Boss With Benefit

Boss With Benefit

last updateDernière mise à jour : 2026-05-25
Par:  Pipit ChieMis à jour à l'instant
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
1 Note. 1 commentaire
19Chapitres
32Vues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

”Hidup itu simple, jalani lalu sudahi. Jangan terbawa emosi apalagi sampai pake hati.” Setidaknya itulah yang Naila katakan kepada teman-temannya, prinsipnya adalah suka sama suka, tanpa ikatan dan tanpa paksaan. Namun apa jadinya jika hubungan diam-diamnya bersama sang bos mulai dijalani pakai hati? Yang lebih parah, bosnya akan bertunangan sebentar lagi. Oh, shit!

Voir plus

Chapitre 1

BOSS WITH BENEFIT - 1

Xoxo: Tempat aku apa tempat kamu?

Naila melirik ponsel yang menampilkan pop up chat dari seseorang, ia diam-diam membawa ponsel ke bawah meja untuk membuka chat yang masuk, setelah membaca sebaris kalimat itu, lirikannya melayang kepada si pengirim pesan yang kelihatannya sedang fokus mendengarkan concept presentation dari karyawannya. Tatapan pria itu fokus ke depan, tidak ada yang tahu kalau baru saja si bos mengirimkan pesan kepada karyawannya sendiri.

Naila: Bagusnya di mana? Tempat aku? Atau hotel aja biar cepet?

Naila melirik pria itu menatap ponsel, wajahnya datar tanpa ekspresi.

Xoxo: Hotel aja kalau begitu. Aku yang pesan kamarnya. Langsung aja setelah selesai meeting ini.

Naila: Nggak sabaran banget?

Xoxo: Iya, udah keras dari tadi.

Naila: Nggak sabar banget pengen masukin aku?

Xoxo: Iya, nggak sabar mau enakin kamu.

Lagi-lagi Naila melirik wajah sang atasan yang sedatar papan penggilingan, namun pesan yang dikirimnya begitu cabul. Ck, bisa-bisanya pria itu mengetikkan pesan seperti itu dengan wajah yang biasa saja, sementara Naila yang membacanya sudah merasa begitu gelisah, gerah dan juga … mulai basah.

“Oke, cukup. Saya nggak suka desainnya. Ganti dan mulai dari awal,” pria itu berdiri dan keluar dari ruang meeting tanpa menunggu respon karyawan-karyawannya.

”Bangke,” maki Agus pelan, “capek banget gue.”

”Revisi yang ke berapa, Gus?” ledek Gabriel.

”Empat, nggak ada satu pun desain kita yang cocok sama dia, kita bisa minta ganti bos, nggak, sih?”

Naila dan Erni tertawa.

”Lo pada jangan ketawa-ketawa aja, kita satu tim, ingat?”

”Iya, lupa,” Naila terkekeh sambil berdiri, “pulang aja, yuk. Capek banget, udah jam tujuh, nih.”

”Jadi ini gimana revisiannya?”

”Besok aja lanjut, kita juga butuh istirahat,” Gabriel menepuk bahu Agus, “pulang aja sekarang, mumet gue, pengin resign.”

”Gue juga,” sahut Agus.

”Anak gue baru lahir,” timpal Edo, “baru sebulan, gue baru tahu harga susu formula semahal itu. Astaga, sumpah, rasanya kayak hidup di dunia lain, belum lagi popok, belum lagi perlengkapannya yang lain, kalian kalau belum siap mental dan financial, jangan punya anak dulu, deh. Pusing!”

Semua orang di dalam ruangan berpandangan, lalu tertawa, “Itu gunanya kondom diciptakan, Mas Bro. Siapa suruh lo ML nggak pake protection?” Agus menepuk-nepuk bahu Edo yang sibuk membereskan berkas-berkasnya, “Inget, jangan buntingin bini lo lagi, nanti setelah empat puluh hari malah lo hajar lagi.”

”Anjing.” Hanya itu jawaban Edo.

Naila merasa ponsel di saku roknya bergetar, buru-buru wanita itu membukanya.

Xoxo: Aku sudah di jalan ke hotel, kamu buruan.

”Ck, nggak sabaran banget,” gumam Naila sambil membalas pesan itu dengan kata ‘sabar’.

”Siapa, Nai? Pacar lo?” Agus tiba-tiba merangkul bahunya.

“Naila punya pacar? Kiamat kali.” Gabriel ikut melangkah di samping wanita itu, “Siapa lagi korban lo kali ini, Nai?”

”Korban? Sejak kapan gue jadi tersangka?” Naila tertawa lebar, “yang ada gue korbannya.” Gadis itu mengerling, “gue duluan, ya. Bye.”

”Nai, ingat kata Edo, jangan bunting, susu sama popok mahal.”

Naila membalasnya dengan mengacungkan jari tengah, membuat teman-teman satu timnya tertawa. Wanita itu mengambil tas lalu turun ke lobi, karena hari ini sengaja tidak membawa mobil dan sudah memesan taksi online, gadis itu buru-buru masuk ke taksi yang sudah menunggu di depan lobi.

”Hotel Kempinski, ya, Mbak,” driver memastikan tujuan sebelum melaju meninggalkan gedung kantor mewah ini. Tidak butuh waktu yang terlalu lama, Naila memasuki hotel. Pria itu sudah menunggu di lobi.

”Lama banget.” Keduanya masuk ke dalam lift, pria itu menekan Naila ke dinding untuk mencium bibirnya.

”Sabar dong, Dev. Tunggu sampai kamar.” Naila mendorong dada Devan menjauh.

Devan Wijaya tidak memberi jarak, tetap berdiri lekat di depan Naila, membuat wanita itu mendongak dengan tangan yang mengelus benda keras di depannya dengan nakal.

”Ngerasain, kan?”

Lift terbuka, Devan menarik Naila keluar dari lift dengan terburu-buru, wanita itu tertawa genit—tawa yang menghilang begitu mereka masuk ke sebuah kamar. Tawa yang terbungkam oleh ciuman.

Prinsip Naila sejak dulu adalah tanpa ikatan dan tanpa paksaan, jangan pakai hati, main-main tidak perlu melibatkan hati, apalagi sampai jatuh hati. Jadi hubungan yang sudah ia jalani selama dua tahun bersama bosnya ini adalah definisi dari main-main tanpa ikatan dan tanpa paksaan yang sesungguhnya. Selagi belum ada yang bosan, maka mereka masih tetap sejalan.

”Wait, protection!” Naila menahan dada Devan dengan kedua tangan.

”Iya, ini mau pake,” pria itu merobek bungkus protection itu menggunakan gigi lalu memasangnya dan memastikan sudah benar-benar terpasang sempurna sebelum kembali mendekatkan dirinya kepada Naila.

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

commentaires

Tika Mokodompit
Tika Mokodompit
Wohooooo... Welcome to GN Mas Devan ........., Pkoknya baik2 dsini ya Mas soalnya baru bab 1 aja udah aduhaaaaiii banget yah kan. Love it ...️
2026-05-25 16:26:10
0
0
19
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status