공유

Bab 1343

작가: Ayesha
Di bawah langit malam, lalu lintas di bandara begitu padat. Namun di antara dua mobil SUV hitam, sebuah Rolls-Royce terparkir tenang menunggu.

Begitu keluar dari gedung bandara, Devina melihat Raka mengawal Brielle masuk ke dalam mobil. Brielle juga tidak menolak perhatian serta perlakuan penuh perhatian darinya.

Freyna yang berdiri di samping menyaksikan semuanya. Hatinya juga dipenuhi keterkejutan.

Mungkinkah berita yang beredar di internet itu benar? Apakah Raka benar-benar akan menikah kemba
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1344

    "Baik!" Lastri mengangguk.Brielle berjongkok dan mengusap kepala Gaga beberapa kali sebelum naik ke lantai atas untuk mandi. Setelah mandi, dia berganti pakaian dengan kaus panjang yang longgar. Kemudian, dia turun kembali sambil membawa iPad untuk memeriksa email.Setelah proyek BCI selesai, seluruh sistem akan diserahkan kepada pihak militer. Kemungkinan masih akan ada masa transisi dan koordinasi selama beberapa waktu.Pukul delapan lewat tiga puluh malam, bel pintu rumah berbunyi. Lastri segera berjalan membukakan pintu. Raka masuk sambil menggandeng tangan Anya. Begitu mengganti sepatu, Anya langsung berlari dan memeluk Brielle."Mama, aku rindu sekali sama Mama."Brielle mengusap kepala putrinya. "Mama juga rindu Anya."Setelah itu, dia mengambil sebuah kotak hadiah yang sudah dibungkus rapi lalu menyerahkannya. "Coba buka."Anya membukanya dengan penuh semangat. Matanya langsung berbinar. "Wow! Tank kecil!""Itu hadiah dari Paman Niro untukmu," kata Brielle."Benaran? Aku suka

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1343

    Di bawah langit malam, lalu lintas di bandara begitu padat. Namun di antara dua mobil SUV hitam, sebuah Rolls-Royce terparkir tenang menunggu.Begitu keluar dari gedung bandara, Devina melihat Raka mengawal Brielle masuk ke dalam mobil. Brielle juga tidak menolak perhatian serta perlakuan penuh perhatian darinya.Freyna yang berdiri di samping menyaksikan semuanya. Hatinya juga dipenuhi keterkejutan.Mungkinkah berita yang beredar di internet itu benar? Apakah Raka benar-benar akan menikah kembali dengan Brielle? Dia melihat tiga kendaraan itu melaju dengan gagah meninggalkan area penjemputan.Tak lama kemudian, kendaraan-kendaraan itu menghilang di antara arus mobil yang ramai. Devina memaksa dirinya mengalihkan pandangan. Lalu, dia berjalan menuju mobil pribadinya.Begitu masuk ke dalam mobil, dia melepas kacamata hitamnya. Matanya dipenuhi kesuraman. Kali ini dia pergi ke luar negeri untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Beberapa waktu lagi, dia berencana kembali ke luar negeri unt

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1342

    "Sumber pendanaan yayasan itu sangat beragam." Raka menjawab dengan sengaja menghindari inti persoalan, "Selain dana dari Kamar Dagang sendiri, ada juga sumbangan tahunan dari banyak perusahaan anggota.""Lagi pula, penelitian ilmiah memang merupakan salah satu bidang dengan prospek terbaik."Brielle menatap ekspresinya yang tenang dan santai. Dia berkedip beberapa kali. Kemudian menggigit ringan bibir bawahnya sambil menoleh ke luar jendela, tenggelam dalam pikirannya sendiri.Namun, pemandangan itu di mata pria yang duduk di hadapannya terasa seperti melihat seekor kelinci putih yang polos di dunia bisnis.Sudut bibir Raka sedikit terangkat. Seolah sedang bersyukur atas sesuatu.Untungnya, Brielle adalah seorang genius penelitian, bukan genius bisnis. Kalau tidak, bagaimana mungkin dia bisa dengan tenang merajut kebohongan yang penuh niat baik ini?Sejak sebulan lalu, setelah berbicara dengan Profesor Derrick, dia sudah mulai menjalankan rencananya. Dia mengatur agar sebuah perusahaa

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1341

    Raka memandang ekspresi terkejut di wajah Brielle. Lalu dia berkata dengan serius, "Tapi, aku punya sebuah usulan yang mungkin bisa membantu penelitianmu ke depan."Brielle langsung tertarik. "Usulan apa?""Kamar Dagang berencana mendirikan sebuah yayasan penelitian ilmu saraf yang independen." Raka berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Tujuannya adalah mendukung penelitian mutakhir di bidang ilmu otak.""Yayasan itu akan menyediakan dukungan dana yang memadai. Arah penelitiannya juga mencakup penyakit neurodegeneratif yang baru saja kamu sebutkan. Tentu saja, yayasan hanya memberikan dukungan.""Kami nggak akan ikut campur dalam penelitian apa pun. Kamu bisa mempertimbangkannya."Brielle mengernyit dan menatapnya."Yayasan ini ...."Raka langsung menambahkan, "Beroperasi sepenuhnya secara independen. Nggak akan dipengaruhi oleh kepentingan bisnis apa pun."Brielle sedikit tertegun. Harus diakui, syarat seperti itu memang sangat menggoda. Dia sangat memahami bahwa di dunia akademis, k

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1340

    Entah sejak kapan, tatapan mabuk di mata Raka sudah menghilang. Yang tersisa hanyalah keseriusan yang belum pernah Brielle lihat sebelumnya. Dia baru saja hendak mengatakan sesuatu lagi.Namun tepat saat itu, lift berbunyi.Ding.Lift telah tiba di lantai tujuan.Percakapan mereka pun terputus.Brielle melangkah keluar lebih dulu. Raka mengikuti dari belakang. Sesampainya di depan pintu kamar, Brielle hendak membuka pintu dengan kartu akses. Tiba-tiba suara rendah Raka terdengar dari belakangnya, "Selamat malam."Meski Brielle tidak menjawab pertanyaannya tadi, jelas suasana hati Raka sedang sangat baik. Bahkan bisa dikatakan cukup bahagia.Brielle menjawab dengan sopan dan pelan, "Selamat malam.""Pesawat berangkat pukul sepuluh besok pagi," timpal Raka. Maksudnya jelas. Brielle tidak perlu memikirkan perjalanan pulang sendiri. Dia bisa kembali dengan jet pribadinya.Brielle membuka pintu, lalu masuk ke dalam kamar.Setelah pintu tertutup, sudut bibir Raka perlahan terangkat. Kemudian

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1339

    Brielle merasakan seseorang masuk ke ruang teh. Dia mengangkat kepala, dan seketika pandangannya bertemu dengan Raka. Hanya dari satu tatapan itu saja, Brielle langsung mengerti. Niro pasti sudah memberitahukan keputusan mereka kepadanya.Raka tidak langsung berjalan ke arahnya. Dia lebih dulu menghampiri Faisal dan berbincang beberapa saat. Dibanding sebelumnya, dia tampak jauh lebih tenang dan sadar. Tanpa terasa, waktu menunjukkan pukul delapan lewat tiga puluh malam.Acara minum teh pun mendekati akhir.Setelah menerima sebuah panggilan telepon penting, Faisal meminta maaf kepada semua tamu. "Maaf semuanya. Ada keadaan darurat yang harus segera aku tangani. Malam ini kita akhiri sampai di sini. Kalau ada kekurangan dalam penyambutan kami, mohon dimaklumi."Semua orang menyatakan pengertian mereka. Jelas terlihat bahwa Faisal benar-benar memiliki urusan mendesak. Dia memanggil putranya, "Niro, tolong bantu aku antarin tamu."Kemudian, dia secara khusus menghampiri Brielle dan Raka.

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 148

    Devina dan adik perempuan Jay terlihat seperti teman dekat. Keduanya berjalan sambil mengobrol dan memasuki gerbang agrowisata.Di mata Brielle, sekilas tampak rasa kesal. Namun, dia tahu Devina adalah "kesayangan" di lingkaran pergaulan Raka. Jay dan Lambert sama-sama bersikap baik padanya. Di seti

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 139

    "Kalau begitu, bolehkah kita bertaruh?" Brielle tersenyum."Bertaruh apa?""Kalau aku berhasil lulus ujian lulus percepatan, Bu Madeline harus mengizinkanku bergabung. Kalau aku gagal, aku akan keluar dari dunia medis."Tatapan Madeline seketika terhenti. Dia tidak menyangka gadis ini berani menguca

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 146

    "Pebisnis paling-paling nyetir mobil mewah cuma buat pamer, nggak ada yang perlu dikagumi," kata Faye.Cherlina yang berasal dari keluarga biasa pun memandang Faye dengan iri. "Faye, keluargamu pasti lebih kaya dari keluarga Brielle."Begitu ucapannya selesai, dia teringat sesuatu. "Apalagi, kakakmu

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 127

    Devina menunduk sambil menopang dagunya, mengangguk patuh. "Oke.""Aku tadi nggak sengaja dengar dari adikku, Brielle mau ikut ujian lulus percepatan. Dia ingin menyelesaikan kuliah S1 lebih cepat, kamu tahu?" tanya Devina padanya.Raka mengangkat alis. "Oh ya?""Aku juga dengar, Profesor Madeline k

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status