oleh Raka.Raka mengira Briell

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 168

    Brielle menatap tajam ke arahnya, ingin menyingkap apa lagi yang sedang direncanakan pria ini.Raka hanya menampilkan senyum polos. "Memang benar itu ide Nenek. Kalau nggak percaya, kamu bisa langsung menelponnya."Brielle merasa tidak ada gunanya. Dia tidak ingin peduli apa pun yang direncanakan Ra

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 161

    Brielle mengarahkan pandangannya dan melihat Devina mengenakan setelan modis yang tetap memancarkan kesan seksi, dengan rambut panjangnya terurai ke belakang. Dia berjalan di depan, sementara Jay mengikuti di belakangnya.Devina menengadah sekilas ke arah panggung. Saat melihat Brielle, entah itu ka

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status