Masuk"Aku sedang berusaha membebaskanmu, Steve." wajah Giselle tampak sembab saat bertemu dengan Stephen.Telapak tangan mereka berusaha saling menempel terhalang dengan dinding kaca tipis yang menghalangi mereka di dalam ruang kunjungan tahanan."Aku baik-baik saja, Gigi." Steven berusaha memberikan senyuman terbaiknya kepada Giselle yang datang mengunjunginya di rumah tahanan."Aku sudah berusaha, Max juga sudah mencoba membantu. Gadis itu jatuh ke laut bukan sepenuhnya karena kesalahanmu."Steven masih mengingat malam di mana dia ingin tertawa puas melihat tubuh Rosemary yang terjun dengan bebas ke laut lepas di malam hari dan bantuan yang diberikan juga sudah terlambat pada saat itu. Pencarian yang dilakukan pada pagi hari pasti sudah akan sangat terlambat, siapa yang bisa bertahan terombang-ambing di tengah lautan semalam penuh sebelum semuanya sadar jika Rosemary telah menghilang dan dia bisa memberikan keterangan jika dirinya dalam keadaan mabuk untuk m
Hembusan nafas yang mengepulkan uap dingin keluar dari mulut dan hidung Damian Reeves. Udara dingin Genobia kembali menyelimuti dirinya saat kakinya menuruni anak tangga pesawat yang membawanya dari Brighton menuju Genobia. Pada akhirnya kota dingin ini menjadi rumahq keduanya, dia bahkan berencana menjadikannya sebagai rumah utamanya. Dia telah membawa dua orang kepercayaannya untuk membangun kembali bisnisnya dari awal, kedua orang tuanya juga mendukung keputusannya untuk perlahan-lahan melepaskan Grup Reeves. Damian Reeves memasuki perusahaan keluarganya dengan memulai segalanya dari bawah, dia dapat belajar dengan cepat tentang manajemen perusahaan bersamaan dengan kuliahnya. Perusahaan logistik yang bermasalah dengan perijinan gudang dan transportasi darat, di tangannya semua menjadi lancar, bahkan menambah sebuah kapal untuk mengangkut muatan barang yang akan dikirimkan ke luar negeri. Perusahaan tambang yang lagi-lagi bermasalah dengan
Rosalia tersenyum sopan, dia sedang menemani ayahnya yang menggantikan kakeknya pada pesta malam ini. Harapannya tentu saja untuk bertemu Damian dan gagal.Malam ini sosok Damian Reeves sama sekali tidak terlihat, dia susah berdandan dengan cantik dan menarik agar Damian melihat ke arahnya."Kakek, aku mau ke toilet dulu." pamitnya sebelum beranjak dari duduknya.Charles menganggukkan kepalanya. Meskipun kekasih Rosalia telah menyebabkan Rosemary menghilang di tengah lautan, dia tetap tidak bisa menyalahkan Rosalia sepenuhnya. Dia tidak bisa membenci Rosalia seperti yang dilakukan Adam dan orang tuanya, begitu juga dengan Damian yang sama sekali tidak mau berurusan dengan Rosalia.Malam ini seharusnya Adam ikut mendampinginya, tetapi kehadiran Rosalia membuat Adam memutuskan untuk tidak ikut. Dia juga tidak bisa memaksakan mereka dap
Senyum tipis yang menawan diberikan Elizabeth Branch sepanjang kehadirannya di malam ini, penampilannya memang harus memukau dan menawan sepanjang waktu. Acara pesta malam ini di hadiri oleh pengusaha-pengusaha penting, bahkan Igor yang biasanya enggan mendatangi pesta formal, malam ini terlihat begitu bersemangat. Igor membawanya ke tempat duduk mereka di ruang makan malam untuk acara pesta malam ini, meja-meja bundar dengan hiasan bunga mawar putih di tengah meja, ada delapan kursi yang mengelilingi meja dengan set alat makan tepat di depan kursi. Khas perjamuan makan malam mewah, Elizabeth sudah beberapa kali berada di perjamuan seperti malam ini. "Kita akan duduk bersama keluarga Reeves malam ini." bisik Igor di sepanjang perjalanan mereka menuju meja makan. Harapannya tentu saja bertemu Damian Reeves, tetapi dia sama sekali tidak melihat penampakan pria itu. Elizabeth segera duduk di kursi yang
Damian..Nama yang diucapkan Elizabeth berulang kali di dalam hati, penglihatannya berkelana mencari sosok tersebut di antara puluhan bahkan ratusan tamu undangan dalam malam gala yang dia hadiri malam ini.Dia sudah memberikan penampilan terbaiknya agar pria itu melihatnya, sayangnya dia sama sekali tidak mendapatkan sosok Damian Reeves di antara tamu yang ada.Damian..Kaki jenjangnya yang tampak semakin indah mengenakan sepatu hak tinggi berjalan-jalan memutari ruangan berharap dia dapat menemukan sosok Damian Reeves dan dia sama kali tidak melihat penampakan pria itu di dalam pesta malam ini.Elizabeth sangat tahu cara menampilkan pesona kecantikannya, dengan mudah dia bisa menarik perhatian para tamu lainnya, tetapi yang dia inginkan hanyalah perhatian Damian Reeves."Liz, aku mencarimu." suara Igor kembali terdengar. "Kita akan duduk bersama Bertrand Reeves.""Bertrand Reeves?" tanya Elizabeth dengan kening berkeru
"Damian!" Langkah kaki Damian terhenti saat dirinya berjalan di lobby gedung perusahaannya. Tidak ada yang memanggil nama depannya di perusahaan ini. Sosok Rosalia berdiri dengan canggung saat dia menoleh ke arah suara yang memanggil namanya. "Aku-" suara Rosalia terdengar tercekat. "Aku mau minta maaf." Rosalia dapat merasakan sorot mata dingin Damian, dia bahkan tidak yakin kedatangannya akan mendapatkan maaf dari pria itu atau tidak. Untuk saat ini dia sedang berusaha mendapatkan maaf Damian dan mungkin saja Damian akan meliriknya. Bahkan jika dirinya hanya akan dijadikan pengganti Rosemary, dia akan tetap menerimanya. Dia tidak peduli akan permintaan Steven yang telah mendekam di penjara, dia tetap akan mengejar kembali Damian Reeves. Cinta pertama yang tidak bisa digantikan baik oleh Mattiash maupun Steven. Damian kembali berjalan mengabaikan permintaan maafnya. Pria







