Share

Chapter 6

last update publish date: 2026-02-05 21:44:45

Steven tersenyum miring saat melihat dua orang gadis cantik mendampingi Charles Steele, dia bisa menebak dengan tepat yang mana Rosemary dan yang mana Rosalia.

Ternyata gadis yang disukai oleh kakaknya adalah gadis yang periang, gadis yang mampu membuat suasana menjadi hidup.

Kamu adalah sinar cerah di dalam kegelapan hidupku, aku mencintaimu.

Steven kembali teringat pada baris kalimat yang di tulis oleh Mattiash dan dengan mudah dia menyetujui ungkapan Mattiash tentang Rosemary, jika saja dia tidak tahu apa yang sudah diperbuat oleh gadis itu kepada kakaknya hingga menyebabkan kakaknya mengakhiri hidupnya, mungkin dia juga akan jatuh hati pada pandangan pertama pada sosok Rosemary.

"Steve, bukankah dia gadis galak yang memegang botol pecah di Bar?"

Max menyadarkan ingatannya pada malam di mana mereka melihat Rosemary untuk pertama kalinya. Ternyata dunia terasa sangat sempit.

"Sialan!" umpat Steven.

Dia sama sekali tidak menyangka jika gadis yang mencuri perhatiannya di Bar, gadis yang sekarang terlihat begitu memikat ternyata penyebab kematian kakaknya.

"Apa kamu tertarik balas dendam pada Rosemary? Aku tidak yakin dia-"

"Sudah jelas pasti dia penyebab kematian Mattiash, gadis sebelahnya terlalu lembut untuk menyakiti seekor lalat apalagi perasaan manusia dan dia juga mengenakan kalung yang sama dengan kalung yang disimpan oleh Mattiash."

"Lalu, apa rencanamu?"

"Menghancurkan jiwanya, membuatnya gila akan lebih menyenangkan daripada melihatnya mati."

***

Acara ulang tahun Charles Steele berjalan meriah, sebagian tamu memilih menginap di Waterbay Hotel dan Resort, termasuk Steven dan Max. Mereka berdua punya kepentingan yang sama, mendekati cucu dari Charles Steele.

Ternyata tidak mudah bagi mereka mendekati kedua bunga milik keluarga Steele, saat sarapan mereka akan mendapati keduanya di kelilingi oleh kerabat dan teman mereka.

"Mereka sepertinya tidak akrab."

Anggukkan kepala Steven menyetujui pernyataan Max tentang kedua gadis Steele tersebut.

"Ke mana Rosemary akan pergi?"

"Sepertinya dia akan pergi naik Yacht."

"Apa dia akan pura jatuh di tengah laut dan seorang pangeran menyelamatkannya?" suara Steven terdengar sinis.

"Jangan terlalu membencinya, nanti kamu jatuh cinta benaran. Temani aku mendekati Rosalia."

Mereka tidak mungkin ikut ke dalam yacht, tetapi mereka bisa dengan mudah mengikuti Rosalia yang akan belanja bersama teman-temannya di pusat perbelanjaan yang berada di Waterbay.

Kesempatan emas tidak akan mereka lewati, terlihat Rosalia yang berpisah dengan teman-temannya dan membuat mereka segera mengikuti gadis itu dari kejauhan.

"Apa dia penyuka sesama jenis?" Steve menutup mulutnya, berusaha menahan tawanya yang akan meledak.

"Sialan!" umpat Max.

Dari kejauhan mereka melihat Rosalia berciuman dengan penuh gairah bersama seorang perempuan, selayaknya sepasang kekasih.

"Pantas saja aku melihat ada yang aneh dengan dirinya, aku hanya penasaran."

"Ya, aku paham." Steven mengulum tawanya sambil meninju pelan lengan Max.

Tidak ada gunanya mereka mengikuti Rosalia, tanpa perlu berusaha, sudah dipastikan Max akan mendapatkan penolakan dari Rosalia.

***

Rosemary berusaha menahan alat pancing yang dia pegang, tetapi kekuatannya tidak sebanding dengan ikan yang dia tangkap.

"Damian, Adam, tolong aku!"

Tubuhnya bisa saja ikut tertarik oleh ikan yang menangkap umpannya.

"Putar yang kuat!"

Tangan dengan guratan otot halus segera berada di atas tangannya, hampir saja Rosemary kehilangan konsentrasinya.

"Ikan apa ini? Apa dia putri duyung atau hiu?" omel Rosemary sambil memutar engkol alat pancingnya.

"Konsentrasi, Rosy!"

"Aku sedang konsentrasi, Damian."

Rosemary tidak dapat berkonsentrasi, jantungnya berdebar kencang, dia sudah dapat menebak jika saat ini pipinya akan memerah bagaikan lobster rebus.

"Waaaaaah! Besar sekali!" teriak Rosemary dengan perasaan gembira. "Terima kasih, Damian." tanpa ragu Rosemary memeluk pinggang ramping Damian.

Akhirnya seekor tuna berukuran besar menggelepar di atas geladak yacht. 

"Aku akan menghadiahkannya untuk kakek. Dia pasti bangga padaku dan siapa tahu dia akan memberiku yacht."

"Akan aku dukung, jadi aku bisa pinjam punyamu. Belakangan ini Damian sangat pelit meminjamkan kapalnya."

"Hei! Itu karena menemukan banyak sampah yang kamu tinggalkan di kapalku." protes Damian.

"Makanya carilah pacar, bisa-bisa aku kita kamu ga-"

"Aku normal, lihat saja nanti akan kubuat kamu menangis melihat pacarku yang cantik."

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 206

    Berita Bertrand Reeves yang menjadi tersangka percobaan pembunuhan sampai di telinga Steven Hill yang baru saja datang kembali untuk menengok keponakannya dari Max dan Giselle. Lebih tepatnya dia akan melakukan test DNA pada bayi tersebut tanpa sepengetahuan keduanya. Rasa penasaran menyelimutinya, jika bayi milik Max dan Giselle memang anaknya maka dia akan melimpahkan kekayaan pada anak itu, tetapi jika tidak maka sudah saatnya dia memutus hubungannya bersama Giselle dan Max. Berita lain yang membuat tubuhnya membeku adalah Rosalia yang masih koma setelah aksi percobaan pembunuhan dan anak yang dikandungnya berhasil selamat. "Apa dia juga anakku?" gumamnya penuh rasa penasaran. ***Suara tangisan pilu memenuhi ruang utama kediaman Charles Steele saat Steven berkunjung ke Waterbay. Anak yang diaku Giselle sebagai anaknya ternyata sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengannya, test DNA yang dia lakukan secara diam-diam menunjukkan itu semua dan tentu saja membuat Steven mer

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 205

    "Rencanamu gila, Bertrand," ucap Gabriella pelan, suaranya terdengar penuh kekhawatiran namun wajahnya terlihat senang. "Membiarkan Rosa sendiri di sana, dia sedang hamil. Apa kamu ingin agar tidak ada yang mengganggu kita lagi."Bertrand menghela napas panjang, menatap ke arah tambang yang sedang dibangun itu dengan tatapan yang sulit diartikan. "Aku butuh waktu sendiri, Gabriella dan anak itu juga bukan tanggung jawabku.""Apa maksudmu?" tanya Gabriella dengan raut tidak percaya."Bayi di dalam kandungannya bukan milikku, kami hanya saling memanfaatkan."Jawaban Bertrand membuat Gabriella tersenyum tipis. Secara kertas dia memang sepupu Bertrand dan juga sepupu Damian, namun secara darah mereka sama sekali tidak memiliki ikatan. Tidak banyak yang tahu jika Gabriella adalah anak adopsi, pengganti putri keturunan Reeves yang meninggal sejak bayi.Saat mengetahui dirinya hanyalah putri adopsi, hal pertama yang dilakukan Gabriella adalah mendekati Damian dan sayangnya Damian sama sekali

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 204

    Bulan berlalu, Waterbay tidak lagi terasa panas dengan kehadiran hujan yang tidak pernah dapat diprediksi. Saat langit sedang cerah-cerahnya, tiba-tiba saja akan turun hujan begitu juga sebaliknya saat langit mendung, tiba-tiba langit menjadi cerah. Rosalia duduk menatap kapal-kapal mewah yang tertambat di dermaga, di antaranya ada kapal milik Damian yang tertutup terpal biru gelap. Kapal dengan nama Rosemary, salah satu perlakuan Damian terhadap Rosemary yang membuat Rosalia merasa cemburu. Berulang kali dia mengelus perutnya yang membuncit dan berharap persalinannya akan berjalan lancar, dia sudah memohon pada ibunya agar dapat menemani dirinya karena di dalam hatinya dia tidak yakin Bertrand akan hadir menemaninya di saat persalinannya nanti. "Rosa, aku akan menemani Adam untuk peletakan batu pertama." Suara Bertrand terdengar begitu senang dan bersemangat. Pria itu terus berkicau akan rencana-rencana yang dibuat oleh Adam, rencana yang terdengar fantastis dan tentu saja menjan

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 203

    Pesan pemberitahuan muncul di lmenunjukkan ada aktivitas ilegal yang berusaha membuka email pribadinya yang membuat Adam tersenyum sinis. Dia sudah bisa menebak siapa pemalu yang berusaha membuka email pribadinya, orang yang sama dengan orang yang berusaha menjatuhkan dirinya dan Damian, orang yang datang menangis dengan masalah cintanya kepada Rosemary. Gabriella Reeves, sudah cukup baginya mengenal seorang Gabriella Reeves dan bermain-main dengan perempuan itu. Dia sengaja ingin mengetahui motif kedatangan Gabriella ke Genobia, menawarkan hubungan yang tentu saja tidak akan merugikan dirinya dan juga urusan bisnisnya bersama Damian. Semua sudah dia perhitungkan dan tentu saja dengan bantuan Damian juga yang menerima Gabriella dengan lapang dada setelah insiden yang membuat Damian kehilangan jabatannya sebagai pemimpin Grup Reeves. "Orang serakah yang bodoh." umpatnya setelah membaca tangkapan di layar ponsel peringatan tentang emailnya yang sedang diretas. *** Raut gusar t

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 202

    "Tidak bisa! Aku tidak akan melepaskan tambang itu."Bertrand memijat pelipisnya dengan kuat, rasa pening mulai mendera dirinya.Penolakan dari sebagian saudaranya membuatnya merasa kesal, tetapi dia tidak dapat melakukan apapun setelah kegagalannya. Dia tidak dapat meyakinkan semua orang karena kegagalannya."Seharusnya kami tidak terhasut olehmu untuk menurunkan Damian, setelah gagal kamu-""Proyek ini dijalankan oleh Adam Steele, dia adalah sahabat Damian dan juga yang membantu Damian menyelesaikan pembangunan hunian mewah di Genobia. Gabby mengetahui semuanya."Gabriella yang ikut berada di dalam pertemuan mengangguk, dia telah mengikuti Damian bahkan menjalin hubungan dengan Adam, jadi dia cukup banyak mengetahui pembangunan properti yang dilakukan Damian dan Adam secara bersama-sama."Karena pihak Steele juga meminta tambang kita yang berbatasan dengan tanah milik Steven, aku mengajukan pembagian keuntungan yang awalnya hanya dua pulu persen untukku menjadi enam puluh persen. Te

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 201

    Angin dingin berhembus membelai pipi Adam Steele. Dia berada di Pinehill, di atas tanah yang seharusnya menjadi proyek kerja samanya bersama Damian Reeves bukan bersama Bertrand Reeves. Tentu saja ada perbedaan di antara ke duanya, Damian selalu mengecek ulang saat pria itu akan membangun hunian mewah di Genobia. Damian akan memastikan kembali siapa yang akan menjadi target pasarnya dan bagaimana caranya menghidupkan hunian tersebut agar layak dihargai mahal. Tidak hanya Damian, tetapi Rosemary juga banyak membantu proses pembangunan hunian mewah tersebut. Sekarang dia berdiri seorang diri, Bertrand dan Rosalia memilih untuk tetap berada di Waterbay. Awalnya dia mencoba memahami, mungkin semua itu karena kehamilan Rosalia, lambat laun dia sadar mengapa Bertrand tidak pernah dapat melampaui Damian, semua karena sikap profesional dan juga kemampuan dalam menyalurkan ide. "Bagaimana keadaannya?" tanya Adam kepada orang kepercayaannya yang membantunya melakukan investigasi. "Ada ju

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 113

    Sinar matahari sore masuk melalui celah tirai jendela yang tebal, menerangi debu-debu halus yang berterbangan di udara. Di ruang kerja yang luas dan bergaya minimalis modern itu, suasana terasa sangat profesional namun tetap hangat.Di sebuah meja kerja besar yang terbuat dari kayu wal

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 109

    Masih di dalam acara makan siang yang terasa dingin, Steven terlihat gelisah. Dia ingin mengikuti Rosalia, tetapi tidak yakin apakah itu hal yang baik atau tidak. Dia menatap Giselle dengan pandangan yang bingung dan sedikit kesal. “Kenapa kamu membicarakan hal itu, Gigi? Kamu tahu hal dia

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 106

    "Dia sudah sadar?" mata Rosemary membulat pada kakak dan suaminya saat mendengar berita terbaru tentang Steven Miller."Ya."Ketiganya terdiam, tenggelam di dalam pikiran masing-masing yang membuat ruangan menjadi terasa dingin."Sepertinya aku harus menjelaskan pada pr

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 105

    Rosemary menggeliatkan badannya, senyum manis mengembang di bibirnya saat melihat ibunya datang membawakannya sarapan."Damian sedang pergi bersama Adam dan papa."Rosemary yang baru saja bangun segera tersadar, dia terbangun mengenakan piyamanya dan tubuhnya juga terasa bersih.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status