LOGINLisa mendapati suaminya berselingkuh pada malam perayaan keberhasilan bisnis keluarga mereka, tepat setelah Lisa berhasil membawa keluarga mereka berada di puncak kejayaan. Pada waktu yang sama, dia mendapati dirinya divonis akan segera meninggal. Menyadari selama ini dia hanya dimanfaatkan sebagai aset perusahaan dan usianya yang tidak lama lagi, Lisa berencana melepaskan diri dari ikatan pernikahan toxic tersebut dan mencari kebahagiaan untuk dirinya meski hanya sebentar. Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan Rey, seorang pria dingin yang tulus menolongnya. Tanpa sengaja benih cinta tumbuh di antara mereka dan Lisa dihadapkan dengan dua pilihan sulit. Apakah dia akan mati dengan membawa seluruh kenangan cintanya atau hidup dengan melupakan satu-satunya cinta dalam hidupnnya.
View MoreBab 27Ruang kerja pribadi milik Rey yang tersembunyi di balik perpustakaan apartemennya menjadi markas operasi senyap malam itu. Tirai tebal tertutup rapat, membendung pendar cahaya kota. Di atas meja kaca berukuran besar, tiga buah laptop canggih menyala terang, memancarkan pendar biru yang menerangi wajah empat orang yang sedang berkumpul mengelilinginya: Lisa, Rey, Juna, dan Hana.“Aku sudah menceritakan semuanya,” ujar Lisa, memecah keheningan yang tegang. Matanya menatap Juna dan Hana secara bergantian dengan pendar ketegasan yang dingin. “Kakek memilih untuk membungkam kejahatan Saka demi menjaga nama baik Adhitama Group. Jadi, kita tidak punya pilihan lain. Kita tidak bisa lagi berharap pada keadilan korporasi. Kita akan mencuri seluruh dana gelap milik Saka sebelum dia sempat menggunakannya.”Hana menyandarkan punggungnya di kursi, menyilangkan tangan di dada. Mula-mula dahi wanita itu mengernyit, namun senyum tipis yang sarat akan ide gila perlahan terukir di bibirnya. “Ide
Bab 26“Adhitama Gallery.” Lisa berkata mantap, menatap Ketua Adhitama tanpa keraguan. “Berikan kewanangan penuh kepada Lisa atas kendali manajemennya,” sambungnya.Suasana meja makan seketika berubah tegang. Semua mata menatap Lisa terperangah. Sama sekali tidak menyangka Lisa akan meminta hal sebesar itu.“Lisa! Apa-apaan kamu?!”Saka tiba-tiba berdiri kasar hingga kursi jati yang didudukinya terdorong ke belakang. Wajahnya memerah padam, matanya melotot tajam menatap istrinya.“Kau gila, hah?!” bentak Saka dengan suara memburu. “Adhitama Gallery itu anak perusahaan di bawah naungan Adhitama Group! Bagaimana mungkin kamu dengan lancangnya meminta unit bisnis sebesar itu hanya untuk dirimu sendiri?!”Ibu Saka tidak tinggal diam. Wanita itu ikut berdiri, menatap Ketua Adhitama. “Tidak bisa, Ayah. Adhitama Gallery itu milik Saka. Ayah telah berjanji akan mewariskannya pada Saka.” seru Sinta tak terima.Tentu Saka dan ibunya menentang habis-habisan permintaan Lisa. Adhitama Gallery adal
Pameran itu benar-benar sukses besar. Semua stok koleksi produk fashion Adhitama Gallery langsung terjual habis begitu dirilis. Antrean panjang mengular di setiap cabang butik yang tersebar di berbagai kota besar.Nama Adhitama Gallery terus menjadi perbincangan hangat di dunia mode internasional. Wajah Jess sebagai brand ambassador muncul di halaman terdepan majalah mode, sosial media, spanduk-spanduk, hingga layar megatron yang terpasang di gedung-gedung pencakar langit.Pesan berisi berbagai tawaran kerja sama tak henti-hentinya masuk ke surel resmi Adhitama Gallery. Nilai saham bahkan naik hingga lima kali lipat, jauh lebih besar dari perkiraan awal.Papa Lisa tertawa lebar saat menelponnya, mengucapkan selamat dan memujinya. Mamanya juga ikut senang, ribut meminta Lisa untuk mempertemukannya lagi dengan Jess, Rose, dan Jenny. Lisa hanya balas tertawa lebar, menjelaskan bahwa mereka sudah kembali sibuk dengan urusan masing-masing.Foto Lisa bersama Jenny, Rose, dan Jess di acara pa
Tepat pukul 10.00 a.m., Pameran Privat Adhitama Gallery resmi dimulai.Lisa duduk di barisan kursi VIP bersama keluarganya, di dampingi Rey, Juna, dan Hana. Ia menahan napas, mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan.Tamu yang hadir bukan orang sembarangan. Mulai dari investor besar kelas internasional, pengusaha korporasi multinasional, hingga para pesohor papan atas. Wajah-wajah mereka tidak asing, biasa mengisi halaman majalah-majalah bisnis dengan kisah suksesnya.Ting!Lampu hall diredupkan. Musik pengiring mulai diputar.Seluruh pandangan tamu undangan seketika tertuju pada panggung. Decak kagum dan tatapan terpesona seketika memenuhi ruangan begitu model pertama melangkah anggun di atas catwalk.Pameran berlangsung dengan lancar hingga akhir acara, kemudian dilanjutkan dengan pesta perayaan.Para tamu tertawa puas, menyalami Lisa, serta mengucapkan selamat dan berbagai kalimat pujian. Bahkan tidak sedikit yang langsung menawarkan kerja sama dengan Adhitama Gallery. Lisa m






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.