Chapter: Bab 9 Ingin Lebih Dari IniFelix menuruti apa yang ia mau meski belum bisa sejauh itu. Felix hanya ingin membuat Julia lepas, benar-benar lepas tekanan di tubuhnya dan bukan hanya di dada.Tangan Felix sudah bersemayam di antara kedua paha Julia saat itu, dan jelas dua jari besarnya tengah bermain di sana dengan begitu gila.Tubuh Julia tidak lagi meliuk seperti cacing, tapi sudah seperti ular menggelinjang hingga membuat ranjang itu ikut bergoyang.“Aarrgghh!” Tubuhnya bergetar hebat, apalagi saat Felix justru kembali datang dan mengecupi lehernya dengan begitu kuat.Felix masih menjaga diri untuk tidak meninggalkan bekas di tubuh Julia. Suasana akan menjadi genting tidak terkendali nanti jika ada yang menem“Aaaaaah!” Tubuh Julia mengejang begitu luar biasa.Demi apapun, ia baru merasakan hal yang seperti ini sekarang. Dan itu adalah kakak iparnya sendiri.Napasnya masih tersengal ketika Felix mencabut tangannya dari bawah sana. Julia malu ketika melihat dua jari Felix basah, tapi ada kebanggaan pada dirinya
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: Bab 8 Kenapa Ini Enak Sekali?Felix tak buang waktu lagi karena wajah Julia sudah semakin pucat. Ia keluar dari mobil dan menggendongnya untuk segera masuk ke dalam penthouse. Ia sengaja membawa adik ipar kesayangannya itu masuk lewat belakang, dimana tak ada kamera pengawas di bagian itu.Julia yang sudah lemas itu hanya bisa diam dan sesekali merintih, ia bahkan tak bisa membuka mata menatap Felix yang menggendongnya. Dari ujung kepala sampai ujung kaki, rasanya sakit semua.Mungkin ini karena kejadian tadi juga, efek stress dengan tingkah mertua dan suaminya yang semakin menggila. Makanan sehat yang diberikan Felix merangsang Asi, kegilaan mereka merangsang demam semakin menjadi.Felix masuk ke kamar Julia dan ia kunci pintunya. Detik itu juga ia langsung buka pakaian Julia dan ia mulai pertolongan pertama untuk dadanya yang pasti nyeri luar biasa.“Ssstt!” Julia merintih ketika mulut Felix mulai menghisap dadanya dan mengeluarkan cairan itu sedikit demi sedikit.Bagai bocah yang sedang begitu kehausan akan air
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: Bab 7 Surat Wasiat Yang LainKeadaan begitu tegang, dan semua orang yang ada di sana lantas bergumam membicarakan mereka semua dengan konflik yang berkepanjangan ini. Tentang keluarga Lesmana yang memang memiliki dua pilar itu, memang mereka sudah tahu. Tapi, tak menyangka jika semua akan jadi serumit ini. Mereka fikir, semua baik-baik saja.“Kenapa? Kau tidak percaya dengan surat wasiat ini?” tanya mama Rosa pada anak tirinya itu.Wanita itu menyeringai, merasa memiliki perlindungan kuat untuk melawan Felix yang selama ini berkuasa dan bertindak semena-mena padanya.Felix sendiri masih diam dan terus memeriksa surat itu untuk keabsahannya, hingga ia meminta sang pengacara untuk maju dan memastikan itu semua agar semakin terang benderang.“Ini, benar-benar tanda tangan tuan besar.” Pengacara Felix itu sudah lama ikut keluarga mereka, dan paham benar dengan tanda tangan tuannya.“Tapi, bagaimana bisa ada dua surat wasiat? Bagaimana… yang mana yang asli?” tanya salah satu staf yang ada di sana saat itu.Felix ben
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: Bab 6 Seperti Wanita Kurang Gizi“Aaah, sakit sekali!” Julia terus merintih saat itu dan memegangi dadanya yang mulai membengkak. Menyut. Seluruh otot bagian dada hingga ke punggung rasanya tertarik bahkan rasanya berat sampai ke leher. Ini jelas lebih parah dari yang tadi, efek makanan yang Julia santap dari Felix.Nyatanya, semakin sehat makanan dan semakin mood pemilik tubuh, itu akan menjadi booster sendiri untuk produksi Asi yang lebih cepat. Sekarang Julia merasakan itu semua.“Masa iya, kak Felix lagi? Tapi jika bukan dia—”Brak!Pintu terbuka dan Felix sudah ada di tengah pintu itu dan menatap Julia dengan rintihannya. Tatapan itu seperti sudah mengintai sejak tadi, dan pasti akan memanfaatkan segala kesempatan yang ada dengan sangat baik.“Kak, Felix?” Julia kaget, dan Felix semakin mendekat padanya dengan tatapan yang begitu intens.Felix menunduk di hadapan Julia yang memegangi dada, dan ia raih tangan itu agar tak menyilang lagi di sana dan menghalangi pemandangan indahnya.“Kak Felix sengaja?”“Apa?”“S
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: Bab 5 Kau Ada Dalam Perlindunganku“Arrgh! Felix Brengsek!” Nando emosi dan terus meracau ketika sudah tiba di dalam ruangannya itu. Semua salah baginya, terutama dua orang itu. Istri tak becus, kakak yang selalu unggul dan seolah tak biarkan dirinya untuk berada di atas. Dalam semua rasa kesalnya itu, tempat mengadu yang paling tepat adalah sang mama. Dengan cepat ia raih hp dan ia hubungi mama kesayangan yang akan selalu membela dirinya apapun yang terjadi. “Maaaa!” rengek Nando, seperti anak sepuluh tahun yang manja sekali. “Ya, sayang. Kamu kenapa? Belum sampai juga Julianya?” tanya sang mama. “Belum, sampai sekarang dia belum datang dan aku belum makan, ma!” Mendadak sangat manja, sampai lupa apa yang ingin ia adukan sebenarnya. Mama Rosa langsung geram dengan laporan dari putranya saat itu dan langsung mengomel tak jelas seraya matikan panggilan. Ia pasti akan marahi Julia setelah ini yang juga tak berkabar sejak tadi. Bila perlu, ia akan beri hukuman berat ketika Julia pulang. “Loh, kenapa aku lapork
Last Updated: 2026-04-09
Chapter: Bab 4 Perhatian Kakak IparJantung Julia rasanya mau copot ketika mendengar suara dari Nando di depan ruangan Felix. Dentumannya bukan lagi seperti ketika dengan Felix tadi, karena ini jelas beda rasaa. Tadi keenakan, sekarang ketakutan. Julia menatap Felix yang tampak sangat tenang itu, dan ia merasa kali ini Felix terlalu santai padahal ia kelabakan. “Kak, ini bagaimana? Aku sedang-“ Mendadak Felix tatap Julia dengan tajam, dan Julia diam. Julia memang kadang masih labil, masih suka terjebak dalam fikirannya yang tergesa-gesa. Itulah salah satu hal yang membuatnya cepat stress, sama sekali sulit untuk rileks. Felix berdiri dari tempatnya, ia langsung tarik tangan sang adik ipar agar berdiri dari sofa dan segera bopong dia dengan satu tangan. Ya, tangannya dengan lengan yang kokoh itu terbukti bisa bopong Julia yang mungil dengan begitu santai. Julia yang justru takut jatuh, hingga ia spontan mengalungkan kedua tangan ke leher Felix. Langkah kaki Felix juga begitu santai menuju rak buku besar yang meny
Last Updated: 2026-04-09