LOGINBerita Bertrand Reeves yang menjadi tersangka percobaan pembunuhan sampai di telinga Steven Hill yang baru saja datang kembali untuk menengok keponakannya dari Max dan Giselle. Lebih tepatnya dia akan melakukan test DNA pada bayi tersebut tanpa sepengetahuan keduanya. Rasa penasaran menyelimutinya, jika bayi milik Max dan Giselle memang anaknya maka dia akan melimpahkan kekayaan pada anak itu, tetapi jika tidak maka sudah saatnya dia memutus hubungannya bersama Giselle dan Max. Berita lain yang membuat tubuhnya membeku adalah Rosalia yang masih koma setelah aksi percobaan pembunuhan dan anak yang dikandungnya berhasil selamat. "Apa dia juga anakku?" gumamnya penuh rasa penasaran. ***Suara tangisan pilu memenuhi ruang utama kediaman Charles Steele saat Steven berkunjung ke Waterbay. Anak yang diaku Giselle sebagai anaknya ternyata sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengannya, test DNA yang dia lakukan secara diam-diam menunjukkan itu semua dan tentu saja membuat Steven mer
"Rencanamu gila, Bertrand," ucap Gabriella pelan, suaranya terdengar penuh kekhawatiran namun wajahnya terlihat senang. "Membiarkan Rosa sendiri di sana, dia sedang hamil. Apa kamu ingin agar tidak ada yang mengganggu kita lagi."Bertrand menghela napas panjang, menatap ke arah tambang yang sedang dibangun itu dengan tatapan yang sulit diartikan. "Aku butuh waktu sendiri, Gabriella dan anak itu juga bukan tanggung jawabku.""Apa maksudmu?" tanya Gabriella dengan raut tidak percaya."Bayi di dalam kandungannya bukan milikku, kami hanya saling memanfaatkan."Jawaban Bertrand membuat Gabriella tersenyum tipis. Secara kertas dia memang sepupu Bertrand dan juga sepupu Damian, namun secara darah mereka sama sekali tidak memiliki ikatan. Tidak banyak yang tahu jika Gabriella adalah anak adopsi, pengganti putri keturunan Reeves yang meninggal sejak bayi.Saat mengetahui dirinya hanyalah putri adopsi, hal pertama yang dilakukan Gabriella adalah mendekati Damian dan sayangnya Damian sama sekali
Bulan berlalu, Waterbay tidak lagi terasa panas dengan kehadiran hujan yang tidak pernah dapat diprediksi. Saat langit sedang cerah-cerahnya, tiba-tiba saja akan turun hujan begitu juga sebaliknya saat langit mendung, tiba-tiba langit menjadi cerah. Rosalia duduk menatap kapal-kapal mewah yang tertambat di dermaga, di antaranya ada kapal milik Damian yang tertutup terpal biru gelap. Kapal dengan nama Rosemary, salah satu perlakuan Damian terhadap Rosemary yang membuat Rosalia merasa cemburu. Berulang kali dia mengelus perutnya yang membuncit dan berharap persalinannya akan berjalan lancar, dia sudah memohon pada ibunya agar dapat menemani dirinya karena di dalam hatinya dia tidak yakin Bertrand akan hadir menemaninya di saat persalinannya nanti. "Rosa, aku akan menemani Adam untuk peletakan batu pertama." Suara Bertrand terdengar begitu senang dan bersemangat. Pria itu terus berkicau akan rencana-rencana yang dibuat oleh Adam, rencana yang terdengar fantastis dan tentu saja menjan
Pesan pemberitahuan muncul di lmenunjukkan ada aktivitas ilegal yang berusaha membuka email pribadinya yang membuat Adam tersenyum sinis. Dia sudah bisa menebak siapa pemalu yang berusaha membuka email pribadinya, orang yang sama dengan orang yang berusaha menjatuhkan dirinya dan Damian, orang yang datang menangis dengan masalah cintanya kepada Rosemary. Gabriella Reeves, sudah cukup baginya mengenal seorang Gabriella Reeves dan bermain-main dengan perempuan itu. Dia sengaja ingin mengetahui motif kedatangan Gabriella ke Genobia, menawarkan hubungan yang tentu saja tidak akan merugikan dirinya dan juga urusan bisnisnya bersama Damian. Semua sudah dia perhitungkan dan tentu saja dengan bantuan Damian juga yang menerima Gabriella dengan lapang dada setelah insiden yang membuat Damian kehilangan jabatannya sebagai pemimpin Grup Reeves. "Orang serakah yang bodoh." umpatnya setelah membaca tangkapan di layar ponsel peringatan tentang emailnya yang sedang diretas. *** Raut gusar t
"Tidak bisa! Aku tidak akan melepaskan tambang itu."Bertrand memijat pelipisnya dengan kuat, rasa pening mulai mendera dirinya.Penolakan dari sebagian saudaranya membuatnya merasa kesal, tetapi dia tidak dapat melakukan apapun setelah kegagalannya. Dia tidak dapat meyakinkan semua orang karena kegagalannya."Seharusnya kami tidak terhasut olehmu untuk menurunkan Damian, setelah gagal kamu-""Proyek ini dijalankan oleh Adam Steele, dia adalah sahabat Damian dan juga yang membantu Damian menyelesaikan pembangunan hunian mewah di Genobia. Gabby mengetahui semuanya."Gabriella yang ikut berada di dalam pertemuan mengangguk, dia telah mengikuti Damian bahkan menjalin hubungan dengan Adam, jadi dia cukup banyak mengetahui pembangunan properti yang dilakukan Damian dan Adam secara bersama-sama."Karena pihak Steele juga meminta tambang kita yang berbatasan dengan tanah milik Steven, aku mengajukan pembagian keuntungan yang awalnya hanya dua pulu persen untukku menjadi enam puluh persen. Te
Angin dingin berhembus membelai pipi Adam Steele. Dia berada di Pinehill, di atas tanah yang seharusnya menjadi proyek kerja samanya bersama Damian Reeves bukan bersama Bertrand Reeves. Tentu saja ada perbedaan di antara ke duanya, Damian selalu mengecek ulang saat pria itu akan membangun hunian mewah di Genobia. Damian akan memastikan kembali siapa yang akan menjadi target pasarnya dan bagaimana caranya menghidupkan hunian tersebut agar layak dihargai mahal. Tidak hanya Damian, tetapi Rosemary juga banyak membantu proses pembangunan hunian mewah tersebut. Sekarang dia berdiri seorang diri, Bertrand dan Rosalia memilih untuk tetap berada di Waterbay. Awalnya dia mencoba memahami, mungkin semua itu karena kehamilan Rosalia, lambat laun dia sadar mengapa Bertrand tidak pernah dapat melampaui Damian, semua karena sikap profesional dan juga kemampuan dalam menyalurkan ide. "Bagaimana keadaannya?" tanya Adam kepada orang kepercayaannya yang membantunya melakukan investigasi. "Ada ju
Rosemary tersenyum tipis, bahkan senyumannya nyaris tidak terlihat saat melihat seseorang yang sangat dia kenal. Tentu saja dia mampu mengenali Rosalia dengan mudah, rasa lega terlintas di dalam dirinya saat melihat Rosalia tersipu malu dan tersenyum bahagia.Rosalia tidak akan mengganggu dirinya d
Pertemuan pertama, akhirnya Sarah Hansel bertemu untuk pertama kalinya dengan Damian Reeves. Penampilan Damian Reeves melebihi bayangannya, tidak hanya tampan, tetapi dia tidak pernah bertemu dengan pria lain yang lebih keren dari Damian Reeves.Dia mengira Damian akan mengenakan setelan lengkap se
Kehadiran Damian Reeves yangbsedang ditunggu-tunggu oleh Sarah Hansel tidak juga kunjung datang. Dia selalu menyimak pembicaraan rekan-rekan kerja seniornya tentang bos dari pada bosnya tersebut."Ya mau bagaimana lagi, pekerjaan dia kan banyak, nggak seperti kita.""Kalau tidak seperti itu, bagaim
Berkali-kali Sarah Hansel memantaskan dirinya di depan cermin, sesuai arahan dan permintaan Steven, dia memasukkan lowongan pekerjaan pada perusahaan properti yang dipimpin oleh Damian Reeves.Menurut arahan Steven, satu-satunya cara mendekati Damian Reeves adalah dengan menjadi pegawainya. Pria it







