Consumed By The Biker

Consumed By The Biker

last updateLast Updated : 2024-03-26
By:  PR BradyCompleted
Language: English
goodnovel18goodnovel
10
13 ratings. 13 reviews
120Chapters
22.6Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Jess and Axel face club life with threats and deceit that threaten to keep them apart. Past never stays buried. There's always club drama causing problems. Their kids are a little hell on wheels. They have their own club and enemy troubles. Club women create manipulative plans that threaten everything. The next Generation has its own problems with new members and outside love interests.. Tragedy strikes and relationships are changed forever for the next generation. Hang on to your seat as this is a fast paced story! If you love hot alpha bikers with strong women who take no prisoners and drama this is the right story for you! Updated daily! Very mature content for 18+ only!

View More

Chapter 1

Chapter 1 Jess

Uhuk! Uhuk!

Paru-paru Emma terasa terbakar saat ia memuntahkan sisa air yang menyumbat tenggorokannya. Begitu matanya terbuka, ia tidak menemukan kegelapan gang sempit atau kepungan rentenir yang mengejarnya. Ia justru terbaring di atas ranjang sutra yang terlalu empuk.

“Sudah bangun? Sandiwara yang luar biasa, Lady Madeleine.”

Suara itu berat dan sedingin es. Emma menoleh ke arah pintu. Di sana, seorang pria berdiri tegap dengan jubah kebesaran khas bangsawan membalut tubuhnya. Wajahnya tampan, seperti pahatan dewa Yunani, namun tatapannya menghujam tajam ke arah Emma.

“Kakak, kau selalu seperti ini,” suara ketus lain menyambar. Di samping pria itu, berdiri seorang gadis berambut pirang dengan mahkota kristal yang berkilau—Rocella. “Apa kau harus menceburkan diri ke danau hanya agar ibu menghukumku lagi?”

Emma tidak menjawab. Ia justru terpaku menatap kedua tangannya sendiri. Kulit itu justru bersih dan halus, tanpa bekas luka parut akibat kerja kasar bertahun-tahun di rumah susun.

Ingatannya berputar liar. Detik-detik saat ia dikejar rentenir di gang sempit, silau lampu mobil yang membutakan, hingga sensasi dingin saat ia terlempar ke danau seharusnya menjadi akhir hidupnya. Namun, alih-alih mati, ia justru terbangun di tubuh asing yang terasa familiar di ingatannya.

“Lady Madeleine?” Lucas melangkah mendekat. Auranya terasa mengintimidasi. “Kenapa diam? Biasanya kau sudah berteriak histeris, menuduh pelayan sengaja mendorongmu.”

Madeleine, nama itu bergema di kepalanya.

“Ada apa, Kak? Apa tenggorokanmu masih sakit?” Rocella—adik tirinya— melangkah mendekat dengan gurat khawatir yang dipaksakan. “Atau mungkin Kakak terlalu banyak minum air danau?” ejeknya lagi, masih dengan nada polos yang dibuat-buat.

Saat melihat wajah polos tak bersalah itu, kilasan memori mengerikan menghantam kepala Emma. Suara tembakan di tengah hutan, tawa licik sang adik di tepi jurang, hingga darah yang merembes di gaun putihnya.

Lalu, rasa dingin air yang mematikan menusuk hingga ke paru-paru. Ingatan itu membuat dadanya sesak seketika. Tanpa sadar, Emma meremas gaunnya yang lembut hingga berkerut, mencoba menghalau rasa sakit yang terasa begitu nyata.

Ini bukan mimpi. Ini adalah masa lalu—ingatan sang pemilik tubuh sebelum ia mati mengenaskan.

Kesadaran pahit itu menghantamnya. Ia terjebak di tubuh Madeleine Moore, istri Putra Mahkota yang dibenci semua orang. Wanita licik yang haus cinta, yang rela melakukan apa pun demi menyingkirkan siapa saja yang mendekati suaminya.

Saat Rocella mengulurkan tangan dengan wajah penuh simpati palsu, Emma tidak bisa menahan diri lagi.

​Plak!

Ia menepis kasar tangan itu. “Jangan sentuh aku!” Napasnya memburu, dadanya naik-turun menahan gejolak amarah.

Rocella tersentak, sementara Lucas menyipitkan mata. Mereka belum pernah melihat Madeleine menatap mereka dengan ketakutan dan kebencian yang begitu nyata.

“Aku … aku tidak mau ke hutan itu!” gumam Emma sambil memeluk dirinya sendiri. Tubuhnya gemetar hebat. “Aku tidak mau mati di sana!” racaunya lagi.

“Hutan apa? Kau hanya jatuh ke danau istana, Madeleine. Berhenti bertingkah gila.”

Emma tidak menghiraukan suara di sekitarnya. Pikirannya terlempar jauh, tenggelam dalam alur komik fantasi kerajaan yang pernah ia baca berulang kali sebelum kematiannya.

Ia masih ingat panel-panelnya dengan jelas. Madeleine—sang antagonis—sengaja menjatuhkan diri ke danau istana. Adegan itu digambarkan dramatis: gaun basah menempel di tubuhnya, wajah pucat, air mata bercampur air danau. Semua itu bukan karena keputusasaan, melainkan demi menarik perhatian suaminya.

Dan ketika rencananya gagal, Madeleine memfitnah pelayan pribadinya sendiri, menuduh wanita malang itu mendorongnya ke danau. Panel berikutnya, sang pelayan diseret pergi, wajahnya pucat ketakutan, sementara Madeleine berdiri di balik selimut dengan tatapan puas.

Kejadian ini adalah titik balik. Tepat dua bulan sebelum ia kehilangan dukungan terakhir dari Kaisar.

Emma tersadar, itu bukan sekadar sandiwara bodoh untuk mencari perhatian suaminya. Itu jauh lebih berbahaya. Skenario yang direncanakan oleh wanita licik di depannya—sebuah langkah awal yang akan menyeretnya menuju akhir hidup yang mengenaskan.

‘Aku tahu bagaimana kisah ini berakhir,’ batin Emma pahit. Dua bulan lagi, ayah dan adiknya sendiri akan menjebaknya atas kejahatan besar. lalu mengeksekusinya demi menutupi perbuatan mereka.

Emma mendongak, menatap Lucas, pria ini adalah suaminya—pria yang tidak pernah mencintainya, dan kelak akan membiarkannya mati di tangan keluarganya sendiri tanpa sedikit pun rasa kasihan.

“Keluar!” usir Emma.

Lucas mengernyit. “Apa katamu?”

Ia tak percaya mendengar kalimat itu. Biasanya, istrinya akan merengek atau menangis histeris hanya untuk mendapatkan satu detik perhatiannya.

“Aku bilang keluar dari kamarku. Apa kau tuli?” ulang Emma lebih tegas. Ia menatap Lucas dan Rocella bergantian. “Aku sedang tidak ingin melihat wajah kalian.”

Para pelayan yang berdiri di sana tercengang. Ini kejadian yang tidak pernah terjadi—pertama kalinya Putri Mahkota mengusir suaminya dengan begitu kasar.

“Kak?” Rocella masih berusaha mendekat dengan wajah prihatin yang dibuat-buat.

Emma menatapnya jijik. Sikap polos itu hanyalah tameng untuk menutupi kebusukan hatinya.

“Kubilang pergi!”

Lucas menoleh ke arah pelayan yang menunduk takut di sudut ruangan. “Panggil dokter kembali! Suruh dia perkisa otak perempuan ini dengan benar.”

“Tidak perlu!” potong Emma cepat. Ia menegakkan punggung menatap suaminya tanpa gentar. “Aku baik-baik saja. Kalian semua silahkan keluar.”

Rocella gelisah. Ini di luar rencana. Biasanya, melihat kakaknya merengek memohon cinta lalu diusir dengan kasar oleh Lucas adalah hiburan baginya. Namun sekarang, ia justru menghadapi sikap dingin yang sama sekali tidak bisa ia baca.

Madeleine menunduk, menyembunyikan gemetar di jarinya. Jika ini memang titik awal ceritanya, maka waktunya sudah hampir habis.

Ia menatap adik tirinya yang berdiri tak jauh darinya, lalu melirik suaminya yang menatapnya seolah sedang menilai barang rusak.

‘Di cerita asli, aku mati setelah ini.’

**

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviewsMore

Vikki Lee
Vikki Lee
Another book by this author that I can't put down!! Reading any of these books gets you hooked fast! Highly recommended reading
2024-06-17 07:09:07
0
0
Tammy
Tammy
Just afew chapters into the book and i am already hooked
2024-06-08 11:55:44
0
0
Queenebunoluwa15
Queenebunoluwa15
The blurb is captivating! I just added it to my library, can't wait to start reading.
2024-03-07 23:04:32
10
0
Charming Sue
Charming Sue
Wow! what an amazing beginning. Can't wait to read the rest of the book.
2024-03-04 01:22:09
10
1
RichieWrites
RichieWrites
Seems nice...just added it to my Library
2024-02-25 14:17:17
10
1
120 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status