Share

Chapter 21 New Rival

Author: Nakarsya Li
last update publish date: 2021-06-18 17:27:59

~Bisakah aku membawanya pergi dari sini? Mengapa banyak sekali pria yang ingin mengambilnya dariku~ Verrel.

*Kediaman keluarga delard

.

Terlihat verrel dan sevilla tengah sarapan bersama. 

"Eh rel, temen sebangku kamu oke juga yah?" Ucap Sevilla.

"Kenapa emangnya?" Ucap Verrel.

"Ganteng juga yah? tinggi jago main basket pula!" Ucap Sevilla kagum.

"Jadi, selama ini kamu mandang aku pendek?" Ucap Verrel.

"Eh e..enggak kok, gak bermaksud gitu!" Ucap Sevilla.

"Alah bilang aja kali, gak usah sok nyindir-nyindir gitu!" Ucap Verrel yang langsung pergi meninggalkan sevilla.

"Yah...marah deh, padahal cuman mo ngetes doang, huft!" Ucap Sevilla.

Saat verrel yang kesal memutuskan untuk pergi sendiri dengan mobilnya, tiba-tiba terhenti dijalan. Karena didepan gerbangnya sudah ada johny, teman sebangkunya yang baru dikenalnya kemarin. verrel segera turun dari mobilnya, dan menghampiri johny yang tengah duduk dimotor ninjanya.

"Ngapain lo ke sini?" Ucap Verrel.

"Gue mo ngajakin lo berangkat bareng!" Ucap Johny.

"Gak, gue mo berangkat sendiri pake mobil!" Ucap Verrel.

"Siapa rel?" Ucap Sevilla yang keluar dari rumah.

"Sh**t!" Umpat Verrel lirih.

"Lho sevilla kamu kok...?" Ucapan johny terpotong kala sevilla menimpali ucapannya.

"Ohh aku sepupunya verrel, kebetulan orangtuaku lagi kerja di luar kota, jadi aku disuruh ditinggal disini untuk sementara waktu!" Ucap Sevilla.

"Ohh gitu ya? eh mo bareng gak?" Ucap Johny.

"Boleh kalo gak ngerepotin!" Ucap Sevilla.

"Gak kok, kamu tenang aja!" Ucap Johny.

"Disini juga ada gue kali, kalian gak liat gue apa gimana sih?" Ucap Verrel.

"Emm...rel lo naik mobil aja ya? biar gue sama sevilla naik motor!" Ucap Johny.

"Gak bisa, sevilla ikut gue naik mobil!" Ucap Verrel.

"Ayolah rel, kita kan brother harus saling membantu dong!" Bisik Johny.

"Bantu apaan maksud lo?" Ucap Verrel.

"Noh!" Ucap Johny sambil menatap wajah sevilla.

"Kurang ajar nih orang!" Batin Verrel.

"Gak, yuk vil kita berangkat!" Ucap Verrel sembari menarik tangan sevilla menuju mobilnya.

"Dia cemburu?" Batin Sevilla.

"Yah lo mah gitu rel, gue kan pengen besanan ama keluarga lo rel!" Seru Johny.

"Jangan mimpi!" Seru Verrel dari kaca mobilnya.

Verrel dan sevilla pun berangkat bersama ke sekolah. sesampainya disekolah, sevilla hendak keluar dari mobil. Namun, verrel menahan lengan sevilla yang hendak membuka pintu mobil.

"Ada apa rel?" Ucap Sevilla bingung.

"Sebaiknya kamu jaga jarak dari johny!" Ucap Verrel.

"Lho kenapa? dia kan temen kamu?" Ucap Sevilla.

"Jauhi dia, dia itu playboy!" Ucap Verrel.

"Darimana kamu tahu dia playboy? orang kamu aja baru kenal dia kemaren?" Ucap Sevilla.

"Intinya kamu gak boleh deket sama laki-laki manapun selain aku!" Ucap Verrel.

"Eh kok kamu jadi larang-larang aku? itu hak aku dong, mo deket sama siapa aja!" Ucap Sevilla.

"Selama kamu jadi tunangan aku, kamu gak boleh deket-deket sama cowok lain!" Ucap Verrel.

"Udah berani bilang ya?" Ucap Sevilla terkekeh saat verrel menyebutnya sebagai calon tunangannya.

"Aishh pokoknya kamu gak boleh deket sama siapapun, titik!" Ucap Verrel.

"Termasuk brian?" Ucap Sevilla.

"Udahlah susah omong sama kamu, dah sana keluar!" Ucap Verrel.

"Iya verrelio delard yang terhormat!" Ejek Sevilla.

Sevilla pun keluar dari mobil vereel, dengan ekspresinya yang tak bisa menahan tawa.

"Berhasil juga aku buat kamu cemburu rel!' Ucap Sevilla.

Sevilla pun berjalan menuju kelasnya, namun di jalan ia ditabrak oleh seorang laki-laki yang tengah memegang bola kasti.

"Sorry, gue gak se...!" Ucapan laki-laki itu terhenti kala ia melihat wajah wanita yang ditabraknya.

"Iya kak gak papa!" Ucap Sevilla.

"Kamu gak papa kan?" Ucap laki-laki sembari membantu sevilla bangkit.

"Aku gak papa kak!" Ucap Sevilla.

"Nama kamu siapa?" Ucap laki-laki itu.

"Aku sevilla dari kelas 1- A1!" Ucap Sevilla.

"Salam kenal ya? aku ryujin dari kelas 2- B2!" Ucap Laki-laki yang bername tag Han ryujin.

"Kakak orang korea kah?" Ucap Sevilla.

"Ya bisa dibilang gitulah, sejak lahir aku udah tinggal diindo!" Ucap Ryujin.

"Ohh, omong-omong kakak suka main kasti yah?" Ucap Sevilla.

"Aku kapten tim kasti disini, kenapa kamu berminat ikut eskul kasti? aku bisa daftarin kamu kok!" Ucap Ryujin.

"Lo ngapain masih disini sih vil?" Ucap Verrel yang tiba-tiba menghampiri mereka.

"Eh verrel!" Ucap Sevilla.

"Ayo kita ke kelas!" Ucap Verrel yang menarik tangan sevilla menjauh dari ryujin.

*Istirahat

Sevilla, lia, lisa dan rani sedang makan bersama dikantin. Tiba-tiba datang verrel dan ketiga temannya.

"Kita boleh duduk sini kan?" Ucap Verrel.

"Kenapa gak duduk ditempat lain? disini penuh gak cukup buat kalian!" Ucap Rani.

"Makanya jadi orang jangan kebanyakan makan, penuh kan tuh bangku!" Ejek Rangga.

"Apa lo bilang? sini lo!" Ucap Rani yang langsung mengejar rangga.

"Kek anak kecil ajah, mainnya kejar-kejaran!" Ucap Brian.

"Duduk aja yan, kita gak papa kok?" Ucap Sevilla.

Brian yang hendak duduk disamping sevilla tiba-tiba terhenti kala verrel menatapnya tajam.

"Gak jadi deh, nih rel gue kosongin spesial buat lu!" Ucap Brian.

" Makasih!" Ucap Verrel yang langsung duduk disamping sevilla, sedangkan sevilla hanya memutar bola matanya malas.

"Vil, lo nanti mo ikut eskul apa?" Ucap Lia.

"Gue mo ikut osis, kalo kalian?" Ucap Sevilla.

"Gue mo kek rani vil, gue mo ikutan eskul silat!" Ucap Lisa.

"Gue ngikut kakak gue vil!" Ucap Lia.

"Kalian emang anak kembar yah? seneng deh liatnya?" Ucap Sevilla.

"Bukan emang lagi vil, kita emang kembar kok nyatanya!" Ucap Lisa.

"Iya sih hehe!" Ucap Sevilla.

"Rel, lu mo ikut eskul apa?" Ucap Hedy.

"Gue mo ikut osis!" Ucap Verrel.

"Napa lo jadi ikut-ikutan sevilla sih?" Ucap Lisa.

"Cih siapa juga yang ikut-ikutan, orang gue mo ikut karena kemauan gue sendiri!" Ucap Verrel.

"Masih aja gak ngaku dia?" Ucap Lia.

"Lagian bukan urusan lo juga kan?" Ucap Verrel.

"Oh ya rel, hari ini aku mo ke toko buku, kita gak bareng dulu ya pulangnya?" Ucap Sevilla.

"Ngapain ke toko buku!" Ucap Verrel.

"Masih nanya lagi, ya beli buku lah bro masa beli bakso!" Ucap Brian yang dibalas tatapan tajam verrel.

"Ups gue salah omong!" Ucap Brian.

"Kepo banget kamu, lagian bukan urusan kamu juga kan?" Ucap Sevilla.

Verrel terdiam mendengarnya, ia menyadari dirinya terlalu posesif terhadap sevilla.

"Ya udah, tapi jangan lama-lama ya!" Ucap Verrel sembari mengelus rambut sevilla, lalu pergi meninggalkan kantin bersama kedua temannya.

"Eh dia kenapa sih?" Ucap Lia yang bingung akan perilaku verrel yang tiba-tiba berubah.

"Gak tau!" Ucap Sevilla.

"Udahlah mending kita lanjut makan lagi ajah!" Ucap Lisa.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 58 Forced farewell

    ​~ Aku tidak pernah meminta untuk dilahirkan dari darah mereka, dan aku juga tidak pernah ingin pergi meninggalkanmu dengan cara seperti ini. Maafkan aku yang harus menghilang tanpa sempat mengucapkan kata perpisahan, Sevilla ~ Verrel Delard. ​Pagi yang dingin menyelimuti kota. Sang surya baru saja muncul tipis-tipis di balik awan, namun Verrel sudah terbangun. Pikiran tentang percakapan orang tuanya di pemakaman kemarin terus membayanginya, membuatnya tak bisa tidur nyenyak. Untuk menenangkan pikirannya yang kalut, Verrel memutuskan untuk keluar jogging sebentar di sekitar kompleks apartemen Michelle. ​Ia mengenakan jaket hoodie hitam dan sepatu larinya. Sebelum melangkah keluar, ia sempat melirik ke arah pintu kamar Sevilla yang masih tertutup rapat. ​"Aku cuma sebentar, Vil... mau nyari udara segar," bisik Verrel pelan pada pintu kamar yang terkunci itu, lalu melangkah pergi. ​Suasana jalanan di sekitar apartemen masih sangat sepi. Verrel berlari kecil menyusuri trotoar, membi

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 57 the truth revealed

    ~ Rumah tempat ku lahir, tempat ku bertumbuh kembang. Kini di rampas paksa oleh pihak bank, semua ini karena ulah mereka. Membangun kesuksesan di atas penderitaan orang lain~ Verrelio delard. Pagi itu, Mark dan Verrel sedang sarapan pagi. Ponsel Mark tiba-tiba berdering, tertera nama "Bi Zainab". Mark lalu mengangkat nya. *Halo bi, ada apa?* *... * *Apa? Di sita? * *... * *Terus bibi udah coba hubungi mama papa belum? * *... * *Ya udah, bibi tunggu di situ sebentar. Mark sama Verrel jemput bibi sekarang* *... * *Iya bi, Assalamu'alaikum* *...* Pip "Kenapa kak? " Tanya Verrel penasaran. "Rumah kita di sita bank rel, baru aja pihak bank ngusir bibi Zainab dan para satpam buat pergi dari sana! " Ucap Mark. "Kenapa di sita kak? Mommy daddy kenapa? " Tanya Verrel. "Mereka terlibat penipuan, banyak investor yang rugi. Karena saham yang mereka tanamkan, tidak sesuai ketentuan kerja sama, mereka juga terlibat dalam kasus konspirasi masa lalu! " Ucap Mark. "Konspirasi ma

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 56 Sevilla's mother's funeral

    ~ Melihat senja bersama mu adalah kebahagiaan ku, merawat mu itu sudah tugasku. kini tugasku sudah selesai, kamu melepas semua rasa sakit mu didunia. kehilangan mu menjadi kehilangan kedua setelah papa. tak sanggup aku melepasmu, tapi tak boleh aku menahanmu, semoga kau tenang disana bersama papa di surga, Sevilla sayang mama ~ Sevilla Flovie. Matahari senja menyinari batu nisan seorang wanita, wanita yang sangat berarti dalam hidup Sevilla, kini telah di kebumikan. "Aku ikhlas mengembalikan mu pada Allah, semoga allah lapangkan kubur mu, dan pertemukan mu dengan papa! " ucap Sevilla sembari memeluk baru nisan ibunya itu. Disamping Sevilla, ada Verrel yang mencoba menenangkan nya. menepuk bahunya pelan, dan mengusap air matanya. "Kamu harus ikhlas, kepergian tante Vierra sudah menjadi takdirnya. kamu wanita kuat, aku tahu kamu bisa melewati ini semua, ingat kamu gak sendiri ada Kak mark dan aku juga, kita gak bakal ninggalin kamu!" ucap Verrel. "Makasih rel, aku beruntung pu

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 55 About secret

    ~Rahasia Masa lalu kini mulai terungkap, cinta ku dan cinta mu takkan pernah bersatu, satu ikatan keluarga menghancurkan hubungan dan juga cinta~ Sevilla Flovie. "Sebenarnya, ada sesuatu dari masa lalu, yang baru kakak tahu kemarin-kemarin! " Ucap Mark. "masa lalu? apa itu kak? " tanya Verrel penasaran. "Sebenarnya.... aku itu... " Mark nampak ragu melanjutkan ucapannya. "Apa sih kak? jangan bikin aku penasaran deh? kayak lagi main kuis aja! " ucap Verrel. Mark mengatur nafasnya, ia menatap Sevilla. lalu menatap serius wajah Verrel. "Kakak bukan kakak kamu, kakak ini kakak tiri Sevilla dari hubungan gelap daddy dan mama nya Sevilla! " ucap Mark, Willan memegang lengannya berusaha menguatkan. "Apa? kakak jangan ngaco deh, tau dari siapa kakak ini! " Ucap Verrel yang masih tidak percaya. "Kakak gak sengaja denger, pas kemarin pesta Sevilla tante Viola dan keluarga nya datang mengunjungi kami! " ucap Mark. "Jadi, ini juga alasan kalian menghilang dan menghindar

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 54 make a drama to get attention

    ~ Berani-beraninya dia membuat kami khawatir berat~ Sevilla Flovie. Setelah mendapat perawatan medis, Verrel pun sadar. ia tersenyum melihat Sevilla memegang tangannya dan tertidur di samping nya. "Vil, bangun! " Ucap Verrel pelan. Sevilla terbangun, ia menatap Verrel yang sadar. bukannya senang, ia malah memukul lengan Verrel kesal. "aduh kok kamu malah pukul aku! " Ucap Verrel memegang tangannya. "Tumor katamu? Sini aku jitak kepala mu! " Ucap Sevilla. "Lah kalau bukan tumor apa dong? kan kamu tadi denger sendiri dari dokter! " Ucap Verrel. "Aku jitak kamu, orang kamu cuman kecapean sama asam lambung kamu naik kok, berani banget kamu bayar dokter buat bilang kamu kena tumor! " ucap Sevilla. "Rupanya kamu udah tahu, hehe maaf ya! " Ucap Verrel. *Flashback On Verrel POV Kepalaku sakit sekali, mual juga rasanya. sakit sampai keluar darah dari hidungku, mungkin ini efek banyak pikiran. tapi makin lama ku tahan, rasanya makin sakit. tak tahan lagi, aku la

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 53 Okay, just leave me alone

    Setelah kepergian Allen dan menghilangnya Mark, Verrel jadi sering merenung. duduk memandang pemandangan luar jendela kamarnya. Tok tok "Nak, mommy boleh masuk sebentar? " tanya Sarah. "Masuk aja mom! " Jawab Verrel. Sarah masuk ke dalam kamar anaknya, duduk di samping sang anak. "Nak, mommy have something to tell you! " Ucap Sarah menatap mata anaknya sendu. "Kenapa? ada apa lagi? " Tanya Verrel. "Besok, daddy sama mommy mau ke Kanada, ada urusan mendadak disana, kamu gak papa kan di sini sama bibi? " tanya Sarah. "I am already know that, endingnya kalian semua pergi tanpa penjelasan, Gak kak Mark gak kak Allen, kalian tuh sama aja, get out from my room, just leave me alone! " Bentak Verrel. "Tapi nak... " Ucap Sarah. "Pergi, pergi aja sana, gak usah peduliin aku , aku gak butuh kalian semua! " bentak Verrel lagi. Sarah lalu pergi meninggalkan kamar anaknya itu. Tes tes "S**t Why im cry? aku harusnya happy mereka semua pergi, toh mereka gak pedu

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 8 Allen

    ~Banyak wanita yang berekspektasi menjalin hubungan dengannya~ Verrelio delard.*****Dari mobil sport itu, keluarlah sosok pria dengan rambut blonde, hidung mancung serta kulitnya yang putih. pria itu membuka kacamata hitamnya dan menghampiri sevilla yang tengah

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 7 Tom & Jerry

    ~Ada seseorang yang selalu ikut dalam urusan ku, dan sangat mengganggu ku~Verrel.*****Hari ini, seperti biasa verrel dan sevilla pergi ke sekolah bersama. bahkan saat mereka berpisah pun, verrel membelai halus rambutnya."Dia kenapa sih? kok ja

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 6 Feel

    ~So weird and I am so confuse about My feel~ Verrelio delard.*****Semenjak kejadian kemarin, sevilla menjadi bahan perbincangan semua teman-temannya.bahkan saat ini, dia sedang di gerumuni teman sekelasnya."Eh vil lo beneran pacaran sama verrel? kok lo g

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 5 Welcome to delard family

    ~Bagaimana bisa manusia normal tinggal serumah dengan manusia salju sepertinya~Sevilla flovie.*****Rumah besar nan luas dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, membuat sevilla seakan terperangkap dalam mimpi. ia tak menyangka bahwa ia akan menjadi seorang putri untuk ke

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status