Beranda / Romansa / Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku / Bab 28 Seperti Lolipop Raksasa

Share

Bab 28 Seperti Lolipop Raksasa

Penulis: Er_Su
last update Tanggal publikasi: 2026-04-22 09:10:04

“Kak Felix, apakah boleh?” tanya Julia dengan mata yang sayu.

Bisa bisanya Julia meminta izin dalam keadaan yang sudah seperti ini. Felix sudah sangat On, dan resleting celana bahan yang Felix kenakan sudah tidak lagi di tempatnya.

Benda itu sangat besar, sesak dan sudah ada di luar. Julia ingin tapi takut untuk mencoba memasukkannya ke dalam mulut. Ia takut jika nanti akan tergigit atau Felix justru tak nyaman.

“Kamu yakin?” tanya Felix, memastikan seraya mengusap rambut Julia yang terus menat
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Karina dewi puspit
kesall kan ksihan
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 207 Go Public

    “Julia, apa apaan kamu?” Nando terlihat sangat cemburu.Julia tak hiraukan apapun saat itu. Yang ada di fikirannya hanya Felix, terutama untuk kontrol dirinya.“Kak Felix, kenapa sampai seperti ini? Lia tahu, jika Kakak marah karena ibu terus mereka hina. Tapi, Kakak harus tahu bahwa di sini ada banyak orang.”Julia menyentuh wajahnya dan menatap Felix dengan begitu dalam. Saat Felix ingin membuang muka, ia raih kembali wajahnya agar mereka berdua terus berhadapan.“Kak Felix. Kakak dengar Lia, plis. Kakak tidak boleh seperti ini, ya? Ingat, tujuan kita tidak hanya sampai di sini saja.” Julia terus berusaha menenangkannya.Felix menarik napasnya panjang. Ia raih tangan Julia, ia genggam dan ia kecupi tanpa henti sebagai penenang hati.Untuk sekarang, sudah tak peduli lagi semua orang melihat mereka berdua. Apalagi, jika sudah tahu arah hubungan itu kemana.“Peluk?” Julia merentangkan tangan dan menawarkan bantuan padanya..Felix langsung dekap Julia, dan kali raut wajahnya mulai tenan

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 206 Pelukan Pereda Emosi

    “Kak Felix!” Julia memekik memanggil namanya ketika sang kekasih mulai kehilangan kendali diri.Marta menahan Julia. Ia takut jika Felix juga bisa menyakitinya nanti, dan itu bahaya.“Kak Marta, dia tidak bisa dibiarkan!” Julia mencoba lepas darinya.Semua orang panik. Kru Tv dan yang lain sudah tak lagi bisa meliput semuanya, bahkan jaringan untuk seluler dimatikan.Maya yang mencuri kesempatan untuk merekam, saat itu juga Hpnya direbut oleh penjaga yang ada di sana. “Hey! Kalian berani sama saya?” ancam Maya padanya.“Berani, Nyonya. Tuan Dirga yang mengutus kami,” jawab pengawal itu.“Felix! Lepaskan putraku! Kau akan kulaporkan ke polisi!” ancam mama Rosa yang lari maju untuk menyelamatkan putranya.Tapi Felix langsung memberi tatapan yang begitu tajam, hingga langkah kaki mama Rosa langsung berhenti begitu saja di tempat seperti tersirap.“Aku tahu, Felix. Kau pasti terancam jika kami membahas tentang ibumu yang gila itu!” Nando masih saja meledek, padahal ia sudah dalam keadaan

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 205 Sisi Sensitif Felix

    “Rasakan! Kau fikir, kau bisa hidup bebas sesukamu!” ucap mama Rosa hanya dari gerakan bibirnya, terlihat meski mereka sangat jauh.Dika segera mengambil alih situasi, dan ia minta semua orang agar tetap tenang. Ia tak akan lanjutkan rapat jika semua orang yang ada di sana belum diam.Tak lupa, Dika juga lirik Dirga agar ia tetap tenang dan tidak terlalu beraksi untuk kejadian ini. Belum waktunya.“Jika semua sudah tenang, semuanya kita lanjutkan.” Dika menatap sang tuan, dan Felix memberi kode bahwa ia siap bicara untuk saat ini.“Silahkan, Tuan,” ucap Dika.Suasana kembali tenang, dan mereka tak sabar untuk menunggu Felix bicara tentang ibunya yang sudah lama tak ada kabar berita.Ini pancingan mama Rosa, dan semua seperti simalakama. Semua tetap akan menguntungkan pihak mereka, apapun jawabannya. Felix harus berhati hati karena rencana mereka pasti sudah matang sekali.“Terimakasih karena sudah peduli dengan ibuku. Jika kalian tahu bagaimana nasib ibuku, pasti kalian juga tahu apa

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 204 Pertanyaan Yang Memancing

    “Yes! Saya saksi jika mereka ada affair. Anda harus hati hati terhadapnya, karena tidak semua orang yang kita anggap baik juga akan baik dengan kita.”Seperti, Maya tengah membicarakan dirinya sendiri saat ini. Dia semangat sekali ketika membicarakan Julia dengan semua tuduhan yang ia berikan.“Oh, begitu?” Delia kembali memancingnya untuk bicara lebih banyak.“Ya, Nyonya. Bahkan demi suami Anda, dia rela berebut dasi dengan saya. Dasi itu sangat mahal. Dia bisa, nyaris mendorong saya yang sedang hamil besar ini sampai nyaris jatuh.”“Oh my God!” Delia pura pura kaget. Padahal isi di hatinya, kenapa Julia tidak mendorongnya dengan keras hingga Maya benar-benar jatuh.Tapi Delia paham dengan adik angkatnya itu. Ia tetap memikirkan bayi di dalam kandungan Maya yang tak berdosa, dibanding amarahnya yang membabi buta. Apalagi, bayi itu masih diperlukan untuk masalah ini. Dia adalah kunci.“Jadi, Nyonya. Anda harus jauhi Julia. Jauhkan suami anda darinya dan—”“Nyonya Fernando. Sepertinya,

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 203 Suami Nyonya, Selingkuh

    “Mar, Tuan mana?” Dika menelpon dari kantor pada Marta, karena harusnya Felix sudah tiba di sana.“Mar, Mar! Marta!” tegas gadis itu. Sensi sekali jika dipanggil hanya setengah nama.“Iya, Marta. Di mana Tuan Felix?” tanya Dika padanya, mengulang yang tadi.“Ya, sebentar lagi ke sana.” Marta baru menjawab ketika panggilan Dika padanya benar.“Lah, Marta. Daritadi, kalian belum berangkat kah?” Dika akhirnya mengomel.Semua orang sudah datang, termasuk para tamu yang sangat penting. Para Investor, termasuk yang invest dalam proyek Nando. Dirga juga sudah ada, karena Felix adalah tuannya.“Belum. Itu, anu… tadi Nyonya datang dan—”“Ya ampun, orang itu! Kenapa tidak bisa tahan sebentar saja? Setelah semua selesai, mereka akan bebas berapa lamapun!”Marta terdiam mendengar omelan Dika saat itu. Ia juga sebal dengan Felix, karena jika seperti ini pasti dirinya yang akan dipandang oleh orang lain karena tidak bisa mengatur tuannya dengan baik.“Iya, iya. Aku akan-““Marta!” panggil Felix yan

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 202 Akan Tetap Memuaskanmu

    Julia yang mendengar kabar tentang Felix itu langsung masuk ke dalam dan cari keberadaannya. Tampak Felix tengah duduk di sofa panjang ruang tengah, dan ia sedang menghisap cerutunya di sana.Perlahan Julia mendekat, dan Felix hentikan hisapan itu pertanda ia tahu jika kekasihnya datang."Ih, harusnya Lia memberi kejutan.""Tapi aku tidak terkejut," balas Felix dengan suaranya yang begitu dalam.Julia memutari sofa itu, dan ia kemudian duduk di sebelah Felix dengan tenang.Beberapa detik dalam keadaan diam, Julia balik badan dan ia tatap Felix yang masih sibuk dengan cerutunya itu. Dengan cepat, Julia ambil sisanya yang masih setengah batang."Hey!" Felix langsung menegur dengan wajah masam."Kenapa? Kak Felix tidak suka, jika Lia ambil ini? Bagaimana jika-""Apa, Sayang? Kamu tahu, aku sangat merindukanmu. Aku hanya-""Hanya... Memikirkan apa?" Julia kembali bertanya sembari menelengkan kepalanya.Seketika itu juga, tubuh Julia ia raih dan ia bawa ke dalam pangkuannya. Tubuh Julia ia

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 168 Teka Teki Lagi

    Julia pagi itu mendengar Hpnya berdering, dan ia segera membuka mata untuk melihat siapa yang memanggilnya. Tapi napas panjang ia hela ketika lihat nomor siapa yang tertera di sana, dan rasanya ia malas sekali untuk jawab itu semua.Ibunya. Wanita yang seharusnya memberi dukungan moral untuk Julia

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 167 Siapa Yang Menikah, Siapa Yang Bulan Madu

    “Ohh!” Julia melenguh ketika tubuhnya dipenuhi oleh Felix saat itu.Felix juga merasakan hal yang sama, ketika miliknya dijepit dengan erat di dalam sana hingga ia harus begitu perlahan untuk lanjutkan pergerakannya.“Kenapa masih begitu rapat?” tanya Felix.“Dan kenapa juga Nando tidak bisa menikm

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 166 Semangat Enam Sembilan

    Smirk yang diberikan Felix begitu menakutkan untuk Julia. Jika sudah seperti itu, bisa jadi tak akan selesai semalam suntuk hingga Julia tak bisa bangun besok pagi.“Kak, ini dikasih kak Delia.”“Lalu?” tanya Felix, mendekat sembari menelengkan kepala padanya.Tangan Felix membuka sendiri dasi dan k

  • Cerai! Kakak Ipar Memanjakanku   Bab 163 Bulshit

    Felix datang ke apartement Julia ditemani salah satu supirnya untuk membawa barang ke mobil. Julia yang sudah menunggu sejak tadi itu lantas tersenyum menyambutnya, siap untuk pergi segera.“Tak ada yang tertinggal lagi?” tanya Felix.“Jika bersama Kak Felix, apapun yang tidak ada, pasti menjadi ad

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status