Share

Bab 736

Author: Sierra
Vero bertanya, "Wenny, kamu cuma mau menertawakan kami, 'kan?"

Di sisi lain, Hana merasa seperti orang luar yang benar-benar diabaikan. Morgan dan Vero sudah jelas menunjukkan rasa sayang mereka pada Wenny. Mereka sudah seperti keluarga, sementara dia hanya orang luar yang tidak diinginkan.

"Ayah, Ibu, aku naik dulu."

Hana lalu berbalik dan pergi ke lantai atas.

Vero hendak mengejarnya. "Hana!"

Morgan malah menahan Vero. "Biarkan saja Hana pergi ke atas."

Dia berpikir untuk memberi sedikit jarak pada Hana agar anak itu tidak melakukan hal yang lebih tidak pantas lagi.

Wenny mengalihkan topik. "Pak Morgan, obat yang kamu minum bukanlah sembarang obat. Itu adalah Bubuk Asmara dari Yontas."

Morgan sangat terkejut. "Apa? Wenny, kamu bilang itu Bubuk Asmara dari Yontas?"

"Ya, Pak Morgan, Bu Vero terkena racun sihir dari Yontas dan kamu terkena Bubuk Asmara dari Yontas. Ini menunjukkan bahwa si pembuat racun pasti ada di sekitar kita."

"Morgan sontak mengerutkan alis tajamnya. Dia terkena Bu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Hasana Lethisa
lnjuuut minnn
goodnovel comment avatar
Nova Bpp
nga da yg komen lg , kabur semua pembacanya...
goodnovel comment avatar
Christina Galingging
Entah gimana sebenarnya inti cerita ini. Pemain Utamanya serasa kayak figuran. Asli berantakan sih alur ceritanya.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 748

    Hendro segera berbicara dengan tegas, "Nggak akan ada hari itu. Aku nggak akan menikahi putri taipan!"Wenny berujar, "Pokoknya, aku nggak akan menikah denganmu!"Hendro bertanya, "Kenapa?"Wenny ingin berbicara, tetapi Hendro sudah menyela, "Wenny, aku tahu banyak hal telah terjadi di antara kita, tapi orang yang kucintai selalu kamu. Aku nggak pernah menyimpang dari jalan ini. Kasih aku satu kesempatan lagi. GImana kalau kita mulai dari awal?"Wenny ingin menjawab, "Hendro, kita ...."Namun, Hendro malah mencengkeram dagunya dengan lembut. Dia lalu menunduk dan langsung mencium bibirnya.Dengan satu ciuman, Hendro membuat kata-kata Wenny terhenti."Ugh."Wenny menekan kedua tangannya ke dada Hendro yang tegap dan berusaha mendorongnya, "Hendro, jangan! Lepaskan aku!"Hendro tidak bergerak sedikit pun. "Aku nggak akan melepaskanmu! Wenny, jangan bilang kamu nggak mencintaiku lagi. Aku tahu, Eddy adalah kakak seperguruanmu!"Bulu Wenny bergetar. Dia tidak menyangka bahwa Hendro bahkan

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 747

    Hendro mengangguk. "Benar, aku mau Ariana! Aku mau hak asuh Ariana!"Hati Wenny terbakar oleh amarah. Dia mengangkat tangan dan hendak menampar wajah tampan Hendro.Namun, Wenny tidak sempat melakukannya. Sebab, Hendro dengan cepat menangkap pergelangan tangannya yang ramping dan menariknya ke dalam pelukannya. "Mau tampar aku?"Wenny bertanya dengan kesal, "Hendro, kenapa kamu harus merebut Ariana dariku? Aku yang melahirkannya, aku juga yang membesarkannya. Kamu nggak pernah melakukan apa-apa!"Hendro malah menggendongnya. Setelah berjalan beberapa langkah, dia mendudukkan Wenny di meja kerjanya. Dengan dua tangan menopang meja, dia menahan Wenny dalam pelukannya. "Siapa bilang aku nggak melakukan apa-apa? Kalau aku nggak berkorban, gimana bisa ada Ariana? Wenny, kamu mencuri genku untuk melahirkan anak!"Wenny kehabisan kata-kata.Kalimat itu tidak bisa dibalas olehnya. Memang benar, gen Hendro yang membuatnya melahirkan Ariana.Dulu, Fany dan Yuvi pernah bercanda bahwa gen Hendro s

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 746

    "Hendro, apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu membawa pergi Ariana?""Wenny, datanglah ke kantorku. Aku lagi menunggumu di sini.""Aku ...." Wenny ingin menolak karena sekarang sudah sangat malam. Kali terakhir dia pergi ke kantornya, hampir terjadi hal yang tidak diinginkan.Sekarang, Hendro mengajaknya lagi ke kantornya malam-malam. Tentu saja dia tidak mau pergi!Namun, Hendro tidak memberi kesempatan untuk menolak. "Wenny, Ariana ada di sini. Kalau kamu nggak datang malam ini, kamu nggak akan bisa bertemu dengan Ariana lagi!"Apa?Ekspresi Wenny langsung berubah. "Hendro, apa maksudmu? Kenapa aku nggak bisa bertemu Ariana lagi? Ariana adalah anakku, kamu mau apa?"Hendro bertanya, "Wenny, memangnya Ariana cuma anakmu doang?"Wenny terdiam, lalu dengan cepat menyadari sesuatu. Dia menggenggam ponselnya erat-erat. "Hendro, apa maksudmu?""Menurutmu, apa maksudku? Wenny, kamu merasa bersalah ya?""Aku nggak merasa bersalah! Sebenarnya, apa maksudmu?""Wenny, memangnya Ariana cuma anakmu

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 745

    Vero menatap ke arah Morgan. "Kenapa Hana bisa begitu keras kepala? Hendro jelas nggak menyukainya. Pernikahan nggak bisa dipaksakan seperti itu!"Morgan sebenarnya sudah tahu bagaimana karakter Hana. Di seluruh ibu kota, tidak ada yang bisa menandingi Hendro. Hana sangat ingin menikah dengan pria terbaik, jadi dia tidak akan menyerah begitu saja.Sebelumnya, karena Hana adalah anaknya, Morgan berharap Hendro bisa menikahinya. Namun, setelah tiga tahun berlalu, Hendro tetap setia pada perasaannya terhadap Wenny.Morgan pun menghela napas. "Aku akan cari waktu untuk bicara dengan Hana."Vero mengangguk. "Oke. Ayo, kita kembali ke kamar. Punggungmu tadi terasa sakit, biar aku oleskan salep."....Selesai makan malam, Wenny dan Ariana masuk ke kamar. Saat ini, Wenny sedang memandikan Ariana.Ariana berujar sambil tersenyum, "Mama, setelah Paman Ganteng pergi hari ini, dia nggak kembali lagi. Apa Paman Ganteng sangat sibuk?"Wenny tidak tahu pasti ke mana Hendro pergi. "Ariana, mungkin Pam

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 744

    Setelah berkata begitu, Hendro berbalik dan pergi.Vero memanggilnya, "Pak Hendro ...."Saat itu, Morgan berkata, "Hendro!"Hendro berhenti sejenak. "Paman Morgan, ada apa?"Morgan menjawab, "Karena kamu nggak mau menikahi anakku, aku nggak akan memaksamu. Tapi, saat janji pernikahan antara Keluarga Jamil dan Keluarga Yale disepakati, ada surat perjanjian pernikahan yang ditandatangani bersama. Kamu bawa surat pernikahan itu kemari dan robeklah, maka kedua keluarga kita akan secara resmi membatalkan janji pernikahan ini."Hendro mengangguk. "Oke!"Hendro pun bergegas pergi."Hendro!" Hana merasa pusing karena marah. "Ayah, Ibu, sekarang aku harus gimana? Hendro nggak mau aku lagi!"Vero menatap ke arah Morgan. "Apa yang terjadi? Pak Hendro nggak suka sama Hana?"Morgan mengangguk. "Ya, Hendro nggak menyukai anak kita, Hana.""Pak Hendro nggak suka sama Hana. Kalau begitu, dia suka siapa? Dari sikapnya, sepertinya dia menyukai orang lain."Hana langsung menjawab, "Bu, kamu mungkin belum

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 743

    Hendro terdiam sejenak dan merasa sedikit bersalah. Namun, dia datang bukan untuk mendengarkan percakapan romantis.Morgan bahkan sudah menjalani hidup bahagia dengan istrinya. Sementara itu, dia dan Wenny sudah terpisah selama tiga tahun, tetapi hingga kini dia masih belum juga bermesraan dengan wanita itu!Hendro memberi tahu, "Paman Morgan, Bibi Vero, aku datang ke rumah Keluarga Yale untuk membicarakan sesuatu!""Hendro, kenapa kamu datang?"Saat itu, Hana datang menghampiri mereka.Hana yang sebelumnya berada di dalam kamar langsung berlari keluar setelah mendengar suara Hendro."Hendro, kamu datang tepat waktu. Sekarang, ibuku sudah pulang. Orang tuaku ada di sini. Ayo, kita bicarakan tanggal pernikahan kita. Kapan kamu akan menikahiku?" tanya Hana sambil merangkul lengan Hendro dengan ceria.Vero melihat ke arah Hendro. "Pak Hendro, kamu dan Hana sudah dijodohkan sejak kecil. Sekarang, kalian berdua sudah nggak muda lagi. Sudah waktunya untuk menikah dan memulai hidup bersama. B

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status